{"id":130922,"date":"2017-05-28T13:00:01","date_gmt":"2017-05-28T06:00:01","guid":{"rendered":"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/?p=130922"},"modified":"2017-05-28T13:00:01","modified_gmt":"2017-05-28T06:00:01","slug":"matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/","title":{"rendered":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-130932 size-full\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\" alt=\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\" width=\"796\" height=\"518\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg 796w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika--768x500.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 796px) 100vw, 796px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Quipperian! Langsung aja deh, pasti kalian penasaran kan, seperti apa kesulitan Matematika Dasar itu? Nah, pada artikel ini akan dibahas tentang, konjungsi, disjungsi, serta negasi dari konjungsi dan disjungsi. <\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\">Matematika Dasar juga meliputi pelajaran tentang implikasi, negasi suatu implikasi, konvers, invers dan kontarapositif dari suatu implikasi, biimplikasi, dan negasi dari suatu iimplikasi. Indikator yang diharapkan diacapai kalian setelah mempelajari kegiatan belajar mengajar ini adalah kalian mampu: <\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight:400;\">membuat contoh-contoh pernyataan dan kaliman yang bukan pernyataan; <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menentukan negasi suatu pernyataan; <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menentukan nilai kebenaran dari konjungsi dan disjungsi serta dapat menentukan negasinya; <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menentukan nilai kebanaran suatu implikasi dan negasinya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menentukan invers, konvers dan kontrapositif dari suatu implikasi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menentukan nilai kebenaran suatu biimplikasi dan negasinya; <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> memilih pernyataan majemuk yang merupkan tautologi atau kontradiksi; <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> menggunakan aturan penarikan kesimpulan untuk memperoleh argumen yang absah; <\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Agar kalian dapat menguasai kegiatan belajar mengajar 1 ini, maka baca dan pelajari secermat mungkin, baik pokok bahasan maupun sub-sub pokok bahasan yang diajarkan berikut:<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\">A. Konjungsi dan Disjungsi Pernyataan dan Negasinya. <\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\">Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini: <\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Sebuah segiempat mempunyai empat sisi <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah adalah Palu <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> 9 adalah suatu bilangan prima <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> 12 kurang dari 7<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kita dapat menentukan nilai kebenaran (benar atau salah) dari kalimat-kalimat tersebut. Kalimat-kalimat (1) dan (2) bernilai benar, sedangkan kalimat-kalimat (3) dan (4) bernilai salah. Kalimat yang mempunyai nilai benar atau nilai salah saja adalah kalimat yang menerangkan (kalimat deklaratif). Kalimat yang menerangkan inilah yang disebut pernyataan.<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan adalah kalimat yang bernailai benar atau bernilai salah, tetapi tidak sekaligus bernilai kedua-duanya.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kalimat yang tidak dapat ditentukan nilai kebenarannya bukan merupakan pernyataan. Cotoh-contoh berikut ini adalah kalimat yang bukan pernyataan. <\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Apakah Ajid berada di rumahmu? (kalimat Tanya). <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Alangkah indahnya lukisan ini (kalimat yang mengungkapkan suatu perasaan). <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Tutuplah pintu itu! (kalimat perintah) <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> Semoga Anda lekas sembuh (kalimat harapan)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kalimat-kalimat tersebut tidak bernilai benar dan juga tidak bernilai salah. Kalimatkalimat seperti ini tidak dibicarakan dalam buku ajar ini. Kalimat yang dibicarakan dalam buku ajar ini adalah kalimat yang merupakan pernyataan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Untuk menyingkat penulisan, suatu pernyataan diberi lambang (simbol) dengan huruf alfabet kecil, a, b, c, . . . atau lainnya,sedangkan untuk nilai Benar dan Salah berturut-turut disingkat dengan B dan S. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Contoh 1.1 <\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> \u201cSebuah segitiga mempunyai tiga sisi\u201d diberi lambang \u201ca\u201d <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> \u201c9 adalah suatu bilangan prima\u201d diberi lambang \u201cb\u201d <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> \u201c15 terbagi habis oleh 3\u201d diberi lambang \u201cp\u201d<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pada contoh ini pernyataan a bernilai B (benar), pernyataan b bernilai S (salah) dan pernyataan p bernilai B. Perhatikan pada contoh (2), \u201cb\u201d menyatakan \u201c9 adalah suatu bilangan prima\u201d, dan pernyataan \u201cb\u201d ini bernilai S, sedangkan pernyataan \u201c9 bukan suatu bilangan prima\u201d merupakan negasi (sangkalan\/ingkaran) dari pernyataan \u201c9 adalah suatu bilangan prima\u201d. Selanjutnya\u201dnegasi dari b\u201d dilambangkan \u201c-b\u201d. Pada contoh (3) di atas, \u201cp\u201d menyatakan \u201c15 terbagi habis oleh 3\u201d maka \u201c-p\u201d menyatakan \u201c15 tidak terbagi habis oleh 3\u201d. Tampak bahwa \u201cp\u201d bernilai B dan \u201c-p\u201d bernilai S.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight:400;\">\u201cNegasi suatu pernyataan adalah suatu pernyataan yang bernilai salah apabila pernyataan semula bernilai benar, dan bernilai benar apabila pernyataan semula bernilai salah.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Contoh 1.2 <\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Apabila \u201ca\u201d menyatakan \u201cTembok itu berwarna putih\u201d maka \u201c-a\u201d adalah \u201cTembok itu tidak berwarna putih\u201d. Dapat juga dikatakan \u201cTidaklah benar tembok itu berwarna putih\u201d <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Jika \u201ca\u201d menyatakan \u201cMawan suka mangga\u201d maka \u201c-d\u201d adalah \u201cMawan tidak suka mangga\u201d <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Jika \u201cp\u201d melambangkan \u201cHana lebih tinggi daripada Ati\u201d maka \u201c-p\u201d menyatakan \u201cHana tidak lebih tinggi daripada Ati\u201d<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pada contoh (1) tersebut pernyataan \u201cTembok itu berwarna hitam\u201d tidak merupakan ingkaran (negasi) dari \u201cTembok itu berwarna putih\u201d. Sebab apabila kenyataannya \u201cTembok itu berwarna hijau\u201d maka dua pernyataan tersebut semuanya bernilai salah. Demikian pula pada contoh (3), negasi dari \u201cHana lebih tinggi daripada Ati\u201d bukan \u201cHana lebih rendah daripada Ati\u201d. Sebab jika kenyataannya Hana sama tinggi dengan Ati maka pernyataan tersebut semuanya bernilai salah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan dan negasinya mempunyai nilai-nilai kebenaran yang selalu berbeda, artinya pernyataannya bernilai B maka negasinya bernilai S dan sebaliknya jika pernyataannya bernilai S maka negasinya bernilai B. |<br \/>\n<\/span><br \/>\n<span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan Majemuk: Pernyataan majemuk merupakan rangkaian dari dua pernyataan atau lebih dengan kata penghubung. Pernyataan-pernyataan yang dirangkai masing-masing disebut pernyataan tunggal. Kata penghubung yang dimaksudkan adalah \u201cdan\u201d. \u201catau\u201d, Jika . . . maka , , ,\u201d dan \u201cjika hanya jika.\u201d<\/span><\/p>\n<h3 class=\"entry-title\"><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/sbmptn\/matematika\/belajar-pembahasan-soal-matematika-dasar-sbmptn-yuk\/\" target=\"_blank\">Belajar Pembahasan Soal Matematika Dasar SBMPTN Yuk!<\/a><\/h3>\n<h2><b>Konjungsi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Contohnya \u201c7 adalah bilangan prima dan genap.\u201d Pernyataan ini merupakan pernyataan majemuk karena pernyataan itu merupakan rangkaian dua pernyataan, yaitu \u201c7 adalah bilangan prima\u201d dan \u201c7 adalah bilangan genap\u201d. Jika pernyataan \u201c7 adalah bilangan prima\u201d diberi lambang \u201ca\u201d dan \u201c7 adalah bilangan genap\u201d diberi lambang \u201cb\u201d maka pernyataan majemuk itu dilambangkan dengan \u201ca \u039b b\u201d (dibaca \u201ca dan b\u201d). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan majemuk yang hanya menggunakan kata penghubung \u201cdan\u201d (\u039b) disebut konjungsi. Nilai kebenaran dari suatu pernyataan majemuk tergatung dari nilai kebenaran dari pernyataan-pernyataan tunggalnya. Nilai kebenaran dari konjungsi dua pernyataan ditentukan dengan aturan sebagai berikut. Dengan memperhatikan bahwa \u201csatu pernyataan mempunyai dua kemungkinan nilai (B atau S). <\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight:400;\">Contoh 1.3 <\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">a = Jakarta adalah Ibu Kota Negara RI (B) b = Bandung terletak di pulau Jawa (B) a \u039b b = Jakarta adalah Ibu Kota Negara RI dan Bandung terletak di pulau Jawa (B) <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">p = 7 adalah bilangan prima (B) q = 7 adalah bilangan genap (S) p \u039b q = 7 adalah bilangan prima dan y7 adalah bilangan genap (S) <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">m = 8 lebih besar dari 13 (S) n = matahari terbit dari Timur (B) m \u039b n = 8 lebih besar dari 13 dan matahari terbit dari Timur (S)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">c = Seekor kerbau berkaki seribu (S) d = 13 terbagi habis oleh 4 (S) c \u039b d = Seekor lembu berkaki seribu dan 13 terbagi habis oleh 4 (S) Sesuai barias ke-4.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Perhatikan bahwa nilai kebenaran dari konjungsi ditentukan oleh nilai-nilai kebenaran dari pernyataan-pernyataan tunggalnya dan tidak perlu memperhatikan ada tidaknya hubungan antara pernyataan-pernyataan tunggalnya.|<\/span><\/p>\n<h2><b>Disjungsi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan majemuk yang hanya menggunakan kata penghubung \u201catau\u201d (V) disebut disjungsi. Jika a dan b masing-masing pernyataan maka disjungsi a dan b \u201ca V b\u201d dan dibaca \u201ca atau b\u201d. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Misalnya a = Ajid pergi ke pasar, dan b = Ajid bermain bola a V b = Ajid pergi ke pasar atau Ajid bermain bola Nilai kebenaran dari disjungsi ditentukan oleh nilai-nilai kebenaran dari pernyataanpernyataan tunggalnya dengan aturan berikut ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Contoh 1.4<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> a = Surabaya terletak di provinsi Jawa Timur (B) b = Satu minggu terdiri dari tujuh hari (B) a V b = Surabaya terletak di provinsi Jawa Timur atau satu minggu terdiri dari tujuh hari (B). <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight:400;\"> u = 5 adalah bilangan prima (B) w = 18 terbagi habis oleh 8 (S) u V w = 5 adalah bilangan prima atau 18 terbagi habis oleh 8 (B)<\/span><\/li>\n<li>3. p = Sebuah segitiga mempunyai empat sisi (S) q = Sebuah segi empat mempunyai lima diagonal (S) p V q = Sebuah segitiga mempunyai empat sisi atau sebuah segi empat mempunyai lima diagonal (S)<\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Negasi dari Degasi dan Disjungsi<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight:400;\"><br \/>\nKonjungsi dan disjungsi masing-masing merupakan suatu pernyataan. Sehingga negasi dari konjungsi dan disjungsi mempunyai makna yang sama dengan negasi suatu pernyataan, Oleh karena itu, nilai kebenaran dari negasi konjungsi dan disjungsi, harus berpanduan pada aturan nilai kebenaran dari konjungsi dan disjungsi. \u00a0Untuk menentukan negasi dari konjungsi dua pernyataan perhatikanlah tabel nilai kebenaran (Tabel 1.5) berikut ini<br \/>\n<a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/2af89-nilai-kebenaran.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-130942 size-full\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/2af89-nilai-kebenaran.png\" alt=\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\" width=\"582\" height=\"216\" \/><br \/>\n<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pernyataan tabel nilai kebenaran pada Tabel 1.5 dilakukan sebagai berikut. Penentuan nilai kebenaran pada kolom ke-1 (nilai kebenaran dari \u2013a) menggunakan ketentuan negasi suatu pernyataan (a). Apabila a bernilai B maka \u2013a bernilai S dan sebaliknya. Demikian pula untuk nilai kebenaran pada kolom ke-2. Penentuan nilai kebenaran pada kolom ke-3 (nilai kebenaran dari a \u039b b) menggunakan aturan nilai kebenaran konjungsi dua pernyataan a dan b, Baris ke-1 Baris ke-2 Baris ke-3 Baris ke-4 7 Nilai kebenaran pada kolom ke-4 adalah negasi dari kolom ke-3.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"entry-title\"><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/sbmptn\/matematika\/contoh-soal-matematika-dasar-sbmptn-yang-tidak-sesulit-kamu-bayangkan\/\" target=\"_blank\">Kisi-Kisi Soal Matematika Dasar SBMPTN yang Tidak Sesulit Kamu Bayangkan<\/a><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Sedangkan nilai kebenaran pada kolom ke-5 diturunkan dari kolom ke-1 dan ke-2 dengan menggunakan aturan disjungsi. Tampak dalam Tabel 1.5 bahwa urutan nilai kebenaran pada kolom ke-4 sama dengan urutan nilai kebenaran pada kolom ke-5. Maka dapat disimpulkan bahwa: <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">(a \u039b b) = &#8211; a V -b <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight:400;\">Negasi dari konjungsi dua pernyataan sama dengan disjungsi dari negasi masing-masing pernyataan tunggalnya.<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Penulis: Sritopia<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian! Langsung aja deh, pasti kalian penasaran kan, seperti apa kesulitan Matematika Dasar itu? Nah, pada artikel ini akan dibahas tentang, konjungsi, disjungsi, serta&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156446345,"featured_media":130932,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[253044991],"tags":[169291195],"ppma_author":[679386822],"class_list":["post-130922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika-sbmptn","tag-contoh-soal-sbmptn"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-28T06:00:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"796\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"518\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\"},\"headline\":\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\",\"datePublished\":\"2017-05-28T06:00:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":1249,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\",\"keywords\":[\"Contoh Soal SBMPTN\"],\"articleSection\":[\"Matematika SBMPTN\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-28T06:00:01+00:00\",\"description\":\"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/05\\\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg\",\"width\":796,\"height\":518,\"caption\":\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MASUK PTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Matematika SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/matematika-sbmptn\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/quipperhome.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/marketingquipper\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!","description":"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!","og_description":"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2017-05-28T06:00:01+00:00","og_image":[{"width":796,"height":518,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Quipper Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Quipper Indonesia","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/"},"author":{"name":"Quipper Indonesia","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d"},"headline":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!","datePublished":"2017-05-28T06:00:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/"},"wordCount":1249,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","keywords":["Contoh Soal SBMPTN"],"articleSection":["Matematika SBMPTN"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/","name":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","datePublished":"2017-05-28T06:00:01+00:00","description":"Quipperian, penasaran kan seperti apa tingkat kesulitan pelajaran matematika dasar? Materi-materi ini harus kalian pelajari untuk mengetahui tingkat kesulitan saat ujian nanti!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","width":796,"height":518,"caption":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/matematika-dasar-logika-paling-mudah-ini-contoh-soal-dan-pembahasannya\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MASUK PTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Matematika SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/matematika-sbmptn\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Matematika Dasar Logika Paling Mudah! Ini Contoh Soal dan Pembahasannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d","name":"Quipper Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Quipper Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/quipperhome.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/marketingquipper\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/d6bdb-blog-image-matdas-logika-.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-y3E","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386822,"user_id":156446345,"is_guest":0,"slug":"marketingquipper","display_name":"Quipper Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156446345"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130922"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130922\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/130932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130922"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=130922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}