{"id":243871,"date":"2019-03-19T15:18:24","date_gmt":"2019-03-19T08:18:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/?p=243871"},"modified":"2019-03-19T15:18:24","modified_gmt":"2019-03-19T08:18:24","slug":"konferensi-meja-bundar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/","title":{"rendered":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda Kelas XII"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-243891\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\" alt=\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda-263x175.png?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><em><span style=\"font-weight:400;\">Hola, <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">Quipperian! Kembali lagi di Quipper Blog, nih. Semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan lagi enggak galau, ya. Ayo, siapa di sini yang malas belajar sejarah? Jangan kayak gitu, ya Quipperian. Sebab, melalui pelajaran sejarah, kita jadi bisa tahu latar belakang dan perjuangan para pahlawan zaman dulu hingga kita jadi bisa lebih menghargai apa yang dimiliki saat ini. <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">Ssttt\u2026 <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">Jangan cuma sejarah gebetan saja yang kamu <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">kepoin, <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">tapi sejarah Indonesia pun perlu, <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">lho!<\/span><\/em><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight:400;\">Anyway, <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">kali ini Quipper Blog mau membahas mata pelajaran Sejarah, khususnya materi KMB alias Konferensi Meja Bundar. Kamu pasti sudah mendengar sekilas mengenai peristiwa penting yang satu ini, kan? Secara singkat, KMB merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya? Baca lebih lanjut di bawah ini, ya!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latar Belakang Konferensi Meja Bundar<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Quipperian, kamu tahu kan kalau Indonesia sudah dijajah Belanda sudah sejak lama banget? Ada yang menyebut bahwa Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun&#8211;meskipun belum ada jawaban yang sepakat karena ada pula yang menyebut bahwa Indonesia hanya dijajah Belanda selama kurang lebih hanya 140 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Tapi <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">anyway, <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">akhirnya pada masa itu Indonesia memutuskan untuk merdeka pada tahun 1945 dan mau benar-benar lepas dari penjajahan, baik dari bangsa Belanda. Namun, hal ini tidak diterima dengan baik oleh Belanda. Belanda hendak meredam kemerdekaan Indonesia dengan cara kekerasan. Hal inilah yang membuat KMB tercetus karena Belanda mendapatkan kecaman dari dunia internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Kemudian pada tanggal 28 Januari 1949, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa alias PBB mengeluarkan resolusi yang isinya mengecam perbuatan Belanda yang mengadakan serangan militer kepada tentara Indonesia. Dewan PBB pun kemudian meminta diadakan perundingan bagi kedua belah pihak agar ditemukan solusinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Sebelum diadakannya KMB, Belanda dan Indonesia sudah melakukan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">problem <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">ini secara diplomasi, yang kemudian menciptakan perjanjian Linggarjati (25 Maret 1947), perjanjian Renville (17 Januari 1948), dan perjanjian Roem-Roijen (6 Juli 1949.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Akhirnya, Konferensi Meja Bundar diberlangsungkan di kota Den Haag, Belanda, pada 23 Agustus &#8211; 2 November 1949. Sebelum KMB berlangsung, perwakilan Republik Indonesia untuk menghadiri KMB diadakan pada 11 Agustus 1949.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Berikut ini tokoh-tokoh penting yang menghadiri KMB:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Indonesia: Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof. Dr. Mr. Soepomo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg atau Majelis Permusyawaratan Federal): Sultan Hamid II dari Pontianak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Belanda: Mr. van Maarseveen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">UNCI (United Nations Commision for Indonesia): Chritchley (Australia).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Isi dari KMB<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Berikut ini beberapa poin dari hasil kesepakatan dalam KMB.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Belanda mengakui kedaulatan RIS (Republik Indonesia Serikat) sebagai negara yang merdeka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Pengakuan kedaulatan dilakukan paling lambat 30 Desember 1949.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Masalah Provinsi Irian Barat harus diselesaikan paling lambat 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">RIS akan mengadakan kerja sama dengan Kerajaan Belanda dalam hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">RIS akan mengembalikan hak milik Belanda, memberikan hak-hak konsesi dan izin baru bagi semua perusahaan Belanda yang ada di Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">RIS harus membayar hutang Belanda sejak tahun 1942.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari wilayah Indonesia, tetapi beberapa kapal perang kecil (korvet) diserahkan untuk RIS.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><span style=\"font-weight:400;\">Tentara Kerajaan Belanda ditarik mundur, sedangkan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) dibubarkan, dengan catatan anggota-anggotanya yang diperlukan dimasukkan ke dalam kesatuan TNI.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Dampak dari KMB<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Setelah diadakan KMB pada bulan Agustus, pengesahan dan penandatanganan isi KMB dilaksanakan pada 29 Oktober 1949. Hasil KMB kemudian diberikan pada KNIP atau Komite Nasional Indonesia Pusat yang kemudian membahas hasil KMB ini pada sidang tanggal 6-14 Desember 1949. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pembahasan hasil keputusan KMB ini dilakukan melalui hasil <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">voting <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">atau pemungutan suara dari semua peserta. Hasilnya, terdapat 226 suara setuju, 62 suara menolak, dan 31 suara meninggalkan ruangan sidang. Dari hasil <\/span><em><span style=\"font-weight:400;\">voting <\/span><\/em><span style=\"font-weight:400;\">ini, dengan demikian KNIP menerima keputusan KMB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Selanjutnya, pada 15 Desember 1949 diadakan pemilihan Presiden RIS dengan calon tunggal yakni Ir. Soekarno yang akhirnya menjadi presiden. Lalu, Drs. Moh. Hatta diangkat menjadi PM atau Perdana Menteri oleh Presiden Soekarno pada 20 Desember 1949. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Pada 23 Desember 1949, perwakilan RIS berangkat ke Belanda untuk penandatanganan kedaulatan yang akhirnya dilaksanakan pada 27 Desember 1949. Dalam upacara penyerahan kedaulatan, Belanda diwakili oleh Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Drees, dan Menteri Seberang Lautan Mr. A.M.J.A. Sassen. Sedangkan delegasi Indonesia dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Di waktu yang bersamaan di Jakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Wakil Tertinggi Mahkota A.H.J. Lovink menandatangani pengakuan kedaulatan. Dengan begitu, Indonesia akhirnya diakui kedaulatannya oleh Belanda dan berubah bentuk menjadi negara serikat, yaitu Republik Indonesia Serikat atau RIS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Quipperian, sekian sejarah panjang Konferensi Meja Bundar yang bisa Quipper Blog berikan secara singkat dan sesederhana mungkin supaya kamu enggak bingung. Kalau memang kamu masih mau baca-baca mengenai materi ini, gabung saja bersama <\/span><a href=\"https:\/\/learn.quipper.com\/signup\/video\/ID\"><strong>Quipper Video<\/strong><\/a><span style=\"font-weight:400;\">, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight:400;\">Di sana, kamu akan mendapatkan berbagai macam materi masing-masing mata pelajaran yang diberikan oleh tutor kece lewat video dan juga latihan soal. Belajar pun jadi menyenangkan dan seru. Penasaran? Buruan klik dan daftarkan diri kamu, ya!<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"https:\/\/www.zonareferensi.com\/konferensi-meja-bundar\/\"><span style=\"font-weight:400;\">https:\/\/www.zonareferensi.com\/konferensi-meja-bundar\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"https:\/\/urusandunia.com\/konferensi-meja-bundar\/\"><span style=\"font-weight:400;\">https:\/\/urusandunia.com\/konferensi-meja-bundar\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"https:\/\/news.detik.com\/berita\/2830581\/benarkah-indonesia-dijajah-belanda-tak-selama-350-tahun\"><span style=\"font-weight:400;\">https:\/\/news.detik.com\/berita\/2830581\/benarkah-indonesia-dijajah-belanda-tak-selama-350-tahun<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Konferensi_Meja_Bundar\"><span style=\"font-weight:400;\">https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Konferensi_Meja_Bundar<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"https:\/\/arianesemdel.wordpress.com\/ilmu-pengetahuan-sosial\/konferensi-meja-bundar-kmb\/\"><span style=\"font-weight:400;\">https:\/\/arianesemdel.wordpress.com\/ilmu-pengetahuan-sosial\/konferensi-meja-bundar-kmb\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight:400;\"><a href=\"http:\/\/kemerdekaan945.blogspot.com\/2016\/02\/komisi-tiga-negara-unci-untea.html\"><span style=\"font-weight:400;\">http:\/\/kemerdekaan945.blogspot.com\/2016\/02\/komisi-tiga-negara-unci-untea.html<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Penulis: Serenata<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hola, Quipperian! Kembali lagi di Quipper Blog, nih. Semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan lagi enggak galau, ya. Ayo, siapa di sini yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156447303,"featured_media":243891,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[679384888,679384881],"tags":[14661],"ppma_author":[679386823],"class_list":["post-243871","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mapel","category-sejarah","tag-sejarah"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia &amp; Belanda Kelas XII<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia &amp; Belanda Kelas XII\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-19T08:18:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wilman Juniardi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wilman Juniardi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Wilman Juniardi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e\"},\"headline\":\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda Kelas XII\",\"datePublished\":\"2019-03-19T08:18:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/\"},\"wordCount\":806,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\",\"keywords\":[\"Sejarah\"],\"articleSection\":[\"Mapel\",\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/\",\"name\":\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia & Belanda Kelas XII\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\",\"datePublished\":\"2019-03-19T08:18:24+00:00\",\"description\":\"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/sejarah\\\/konferensi-meja-bundar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sejarah\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/sejarah\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda Kelas XII\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e\",\"name\":\"Wilman Juniardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g47d3f59ef50f58e7db6da1f73bb514ec\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Wilman Juniardi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/wilmanjuniardi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia & Belanda Kelas XII","description":"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia & Belanda Kelas XII","og_description":"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2019-03-19T08:18:24+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","type":"image\/png"}],"author":"Wilman Juniardi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Wilman Juniardi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/"},"author":{"name":"Wilman Juniardi","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e"},"headline":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda Kelas XII","datePublished":"2019-03-19T08:18:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/"},"wordCount":806,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","keywords":["Sejarah"],"articleSection":["Mapel","Sejarah"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/","name":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia & Belanda Kelas XII","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","datePublished":"2019-03-19T08:18:24+00:00","description":"Konferensi meja bundar merupakan proses di mana akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia. Tapi, seperti apa latar belakang, dampak, dan hasilnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","width":800,"height":533,"caption":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/sejarah\/konferensi-meja-bundar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Sejarah","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/sejarah\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Konferensi Meja Bundar, Sejarah Perjanjian Indonesia dan Belanda Kelas XII"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/35cf1cd343f3f32e71dd12a58241fc4e","name":"Wilman Juniardi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g47d3f59ef50f58e7db6da1f73bb514ec","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Wilman Juniardi"},"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/wilmanjuniardi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/1e008-konferensi-meja-bundar-sejarah-perjanjian-indonesia-dan-belanda.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-11rp","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386823,"user_id":156447303,"is_guest":0,"slug":"wilmanjuniardi","display_name":"Wilman Juniardi","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd17fca70a31023a257817d2bebd64c15c1dd8adbc2f7530803c6dd7ea9148c2?s=96&d=identicon&r=g","author_category":"","user_url":"","last_name":"Juniardi","first_name":"Wilman","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/243871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156447303"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=243871"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/243871\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/243891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=243871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=243871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=243871"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=243871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}