{"id":180082,"date":"2018-04-16T13:45:03","date_gmt":"2018-04-16T06:45:03","guid":{"rendered":"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/?p=180082"},"modified":"2021-11-24T22:12:59","modified_gmt":"2021-11-24T15:12:59","slug":"materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/","title":{"rendered":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-180132\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\" alt=\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-263x175.png?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, apakah kalian sudah siap menghadapi SBMPTN Sejarah yang akan diselenggarakan sebentar lagi? Selain banyak-banyak membaca materi, kamu juga harus rajin mengerjakan latihan soalnya, ya. Sebab, lewat latihan-latihan soal itulah kamu bisa menebak pola pertanyaan dan cara menjawab cepat.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Well, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebelum kalian latihan soal nanti, ada baiknya perdalam dulu materi yang mau dipelajari, Quipperian. Kali ini Quipper Video Blog mau mengajak kalian untuk mempelajari peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Seperti apa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">peninggalannya dan apa dampaknya bagi kebudayaan Indonesia di masa kini? Yuk, kita simak penjabarannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Beberapa Teori tentang Proses Masuknya Agama &amp; Kebudayaan Hindu-Buddha<\/b><\/h2>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/7c1fc-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini3.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-215572\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/7c1fc-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini3.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/a><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, Indonesia punya beragam latar belakang budaya, termasuk agama dan tradisi. Indonesia merupakan negara yang punya banyak aliran kepercayaan dan kebudayaan, bukan hanya satu saja. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, menurut sejarah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nih, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Hindu-Buddha merupakan agama dan kebudayaan yang paling pertama masuk ke Indonesia. Ada pula beberapa teori (hipotesis) terkait proses masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Apa saja teorinya?<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong> Teori Waisya<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini dikemukakan oleh N.J. Krom. Menurut Krom, para pedagang dari India-lah (kasta waisya) yang membawa masuk agama dan kebudayaan Hindu Buddha ke Indonesia. Para pedagang kuno ini datang dan menetap di Indonesia, kemudian berinteraksi sekaligus memperkenalkan dan menyebarkan agama dan kebudayaan asal mereka pada masyarakat Indonesia.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong> Teori Kesatria<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini dikemukakan oleh F.D.K. Bosch. Kalau menurut Bosch, agama dan kebudayaan Hindu Buddha dibawa oleh para prajurit (kestaria) yang kalah dan jenuh terhadap peperangan yang sering terjadi di India. Mereka akhirnya pergi dari India dan menetap di Indonesia. Di Indonesia, para kesatria ini mendirikan koloni-koloni sebagai tempat tinggal mereka.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong> Teori Brahmana<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini dikemukakan oleh J.C. van Leur. Menurut van Leur, zaman dulu pemimpin suku atau raja-raja Indonesia mengundang para brahmana dari India untuk datang ke Indonesia dalam rangka melegitimasi kekuasaan sehingga kedudukan mereka bisa sejajar dengan kedudukan raja-raja dari India.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong> Teori Arus Balik<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini dikemukakan oleh G. Coedes. Lain lagi menurut Coedes, ia berpendapat bahwa agama dan kebudayaan Hindu Budda dikembangkan dan disebarluaskan sendiri oleh masyarakat Indonesia. Awalnya bangsa Indonesia datang berkunjung ke India untuk mempelajari agama Hindu Buddha, kemudian mereka pulang dengan membawa pengetahuannya lalu menyebarluaskan agama dan kebudayaan Hindu Buddha di Indonesia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Peninggalan dalam Bidang Bahasa dan Sastra<\/b><\/h2>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/31c67-kenali-ragam-istilah-peristiwa-1965-agar-kalian-tak-lagi-keliru5.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-214782\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/31c67-kenali-ragam-istilah-peristiwa-1965-agar-kalian-tak-lagi-keliru5.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/a><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bidang bahasa dan sastra, peninggalan kebudayaan Hindu Buddha banyak dipengaruhi oleh kebudayaan India. Sebut saja kisah Ramayana dan Mahabarata yang banyak disadur dan jadi acuan penulisan karya sastra zaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">now. <\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karya sastra Hindu Buddha umumnya menggunakan huruf palawa dan bahasa Sansekerta serta bersifat \u201cistanasentris\u201d karena kisah penulisan hanya berkisar pada tema tentang lingkungan istana saja. Nah, berikut ini beberapa karya sastra yang lahir pada zaman Hindu Buddha.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong><i>Arjunawiwaha<\/i> karya Mpu Kanwa<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karya ini dibuat saat pemerintahan Kerjaan Kediri masa pemerintahan Jayabaya. Kitab ini bertujuan untuk menghormati Raja Airlangga dan bercerita tentang pernikahan Airlangga.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><i>Bharatayudha<\/i> karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh disusun Raja Jayabaya, Kediri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh ini merupakan saduran dari epos India yang menggambarkan kisah perang saudara antara Jengala dan Kediri. Kisah perang saudara ini digambarkan seperti pertempuran antara Pandawa dan Kurawa.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><i>Gatotkacasraya<\/i> karya Mpu Panuluh dibuat pada masa Kerajaan Kediri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab ini bercerita tentang kepahlawanan Gatotkaca ketika mempersatukan cinta Abimayu dan Siti Sundhari.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong><i>Sutasoma<\/i> karya Mpu Tantular yang ditulis pada masa Kerajaan Majapahit<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yup, semboyan negara kita yakni \u201cBhinneka Tunggal Ika\u201d diambil dari kitab ini, Quipperian. Kitab ini bercerita tentang Sutasoma, seorang pangeran yang menjadi seorang Buddha.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong><i>Negarakertagama<\/i> karya Mpu Prapanca disusun pada masa Raja Hayam Wuruk, Majapahit<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab ini bercerita tentang Kerajaan Majapahit yang sangat megah di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Selain itu, kitab ini juga memuat silsilah Raja Hayam Wuruk.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong><i>Pararaton, <\/i>peninggalan Kerajaan Singasari hingga Kerajaan Majapahit<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab ini berisi tentang silsilah Raja-Raja Singasari hingga Raja-Raja Majapahit. Dalam kitab ini terdapat banyak kisah-kisah mistis, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho.<\/span><\/i><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><strong><i>Sundayana<\/i> kitab dari Kerajaan Padjajaran<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kitab yang satu ini menceritakan sejarah Kerajaan Sunda Padjajaran dan Perang Bubat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Peninggalan dalam Bidang Seni Relief<\/b><\/h2>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/acaac-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini4.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-215562\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/acaac-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini4.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/a><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak peninggalan Hindu Buddha dalam bidang seni relief atau bangunan. Misalnya candi, stupa, arca, wihara, keraton, petirtaan, gapura, dan pertapaan. Peninggalan Hindu Buddha yang sampai sekarang masih bisa kita lihat dengan mata kepala sendiri adalah candi. Candi merupakan salah satu karya seni bangunan peninggalan kerajaan Hindu Buddha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Candi Hindu Buddha ini dapat dibedakan menurut fungsi dan bentuknya, Quipperian. Nah, Candi Hindu sendiri banyak tersebar di wilayah Jawa Timur, sedangkan Candi Buddha banyak tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Sumatra. Supaya lebih jelas, coba simak tabel perbedaan di bawah ini, ya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/8ca4d-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-1.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-180092\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/8ca4d-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-1.png\" alt=\"\" width=\"857\" height=\"545\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/cead2-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-2.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-180102\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/cead2-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-2.png\" alt=\"\" width=\"845\" height=\"720\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/5f74f-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-3.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-180112\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/5f74f-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini-biar-sbmptn-sejarah-kamu-makin-lancar-3.png\" alt=\"\" width=\"847\" height=\"684\" \/><\/a><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana, Quipperian? Apakah materi peninggalan kebudayaan Hindu Buddha di atas cukup membantu kamu? Nah, kalau kalian ingin belajar lebih banyak lagi tentang materi Sejarah atau apapun yang menyangkut SBMPTN, kalian bisa banget <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">gabung di <\/span><a href=\"https:\/\/learn.quipper.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/learn.quipper.com\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian bisa menemukan berbagai materi mata pelajaran yang akan diujikan di SBMPTN, mengunduh catatan, menonton video, dan latihan soal. Belajar buat SBMPTN pun jadi menyenangkan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nggak <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membosankan. Tunggu apa lagi? Buruan daftar dan tetap semangat ya, Quipperian!<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/learn.quipper.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/learn.quipper.com\/<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Penulis:<\/strong> <strong>Serenata<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian, apakah kalian sudah siap menghadapi SBMPTN Sejarah yang akan diselenggarakan sebentar lagi? Selain banyak-banyak membaca materi, kamu juga harus rajin mengerjakan latihan soalnya,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156446345,"featured_media":180132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384888,679384881],"tags":[14661],"ppma_author":[679386822],"class_list":["post-180082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mapel","category-sejarah","tag-sejarah"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penasaran tentang teori proses masuknya agama &amp; peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penasaran tentang teori proses masuknya agama &amp; peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-16T06:45:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-11-24T15:12:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\"},\"headline\":\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\",\"datePublished\":\"2018-04-16T06:45:03+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-24T15:12:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/\"},\"wordCount\":822,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/04\\\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\",\"keywords\":[\"Sejarah\"],\"articleSection\":[\"Mapel\",\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/\",\"name\":\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/04\\\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\",\"datePublished\":\"2018-04-16T06:45:03+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-24T15:12:59+00:00\",\"description\":\"Penasaran tentang teori proses masuknya agama & peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/04\\\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/04\\\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/sejarah\\\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/quipperhome.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/marketingquipper\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!","description":"Penasaran tentang teori proses masuknya agama & peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!","og_description":"Penasaran tentang teori proses masuknya agama & peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2018-04-16T06:45:03+00:00","article_modified_time":"2021-11-24T15:12:59+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","type":"image\/png"}],"author":"Quipper Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Quipper Indonesia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/"},"author":{"name":"Quipper Indonesia","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d"},"headline":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!","datePublished":"2018-04-16T06:45:03+00:00","dateModified":"2021-11-24T15:12:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/"},"wordCount":822,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","keywords":["Sejarah"],"articleSection":["Mapel","Sejarah"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/","name":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","datePublished":"2018-04-16T06:45:03+00:00","dateModified":"2021-11-24T15:12:59+00:00","description":"Penasaran tentang teori proses masuknya agama & peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha? Yuk, baca penjelasan versi seru materi tersebut di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","width":800,"height":533,"caption":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/sejarah\/materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Yuk, Perdalam Materi Peninggalan Kebudayaan Hindu-Buddha Ini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d","name":"Quipper Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Quipper Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/quipperhome.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/marketingquipper\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/4c356-yuk-perdalam-materi-peninggalan-kebudayaan-hindu-buddha-ini.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-KQy","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386822,"user_id":156446345,"is_guest":0,"slug":"marketingquipper","display_name":"Quipper Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156446345"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180082"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":296351,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180082\/revisions\/296351"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180082"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=180082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}