{"id":152622,"date":"2017-12-04T14:09:57","date_gmt":"2017-12-04T07:09:57","guid":{"rendered":"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/?p=152622"},"modified":"2019-08-02T16:53:16","modified_gmt":"2019-08-02T09:53:16","slug":"hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/","title":{"rendered":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-152632\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\" alt=\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah-768x512.jpg 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah-585x390.jpg?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah-263x175.jpg?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Quipperian pasti bingung mengapa di pelajaran Bahasa Indonesia SMA\u00a0kalian harus membuat Teks Cerita Sejarah (TKS)?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Jadi <\/span><span style=\"font-weight:400;\">begini Quipperian<\/span><span style=\"font-weight:400;\">, belajar TKS membantumu untuk mendalami Sejarah enggak hanya sekadar hafalan. Biasanya kan kamu sering banget menghafal nama tokoh dan persitiwa, serta tanggal, bulan, dan tahun peristiwa ketika belajar Sejarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Nah, dengan bantuan Bahasa Indonesia, pemaham kalian mengenai Sejarah akan jauh lebih mudah karena berbasis cerita. Kamu ngerasa seperti baca novel atau cerpen, tapi isinya Sejarah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Lebih <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">gokil<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\"> lagi, dengan bejara TKS, Quipperian sendiri bahkan bisa membuat cerita Sejarah. <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">Tsadis!<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Mahir membuat TKS sangat penting. Kamu tentu ingat bulan September lalu, masyarakat heboh dengan Sejarah Peristiwa 1965. Pro-kontra muncul. Tentu hingar-bingar itu terjadi karena pemahaman Sejarah lemah, dan pihak berseteru hanya bicara seperti ahli, bukan membuat buku (teks). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kamu pasti kepingin kan polemik tak lagi terulang, Makanya belajarlah hingga mahir membuat TKS. Agar Sejarah perjalanan bangsa Indonesia terekam dengan baik dan enak dibaca!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Meski disebut teks cerita, ada beberapa unsur-unsur penting enggak boleh kamu lakukan saat menyusun TKS. Apa saja larangan itu? Langsung saja kita lihat hal-hal yang <em>nggak<\/em> boleh kamu lakuin saat membuat teks cerita sejarah<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Bukan Cerita Fiksi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kamu harus tahu Quipperian bahwa menulis teks sejarah sangat berbeda dengan menulis cerita fiksi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Menulis cerita sejarah tentu bahan bakunya adalah fakta sejarah. Kamu harus menggunakan sumber autoritatif untuk menulis teks sejarah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kamu tentu boleh menggunakan beragam struktur cerita maupun gaya tersendiri, namun fakta sejarah, sumber sejarah juga harus ada. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Bila sumber sejara tidak ada, sama saja kalian mengarang cerita. Membuat cerita fiksi. Jadi, kalian harus jujur melihat fakta peristiwa sejarah dan mencertikannya secara detil dan enak dibaca. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Ingat, jangan mengkhayal atau mengarang sejarah!<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Jangan Anakronis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Anakronis maksudnya adalah berbeda tanggal dan peristiwa. Jadi, misalnya peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi pada 17 Agustus 1945, tapi kamu malah menulis di tanggal, bulan, atau tahun berbeda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Ketika kalian menulis teks sejarah. Periodesasi peristiwa harus jelas. Kapan terjadinya, apa, di mana, siapa pelakunya, bagaimana, dan mengapa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Nah, selain secara penulisan, sumber pun tak boleh anakronis. Misalnya kalian menulis sejarah Perang Jawa. Tentu kalian tak bisa menggunakan sumber koran-koran pada masa revolusi 1945. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Mengapa? Sebab Perang Jawa berlangsung pada 1825-1830, sementara koran-koran pada masa revolusi terjadi pada 1945. Tentu enggak nyambung sih <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Lalu apa pentingnya enggak boleh anakronis? Pertama, tentu kesahihan penulisan teks akan sangat baik, kedua tentu pembaca tidak akan merasa aneh karena periode waktu runut.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Tak Boleh Terpaku Pada Satu Sumber<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Nah, hal ini juga ga kalah penting Quipperian. Kalian jangan hanya berpegang pada satu sumber. Sebab sumber Sejarah harus dikritisi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Mengapa? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Gampangnya gini <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">. Enggak usah jauh jauh deh. Kita ambil aja kejadian terkini. Misalnya, terjadi kasus kecelakaan lalu lintas. Saksi 1 melihat truk menabrak mobil sedan karena menghindari bus yang rem mendadak. Sementara Saksi 2 melihat bus tidak rem mendadak, tapi sopir mengendarai truk secar ugal-ugalan sehingga menabrak mobil. Saksi 3 berkata truk menabrak mobil sedan karena menghindari orang menyebrang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kalau kejadian di atas hendak kamu tulis sebagai fakta tulisan tentu tak bisa satu sumber saja kamu gunakan. Kamu tentu akan tersesat kalau hanya berpegang pada satu sumber. Penelitian komprehensif tentang kecelakaan itu akan membantumu mengungkap kasus kecelakaan tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Sama seperti itu <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">. Jadi kalian enggak bisa menggunakan satu sumber. Karena peristiwa sejarah pun memiliki beragam perspektif. Misalnya sejarah Malari atau 15 Januari. Kamu harus menggunakan sumber resmi pemerintah, media massa, dan kesaksian para mahasiswa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Jadi ketika membuat teks cerita sejarah, kamu harus komprehensif alias komplit. <\/span><\/p>\n<h2><b>4. Hindari Asumsi Sepihak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Asumsimu enggak boleh muncul lho Quipperian. Bila kamu menggunakan asumsi untuk membuat tulisan teks cerita sejarah sama saja kamu mengarang atau mengarahkan peristiwa sejarah sesuai keinginanmu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Misalnya kamu hendak menulis sejarah kematian Kurt Cobain. Di awal penelusuran sumber kamu sudah punya asumsi kalau pentolan band Nirvana itu dibunuh sementara satu pun sumber belum kamu peroleh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Bila asumsimu mendahului penelusuran sumber, maka kerja penelitianmu akan terkotak-kotak. Sumber-sumber penting namun tidak mendukung asumsimu akan kamu tolak mentah-mentah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Itu jelas berbahaya bagi pengungkapan sejarah <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\">guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">! Plis jangan menggunakan asumsi\u00a0ketika membuat teks cerita sejarah. <\/span><\/p>\n<h2><b>5. Tidak Boleh Salah Tulis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Ya, hal ini sebenarnya berlaku umum pada setiap penulisan. Enggak hanya penulisan teks sejarah aja sih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Tapi menjadi penting karena berkaitan dengan warisan informasi untuk generasi seterusnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Misalnya, kamu salah menulis nama tokoh pada salah satu persitiwa. Pada Perang Jawa kamu sebut Imam Bonjol menjadi tokoh pelawan Belanda. Tentu saja kalau tulisanmu dipercaya sebagai sumber kebenaran secara turun menurun maka beberapa generasi akan terkecoh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Hal lainnya dan paling tragis adalah bisa memicu perselisihan. Bila kamu teledor menulis tokoh si anu sebagai pemberontak, sementara tokoh si itu sebagai pahlawan maka kamu secara tidak langsung membuat klaim. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Bila anggota keluarga si anu merasa tersinggung maka kamu bisa kena masalah. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Penulisan sejarah secara hitam-putih seperti itu tentu akan menguras perdebatan karena peristiwa sejarah tak selalu soal menang-kalah, pemberontak-pahlawan, tapi selalu ada gradasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Misalnya, pelukis Raden Saleh enggak selalu dianggap sebagai anak Belanda. Enggak berpihak pada bangsa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Ketika peneliti mulai menelusur karya lukisnya, di situ baru terlihat simbol-simbol perlawanan terhadap Belanda. <\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><i><span style=\"font-weight:400;\">Well guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight:400;\">, begitulah hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan ketika membuat teks cerita sejarah. Kamu harus selalu berpegang teguh pada prinsip di atas untuk menulis teks cerita sejarah. Jangan sampai teledor dan asal-asalan. Kamu enggak mau kan generasi setelahmu menanggung beban sejarah. <\/span><i><span style=\"font-weight:400;\"><strong>Historia Vitae Magistra<\/strong>!<\/span><\/i><\/p>\n<p><strong>Penulis: Rahmat Ali<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian pasti bingung mengapa di pelajaran Bahasa Indonesia SMA\u00a0kalian harus membuat Teks Cerita Sejarah (TKS)? Jadi begini Quipperian, belajar TKS membantumu untuk mendalami Sejarah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156446345,"featured_media":152632,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384860,679384888],"tags":[],"ppma_author":[679386822],"class_list":["post-152622","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-mapel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-12-04T07:09:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-02T09:53:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\"},\"headline\":\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\",\"datePublished\":\"2017-12-04T07:09:57+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-02T09:53:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":867,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\",\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Mapel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\",\"datePublished\":\"2017-12-04T07:09:57+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-02T09:53:16+00:00\",\"description\":\"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bahasa Indonesia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/quipperhome.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/marketingquipper\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!","description":"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!","og_description":"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2017-12-04T07:09:57+00:00","article_modified_time":"2019-08-02T09:53:16+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Quipper Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Quipper Indonesia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/"},"author":{"name":"Quipper Indonesia","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d"},"headline":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!","datePublished":"2017-12-04T07:09:57+00:00","dateModified":"2019-08-02T09:53:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/"},"wordCount":867,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","articleSection":["Bahasa Indonesia","Mapel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/","name":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","datePublished":"2017-12-04T07:09:57+00:00","dateModified":"2019-08-02T09:53:16+00:00","description":"Quipperian! Jangan sampai kalian melakukan kesalahan-kesalahan ini saat membuat teks cerita sejarah ya! Penasaran? yuk cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","width":800,"height":533,"caption":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bahasa Indonesia","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/bahasa-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Hindari 5 Kekeliruan Fatal Dalam Membuat Teks Cerita Sejarah!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d","name":"Quipper Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Quipper Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/quipperhome.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/marketingquipper\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/59d1e-hindari-5-kekeliruan-fatal-dalam-membuat-teks-cerita-sejarah.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-DHE","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386822,"user_id":156446345,"is_guest":0,"slug":"marketingquipper","display_name":"Quipper Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156446345"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=152622"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152622\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":273528,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/152622\/revisions\/273528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=152622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=152622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=152622"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=152622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}