Anak IPS Harus Tahu Jenis-Jenis Ekonomi Koperasi di Indonesia!

Anak IPS Harus Tahu Jenis-Jenis Ekonomi Koperasi di Indonesia!

Quipperian! Bagaimana perasaannya saat ini? Deg-degan dan galau karena UN sudah mau dekat? Bagi kalian yang mau memilih Ekonomi sebagai ujian pilihan, selamat ya! Soalnya, mata pelajaran Ekonomi ini menyenangkan banget kok kalau memang dipahami dengan baik.

Nah, selain hitung-hitungan, pelajaran Ekonomi juga nyatanya akan banyak diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, loh. Misalnya saja koperasi. Saat sudah bekerja nanti, kamu bisa banget menyimpan uang di koperasi. Tidak hanya bunga simpannya lebih besar dibanding bank, koperasi juga dijalankan dengan asas kekeluargaan.

Tapi, koperasi juga ada banyak sekali jenisnya. Apa saja, ya? Daripada bingung-bingung, yuk belajar mudah bersama Quipper Video Blog!

Masih Takut Dengan UN? Yuk, Kita Lihat Prediksi Soal UN 2016 Ini!

Koperasi Berdasarkan Jenisnya

  1. Koperasi Produksi

Koperasi produksi adalah koperasi kegiatan anggotanya melakukan usaha produksi atau menghasilkan barang. Misalnya kerajinan tangan dan bahan makanan. Jadi, barang-barang yang dijual di koperasi merupakan hasil dari anggota koperasi. Koperasi produksi mencakup proses produksi, penjualan, dan pemasaran hasil produksi.

  1. Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyediakan kebutuhan sehari-hari anggotanya. Misalnya pakaian, bahan makanan, atau kebutuhan rumah tangga. Dengan adanya koperasi konsumsi ini, anggota yang berbelanja kebutuhan sehari-hari bisa mendapatkan harga lebih murah dibanding di toko lain.

  1. Koperasi Jasa

Koperasi jasa adalah koperasi yang menyediakan layanan jasa bagi para anggotanya. Misalnya jasa asuransi, jasa keuangan, pendidikan dan pelatihan, dan lain-lain. Biasanya jika ada jasa peminjaman uang, bunga yang ditawarkan juga lebih rendah dibanding bunga yang ada di bank.

Koperasi Berdasarkan Keanggotaannya

  1. Koperasi Siswa

Sesuai namanya, koperasi ini pastinya berada di sekolah. Koperasi siswa menyediakan kebutuhan siswa, guru, dan karyawan. Misalnya saja buku pelajaran, alat tulis, perlengkapan sekolah seperti dasi dan topi, camilan, minuman ringan, dan lain-lain. Dengan adanya koperasi, anggota sekolah jadi terbantu dalam kebutuhan sehari-hari, pemasukan pun berguna juga untuk sekolah.

  1. Koperasi Pegawai Republik Indonesia

Koperasi ini terdiri dari para pegawai negeri, baik sipil maupun PNS. Dulunya, koperasi ini bernama KPN atau Koperasi Pegawai Negeri, tetapi sekarang berubah menjadi KPRI atau Koperasi Pegawai Republik Indonesia. Jika suatu hari nanti kamu bekerja sebagai PNS, kamu pasti secara otomatis akan menjadi anggota KPRI. Tujuan koperasi ini sama seperti koperasi lainnya, yakni melayani anggotanya sehingga kehidupan jadi lebih mudah.

  1. Koperasi Unit Desa

Koperasi Unit Desa disingkat menjadi KUD. Koperasi ini biasa bergerak di daerah pedesaan dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi daerah tersebut. Umumnya KUD bergerak di bidang pertanian. Kegiatan yang dilakukan adalah menjual pupuk, pestisida, benih pertanian, peralatan bertani, dan pelatihan dan pendidikan untuk para petani.

Koperasi Berdasarkan Tingkatannya

  1. Koperasi Primer

Koperasi primer adalah koperasi yang punya anggota 20-30 orang dan dihitung perseorangan.

  1. Koperasi Sekunder

Koperasi sekunder adalah koperasi yang terdiri dari beberapa gabungan koperasi. Karena lembaganya cukup besar, koperasi sekunder biasa dibagi ke dalam tiga bagian, yakni koperasi pusat (koperasi pusat yang biasanya melibatkan sekitar 5 koperasi primer), gabungan koperasi (terdiri dari minimal 3 koperasi pusat), dan induk koperasi (terdiri dari minimal 3 gabungan koperasi).

Bukan Hanya Belajar, Ini Faktor Lain untuk Lulus Ujian Nasional

Koperasi Berdasarkan Usahanya

  1. Koperasi Simpan Pinjam

Lewat Koperasi Simpan Pinjam, kamu bisa menyimpan dan meminjam uang dengan mudah. Selain itu, bunga pinjamnya juga terbilang jauh lebih kecil dibanding bunga bank. Anggota yang menyimpan uang akan diberi imbalan menabung dan anggota yang meminjam uang akan dikenakan biaya jasa berupa bunga dengan jumlah kecil. Terlihat jelas, ya, bahwa konsep koperasi ini adalah semua berasal dan kembali pada anggota.

  1. Koperasi Serba Usaha

Koperasi ini terdiri atas berbagai jenis usaha, misalnya koperasi simpan pinjam, koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi jasa, dan lain-lain. Bagi anggota, koperasi ini akan memberikan harga lebih murah dibanding orang yang belum menjadi anggota.

  1. Koperasi Produksi

Koperasi ini adalah koperasi yang punya bidang usaha untuk memproduksi atau menghasilkan barang. Kemudian, barang tersebut akan dijual bersama-sama oleh anggota koperasi. Koperasi tidak hanya membantu cakupan proses produksinya saja tetapi juga sampai ke penjualan hingga pemasaran barang anggota.

  1. Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyediakan kebutuhan sehari-hari anggota koperasi. Misalnya perlengkapan makanan, perabotan rumah tangga, pakaian, dan lain-lain.

Penulis: Rosalia