Ujian Nasional Konvensional VS Ujian Nasional Online

Ujian Nasional Konvensional VS Ujian Nasional Online

Hai, Quipperian!

Coba hitung, tinggal berapa bulan lagi kamu harus bertanding melawan Ujian Nasional alias UN? Wah, nggak lama lagi, lho! Kamu tentu saja tahu bahwa beberapa sekolah sudah menerapkan UN Berbasis Komputer (UNBK) atau UN online untuk dilaksanakan, menggeser UN konvensional sejak tahun 2015 silam. Sekolahmu sudah turut menerapkan UN online belum, nih? UN konvensional maupun UN online memiliki fungsi yang sama dalam menentukan kelulusan Quipperian semua. Tapi, pasti ada banyak faktor yang berbeda juga dalam pelaksanaannya.

Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya mengapa UN konvensional mulai ditinggalkan dan beralih kepada UN online. Tentu saja para petinggi di bidang pendidikan telah memikirkan aspek-aspek terkait secara matang. Kamu mau tahu penilaian UN konvensional dan UN online menurut Quipper? Yuk, simak ‘pertarungannya’ di bawah ini!

Ikutan Ujian Nasional Online? Siapa Takut! Ini Dia Trik Menghadapi Ujian Nasional Online!

Seberapa praktis penerapannya?

Sederhananya begini, bayangkan kalau kamu memiliki nama lengkap: Uvuvwevwevwe Onyetenyevwe Ugwemubwen Ossas. Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menghitamkan semua huruf yang ada pada namamu? Wah, jangan-jangan, belum juga ketemu soal ujian, kamu sudah keburu pusing duluan! Tidak hanya nama lengkap, kamu juga harus menghitamkan nomor peserta ujian, kode soal, dan lain-lainnya.

Nah, adanya UN online membuat pengerjaan ujian jadi lebih cepat dan praktis. Ossas sekalipun jadi tidak perlu capek-capek menghitamkan huruf-huruf yang ada pada namanya lagi—semua tinggal klik saja. Kamu juga jadi tidak perlu takut kehabisan waktu untuk menghitamkan pilihan jawaban, kan?

Skor sementara: UN konvensional 0 – UN online 1

Seberapa nyaman saat dikerjakan?

Selain soal praktis, kenyamanan saat mengerjakan ujian juga jadi salah satu hal penting, nih! Pasalnya, kalau kamu sebagai peserta ujian tidak merasa nyaman saat mengerjakan ujian itu, bisa-bisa kamu malah tidak memberikan upaya maksimalmu, tuh.

Kita mulai dari UN konvensional—namanya saja konvensional, berarti UN versi ini memang secara tidak langsung sudah sangat familiar bagi sebagian besar peserta ujian. Apalagi, UN konvensional sudah diterapkan dalam waktu yang sangat lama. Sementara itu, UN online bisa jadi tidak demikian. Meskipun anak sekolah jaman sekarang pasti sudah fasih menggunakan smartphone, barangkali tidak begitu dengan komputer. Buruknya, cahaya yang dikeluarkan komputer bisa membuat matamu lelah jika terlalu lama ada di hadapannya. Kalau sudah lelah, kamu bahkan bisa merasakan sakit kepala. Sebaiknya hal ini disiasati sekolah dengan penggunaan layar yang meminimalisir radiasi. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kacamata anti radiasi.

Skor sementara: UN konvensional 1 – UN online 1

Mantapkan Persiapan UNBK dengan Ikutan Quipper Online Tryout UN (GRATIS)

Seberapa tepat pengoreksiannya?

Setelah mengerjakan UN, kamu tentu saja tidak mau hasil jawabanmu dikoreksi dengan keliru, dong? Jawaban itu, kan, merupakan hasil kerja kerasmu selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Meskipun tenaga untuk mengoreksi UN konvensional juga pastilah profesional, tapi pasti lebih mudah untuk mengoreksi UN online, bukan? Sebab, semua jawaban sudah ada di dalam sistem dan tinggal dicocokkan dengan kode yang tepat.

Pengoreksian UN online diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat, serta membutuhkan tenaga yang lebih sedikit. Yang penting, kamu sebagai peserta ujian, jangan sampai salah saat mengisi kode soalmu, ya!

Skor sementara: UN konvensional 1 – UN online 2

Tips Belajar Online agar Konsentrasi Tetap Full

Seberapa aman dari gangguan?

Gangguan yang dimaksud adalah segala hal yang bisa saja terjadi saat kamu sedang mengerjakan ujian. Pada UN konvensional, karena media yang digunakan adalah kertas, tentu saja kamu harus sebisa mungkin menjaga agar kertas tersebut tetap kering dan tidak lecek. Bagi kamu yang suka berkeringat di bagian telapak tangan, tisu juga jadi hal penting untuk disediakan, ya!

Sementara itu, pada UN online, gangguan yang bisa terjadi adalah mati listrik, komputer nge-hang atau error, serta membuat mata peserta ujian lelah. Hal ini sebetulnya dapat disiasati dengan penggunaan generator listrik, unit komputer yang telah diuji coba serta layar yang meminimalisir tingkat radiasi. Wah, banyak juga, ya, yang harus disiapkan.

Skor sementara: UN konvensional 2 – UN online 2

Seberapa ramah lingkungan?

Dewasa ini, kamu tentu saja paham kan, bahwa lingkungan sudah sangat tercemar. Bahkan, tidak hanya di Indonesia saja, lho. Kita harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkannya, dimulai dari hal-hal kecil sekalipun.

UN konvensional tentu saja tidak ramah lingkungan, melihat dari jumlah kertas yang harus digunakan setiap tahunnya. Sementara itu, UN online jauh lebih ramah lingkungan karena tidak membutuhkan kertas! Yay!

Skor akhir: UN konvensional 2 – UN online 3

‘Pertarungan’ UN konvensional dan UN online versi Quipper sudah selesai, nih. Pemenangnya adalah…. UN online! Kamu setuju, nggak? UN konvensional maupun online, semoga nilaimu maksimal, ya!

Penulis: Evita

 



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang