{"id":199002,"date":"2022-10-24T14:23:00","date_gmt":"2022-10-24T07:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/?p=199002"},"modified":"2023-02-03T18:10:14","modified_gmt":"2023-02-03T11:10:14","slug":"materi-teks-anekdot-kelas-x","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/","title":{"rendered":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"853\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-306735\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp 1280w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323-768x512.webp 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323-1200x800.webp 1200w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323-1170x780.webp 1170w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323-585x390.webp?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323-263x175.webp?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Quipperian suka membaca cerita lucu? Pasti suka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, apalagi jika cerita tersebut mirip dengan apa yang terjadi di kehidupan sekitar kita, tapi dikemas dengan begitu menarik hingga membuat kita tertawa. Namun, pernahkah Quipperian menyadari kalau di balik cerita lucu tersebut terdapat pesan tersirat yang ingin disampaikan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, cerita tersebut sering disebut dengan teks anekdot. Teks anekdot memang ditulis dengan gaya bahasa sehari-hari. Tema yang diangkat pun tak jauh dari hal-hal yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa yang ringan, teks anekdot pun sangat mudah dicerna. Lalu, seperti apa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ciri-ciri sebuah tulisan disebut yang sebagai teks anekdot? Bagaimana contoh teks anekdot yang baik? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasan berikut!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Pengertian Teks Anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa pengertian termasuk dari para ahli untuk menjelaskan pengertian teks anekdot nih. Menurut Danandjaja, teks anekdot adalah kisah fiktif dan lucu di mana tokohnya diambil dari seseorang di dunia nyata. Sedangkan Muthiah mengartikan teks anekdot sebagai teks yang isinya pengalaman yang disampaikan orang lain untuk menghibur.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI mengartikan pengertian teks anekdot adalah cerita singkat menarik yang lucu dan menggemaskan. Jika ditarik dari sejumlah pengertian tersebut, teks anekdot adalah teks yang berisikan hal lucu yang menceritakan tokoh dalam dunia nyata lewat kisah fiktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, teks anekdot berisikan cerita fiksi yang disajikan berdasarkan kisah dari kehidupan nyata dan biasanya melibatkan orang terkenal. Teks ini dulu cukup populer pada saat media massa cetak masih berjaya. Sebab, teks anekdot menjadi salah satu bagian rubrik hiburan para pembaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, dalam rubrik anekdot, cerita lucu biasanya berisikan kritik-kritik sosial mengenai kehidupan sehari-hari. Kini, teks anekdot tak hanya berseliweran di media massa cetak, melainkan juga media sosial. Biasanya, teks anekdot <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">zaman now <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">itu berseliweran dalam bentuk meme, cuplikan dialog lucu dalam sebuah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">postingan<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> Instagram, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa Saja Jenis Teks Anekdot?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa jenis teks anekdot berdasarkan sifat kejadian, bentuk cerita, dan tujuan penulisannya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Teks anekdot yang dibuat berdasarkan sifat kejadiannya dibagi menjadi teks anekdot fiksi dan non-fiksi. Teks anekdot fiksi merupakan teks yang berisikan kejadian lucu dengan latar tempat dan waktu yang fiktif atau tidak pernah ada.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut bisa diketahui jika latar tempat ceritanya berada di negara fiksi atau bahkan mengambil tempat yang bersifat legenda atau mitos seperti kayangan. Sementara itu, teks anekdot non-fiksi diartikan sebagai teks yang mengambil tempat waktu yang nyata atau benar-benar ada dan terjadi. Misal, sebuah teks anekdot yang di dalamnya menyebutkan seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">public figure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan berlatar Kota Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, teks anekdot yang ditulis berdasarkan bentuk cerita dibagi menjadi teks anekdot lisan dan tertulis. Teks yang ditulis dengan bentuk lisan akan ditulis dengan bentuk percakapan dua orang atau lebih dan isi teks akan dijabarkan lewat percakapan orang tersebut. Hasilnya, seolah-olah kita sedang memperhatikan tokoh teks yang sedang berbicara satu sama lain. Sedangkan, teks yang dibuat tertulis lebih bersifat narasi atau Quipperian akan menulis alur cerita dalam bentuk paragraf singkat dan menggunakan kata ganti orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis teks anekdot terakhir adalah teks yang ditulis karena memiliki tujuan tertentu dalam penulisannya yaitu teks anekdot kritik, nasihat, dan hiburan. Teks anekdot kritik berisi tentang kritik atau tidak setujunya penulis terhadap suatu kebijakan atau peraturan. Biasanya teks ini diarahkan kepada pemerintah atau instansi lainnya. Lalu ada anekdot nasihat yang berisi pesan atau wejangan yang perlu Quipperian pahami sebagai pembelajaran. Terakhir, teks anekdot hiburan yang dibuat dengan tujuan hiburan semata, tanpa memiliki maksud tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Fungsi dan Tujuan Teks Anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teks anekdot tentunya memiliki fungsi dan tujuan. Fungsi dari teks anekdot ada dua, yakni fungsi primer dan sekunder. Fungsi primer dari teks anekdot adalah sebagai sarana atau wahana ekspresi yang berhubungan dengan ketidakpuasan, kejengkelan, kemarahan, dan sebagainya. Lalu, fungsi sekundernya ialah bahan hiburan, analogi, atau contoh dalam menjelaskan sesuatu, penarik perhatian, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi tersebut secara tak langsung berkaitan dengan tujuan adanya teks anekdot. Tujuan teks anekdot terbagi menjadi tiga. Pertama, menyampaikan kritikan secara tak langsung dengan cara sindiran pada layanan publik di bidang hukum, politik, lingkungan, dan sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, membangkitkan atau menggairahkan tawa untuk menghibur pembaca. Dan, ketiga, mengungkapkan suatu kebenaran yang lebih umum dari kisah singkat itu sendiri atau untuk melukiskan suatu sifat dengan ringan.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Ciri-Ciri Teks Anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih mengetahui mengenai teks anekdot, kamu harus tahu seperti apa ciri-cirinya. Adapun, ciri-ciri dari teks anekdot cukup mudah dipahami. Pertama, teks anekdot itu pada dasarnya ialah cerita fiksi atau percakapan singkat dengan gambaran realistis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, anekdot itu bersifat menggelitik, lucu, jengkel, dan konyol. Ketiga, isinya menyindir secara tidak langsung. Dan, keempat, di dalamnya terkandung tokoh, latar, rangkaian peristiwa, pelajaran, dan nasihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat ciri ini merupakan ciri utama dari teks anekdot. Adapun, ciri khusus yang kiranya harus kamu ketahui, yakni biasanya tokohnya merupakan figur yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, misalnya figur selebriti, politikus, dan sosok lainnya yang sudah diketahui publik secara luas. Bahkan, sekarang ada saja tokoh dalam teks anekdot yang menggunakan pencitraan suatu pekerjaan tertentu, seperti polisi, tentara, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Struktur Teks Anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam teks anekdot terdapat struktur utama pembangunnya. Struktur tersebut terbagi menjadi lima bagian, yakni abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Berikut pengertiannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Abstraksi ialah bagian awal dari teks yang berfungsi memberikan gambaran secara jelas mengenai isi. Biasanya, bagian ini menunjukkan hal unik yang terdapat di dalam teks. Abstraksi dalam anekdot pada dasarnya bersifat opsional, boleh ada dan tidak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orientasi ialah bagian yang menunjukkan latar belakang bagaimana peristiwa terjadi atau bagian yang menunjukkan awal kejadian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Krisis ialah bagian bertujuan menghibur dan tidak berisi orang penting. <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reaksi ialah bagian yang berisi cara penulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis. Jadi, pada bagian ini kamu akan menangkap bagaimana cara penulis menyelesaikan masalah yang sudah dihadapi dalam cerita dengan caranya sendiri. <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koda ialah bagian akhir dari cerita unik. Pada bagian ini bisa juga berisikan simpulan &nbsp;tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang ditulis. Bagian ini bersifat opsional.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Syarat pembuatan teks anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk Quipperian yang ingin membuat teks anekdot, terdapat syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan teks ini. Syarat yang pertama adalah teks anekdot harus bersifat lucu, jadi isi teks haruslah berisi hal yang bisa membuat pembaca tertawa. Lalu, teks anekdot juga harus memiliki inti tulisan, entah itu opini atau fakta berdasarkan kejadian yang ada di masyarakat. Terakhir, gaya penulisan harus mudah dipahami oleh semua kalangan, sehingga bisa ditulis secara informal.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Unsur pembuatan teks anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teks anekdot memiliki beberapa unsur yang menjadi pendukung dalam penulisannya. Unsur tersebut adalah tokoh, alur, dan latar. Tokoh adalah orang atau hewan yang menjadi partisipan dalam teks anekdot yang ditulis. Alur dalam teks anekdot akan membantu pembaca dalam memahami isi teks lewat rangkaian cerita yang saling menyambung. Sedangkan, latar adalah tempat terjadinya peristiwa dalam teks anekdot.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Kaidah dalam pembuatan teks anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian juga harus mengetahui kaidah yang harus dipatuhi dalam pembuatan teks anekdot <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kaidah ini akan membantu dalam membuat teks anekdot yang baik dan isi tulisannya pun bisa sampai ke pembaca. Kaidah tersebut adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak menggunakan keterangan waktu seperti pada suatu hari, pada sore hari yang terang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering menggunakan kata kerja seperti menulis, berjalan, berlari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan konjungsi penerang atau penjelas seperti oleh karena itu, akibatnya, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan kalimat perintah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Teks anekdot vs teks humor<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, meskipun anekdot ditulis dengan <strong>bahasa<\/strong> yang lucu, terdapat sejumlah hal yang membedakan antara teks anekdot dan teks humor. Teks anekdot dapat ditulis berdasarkan kejadian nyata atau fiksi, sedangkan teks humor selalu ditulis berdasarkan kejadian yang tidak nyata. Lalu, isi teks anekdot juga ditulis tentang masalah seorang tokoh publik terkenal, berbeda dengan teks humor yang lebih membahas masalah masyarakat pada kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teks anekdot juga sering memiliki isi berupa kritik atau pendapat tentang kejadian yang sedang terjadi, sedangkan teks humor selalu berisi hiburan tanpa kritik terhadap oknum tertentu. Intinya, teks humor dibuat semata-mata untuk hiburan pembaca, sedangkan teks anekdot memiliki isi yang lebih berat dengan kritik yang termuat di dalamnya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Persamaan dan Perbedaan dengan Teks Humor<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali, banyak orang sulit membedakan antara teks anekdot dengan teks humor. Tak jarang, banyak yang menyamakan kedua teks tersebut. Memang keduanya memiliki persamaan. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara anekdot dengan humor, kamu harus tahu dulu pengertian dari teks humor. Secara sederhana, teks humor adalah teks yang berisi rangsangan yang cenderung secara spontan memancing tawa atau senyum para pembaca atau pendengar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah kita tahu pengertiannya, sekarang masuk ke dalam persamaan dan perbedaannya. Mulai dari persamaannya, pada dasarnya, persamaan teks anekdot dan teks humor ialah dibuat untuk membuat orang tertawa karena isinya lucu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, perbedaannya cukup banyak. Anekdot bertujuan untuk menyindir seseorang yang biasanya merupakan orang penting. Sedangkan, humor bertujuan menghibur dan tidak berisi sindiran kepada orang penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan kedua, dalam anekdot terdapat kritik, sedangkan pada humor tak ada kritik. Ketiga, teks anekdot isinya terstruktur, sedangkan humor isinya tak terstruktur. Dan, perbedaan keempat ialah pada teks anekdot menggunakan bahasa yang sopan dan penulisan baku, sedangkan pada teks humor terkadang mengandung bahasa yang kurang sopan sebagai humor.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Contoh teks anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan Quipperian dalam memahami teks anekdot, berikut satu contoh teks anekdot. Yuk, simak bersama!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari Jumat di tengah panas yang terik, Pak Hadi sedang mendengarkan khotbah singkat dari ustaz sambil menunggu waktunya Salat Jumat.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ustaz: Saat ini kita harus waspada karena setan dapat menggoda kita dengan cara apa saja yang ada di sekitar kita.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Hadi: (Sambil menguap).<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ustaz: Menguap saat mendengar khotbah bisa jadi cara setan menggoda kita agar tertidur.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Hadi: (Merasa tersinggung, sambil menggaruk kepalanya) .<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ustaz: Menggaruk kepala juga bisa cara setan menggoda agar kita tidak fokus saat salat.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Hadi: (Berusaha menghilangkan emosi dengan melihat keluar masjid melalui jendela)<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ustaz: Melamun sambil melihat yang tidak pasti juga salah satu cara setan menggoda kita.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Hadi: (Berdiri sambil berteriak ke ustaz) Setan juga bisa menyerupai ustaz, Pak!<\/span><\/i><\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/contoh-soal-teks-anekdot\/\">Simak 5 Contoh Soal Teks Anekdot Kelas X Ini Biar Ujian Bahasa Indonesia Lancar!<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<h2><strong>Langkah-Langkah pembuatan teks anekdot<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Quipperian yang ingin membuat teks anekdot, terdapat langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk membuat teks yang baik. Langkah pertama adalah menentukan ide cerita yang akan ditulis. Tentukan apa yang ingin kamu tulis, apakah berisikan tentang kritik, nasihat atau hiburan semata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, tentukan tokoh yang akan ditulis. Akan lebih baik jika tokoh merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">public figure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terkenal di masyarakat agar pembaca langsung mengerti arah tulisan yang dibuat. Terakhir, pastikan juga peristiwa yang akan digambarkan pada tulisan sudah semirip mungkin dengan apa yang sedang terjadi, sehingga memudahkan pembaca dalam merangkai alur peristiwa dalam tulisan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang Quipperian sudah tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, cara membuat teks anekdot yang baik. Pastikan jika Quipperian memiliki bahan menarik untuk dibahas dalam gaya bahasa yang lucu, karena sejumlah peristiwa tidak bisa diceritakan dengan cara menghibur. Lalu, selalu kaitkan tulisan dengan fenomena yang marak terjadi, dan posisikan si tokoh di sisi masyarakat, sehingga Quiperrian dapat menulis kritik dan opini yang menggambarkan pendapat masyarakat secara umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan mengenai materi teks anekdot. Kalau kamu ingin lebih paham lagi mengenai teks anekdot, maka kamu harus menonton video pembelajaran dari Quipper Video, nih. Caranya mudah, cukup bergabung bersama Quipper Video<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan bergabung, kamu akan memiliki akses beragam video pembelajaran dari tutor-tutor kece nan profesional. Tak percaya? Buruan daftar!<\/span><\/p>\n<p><strong>Penulis: Muhammad Khairil<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Quipperian suka membaca cerita lucu? Pasti suka dong, apalagi jika cerita tersebut mirip dengan apa yang terjadi di kehidupan sekitar kita, tapi dikemas&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156447303,"featured_media":306735,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[679384860,679384888],"tags":[679386717],"ppma_author":[679386823,679386834],"class_list":["post-199002","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-mapel","tag-materi-bahasa-indonesia-kelas-10"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-24T07:23:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-03T11:10:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wilman Juniardi, Riska Andriyani, S.Pd.\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wilman Juniardi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Wilman Juniardi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e\"},\"headline\":\"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap\",\"datePublished\":\"2022-10-24T07:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-03T11:10:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/\"},\"wordCount\":1827,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\",\"keywords\":[\"Materi Bahasa Indonesia Kelas 10\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Mapel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/\",\"name\":\"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\",\"datePublished\":\"2022-10-24T07:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-03T11:10:14+00:00\",\"description\":\"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/materi-teks-anekdot-kelas-x\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bahasa Indonesia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e\",\"name\":\"Wilman Juniardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g47d3f59ef50f58e7db6da1f73bb514ec\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Wilman Juniardi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/wilmanjuniardi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap","description":"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap","og_description":"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2022-10-24T07:23:00+00:00","article_modified_time":"2023-02-03T11:10:14+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wilman Juniardi, Riska Andriyani, S.Pd.","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Wilman Juniardi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/"},"author":{"name":"Wilman Juniardi","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e"},"headline":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap","datePublished":"2022-10-24T07:23:00+00:00","dateModified":"2023-02-03T11:10:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/"},"wordCount":1827,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","keywords":["Materi Bahasa Indonesia Kelas 10"],"articleSection":["Bahasa Indonesia","Mapel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/","name":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","datePublished":"2022-10-24T07:23:00+00:00","dateModified":"2023-02-03T11:10:14+00:00","description":"Nyari materi teks anekdot? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, struktur hingga contohnya lengkap","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/materi-teks-anekdot-kelas-x\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bahasa Indonesia","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/bahasa-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Memahami Materi Teks Anekdot dengan Mudah dan Lengkap"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e","name":"Wilman Juniardi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g47d3f59ef50f58e7db6da1f73bb514ec","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Wilman Juniardi"},"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/wilmanjuniardi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/pexels-mental-health-america-mha-5531323.webp","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-PLI","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386823,"user_id":156447303,"is_guest":0,"slug":"wilmanjuniardi","display_name":"Wilman Juniardi","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","author_category":"","user_url":"","last_name":"Juniardi","first_name":"Wilman","job_title":"","description":""},{"term_id":679386834,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"riska-andriyani","display_name":"Riska Andriyani, S.Pd.","avatar_url":{"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/RiskaAAAndriyani.png","url2x":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/RiskaAAAndriyani.png"},"author_category":"","user_url":"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/riska-andriyani-085806223\/","last_name":"Andriyani","first_name":"Riska","job_title":"","description":"<span><strong>Bahasa Indonesia<\/strong><\/span>\r\n<p>Riska Andriyani lulusan dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia, pengalaman mengajar sebagai guru selama 10 tahun lebih, memulai karir sebagai guru di International Islamic Boarding School dan tutor guru di bimbingan belajar Ganesha Operation<\/p>\r\n\r\n<div class=\"super-guru\">\r\n        <div class=\"guru-univ\">\r\n                <div class=\"guru-univ-icon\">\r\n                        <img src=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/super-campus.webp\" alt=\"super universitas\" \/>\r\n                <\/div>\r\n                <div>\r\n                        <span>Universitas Pendidikan Indonesia<\/span>\r\n                <\/div>\r\n        <\/div>\r\n        <div class=\"guru-major\">\r\n                <div class=\"guru-major-icon\">\r\n                        <img src=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/super-majors.webp\" alt=\"super jurusan\" \/>\r\n                <\/div>\r\n                <div>\r\n                        <span>Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia<\/span>\r\n                <\/div>\r\n        <\/div>\r\n<\/div>"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199002","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156447303"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199002"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199002\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":306737,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199002\/revisions\/306737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/306735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199002"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199002"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199002"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=199002"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}