Siap Ujian Nasional 2018? Ini Contoh Soal UN SMA Ekonomi yang Sering Keluar!

Siap Ujian Nasional 2018? Ini Contoh Soal UN SMA Ekonomi yang Sering Keluar!

Quipperian! Untuk bekal belajar persiapan Ujian Nasional Ekonomi, kamu harus menyimak artikel ini! Karena di artikel ini sudah dilengkapi dengan kisi-kisi lho! Diharapkan, soal berikut bisa dijadikan referensi untuk menghadapi UN 2018 yang sebenarnya nanti.

Tetap optimis dan jangan putus asa serta jangan lupa untuk terus berdoa demi kesuksesan dalam menggapai mimpi lulus UN dengan kemampuan sendiri. Yuk kita mulai belajar Soal Try Out Ujian Nasional 2018 SMA Ekonomi!

Contoh Soal Try Out Ujian Nasional SMA Ekonomi

Pilihlah A, B, C, D, atau E sebagai jawaban yang paling tepat!

1) Arjuna baru saja naik ke kelas 12 di SMA Mukate. Ia telah lama menabung untuk memenuhi kebutuhan di kelas 12 seperti membeli laptop dengan harga Rp3.500.000,00 untuk persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), membeli sepatu yang sudah rusak Rp250.000,00, tas baru Rp150.000,00, dan telepon genggam Rp1.500.000,00. Maklum dia berasal dari keluarga sederhana dengan penghasilan orang tua pas-pasan. Akan tetapi, jumlah tabungannya hanya Rp4.000.000,00.

Percaya Bocoran Soal? Mending Belajar Contoh Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia Ini!

Cara terbaik yang dapat dilakukan Arjuna adalah…

A. membeli laptop dan telepon genggam, untuk menutup kekurangan akan meminta ke orang tua

B. mengutamakan membeli sepatu dan tas, sedangkan laptop dan telepon genggam dibatalkan

C. meminta orang tua untuk membelikan laptop dan telepon genggam walaupun secara kredit

D. mengutamakan membeli laptop dan sepatu, sementara tas masih menggunakan yang lama

E. membeli sepatu, tas, dan telepon genggam, untuk UNBK menggunakan komputer sekolah


2) Keberadaan lahan untuk tempat tinggal dan ruang terbuka hijau di perkotaan semakin terbatas. Hal ini terjadi karena banyak lahan terbuka dialihfungsikan untuk menjadi gedung-gedung pencakar langit sebagai pusat bisnis

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, langkah paling tepat adalah….

A. Menjadikan perkotaan hanya sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, sementara pemukiman dipindahkan ke wilayah-wilayah terdekat

B. Melakukan tata ruang secara menyeluruh dan menjalankan aturan secara konsisten sehingga peruntukan lahan menjadi jelas

C. Mengubah gedung-gedung pencakar langit dan pusat bisnis menjadi hunian sederhana yang bisa ditempati oleh masyarakat

D. Memperbanyak alih fungsi ruang terbuka hijau untuk dijadikan pemukinan penduduk agar setiap keluarga memiliki rumah pribadi

E. Mencabut izin pengembang yang menyalahi aturan yang telah dibuat serta mewajibkan mengembalikan lahan seperti kondisi semula


3) Penjahit “Necis” menerima menjahit pakaian pria dan wanita. Walaupun penjahit tersebu hanya satu di daerah tersebut, tetapi kurang diminati oleh masyarakat di daerah tersebut.

Cara yang dapat dilakukan Bu Ratna agar usahanya berjalan dengan baik dan tidak rugi adalah….

A. meminta tokoh masyarakat setempat untuk membujuk warga agar menjahit di tempatnya

B. menutup usaha dan mengganti dengan usaha lain yang dibutuhkan masyarakat sekitar.

C. membuat program menjahit dengan semboyan jahit dua bayar satu gratis satu

D. mendata selera konsumen di daerah tempat tinggalnya tentang model pakaian yang disukai

E. melakukan promosi dengan cara menyebarkan brosur tentang keunikan dan keunggulannya

4) Pak Aziz telah bertahun-tahun bekerja sebagai tenaga keamanan di SMA Mutiara dengan gaji terakhir Rp3.100.000,00 per bulan. Dari tabungan yang dia miliki, dia ingin membuka usaha sendiri. Ada beberapa alternatif usaha yang ada dalam pikirannya, di antaranya membuka kios sembako dengan biaya per bulan yang terdiri dari sewa kios Rp1.500.000,00, perlengkapan Rp100.000,00, dan ongkos belanja Rp250.000,00 akan mendapat keuntungan Rp3.500.000,00. Kemudian jika membuka kios pakaian, biaya yang harus dikeluarkan per bulan yang terdiri dari sewa kios Rp1.500.000,00, perlengkapan Rp250.000,00 dan transportasi Rp350.000,00 akan mendapat keuntungan Rp4.000.000,00.


Apabila Pak Aziz memilih membuka usaha kios pakaian, maka biaya sehari-hari dan biaya peluangnya adalah… .

A. Rp1.850.000,00 dan Rp3.500.000,00

B. Rp1.850.000,00 dan Rp4.000.000,00

C. Rp2.100.000,00 dan Rp3.500.000,00

D. Rp2.100.000,00 dan Rp4.000.000,00

E. Rp2.100.000,00 dan Rp7.500.000,00

5) Sejak lulus kuliah dari perguruan tinggi di luar negeri, Dilla tinggal dan memiliki usaha di negara yang menganut sistem ekonomi terpusat. Di negara ini peranan masyarakat hampir tidak terlihat karena peranan pemerintah sangat dominan. Kegiatan ekonomi ditentukan pemerintah dan seluruh faktor produksi milik negara. Oleh karena itu, Dilla ingin segera memindahkan usaha ke negara yang menganut sistem ekonomi pasar.

Cara tepat yang dapat dilakukan Dilla adalah…

A. memperkenalkan penerapan sistem ekonomi pasar ke pelaku ekonomi yang ada di negara yang menganut sistem ekonomi terpusat

B. mempelajari penerapan sistem ekonomi pasar sebagai bekal untuk diterapkan di negara yang menganut sistem ekonomi terpusat

C. mempelajari penerapan sistem ekonomi pasar yang sangat bermanfaat untuk digunakan ketika membuka usaha di negara tersebut

D. memperkenalkan penerapan sistem ekonomi terpusat kepada pelaku ekonomi yang ada di negara yang menganut sistem ekonomi pasar

E. bergabung dengan para pengusaha yang berasal dari negara lain yang menganut sistem ekonomi pasar di negara tersebut

6) Di kompleks pertokoan Plaza Mutiara terdapat 3 toko yang menyediakan jasa foto copy dengan harga yang berbeda. Di toko Prisma Rp125,00 per lembar, di toko Limas Rp150,00 per lembar, dan di toko Persegi Rp200,00 per lembar. Walaupun perbedaannya tidak terlalu besar, ternyata mengakibatkan jasa foto copy di toko Prisma lebih banyak konsumennya.

Langkah paling tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah…

A. Setiap pemilik toko harus mengevaluasi kembali harga jual jasa foto copy untuk kemudian dijadikan sebagai dasar menentukan harga jual yang paling menguntungkan

B. Pemilik toko Limas dan toko Persegi harus belajar kepada pemilik toko Prisma agar mampu menetapkan jasa foto copy dengan harga yang sama supaya sama-sama laku

C. Pemilik toko Persegi mencari alternatif usaha dan berhenti menjual jasa foto copy karena akan kalah bersaing dengan kedua pemilik toko lain yang harganya lebih murah

D. Seluruh pemilik toko harus membuat kesepakatan untuk menjual jasa foto copy dengan harga seperti di toko Persegi agar mendapatkan keuntungan dengan jumlah yang sama

E. Pemilik toko Prisma dan toko Limas harus belajar kepada pemilik toko Persegi agar mampu menjual jasa foto copy seperti di toko tersebut supaya dapat untung lebih besar

7) Perhatikan bagan alur pelaku ekonomi berikut ini.

Siap Ujian Nasional 2018? Ini Contoh Soal UN SMA Ekonomi yang Sering Keluar!

Berdasarkan bagan alur di atas, nomor 2 menunjukan arus….

A. rumah tangga produsen mengirim barang/jasa ke rumah tangga konsumen

B. rumah tangga konsumen mengirim faktor produksi ke rumah tangga negara

C. rumah tangga produsen membayar kewajiban pajak ke rumah tangga negara

D. rumah tangga produsen mengekspor barang/jasa ke masyarakat luar negeri

E. rumah tangga konsumen mengeksport faktor produksi ke masyarakat luar negeri

Ada Nggak Sih Bedanya Soal Ujian Nasional dari Tahun ke Tahun?

8) Diketahui fungsi penawaran barang Qs = -20 + 4P. Pada saat harga barang Rp100,00 permintaan barang 40 unit dan ketika harga barang naik menjadi Rp120,00 permintaan barang berubah menjadi 20 unit, maka titik keseimbangan yang terjadi adalah….

A. (24, 116)

B. (32, 108)

C. (104, 36)

D. (108, 32)

E. (116, 24)

 

9) Sebulan yang lalu harga tiket ke kereta api ke sebuah kota Rp300.000,00 dan jumlah penumpang sebanyak 400 orang. Sementara itu pada akhir pekan yang akan datang ketika bertepatan dengan libur panjang, dengan harga tiket yang sama, ternyata jumlah penumpang melonjak menjadi 800 orang bahkan ada yang tidak kebagian tiket.

Dari data tersebut, jenis elastisitas yang terjadi pada harga tiket adalah…

A. elastis sempurna

B. inelastis sempurna

C. elastis uniter

D. inelastis

E. elastis

10) Di Perumahan Bumi Lestari hanya ada satu toko bangunan yang melayani kebutuhan warga perumahan tersebut. Oleh karena itu pemilik toko tersebut dapat menetapkan harga menurut keinginannya tanpa memperhatikan barang yang dijual dan pelayanan yang diberikan.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka dampak negatif bagi konsumen adalah….

A. akan memunculkan toko-toko bangunan baru yang akan menjual barang lebih murah

B. terjadi kesenjangan antara produsen dan konsumen dalam melakukan transaksi

C. kualitas barang/jasa serta pelayanan yang dihasilkan produsen menjadi rendah

D. konsumen menjadi satu-satunya penerima harga barang/jasa dari produsen

E. produksi barang/jasa berjalan tidak efisien sehingga merugikan konsumen

11) Perkembangan jumlah tenaga kerja di Indonesia tidak sebanding dengan perkembangan jumlah kesempatan kerja. Oleh karena itu, keberadaan bursa tenaga kerja menjadi salah satu tempat yang dibutuhkan untuk para pencari kerja. Bursa tenaga kerja ini berusaha mengumpulkan dan menampung pencari kerja kemudian menyalurkan kepada orang-orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.

Dengan demikian, manfaat adanya bursa tenaga kerja bagi masyarakat adalah….

A. meningkatkan jumlah kriminalitas yang terjadi di masyarakat

B. membantu para pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan

C. sebagai sarana untuk mendapatkan modal dalam berusaha

D. membantu meningkatkan pendapatan per kapita secara nasional

E. meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional secara menyeluruh

12) Ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi dalam lingkup individu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Kebijakan mikro adalah kebijakan pemerintah yang ditunjukan pada semua perusahaan tanpa melihat jenis kegiatan yang dilakukan atau sektor mana dan di wilayah mana perusahaan bersangkutan beroperasi. Ada beberapa contoh kebijakan ekonomi mikro, di antaranya Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas tertentu.

Penyebab dan dampak yang diharapkan dari adanya kebijakan harga eceran tertinggi adalah… .

A. kebijakan ini diambil karena harga barang semakin mahal sehingga diperkirakan akan merugikan konsumen. Dengan adanya kebijakan ini harga barang tidak semakin mahal.

B. penyebab munculnya kebijakan ini karena harga barang semakin murah sehingga diperkirakan akan merugikan produsen. Dengan adanya kebijakan ini harga barang tidak semakin murah.

C. kebijakan ini disebabkan karena harga barang semakin murah sehingga diperkirakan akan merugikan konsumen. Dengan adanya kebijakan ini maka harga barang tidak menjadi mahal.

D. kebijakan ini disebabkan karena harga barang semakin mahal sehingga diperkirakan akan merugikan produsen. Dengan adanya kebijakan ini harga barang tidak semakin mahal.

E. kebijakan ini diambil karena harga barang semakin mahal sehingga diperkirakan akan merugikan konsumen. Dengan adanya kebijakan ini jumlah barang tidak semakin banyak.

Penulis: Sritopia