Mau Sukses UN 2017? Ini Alasan Pentingnya Belajar Kisi-kisi Ujian Nasional 2017!

shutterstock_49103917_800x533

Sebagian besar murid SMA tingkat akhir mungkin masih menganggap Ujian Nasional (UN) sebagai momok yang menakutkan. Padahal, kini UN bukan lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan sekolah.

Salah satu yang sepertinya menjadi beban bagi para murid adalah banyaknya materi yang harus mereka pelajari. Tidak hanya materi kelas XII, mereka juga harus kembali me-review berbagai materi dari kelas X dan XI dalam waktu yang bisa dikatakan cukup singkat.

Itulah mengapa Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengeluarkan kisi-kisi UN untuk kamu pelajari. Setiap tahun, kisi-kisi tersebut disesuaikan oleh kurikulum yang diterapkan pada sistem pendidikan Indonesia.

Ingat, ya, kisi-kisi UN yang resmi hanya dikeluarkan oleh BSNP. Jangan sampai terkecoh dengan kisi-kisi lain yang kamu jumpai. Tapi, apa saja manfaat yang bisa kamu dapat dari kisi-kisi UN? Sebelum mencari kisi-kisi UN 2017, kamu wajib membaca poin-poin di bawah ini.

Menjadi Panduan untuk Belajar

UN merupakan ujian yang bersifat evaluasi, berbeda dengan tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang termasuk dalam tipe ujian seleksi. Ujian evaluasi bertujuan untuk mengetes hasil pembelajaran kamu selama bersekolah.

Sedangkan, ujian seleksi bertujuan untuk menyaring murid-murid terbaik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Karena fungsinya untuk menguji penguasaan materi, maka materi yang diujikan pada UN didasarkan pada kisi-kisi.

Kisi-kisi inilah yang akan membantu kamu dalam belajar menghadapi UN. Tidak semua materi yang kamu pelajari di sekolah dulu masuk ke daftar kisi-kisi. Nah, untuk tahun 2016 mendatang, kisi-kisi UN didasarkan pada Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Hal tersebut disebabkan oleh penggunaan dua kurikulum pendidikan di Indonesia. Jadi, materi pada soal-soal UN 2016 merupakan irisan dari dua kurikulum tersebut. Kamu tidak perlu khawatir akan menemui soal yang tidak ada dalam kurikulum sekolahmu.

Yuk Belajar Contoh Soal Ujian Nasional Fisika Ini Biar Canggih!

Tidak Perlu Belajar Semua Materi

UN diadakan sebagai salah satu bentuk evaluasi pembelajaranmu selama tiga tahun bersekolah di SMA. Maka, tidak mengherankan apabila materi yang termasuk dalam kisi-kisi merupakan campuran dari materi kelas X hingga XII.

Tapi, tidak mungkin, kan, jika kamu harus mempelajari seluruh materi yang telah diberikan selama tiga tahun? Itulah mengapa kisi-kisi hadir. Kisi-kisi akan menyimpan banyak waktumu karena kamu jadi tidak perlu mempelajari semua materi sejak kelas X.

Kisi-kisi tidak hanya berupa jenis materi yang akan muncul dalam soal-soal UN, lho, tetapi juga proporsi soal yang diberikan. Untuk mata pelajaran eksak, misalnya, soal akan terdiri dari 40.

Sedangkan, soal untuk mata pelajaran non eksak berjumlah sedikit lebih banyak, yakni 50. Dari jumlah tersebut, BSNP juga membagi soal dengan bobot yang berbeda, yakni 10% mudah, 70% sedang, dan 20% sulit. Hal ini berbeda dari bobot tahun lalu yang terdiri dari 10% mudah, 80% sedang, dan 10% sulit.

Membandingkan dengan Kisi-Kisi Soal UN Sebelumnya

Tidak hanya berfungsi sebagai panduanmu untuk belajar, kamu dapat menggunakan kisi-kisi UN baru untuk dibandingkan dengan kisi-kisi UN tahun lalu. Mungkin ada kisi-kisi materi yang sama, jadi kamu bisa mencari soal-soal UN tahun lalu untuk kamu pelajari.

Siapa tahu soal-soal dengan tipe serupa kembali muncul pada UN yang akan kamu ikuti, kan? Jangan lupa untuk mendiskusikan materi yang muncul pada kisi-kisi dengan guru-guru di sekolah atau mentor di bimbingan belajar.

Sumber: skinnyindonesian24

Pada UN 2015 lalu, misalnya, BSNP hanya mencantumkan unsur kompetensi dan indikator. Sebagai contoh, dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, salah satu indikator dari kompetensi “Reading” adalah menentukan pikiran utama paragraf.

Sedangkan, dalan kisi-kisi UN 2016, BSNP menambahkan bahwa soal akan dibagi menjadi tiga level kognitif, yakni pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, serta penalaran. Jadi, masing-masing mata pelajaran akan dibagi menjadi tiga level kesulitan di atas.

Membantu Memenuhi Standar Kompetensi Lulusan

Setiap tahunnya, UN memiliki Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang berbeda. Tahun lalu, misalnya, nilai SKL minimal untuk UN adalah 5,5 atau 55. Masih banyak peserta mendapatkan hasil di bawah nilai SKL yang telah ditentukan.

Kisi-kisi UN hadir untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut. Bayangkan apabila tidak ada kisi-kisi UN yang diberikan. Kamu pasti harus mempelajari semua materi dari kelas X. Hal tersebut tentu akan membuat proses belajarmu tidak maksimal.

Terlebih lagi apabila kamu merasa kewalahan dan waktu yang ada tidak cukup untuk meng-cover semua materi, lalu ternyata materi yang tidak kamu pelajari masuk dalam soal-soal UN.

Hal tersebut tentu dapat mengurangi nilai yang akan kamu dapatkan. Itulah mengapa kisi-kisi UN penting untuk kamu ketahui. Aktiflah mencari informasi akurat mengenai kisi-kisi agar nilai UN yang nantinya kamu dapat mampu melampaui SKL.

Percaya Bocoran Soal? Mending Belajar Contoh Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia Ini!

Panduan dalam Membuat Soal

Kisi-kisi memang ditujukan bagi para peserta UN agar proses belajar mereka lebih fokus dan mudah. Tapi, ternyata kisi-kisi juga dijadikan sebagai pedoman oleh tim pembuat soal untuk menyusun soal-soal UN.

Tidak hanya itu, guru-guru di sekolahmu juga membutuhkan kisi-kisi untuk membuat soal-soal yang akan diberikan kepadamu sebagai latihan menghadapi UN. Dengan begitu, pihak sekolah tidak akan asal membuat program persiapan UN yang tidak sejalan dengan materi.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, UN merupakan tes bertipe evaluasi. Soal-soal latihan UN yang diberikan pihak sekolah kepada para murid akan membantu mereka dalam mengevaluasi anak didiknya sebelum benar-benar mengikuti UN sesungguhnya.

Jadi, tentu saja kisi-kisi UN sangat diperlukan agar tes yang diberikan oleh pihak sekolah tidak melenceng dari materi yang muncul saat UN. Murid pun akan merasa lebih siap untuk menghadapi UN.


Kini, tidak ada alasan untuk tidak mencari tahu kisi-kisi UN, kan? Tetapi, setelah mengetahui kisi-kisi UN, jangan biarkan informasi yang kamu dapat mengendap begitu saja dalam otak. Justru kamu harus semakin giat belajar demi sukses menghadapi UN.

Sebagai salah satu usaha, tidak ada salahnya bagi kamu untuk bergabung dengan bimbingan belajar online seperti Quipper Video. Kamu bisa mendapatkan materi melalui video-video dari mentor berkualitas. Tenaga dan waktumu akan banyak tersimpan karena belajar dengan Quipper Video bisa dilakukan kapanpun dan di mana pun. Jadi, tunggu apa lagi? Segeralah bergabung dengan Quipper Video!

Penulis: Sritopia



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang