{"id":225731,"date":"2018-12-13T13:58:54","date_gmt":"2018-12-13T06:58:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/?p=225731"},"modified":"2021-11-24T20:32:02","modified_gmt":"2021-11-24T13:32:02","slug":"perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/","title":{"rendered":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225801\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots-263x175.png?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, Menristekdikti telah memastikan bahwa akan ada tipe soal HOTS pada SBMPTN 2019 mendatang. Dilihat dari jenis materi uji, pada SBMPTN 2019 juga akan ada perubahan, yaitu bukan lagi TKPA dengan TKD Saintek\/Soshum, melainkan Tes Potensi Skolastik (TPS) dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek\/Soshum. Melalui <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">press release<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-nya pada tanggal 22 Oktober 2018, Menristekdikti pun memastikan bahwa tipe soal HOTS hanya akan ada pada TKA saja, bukan TPS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa melalui TPS, calon mahasiswa akan diukur kemampuan kognitif, logika\/nalar, serta pemahaman umumnya. Sementara itu melalui TKA dengan soal HOTS, para calon mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisis sebagai bekal penting persaingan di era digital saat ini. Kalau begitu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan tipe soal HOTS? Apa bedanya dengan soal lainnya? Apa saja yang mendasari suatu soal dikatakan mengandung HOTS? Apakah soalnya sudah pasti sulit? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak dengan baik penjelasan berikut ya, Quipperian!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Asal Mula Soal Tipe HOTS<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">HOTS merupakan singkatan dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Higher Order Thinking Skills<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Istilah ini pertama kali muncul sebagai salah satu buah pikir seorang psikolog pendidikan Amerika, Benjamin Samuel Bloom. Salah satu kontribusi beliau untuk pendidikan terbit pada tahun 1956 melalui buku <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Taxonomy of Educational Objectives<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (Taksonomi Tujuan Pendidikan) yang intinya menjelaskan bahwa tujuan pendidikan memiliki tiga aspek utama, yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (emosi dan sikap), serta psikomotorik (aktivitas fisik).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap aspek kemudian memiliki taksonomi atau klasifikasi untuk mencapai tujuan akhir pendidikan, seperti meningkatnya kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotorik peserta didik yang kelak berguna untuk menghadapi persaingan di masa depan. Taksonomi yang dibuat oleh Bloom dari tingkat terendah hingga tertinggi adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">knowledge<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (pengetahuan), <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">comprehension<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (pemahaman), <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">application<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (penerapan), <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">analysis<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (analisis), <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">synthesis<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (perpaduan), dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">evaluation<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> (penilaian). Klasifikasi tersebut, kemudian direvisi oleh David Reading Krathwohl, seorang psikolog pendidikan dari Amerika, bersama dengan Lorin W. Anderson pada tahun 2000. Urutan taksonomi yang dibuat oleh mereka sebagai bentuk penyempurnaan Taksonomi Bloom adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/2c0ad-soal-hots-1.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225791\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/2c0ad-soal-hots-1.jpg\" alt=\"\" width=\"847\" height=\"622\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a. Tingkat terendah dari Taksonomi Bloom versi revisi adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">remember<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau mengingat. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s<\/span><\/em> <em><span style=\"font-weight: 400;\">Cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan contoh dari bangun ruang berupa \u2026.\u201d Jawabannya adalah kubus. Soal tersebut hanya meminta siswa untuk mengandalkan ingatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b. Tingkat berikutnya adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">understand<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau memahami. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201cJumlah sisi sejajar yang dimiliki kubus adalah \u2026.\u201d Jawabannya, sisi depan kubus sejajar dengan sisi belakang, sisi atas dengan bawah, dan kanan dengan kiri. Berdasarkan ingatan tersebut, siswa dapat memahami bahwa kubus memiliki 3 pasang sisi yang berhadapan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c. Tingkat selanjutnya dari taksonomi di atas adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">apply<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menerapkan. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201cJumlah sisi sejajar yang dimiliki <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s<\/span><\/em> <em><span style=\"font-weight: 400;\">cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah \u2026.\u201d Kita telah mengingat bahwa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> berbentuk serupa dengan kubus dan kita memahami bahwa setiap kubus memiliki 3 pasang sisi yang berhadapan. Dengan demikian, kita bisa mengaplikasikan bahwa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki 3 pasang sisi yang berhadapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d. Ketiga klasifikasi sebelumnya dinamakan dengan tipe soal LOTS (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Lower Order Thinking Skills<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) atau kemampuan berpikir tingkat rendah. Sementara itu, tingkat berikutnya merupakan tingkat pertama dari HOTS, yaitu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">analyze<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menganalisis. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201cJika suatu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki sisi sebesar 6 cm maka panjang diagonal sisinya adalah \u2026.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis bahwa setiap sisi dari kubus merupakan persegi dan persegi dapat dilihat sebagai 2 segitiga siku-siku berikut:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/715c1-soal-hots-2.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225771\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/715c1-soal-hots-2.png\" alt=\"\" width=\"136\" height=\"110\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari hasil analisis di atas, kita memperoleh informasi bahwa panjang diagonal sisi yang ditanyakan pada soal sama dengan nilai sisi miring segitiga siku-siku yang nilainya dapat diperoleh melalui teorema phytagoras sehingga diperoleh nilai 6\u221a2 cm sebagai jawaban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">e. Tingkat HOTS berikutnya adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">evaluate<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berarti mengevaluasi atau menilai. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201cJika suatu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki sisi sebesar 6 cm maka panjang diagonal ruangnya adalah \u2026.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawab:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> pada soal dimisalkan sebagai kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 6 cm. Salah satu diagonal ruang kubus tersebut adalah BH. Jika diperhatikan lebih lanjut, BH memiliki hubungan dengan diagonal sisi AH dan rusuk AB, yaitu ketiga sisi membentuk segitiga siku-siku ABH seperti berikut: <\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/fb3b5-soal-hots-3.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225781\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/fb3b5-soal-hots-3.png\" alt=\"\" width=\"362\" height=\"150\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan hasil analisis di atas, besarnya diagonal ruang <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">rubik<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">s cube<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat diperoleh dengan mengevaluasi panjang diagonal ruang BH menggunakan teorema phytagoras pada segitiga ABH sehingga diperoleh nilai 6\u221a3 cm sebagai jawaban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">f. Tingkat tertinggi pada Taksonomi Bloom versi revisi adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">create<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menciptakan. Contoh dari soal tipe ini misalnya, \u201cDiketahui suatu kubus ABCD.EFGH memiliki panjang sisi 6 cm. Jika P dan Q masing-masing terletak di tengah sisi AB dan BC maka jarak antara titik H dengan garis PQ adalah \u2026.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada soal, titik P digambarkan sebagai titik tengah dari sisi AB sementara titik Q merupakan titik tengah dari BC. Berdasarkan informasi tersebut kita dapat menciptakan satu garis khayal baru, yaitu OH, yang menjadi perwakilan jarak antara titik H dengan garis PQ seperti gambar berikut:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/2d9f4-soal-hots-4.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225751\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/2d9f4-soal-hots-4.png\" alt=\"\" width=\"319\" height=\"146\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan gambar di atas beserta teori jarak titik ke garis, dapat disimpulkan bahwa nilai OH dapat diperoleh dari segitiga siku-siku khayal OHQ seperti pada gambar. Dengan demikian, besar OH didapat melalui teorema phytagoras dengan mengombinasikan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai OQ, merupakan setengah dari nilai PQ yang diperoleh menggunakan teorema phytagoras dari segitiga siku-siku PBQ.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai QH yang sama dengan PH dan diperoleh menggunakan teorema phytagoras dari segitiga siku-siku PAH.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai OH yang diperoleh menggunakan teorema phytagoras bersama nilai OQ dan QH dari segitiga OHQ.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan setiap nilai yang dibutuhkan:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/c0e14-soal-hots-6.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-225741\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/c0e14-soal-hots-6.png\" alt=\"\" width=\"799\" height=\"235\" \/><\/a><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OQ=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">PQ=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">PB<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">BQ<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">18<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00d73<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> cm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">QH=PH=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">AH<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">AP<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">6<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">72+9<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">81<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=9<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> cm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">OH=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">QH<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">OQ<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">9<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">81-<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">9<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">153<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">17<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">34<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> cm.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diperoleh 3\/2 \u221a34 cm sebagai jawabannya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Dasar Suatu Soal Dikatakan Mengandung HOTS<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui klasifikasi tingkat pembelajaran, lalu bagaimana ya cara kita bisa membedakan apakah suatu soal masuk ke dalam kategori HOTS atau tidak? Nah, berikut klasifikasi penggunaan kata yang dapat dijadikan patokan dalam membuat soal tipe HOTS:<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_225761\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/089a0-soal-hots-5.png\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-225761\" class=\"size-full wp-image-225761\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/089a0-soal-hots-5.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"614\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-225761\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"http:\/\/www.teachthought.com\" rel=\"nofollow\">http:\/\/www.teachthought.com<\/a><\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari gambar di atas, dapat disimpulkan bahwa soal tipe HOTS memang lebih mendayagunakan logika dan kemampuan berpikir analitis kita dibandingkan dengan tipe LOTS. Pilihan kata yang digunakan pada tingkat HOTS antara lain, analisis, membandingkan, menyimpulkan, menciptakan, mengombinasikan, dan merencanakan sementara pilihan kata pada tingkat LOTS adalah mengingat, menyusun, menduplikasi, memilih, dan merangkum. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Hm<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, semakin jelas perbedaannya ya, Quipperian!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kamu enggak perlu panik, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Sesungguhnya, soal tipe HOTS itu tidak selamanya sulit dan tipe soal yang sulit juga belum tentu HOTS karena pada dasarnya, HOTS hanya menitikberatkan pada soal yang mampu merangsang kemampuan analisis dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">problem solving<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, bukan pada tipe soal rumit di luar kapasitas siswa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali ke soal pada pembahasan poin 1.f. di atas, soal tersebut diambil dari mata uji Matematika IPA SBMPTN 2018. Jadi, sebenarnya beberapa soal SBMPTN memang sudah mengandung tipe HOTS. Yang perlu kamu lakukan adalah tetap tenang dan berlatih sesering mungkin!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Contoh Lain Perbandingan Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu belum merasa puas dengan perbedaan antara soal tipe HOTS dengan bukan HOTS, berikut Quipper Blog berikan contoh lainnya:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1) Soal Bukan HOTS<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">) dan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah dua barisan aritmetika dengan selisih masing-masing 3 dan 4. Jika setiap barisan memiliki 100 anggota maka banyaknya anggota kedua barisan yang bernilai sama adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">21<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">22<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">23<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">24<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">25<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><strong>2) Soal HOTS<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">) dan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah dua barisan aritmetika dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 5, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 8, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 3, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 7. Jika A = {<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, \u2026, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">100<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">} dan B = {<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, \u2026, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">100<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">} maka banyaknya anggota A\u2229B adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">21<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">22<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">23<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">24<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">25<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, kedua contoh soal di atas merupakan soal yang sama dengan pertanyaan yang sama. Akan tetapi, perbedaan kalimat penyampaian pada soal membuat salah satu soal menjadi bentuk HOTS sementara soal lainnya bukanlah tipe HOTS. Perbedaan tersebut beserta tingkatnya dalam Taksonomi Bloom yang sudah direvisi, antara lain:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Indikator<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Bukan Soal HOTS<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Soal HOTS<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai selisih barisan aritmetika<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara eksplisit, yaitu 3 dan 4 (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">understand<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara implisit melalui nilai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">evaluate<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) <\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya anggota barisan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara eksplisit, yaitu 100 (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">understand<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara implisit melalui banyaknya anggota himpunan A dan B (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">analyze<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Materi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya fokus pada barisan aritmetika (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">remember<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menggabungkan konsep barisan aritmetika dengan himpunan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">create<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk pertanyaan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara eksplisit bahwa yang harus dicari adalah banyaknya anggota yang sama (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">apply<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dinyatakan secara implisit melalui banyaknya anggota himpunan A\u2229B (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">evaluate<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami perbedaan soal tipe HOTS dengan bukan HOTS, tentu saja tidak ada lagi yang perlu ditakutkan, bukan? Kalau kamu merasa masih memerlukan pendamping untuk membantumu mempertajam kemampuan menganalisis dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">problem solving<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, salah satu cara yang bisa kamu tempuh adalah dengan berlangganan Quipper Video, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, Quipperian. Saat ini, soal-soal yang ada di Quipper Video telah dilengkapi dengan tipe HOTS! Langsung klik <\/span><a href=\"bit.ly\/caradaftarquipper\"><strong><em>link<\/em><\/strong><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"bit.ly\/caradaftarquipper\"><strong> ini<\/strong><\/a>, yuk!<\/span><\/p>\n<p>Baca panduan mengenai SBMPTN 2019 di sini. Mulai dari alur, prosedur, pelaksanaan, tipe ujian, penjelasan soal HOTS, sistem penilaian SBMPTN, prediksi kisi-kisi hingga strategi belajar SBMPTN 2019, semua bisa kamu temukan di sini:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-231631\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/69311-banner-smbptn-01.jpg\" alt=\"Kenali Semua Perubahan Penting di SBMPTN 2019 Nanti!\" width=\"6000\" height=\"2000\" \/><\/p>\n<p><strong>Penulis: Laili Miftahur Rizqi<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian, Menristekdikti telah memastikan bahwa akan ada tipe soal HOTS pada SBMPTN 2019 mendatang. Dilihat dari jenis materi uji, pada SBMPTN 2019 juga akan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":225801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384875,679385273,679385209],"tags":[],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-225731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi-sbmptn","category-sbmptn","category-soal-sbmptn"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-12-13T06:58:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-11-24T13:32:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!\",\"datePublished\":\"2018-12-13T06:58:54+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-24T13:32:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/\"},\"wordCount\":1406,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/12\\\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\",\"articleSection\":[\"Informasi SBMPTN\",\"SBMPTN\",\"Soal SBMPTN\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/\",\"name\":\"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/12\\\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\",\"datePublished\":\"2018-12-13T06:58:54+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-24T13:32:02+00:00\",\"description\":\"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/12\\\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/12\\\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png\",\"width\":800,\"height\":533},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/informasi-sbmptn\\\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MASUK PTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"SBMPTN\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/masuk-ptn\\\/sbmptn\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!","description":"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!","og_description":"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2018-12-13T06:58:54+00:00","article_modified_time":"2021-11-24T13:32:02+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!","datePublished":"2018-12-13T06:58:54+00:00","dateModified":"2021-11-24T13:32:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/"},"wordCount":1406,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","articleSection":["Informasi SBMPTN","SBMPTN","Soal SBMPTN"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/","name":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","datePublished":"2018-12-13T06:58:54+00:00","dateModified":"2021-11-24T13:32:02+00:00","description":"Mau tahu perbedaan contoh soal HOTS dan bukan HOTS seperti apa? Simak di artikel ini yuk, Quipperian, biar kita makin paham apa itu HOTS!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","width":800,"height":533},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/masuk-ptn\/sbmptn\/informasi-sbmptn\/perbedaan-soal-hots-dan-bukan-hots\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MASUK PTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"SBMPTN","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/masuk-ptn\/sbmptn\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Cek Yuk Perbedaan Contoh Soal Bukan HOTS dengan Soal HOTS!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/691c7-cek-yuk-perbedaan-contoh-soal-bukan-hots-dengan-soal-hots.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-WIP","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/225731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=225731"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/225731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":295990,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/225731\/revisions\/295990"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/225801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=225731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=225731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=225731"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=225731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}