Ini Cara Asyik dan Menyenangkan untuk Belajar UN

shutterstock_219768670_800x533

Kini, UN memang bukan lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan. Tapi, bukan berarti kamu bisa langsung bersantai-santai, Quipperian. Jika ada nilai mata pelajaran yang tidak memenuhi Standar Kompetensi Lulusan (SKL), kamu bisa terancam tidak lulus sekolah, lho. Oleh sebab itu, tidak ada cara lain yang bisa kamu lakukan selain belajar, belajar, dan belajar. Terdengar melelahkan, ya? Coba untuk menerapkan beberapa tips di bawah ini, deh.

Pilih Waktu Belajar yang Tepat

Setiap anak memang memiliki waktu belajar favorit sendiri-sendiri, tapi biasanya otak akan bekerja secara lebih maksimal dalam menyerap materi apabila kondisi tubuh badan kamu benar-benar segar. Dan tingkat konsentrasi yang tinggi biasanya bisa lebih mudah didapatkan pada pagi hari, ketika udara masih terasa sejuk dan suasana yang ada masih cenderung syahdu. Manfaatkan waktu tersebut untuk mempelajari materi-materi yang baru.

Tapi, tentu tidak semua orang termasuk dalam golongan morning person. Mungkin kamu adalah salah satunya. Tidak apa-apa, Quipperian. Malam hari juga bisa terasa sama tenangnya dengan pagi hari, kok. Asalkan kondisi tubuh kamu mendukung, sah-sah saja bagi kamu untuk belajar pada malam hari. Biasanya, aktivitas belajar pada malam hari hanya digunakan untuk me-review materi yang sudah pernah kita dapatkan atau mengerjakan tugas dari sekolah.

Temukan Gaya Belajar

Sama halnya dengan pilihan waktu belajar, setiap anak tentu juga memiliki gaya belajar yang berbeda. Secara umum, ada empat jenis gaya belajar yang bisa kamu kenali, yakni visual, auditory, kinesthetic, dan logical. Apabila kamu termasuk dalam golongan visual learner, proses belajarmu akan lebih maksimal dengan ilustrasi-ilustrasi yang mendukung materi. Kamu bisa menempel poster-poster yang terkait dengan materi UN pada kamar kamu.

Sedangkan, auditory learner akan merasa lebih maksimal menyerap materi dengan mendengarkannya. Jadi, selain mencatat materi, kamu bisa merekam penjelasan dari guru kamu ketika beliau mengajar. Kinesthetic learner memiliki gaya belajar yang disertai dengan perabaan, gerakan, atau sensasi fisik lainnya. Tapi, apabila kamu lebih suka menggunakan berbagai macam analogi ketika belajar, kamu termasuk dalam tipe logical learner.

Persiapan Apa Saja Sih yang Kamu Butuhkan Dalam Menghadapi Ujian Nasional?

Membuat Rangkuman Materi

Catatan rangkuman materi ini penting sekali, Quipperian. Ibaratnya, catatan inilah yang akan menjadi kitabmu hingga UN selesai diselenggarakan. Tapi, jangan sembarangan membuat catatan rangkuman materi, ya. Usahakan untuk membuat catatan rangkuman materi yang menarik agar kamu tidak merasa bosan ketika mempelajairnya. Gunakan tinta berbagai warna untuk menandai bagian-bagian yang paling penting. Kamu juga akan lebih mudah menemukan inti materi dari setiap mata pelajaran.

Yang lebih penting lagi, kamu wajib membuat catatan rangkuman materi berdasarkan kisi-kisi soal UN yang telah dikeluarkan secara resmi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Percuma saja, kan, apabila kamu membuat catatan rangkuman materi yang rapi tetapi isinya tidak sesuai dengan soal-soal UN? Membuat catatan rangkuman materi dapat membantu otakmu untuk menyerap hal-hal penting yang kamu tulis, lho. Jangan lupa juga untuk sering membacanya, ya.

Jangan Sekadar Menghapal

Tujuan utama dari aktivitas belajar adalah untuk memahami materi-materi. Tidak dapat dipungkiri bahwa menghapal memang perlu, terlebih untuk mata pelajaran yang mengandung banyak teks seperti Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi. Tetapi, orang yang hapal dengan materi-materi tersebut belum tentu memahami apa yang dihapalnya, lho. Sebaliknya, apabila kamu memahami suatu materi, secara otomatis pasti kamu akan dapat menjelaskannya dengan mudah.

Membuat catatan rangkuman dari materi yang dijelaskan guru bisa cukup membantu untuk memahami pelajaran. Saat guru menerangkan sesuatu, kamu pasti kewalahan untuk mencatat segala hal yang dibicarakan. Tidak apa-apa, Quipperian. Setelahnya, luangkan waktumu untuk merapikan catatan tersebut dan menyusunnya dalam bentuk rangkuman materi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menulis akan membantu otakmu dalam menyerap materi.


 

Ada banyak cara lain yang bisa kamu terapkan dalam aktivitas belajarmu, Quipperian. Apabila kamu termasuk orang yang tidak suka belajar dalam suasana sepi, kamu bisa menyetel lagu atau musik favoritmu. Ingatlah bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda, jadi jangan takut untuk mengeksplor diri agar aktivitas belajarmu dapat berjalan maksimal. Selamat belajar!

 



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang