Daripada Bengong Nunggu Hari UN, Yuk Belajar Soal Ujian Nasional

shutterstock_311605199_800x533

Quipperian! Mengerjakan latihan soal-soal Ujian Nasional (UN) memang dapat mendukung hasil UN-mu, tapi hal tersebut bukanlah satu-satunya persiapan yang harus dilakukan, lho! Teknik pembelajaran soal-soal UN juga cukup penting untuk kamu pertimbangkan. Percuma, kan, kalau kamu mengerjakan latihan soal susah menyerap materi secara maksimal karena teknik yang digunakan kurang tepat.

Saat mengerjakan latihan soal UN, sesekali cobalah untuk memasang durasi waktu tertentu. Selain untuk membuatmu merasa terbiasa dengan UN sesungguhnya, hal tersebut akan memacu dirimu untuk menyelesaikan seluruh soal dengan cepat dan benar. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menyimak trik belajar soal-soal UN di bawah ini.

Ciptakan Suasana Belajar yang Kondusif

Kebanyakan murid sering kali menunda-nunda aktivitas belajar mereka dengan alasan mood baik yang tidak kunjung datang. Nah, kamu termasuk di antaranya? Sampai kapan kamu akan menunggu mood baik itu? Bagaimana jika mood yang kamu inginkan tidak pernah datang? Sebenarnya, mood untuk belajar bisa dibentuk, salah satunya adalah dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Cara untuk mewujudkannya pun cukup banyak.

Kalau kamu tidak suka belajar di tempat yang sepi, kamu bisa memutar lagu atau musik favoritmu. Saat sedang bosan belajar di kamar, kamu bisa mencoba untuk berpindah ke teras atau pergi ke perpustakaan kota. Kedai kopi juga dapat menjadi alternatif yang cukup oke untuk tempat belajarmu. Tentu setiap anak punya definisi berbeda tentang suasana belajar yang kondusif. Tapi, kamu harus selalu ingat, kalau kamu lah yang harus “mengundang” mood untuk belajar, jangan hanya menunggu ia datang. Okay?

Memindai Soal Secara Keseluruhan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, cobalah untuk memasang durasi waktu ketika mengerjakan latihan soal-soal UN. Misalnya, 60 menit untuk 25 soal Bahasa Indonesia atau 120 menit untuk 40 soal Matematika. Begitu kamu menekan tombol “start” pada pengatur waktu, segera ambil soal dan amatilah secara cepat dari awal hingga akhir. Hal ini akan membantumu untuk “mengenali” soal-soal terebut agar kamu merasa lebih familiar ketika benar-benar mengerjakannya.

Proses pengamatan soal secara cepat ini tidak membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama, kok. Biasanya hanya akan berlangsung selama 5-10 menit. Sambil membaca dan mengamati soal, kamu bisa sekaligus menjawabnya secara cepat. Pada UN sesungguhnya, biasanya akan ada soal-soal yang berasal dari UN tahun-tahun sebelumnya. Jadi, ketika mengerjakan latihan soal-soal, benar-benar amatilah materi yang cenderung sering muncul.

Kerjakan Soal-Soal yang Mudah

Setelah memerhatikan soal-soal secara keseluruhan, kamu akan tahu soal nomor berapa saja yang kira-kira memiliki tingkat kesulitan rendah, sedang, dan tinggi. Jangan buang-buang waktu untuk terlalu memikirkan soal-soal yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dan segera kerjakan soal-soal yang kamu anggap mudah. Itulah mengapa kamu tidak perlu mengerjakan soal secara urut. Bahkan ketika UN-mu menggunakan sistem computer based, kamu masih akan bisa kembali ke halaman soal yang belum kamu isi.

Coba deh dahulukan soal-soal yang punya tingkat kesulitan rendah untuk diselesaikan dapat menyimpan banyak waktumu. Bayangkan, jika kamu terlalu terpaku pada soal-soal yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, waktumu akan terbuang percuma tanpa ada soal-soal yang terjawab. Selain itu, keberhasilan dalam memecahkan soal-soal yang kamu anggap mudah akan meningkatkan rasa percaya dirimu. Kamu akan semakin terpacu untuk segera menjawab soal-soal yang lain.

Memerhatikan Soal-Soal yang Sulit

Nah, soal-soal yang punya tingkat kesulitan rendah sudah terjawab, jadi apa langkah selanjutnya? Coba deh buka lagi lembar soalmu pada halaman pertama. Tapi, kamu tidak perlu kembali mengerjakan soal-soal yang telah kamu jawab pada fase pertama. Kini, fokuslah pada soal-soal yang kamu anggap memiliki tingkat kesulitan sedang. Cobalah berkonsentrasi untuk mengingat-ingat teori, rumus, atau materi lain yang telah kamu pelajari selama ini.

Apabila telah selesai mengerjakan soal-soal tersebut, kini yang tersisa adalah soal-soal dengan tingkat kesulitan yang kamu anggap tinggi. Biasanya, untuk tipe soal seperti ini, kamu tidak memiliki gambaran sama sekali untuk mengerjakannya. Kamu bisa mencoba menjawabnya dengan menggunakan penalaran atau logika. Jika sudah merasa menyerah, kamu bisa memilih jawaban yang menurut kamu paling “dekat” dengan prediksi kamu. Wajar saja apabila kamu masih melakukan kesalahan saat latihan soal. Pokoknya tetap percaya diri!

Mengabaikan Pilihan Jawaban yang Salah

Selama ini, jenis soal UN yang digunakan selalu dengan metode pilihan ganda beserta empat jawaban. Salah satu cara cepat untuk menyelesaikan soal-soal UN adalah dengan mengabaikan dua pilihan jawaban yang kamu anggap benar-benar salah atau yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan soal. Jadi, kamu bisa memfokuskan diri pada dua kemungkinan jawaban yang dianggap benar. Tujuannya agar kamu jadi bisa menyimpan banyak waktu.

Tapi, tidak jarang kamu akan menemui dua pilihan jawaban yang mirip. Hal ini cenderung sering muncul pada soal Bahasa Indonesia. Kamu akan diminta membaca teks bacaan dan menjawab beberapa soal berdasarkan teks tersebut, Biasanya, dua pilihan jawaban yang mirip akan muncul pada tipe soal tentang ide pokok dari suatu paragraf. Umumnya, jawaban terdapat pada kalimat pertama. Kamu juga bisa mencari kata-kata kunci dari paragraf tersebut dan mencocokkan pada pilihan jawaban.

Selain menerapkan kelima hal di atas, usahakan untuk tidak membuka catatan materi selama kamu belajar mengerjakan latihan soal-soal UN. Hal ini akan melatihmu agar lebih terbiasa, mengingat bahwa kamu juga tidak boleh membuka catatan materi apapun ketika UN sesungguhnya dilaksanakan. Kerjakan semampumu hingga semua soal habis, setelah itu koreksilah dengan kunci jawaban yang biasanya dicantumkan pada latihan soal. Selamat belajar!