{"id":140232,"date":"2017-09-04T10:43:21","date_gmt":"2017-09-04T03:43:21","guid":{"rendered":"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/?p=140232"},"modified":"2017-09-04T10:43:21","modified_gmt":"2017-09-04T03:43:21","slug":"ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/","title":{"rendered":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-140242 size-full\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\" alt=\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan-768x512.jpg 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan-585x390.jpg?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan-263x175.jpg?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight:400;\">Hey<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\"> Quipperian! Sering enggak sih ngerasa mentok banget belajar Biologi? Misalnya, kesusahan memahami bahasa Latin, maupun istilah Biologi lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Meski sebenarnya belajar Biologi merupakan studi tentang kehidupan dan organisme hidup, artinya dekat dengan manusia, hewan, dan tumbuhan, namun enggak sedikit siswa sulit memahami penjelasan nan rumit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Alhasil, tentu dampak terbesar kalian enggak sepenuh hati belajar Biologi, menjadikan nilai kalian anjlok. <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight:400;\">Well<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">, mungkin kalian akan <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">relate<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\"> bila penjelasan bahkan teori Biologi dilakukan dengan mengisahkan keberhasilan seorang ilmuwan mempraktikan teori tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Bila begitu, saatnya kalian pantau artikel ini untuk menelisik kisah pengaplikasian kali pertama teori mutasi genetik pada tumbuhan. Kalian tentu kepingin tahu siapa orang itu, bagaimana kisahnya, apa dampaknya bagi kehidupan? Yuk, simak bareng!<\/span><\/p>\n<h2>Si Lembut Dari Connecticut<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\"><strong><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/afd01-barbara-mcclintock-sumber-britannica.com_.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-140252 alignright\" src=\"https:\/\/quipper-video-wordpress.s3.amazonaws.com\/images\/2017\/09\/Barbara-McClintock-sumber-britannica.com_-300x242.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"242\" \/><\/a>Barbara McClintock<\/strong> lahir pada tanggal 16 Juni 1902 di <em>Hartford, Connecticut<\/em>, Amerika Serikat. Dia mendapat nama baptis Eleanor McClintock, namun orang tuanya tetap memanggil Barbara karena cocok dengan karakter anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Thomas Henry McClintock-Sara Handy yang terlalu lembut bahkan terlalu feminin bagi seorang perempuan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Barbara sempat hijrah ke tempat sang bibi di <em>Massachusetts<\/em> karena keadaan sang ibu yang mengalami stress mendalam. Dia kemudian pulang ke rumah untuk memulai sekolah di Hartford, dan pindah bersama seluruh keluarga ke <em>Brooklyn, New York<\/em>\u00a0pada tahun 1908. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Di <em>Brooklyn&#8217;s Erasmus Hall High School<\/em>, para guru melihat bakat Barbara pada dunia Biologi. Dia merupakan murid cerdas. Sang ibu cukup khawatir dengan keadaan tersebut karena menjadi pintar dan kemudian hidup sebagai profesor seringkali tak memiliki minat untuk menikah, hidup berkeluarga. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Sang ibu menolak Barbara melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Namun sang ayah, anak seorang asal Inggris, bersikeras mendukung cita-cita Barbara. Dia lantas berpergian menuju <em>New York<\/em> untuk mendaftar menjadi mahasiswa <em>Cornell University<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Sejak berstatus mahasiswa, Barbara tak lagi menjadi seorang pemalu. Dia begitu terbuka, berosialisasi dengan mahasiswa lain, bergabung dengan band <em>Jazz<\/em>, dan terpilih menjadi <em>President of the Women&#8217;s Freshman Class<\/em>. <\/span><\/p>\n<p>Meski lebih santai dan bahagia, Barbara tetap serius menekuni bidang kegemarannya; genetika. Dia mengikuti kursus genetika pada tahun 1921. Kemampuan Barbara di bidang genetika segera menarik perhatian gurunya, Claude Hutchison, dan segera pula merekomendasikannya kursus tingkat sarjana pada tahap lanjut. Barbara senang mengikuti kursus sepanjang waktu, hingga semakin terpesona pada genetika tanaman.<\/p>\n<h2>Mutasi Kromosom<\/h2>\n<p>Seusai mendapat gelar sarjana botani, Barbara kemudian melanjutkan studi pasca-sarjana di <em>Cornell<\/em> dan mendapat gelar <em>Master of Science<\/em> pada tahun 1925. Tak berhenti sampai di situ, dia pun mendapat gelar Ph.D Botani di kampus serupa dua tahun sesudahnya.<\/p>\n<p>Fokus penelitian Barbara tetap pada investigasi gentika tanaman. Dia berkerja di laboratorium mengamati genetika tanaman melalui mikroskop-terutama mempelajari kromosom (potongan kode genetik di dalam sel).<\/p>\n<p>Dia melompati genetika tradisional, mengenai pelibatan pemuliaan generasi berturut-turut organisme dan mengamati perbedaan dengan mata telanjang, kemudian menggunakan Sitogenetika.<\/p>\n<p>Barbara mulai membimbing Harriet B. Creighton, mahasiswa pasca-sarjana, dengan ketertarikan serupa, genetika tanaman.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/un\/biologi-un-sma\/belajar-biologi-teori-mutasi-untuk-materi-dasar-sma\/\" target=\"_blank\">Belajar Biologi Teori Mutasi untuk Materi Dasar SMA<\/a><\/h3>\n<p>Mereka kemudian semakin larut meneliti perilaku kromosom. Barbara telah mengembangkan tehnik perwanaan lebih baik, sehingga memungkinkan melihat kromosom di bawah mikroskop jauh lebih baik.<\/p>\n<p>Barbara lantas dapat membuktikan adanya mutasi kromosom, ketika sel-sel yang berperan dalam reproduksi seksual dibuat pada proses meiosis.<\/p>\n<p>Seperti banyak sel di dalam tubuh manusia, sel reproduksi mengandung komosom, namun sel telur dan sperma berbeda dengan sel normal karena hanya mengandung setengah jumlah kromosom normal.<\/p>\n<p>Barbara menemukan bahwa ketika sel-sel kelami sedang diproduksi, alam dapat mengubah paket gentik untuk menghasilkan variasi kromosom sebelum reproduksi seksual.<\/p>\n<p>Jadi variasi genetik diperkenalkan bahkan sebelum sel serma bertemu dengan sel telur. Dua kromosom dapat terbagi untuk menghasilkan bahan genetik empat sperma. Masing-masing sel sperma akan berbeda secara genetis dan menbentuk mahluk baru dengan keunikan secara genetik.<\/p>\n<p>Mutasi kromosom Barbara kemudian diajukan sebagai teori pada tahun 1931. Barbara dibantu Creighton telah menunjukan bagaiman perubahan pada kromosom selama roduksi sel seks jagung benar-benar terjadi sesuai dengan perubahan sifat pada tanaman jagung hasil dari benih yang telah dibuahi.<\/p>\n<h2>Mutasi Genetika Tanaman<\/h2>\n<p>Pada tahun 1936, memasuki usia 34 tahun, Barbara menjadi asisten profesor di <em>University of Missouri<\/em>. Di sana dia mendapati penggunaan sinar-X untuk melakukan mutasi sel, dan menemukan bahwa mutasi skala besar timbul dari pemecahan, perpaduan, dan penjembatanan kromosom.<\/p>\n<p>Penelitiannya terus berkembang, seiring perpindahannya pada tahun 1941 menjadi dosen tamu di <em>Columbia University<\/em>, dan setahun kemudian bekerja di <em>Cold Spring Harbour Laboratory<\/em> di <em>Long Island<\/em>.<\/p>\n<p>Pada tahun 1944, Barbara mulai mempelajari hubungan pola warna pada tanaman jagung dan tampilan kromosom. Salah satu warna paling diminati adalah ungu. Dia lantas ingin memahami, mengapa genetik jagung berwarna ungu?<\/p>\n<p>Dia kemudian menyerbuki tanaman jagung dari generasi ke generasi, membandingkan keturunan dengan kromosom induk, dan menemukan kromosom keturunan direorganisasi kromosom induk.<\/p>\n<p>Barbara menemukan bagian-bagian kromosom, dengan sebutan <em>Dissociators<\/em> (Ds) dan <em>Activators<\/em> (Ac), dapat menyebabkan penyisipan, penghapusan, dan relokasi gen dalam kromosom.<\/p>\n<p>Ds bisa mematahkan kromosom dan mengubah perilaku gen di sekitarnya, namun hanya berlaku di hadapan Ac. Warna ungu bisa dinyalakan dan dimatikan oleh Dc. Dengan kata lain, sifat fisik dapat dikendalikan oleh Dc dan Ac.<\/p>\n<p>Pada tahun 1948, dia menemukan bila Dc dan Ac dapat mentransmisikan atau melompat ke tempat berbeda pada kromosom. Dia menghasilkan teori bahwa Dc dan Ac merupakan pengedal gen.<\/p>\n<p>Ds dan Ac mengendalikan gen pada kromosom, menghambat dan memodifikasi perilaku, sehingga mampu menjelaskan mengapa mahluk hidup individu, seperti manusia, dapat menghasilka berbagai macam sel berbeda meskipun setiap sel memiliki kode genetik sama.<\/p>\n<p>Dalam pandangannya, gen tidak dapat lagi dianggap sebagai instruksi, tidak dapat diubah, dari orang tua kepada keturunannya. Barbara mempublikasikan penemuan tersebut pada tahun 1950, dan setahun berikutnya mempresentasikan karya tersebut di hadapan para ilmuwan pada simposium musim dingin di\u00a0<em>Cold Spring Harbor<\/em>, Amerika.<\/p>\n<p>Dia kecewa lantaran para ilmuwan tak memiliki minat besar terhadap temuannya dan tak bisa mengikuti alur pikirnya. Dia merasa diacuhkan, tertekan, dan berhenti mempublikasi karya ilmiah lagi.<\/p>\n<p>Seiring berjalan waktu, dua orang ahli genetik, Francois Jacob dan Jacques Monod mempublikasi karya mengenai peraturan genetik bakteri pada tahun 1960. Sadar pekerjaan dua ilmuwan tersebut serupa dengan publikasinya, Barbara kemudian merespon publikasi tersebut pada sebuah artikel bertajuk: <em>Some Parallels Between Gene Control Systems in Maize and in Bacteria<\/em>.<\/p>\n<p>Perlahan, teori Barbara tentang unsur-unsur <em>transposable<\/em> dan kontrol gen mulai mendapat kredibilitas. Pada awal tahun 1970-an, ahli biologi molekuler menemukan transposisi pada bakteri dan virus. Mereka mulai melihat bahwa transposisi penting dalam imunologi dan kanker. Para ilmuwan pun memandang penting tranposisi dalam memanipulasi gen agar berfungsi untuk rekayasa gen.<\/p>\n<p>Pada bulan Mei tahun 1971, Barbara menerima <em>National Medal of Science<\/em> dari Presiden Richard Nixon, kemudian diikuti penghargaan puncak hadiah <em>Nobel<\/em> tahun 1983 atas jasanya tentang Fisiologi atau Pengobatan, untuk penemuan unsur genetik seluler.<\/p>\n<p>Di sisa hidupnya, Barbara memilih hidup sendiri. Dia menganggap dirinya sebagai roh bebas, dan terlalu dekat dengan seseorang mungkin akan merampas kebebasan ros tersebut. Dia meninggal pada 2 September 1992.<\/p>\n<p>Sumbangsihnya kini dapat diaplikasikan untuk imunologi dan kanker, serta pembudidayaan tanaman tanpa biji, seperti semangka, jeruk, dan melon tanpa biji.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/un\/biologi-un-sma\/belajar-mutasi-biologi-sma-kelas-12-untuk-persiapan-un-yang-matang\/\" target=\"_blank\">Belajar Mutasi Biologi SMA Kelas 12 untuk Persiapan UN yang Matang<\/a><\/h3>\n<p>Nah, Quipperian sekarang sudah lebih mengerti pengaplikasian teori mutasi genetik pada tanaman, kan? Simak lagi cerita tentang sosok yang berpengaruh lainnya dan pembahasan tentang teori mutasi biologi lainnya di Quipper Video Blog!<\/p>\n<p><strong>Penulis: Rahmat Ali<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hey Quipperian! Sering enggak sih ngerasa mentok banget belajar Biologi? Misalnya, kesusahan memahami bahasa Latin, maupun istilah Biologi lainnya. Meski sebenarnya belajar Biologi merupakan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156446345,"featured_media":140242,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[677994682],"tags":[],"ppma_author":[679386822],"class_list":["post-140232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi-sbmptn"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-04T03:43:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\"},\"headline\":\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\",\"datePublished\":\"2017-09-04T03:43:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":1166,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/09\\\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\",\"articleSection\":[\"Biologi SBMPTN\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/09\\\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-04T03:43:21+00:00\",\"description\":\"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/09\\\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/09\\\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MASUK PTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Biologi SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/biologi-sbmptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":5,\"name\":\"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/quipperhome.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/marketingquipper\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!","description":"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!","og_description":"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2017-09-04T03:43:21+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Quipper Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Quipper Indonesia","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/"},"author":{"name":"Quipper Indonesia","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d"},"headline":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!","datePublished":"2017-09-04T03:43:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/"},"wordCount":1166,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","articleSection":["Biologi SBMPTN"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/","name":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","datePublished":"2017-09-04T03:43:21+00:00","description":"Quipperian, ini ada cerita mengenai keberhasilan seorang ilmuwan yang bergerak di bidang biologi. Pas buat kamu yang lagi belajar teori mutasi biologi!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","width":800,"height":533,"caption":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/ini-dia-orang-pertama-yang-berhasil-mengaplikasikan-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MASUK PTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Biologi SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/biologi-sbmptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":5,"name":"Ini Dia Orang Pertama yang Berhasil Mengaplikasikan Teori Mutasi Biologi Genetik Pada Tumbuhan!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d","name":"Quipper Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Quipper Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/quipperhome.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/marketingquipper\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/8f9d0-blog-image-teori-mutasi-genetik-pada-tumbuhan.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-AtO","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386822,"user_id":156446345,"is_guest":0,"slug":"marketingquipper","display_name":"Quipper Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156446345"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140232"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140232\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140232"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=140232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}