Kamu Anak IPS? Ini Soal Kisi-Kisi UN Ekonomi 2017 Paling Lengkap!

Kamu Anak IPS? Ini Soal Kisi-Kisi UN Ekonomi 2017 Paling Lengkap!

Hai Quipperian, jika diibaratkan mata pelajaran IPA, Ekonomi mungkin dianggap sebagai Fisika versi IPS. Bagaimana tidak, Quipperian? Meski memiliki jenis materi yang sama sekali beda, namun Ekonomi juga mengandung cukup banyak rumus yang harus kamu kuasai—sama seperti halnya Fisika.

Kabar baiknya, khusus untuk UN 2016 nanti, Badan Standar Nasional Pendidikan telah mengeluarkan kisi-kisi Ekonomi, jadi kamu tidak perlu mempelajari seluruh materi yang kamu dapat selama SMA.

Ada lima jenis materi yang dicantumkan dalam kisi-kisi UN Ekonomi 2016. Seluruh materi tersebut dibagi menjadi tiga level kognitif, yakni Pengetahuan dan Pemahaman (mendeskripsikan, menjelaskan, menentukan, mengidentifikasi, menyebutkan, menunjukkan, membandingkan, membedakan, dan memberi contoh); Aplikasi (menerapkan, menginterpretasikan, memprediksi, dan menghitung); serta Penalaran dan Logika (menganalisis, mensintesis, mengevaluasi, memecahkan masalah, menyimpulkan, menjelaskan hubungan konseptual dan informasi faktual).

Konsep Ekonomi

Agar kamu lebih mudah dalam memahami materi-materi Ekonomi yang lebih advance, kamu harus menguasai Konsep Ekonomi terlebih dahulu. Untuk UN 2016 nanti, kamu dituntut untuk memahami dan menguasai tentang kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan kelangkaan sumber daya, masalah pokok ekonomi, sistem ekonomi Indonesia dan negara lain, kegiatan ekonomi konsumen dan produsen, serta permintaan penawaran dan harga keseimbangan.

Sedangkan, pada level Aplikasi, kamu harus mampu mengaplikasikan materi tentan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen dalam aliran pendapatan (circular flow); permintaan, penawaran, dan harga keseimbangan; serta pemecahan masalah ekonomi dalam sistem yang berbeda.

Ini Dia Contoh Soal UN Hitungan Ekonomi SMA yang Sering Muncul!

Level Penalaran dan Logika mengasah kemampuanmu untuk memecahkan masalah tentang jenis-jenis elastisitas permintaan dan penawaran serta kegiata ekonomi dalam perubahan sistem ekonomi. Berikut adalah contoh soal yang diambil dari UN tahun lalu, Quipperian:

  • Belum lama ini Pak Andy menerima uang warisan Rp125.000.000,00. Agar uang yang diterimanya bermanfaat dan menambah penghasilan, dia akan membuka usaha. Oleh karena itu muncul beberapa pertanyaan sebagai berikut:

(1) Apa usaha tersebut harus dilakukan?

(2) Usaha apa yang akan dilakukan?

(3) Bagaimana cara mengelola usaha tersebut?

(4) Bagaimana cara menggunakan mesin-mesin dalam usaha tersebut?

(5) Di mana usaha tersebut akan dilaksanakan?

(6) Siapa yang menjadi sasaran konsumen dari usaha tersebut?

Berdasarkan pertanyaan di atas, masalah pokok ekonomi modern yang dihadapi Pak Andy adalah….

A). (1), (2), dan (3)

B). (1), (2), dan (4)

C). (2), (3), dan (4)

D). (2), (4), dan (5)

E). (3), (5), dan (6)

Konsep Pembangunan

Pada level Pemahaman dan Pengetahuan, kamu diminta untuk mempelajari materi tentang masalah yang dihadapi pemerintah dalam ekonomi, ekonomi mikro dan makro, pendapatan nasional, pendapatan perkapitan, indeks harga dan inflasi, uang dan perbankan, kebijakan moneter, ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi, APBN dan APBD, serta pasar modal.

Berbeda dengan level Aplikasi yang mengharuskan kamu untuk menguasai materi tentang masalah-masalah makro dan mikro; pendapatan nasional dan pendapatan perseorangan; serta perhitungan indeks harga, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Sedangkan, untuk level Penalaran dan Logika, kamu harus mahir memecahkan masalah tentang hubungan pendapatan perkapitan dan ketenagakerjaan (pengangguran dan kemiskinan), hubungan kebijakan moneter dan inflasi, juga hubungan indeks harga saham gabungan dan tingkat suku bunga. Soalnya bisa berupa hitung-hitungan, seperti yang bisa kamu lihat di bawah ini:

  • Diketahui fungsi konsumsi dinyatakan C = 200.000 + 0,70 Y. Jika besarnya tabungan masyarakat sebesar Rp 1.000.000,00, maka jumlah pendapatan sebesar….

A). Rp 500.000,00

B). Rp 900.000,00

C). Rp 1.200.000,00

D). Rp 3.000.000,00

E). Rp 4.000.000,00

Manajemen Perekonomian Internasional

Pada dasarnya, Manajemen Prekonomian Internasional membahas tentang perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian keuangan perusahaan multinasional (perusahaan yang beroperasi di seluruh dunia).

Itulah mengapa pada level Pengetahuan dan Pemahaman, kamu dituntut untum mempelajari tentang globalisasi dan masalah-masalah dalam perdagangan intenasional, valuta asing, neraca pembayaran dan devisa, manajemen, serta badan usaha dan koperasi.

Selain itu, kamu juga diharapkan mampu mengaplikasikan pemahaman tentang perubahan kurs rupiah terhadap berbagai macam valuta asing, neraca pembayaran dan devisa, serta analisis SWOT dalam manajemen sekolah.

Sedangkan, level Penalaran dan Logika mengharuskan kamu untuk memecahkan masalah tentang hubungan kurs valuta asing dengan neraca pembayaran, hubungan perjanjian perdagangan bebas dan perekonomian nasional, juga hubungan badan usaha dan koperasi. Kamu bisa mengerjakan contoh soalnya berikut ini:

  • Pada saat Bapak Ridwan berangkat haji ke tanah suci (Mekkah), menukarkan uangnya Rp 53.000.000,00 dengan mata uang Arab Saudi (Real). Setelah pulang, Bapak Ridwan masih memiliki sisa uang 300 SAR (Saudi Arabia Real) dan ditukarkan kembali dengan rupiah. Pada saat itu kurs yang berlaku di Money Changer: kurs beli 1,00 real = Rp 2.500,00, kurs jual 1,00 real = Rp 2.600,00. Berdasarkan data di atas maka besarnya uan rupiah setelah ditukarkan adalah….

A). 790.000,00

B). 770.000,00

C). 760.000,00

D). 750.000,00

E). 740.000,00

Akuntansi Perusahaan Jasa  27

Ya, Quipperian, Ekonomi memang identik dengan mata pelajaran Akuntansi. Jadi, jangan kaget apabila Akuntansi Perusahaan jasa tercantum dalam kisi-kisi UN Ekonomi 2016. Sesuai namanya, kisi-kisi ini mempelajari tentang akuntansi pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa.

Level Pengetahuan dan Pemahaman mengharuskan kamu untuk menguasai materi tentang akuntansi sebagai sistem informasi, persamaan dasar akuntansi dan mekanisme debit dan kredit, jurnal umum, buku besar, jurnal penyesuaian, kertas kerja, serta laporan keuangan perusahaan jasa.

Sedangkan, pada level Aplikasi, kamu diminta mampu untuk mencatat transaksi ke jurnal umum, memposting jurnal umum ke buku besar, menginterpretasi jurnal penyesuaian, menyusun rencana kerja, dan menyusun laporan keuangan perusahaan jasa.

Nalar kamu juga akan diasah melalui materi tentang analisis laporan keuangan perusahaan jasa dan permasalahannya. Contoh soalnya bisa kamu kerjakan di bawah ini, Quipperian:

  • Dalam neraca sisa Service Lancar per 31 Desember 2014 terdapat akun Iklan Dibayar di Muka sebesar Rp 2.300.000,00. Data penyesuaian per 31 Desember 2014 menyatakan bahwa iklan dibayar pada tanggal 3 November 2014 di Kompas untuk 10 kali penerbitan, sampai akhir periode baru diterbitkan 4 kali.

Berdasarkan data di atas maka jurnal penyesuaiannya adalah….

 A). Beban Iklan Rp 920.000,00 — Iklan Dibayar di Muka Rp 920.000,00

 B). Beban Iklan Rp 1.380.000,00 — Iklan Dibayar di Muka Rp 1.380.000,00

 C). Iklan Dibayar di Muka Rp 920.000,00 — Beban Iklan Rp 920.000,00

D). Iklan Dibayar di Muka Rp 1.380.000,00 — Beban Iklan Rp 1.380.000,00

E). Beban Iklan Rp 2.300.000,00 — Iklan Dibayar di Muka Rp 2.300.000,00

Buat yang Ngerasa Anak IPS, Sekarang Saatnya Latihan Contoh Soal Ujian Nasional Ekonomi

Akuntansi Perusahaan Dagang 

Menemukan kemiripan dengan materi sebelumnya? Pada dasarnya, kedua materi tersebut memang mirip. Hanya saja, sesuai namanya, Akuntansi Perusahaan Dagang mempelajari tentang akuntansi pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan.

Kamu akan dituntut untuk memahami dan menguasai tentang jurnal khusus, buku besar utama, buku besar pembantu, harga pokok penjualan, jurnal penyesuaian, kertas kerja, laporan keuangan perusahaan dagang, jurnal penutup, posting akhir, dan neraca saldo setelah penutupan.

Kamu juga harus mampu mengaplikasikan teori tentang interpretasi jurnal khusus, memposting buku besar utama dan buku besar pembantu, menghitung harga pokok penjualan, menginterpretasikan jurnal penyesuaian, menyusun kertas kerja, menyusun laporan keuangan, menginterpretasikan jurnal penutup, posting akhir jurnal penutup, serta menyusun neraca saldo setelah penutupan. Sedangkan, level nalar akan mengharuskanmu untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan jasa dan permasalahannya. Seperti ini contoh soalnya:

  • Data perusahaan dagang “Sentosa” pada bulan Desember 2014 sebagai berikut:
  1. Persediaan barang dagang
  2. Per 1 Januari 2012 Rp200.000
  3. Per 31 Desember 2012 Rp300.000
  4. Pembelian Rp1.500.000
  5. Retur pembelian Rp 100.000
  6. Beban angkut pembelian Rp 150.000
  7. Potongan pembelian Rp50.000
  8. HPP Rp1.400.000

Dari data di atas besarnya barang tersedia untuk dijual adalah….

A). Rp 1.400.000,00

B). Rp 1.500.000,00

C). Rp 1.700.000,00

D). Rp 1.800.000,00

E). Rp 2.000.000,00

Wah, cukup banyak juga, ya, Quipperian? Tapi, Quipper Video yakin kamu pasti bisa menaklukkan semua soal-soal UN Ekonomi 2016 nanti, kok. Kamu, kan, sudah mempelajari kisi-kisi di atas. Jangan lupa untuk sering-sering mengerjakan soal-soal latihan, ya, terutama yang dalam bentuk hitungan. Semoga berhasil, Quipperian! You can do it!

Penulis: Sritopia