{"id":275490,"date":"2019-09-24T22:04:17","date_gmt":"2019-09-24T15:04:17","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=275490"},"modified":"2023-02-07T15:13:26","modified_gmt":"2023-02-07T08:13:26","slug":"gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/","title":{"rendered":"Gelombang Berjalan dan Stasioner &#8211; Fisika Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275532\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\" alt=\"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat belajar ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di zaman milenial ini, banyak kamu muda yang menggemari musik. Bahkan, banyak di antara mereka yang mahir menggunakan alat musik, contohnya gitar. Saat gitar dimainkan, akan muncul irama yang indah untuk didengarkan. Di balik indahnya suara gitar, ternyata ada proses fisika yang berlangsung di dalamnya. Saat dawai dipetik, akan muncul gelombang sepanjang lintasan dawai. Jika gelombang sudah mencapai ujung dawai yang terikat, gelombang akan dipantulkan kembali. Nah, gelombang itu dinamakan gelombang stasioner. Cobalah untuk mengamati gelombang tersebut saat Quipperian memetik dawai gitar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengamati gelombang stasioner yang terjadi pada dawai, kini saatnya Quipperian mengamati gelombang berjalan. Cobalah untuk mengambil batu, lalu lemparkan batu tersebut ke dalam genangan air. Saat batu dilemparkan ke dalam genangan air, akan muncul riak gelombang kan? Ternyata, riak gelombang tersebut merupakan contoh bentuk gelombang berjalan, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Memangnya, apa sih gelombang stasioner dan gelombang berjalan itu? Temukan jawabannya di pembahasan kali ini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Besaran-Besaran dalam Gelombang<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275531\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-b.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-b.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-b-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-b-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membahas masalah gelombang tidak akan lepas dari besaran-besaran berikut.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Panjang gelombang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Panjang satu gelombang adalah panjang antara satu bukit dan satu lembah atau jarak antarpuncak yang berdekatan.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275519\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-3.png\" alt=\"\" width=\"283\" height=\"107\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana cara menentukan panjang gelombangnya? Simak gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275518\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-4.png\" alt=\"\" width=\"265\" height=\"95\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kira-kira berapa gelombang yang terbentuk pada gambar di atas? Oleh karena terdapat dua puncak dan dua lembah, maka jumlah gelombangnya ada 2. Berapa panjang untuk satu gelombang? Jika panjang AX dimisalkan 10 m, maka panjang untuk satu gelombangnya dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275517\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-5.png\" alt=\"\" width=\"91\" height=\"75\"><\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Periode dan frekuensi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Periode adalah waktu yang dibutuhkan gelombang untuk menempuh satu panjang gelombang. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275516\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-6.png\" alt=\"\" width=\"69\" height=\"73\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">T<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = periode (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">t<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = waktu tempuh gelombang (s); dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = banyaknya gelombang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frekuensi adalah banyaknya gelombang yang terbentuk dalam waktu satu sekon. Secara matematis, frekuensi dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275515\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-7.png\" alt=\"\" width=\"105\" height=\"80\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-7.png 105w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-7-80x60.png 80w\" sizes=\"(max-width: 105px) 100vw, 105px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">f<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = frekuensi (Hz);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = banyaknya gelombang;<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">t <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= waktu tempuh gelombang (s); dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">T<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = periode gelombang (s).<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Cepat rambat gelombang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cepat rambat gelombang adalah jarak tempuh gelombang tiap sekon. Jika dinyatakan dalam bentuk matematis, cepat rambat gelombang memiliki persamaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275514\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-8.png\" alt=\"\" width=\"94\" height=\"67\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">f<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = frekuensi (Hz);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">T<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = periode gelombang (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">v<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = cepat rambat gelombang (m\/s); dan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u03bb = panjang gelombang (m).&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Gelombang Berjalan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa gelombang yang dihasilkan oleh pelemparan batu ke dalam air digolongkan sebagai gelombang berjalan? Memang apa sih gelombang berjalan itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gelombang berjalan adalah gelombang yang memiliki amplitudo tetap. Artinya, titik-titik yang dilalui gelombang mengalami getaran harmonik dengan amplitudo tetap. Ada beberapa persamaan yang harus Quipperian ketahui saat belajar gelombang berjalan. Adapun persamaan yang dimaksud adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Persamaan simpangan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gelombang berjalan memiliki persamaan simpangan seperti berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275513\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-9.png\" alt=\"\" width=\"334\" height=\"164\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-9.png 334w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-9-300x147.png 300w\" sizes=\"(max-width: 334px) 100vw, 334px\" \/>&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">y<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = simpangan (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">A<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = amplitudo gelombang (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">\ud835\udf14<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = kecepatan sudut gelombang (rad\/s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">t<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = lamanya gelombang beretar (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">T&nbsp; <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= periode gelombang (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">k<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = bilangan gelombang;<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">x<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = jarak titik ke sumber getar (m); dan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u03bb = panjang gelombang (m).&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Persamaan kecepatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti Quipperian ketahui bahwa kecepatan merupakan turunan pertama dari jarak atau simpangan. Dengan demikian, persamaan kecepatan gelombang berjalan adalah persamaan yang diturunkan dari persamaan simpangan. Secara matematis, persamaan kecepatannya dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275512\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-10.png\" alt=\"\" width=\"195\" height=\"73\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">v<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = kecepatan (m\/s); dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">y<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = simpangan gelombang (m).<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Persamaan percepatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya kecepatan, persamaan percepatan merupakan turunan pertama dari kecepatan dan turunan kedua dari simpangan. Secara matematis, persamaan percepatan adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275511\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-11.png\" alt=\"\" width=\"243\" height=\"76\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = percepatan (m\/s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">v<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = kecepatan gelombang (m\/s); dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">y<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = simpangan (m).<\/span><\/p>\n<h3><strong>8. Sudut fase gelombang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudut fase adalah sudut yang ditempuh oleh benda yang bergetar.&nbsp; Sudut fase dinyatakan dalam fungsi sinus dari persamaan umum gelombang. Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275510\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-12.png\" alt=\"\" width=\"213\" height=\"75\"><\/span><\/p>\n<h3><strong>9. Fase gelombang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fase gelombang adalah besaran yang berkaitan dengan simpangan dan arah gerak gelombang. Secara matematis, fase gelombang dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275524\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-13.png\" alt=\"\" width=\"151\" height=\"87\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-13.png 151w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-13-150x87.png 150w\" sizes=\"(max-width: 151px) 100vw, 151px\" \/>&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><strong>10. Beda fase<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beda fase adalah perbedaan fase gelombang atau tahapan gelombang. Secara matematis, beda fase dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275523\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-14.png\" alt=\"\" width=\"118\" height=\"70\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua buah titik bisa memiliki fase sama dengan syarat sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275509\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-15.png\" alt=\"\" width=\"306\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-15.png 306w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-15-300x50.png 300w\" sizes=\"(max-width: 306px) 100vw, 306px\" \/>&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua buah titik bisa memiliki fase berlawanan dengan syarat sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275508\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-16.png\" alt=\"\" width=\"397\" height=\"74\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-16.png 397w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-16-300x56.png 300w\" sizes=\"(max-width: 397px) 100vw, 397px\" \/><\/p>\n<h2><strong>Gelombang Stasioner<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275530\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-c-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gelombang stasioner adalah hasil perpaduan dua buah gelombang yang amplitudonya selalu berubah. Artinya, tidak semua titik yang dilalui gelombang ini memiliki amplitudonya sama. Saat membahas gelombang stasioner, Quipperian akan bertemu dengan istilah perut dan simpul. Perut adalah titik amplitudo maksimum, sedangkan simpul adalah titik amplitudo minimum. Gelombang stasioner dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Gelombang stasioner ujung bebas<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gelombang stasioner ujung bebas tidak mengalami pembalikan fase. Artinya, fase gelombang datang dan pantulnya sama. Dengan demikian, beda fasenya sama dengan nol.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-275507 aligncenter\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-17.png\" alt=\"\" width=\"188\" height=\"321\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-17.png 188w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-17-176x300.png 176w\" sizes=\"(max-width: 188px) 100vw, 188px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpaduan antara gelombang datang dan gelombang pantul pada ujung bebas menghasilkan persamaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275506\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-18.png\" alt=\"\" width=\"194\" height=\"126\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">A<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = amplitudo gelombang stasioner (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Y<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = simpangan gelombang stasioner (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">\ud835\udf14<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = kecepatan sudut gelombang (rad\/s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">t<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = lamanya gelombang beretar (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">k<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = bilangan gelombang; dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">x<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = jarak titik ke sumber getar (m).<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan letak perut dari ujung bebas, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275505\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-19.png\" alt=\"\" width=\"128\" height=\"100\"><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan letak simpul dari ujung bebas, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275504\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-20.png\" alt=\"\" width=\"139\" height=\"92\"><\/span><\/p>\n<h3><strong>Gelombang stasioner ujung tetap<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275503\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-21.png\" alt=\"\" width=\"636\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-21.png 636w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-21-300x197.png 300w\" sizes=\"(max-width: 636px) 100vw, 636px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara matematis, persamaan simpangan gelombang stasioner ujung tetap dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275502\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-22.png\" alt=\"\" width=\"178\" height=\"132\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-22.png 178w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-22-80x60.png 80w\" sizes=\"(max-width: 178px) 100vw, 178px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">A<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = amplitudo gelombang stasioner (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Y<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = simpangan gelombang stasioner (m);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">\ud835\udf14<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = kecepatan sudut gelombang (rad\/s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">t<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = lamanya gelombang beretar (s);<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">k<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = bilangan gelombang; dan<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">x<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = jarak titik ke sumber getar (m).<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan letak simpul dari ujung tetap, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275501\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-23.png\" alt=\"\" width=\"126\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-23.png 126w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-23-80x60.png 80w\" sizes=\"(max-width: 126px) 100vw, 126px\" \/>&nbsp;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan letak perut dari ujung tetap, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275500\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-24.png\" alt=\"\" width=\"140\" height=\"91\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar konsep dasar sudah, kira-kira belajar apa lagi ya Quipperian? Bagaimana jika selanjutnya berlatih soal? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk meningkatkan pemahaman Quipperian tentang gelombang berjalan dan stasioner, simak contoh soal berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Contoh soal 1<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu gelombang yang frekuensinya 500 Hz merambat dengan kecepatan 300 m\/s. tentukan jarak antara dua titik yang berbeda sudut fase 60<\/span><sup><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><\/sup><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">f<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp; = 500 Hz<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">v<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = 300 m\/s<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2206\u03b8<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = 60<\/span><sup><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><\/sup><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya: \u2206<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">x<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> =\u2026?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, Quipperian harus menentukan panjang gelombangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275499\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-25.png\" alt=\"\" width=\"154\" height=\"78\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, gunakan rumus beda fase berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275498\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-26.png\" alt=\"\" width=\"138\" height=\"215\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, jarak antara dua titik yang berbeda sudut fase 60<sup>o<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp;adalah 0,1 m.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Contoh soal 2<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275497\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-27.png\" alt=\"\" width=\"635\" height=\"127\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-27.png 635w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-27-300x60.png 300w\" sizes=\"(max-width: 635px) 100vw, 635px\" \/><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275496\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-28.png\" alt=\"\" width=\"204\" height=\"47\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya: jarak antara perut dan simpul yang berdekatan =\u2026?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275495\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-29.png\" alt=\"\" width=\"455\" height=\"164\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-29.png 455w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-29-300x108.png 300w\" sizes=\"(max-width: 455px) 100vw, 455px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan jarak antara perut dan simpul yang berdekatan, tentukan dahulu nilai saat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> = 0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275494\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-30.png\" alt=\"\" width=\"172\" height=\"116\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, jarak antara perut dan simpul yang berdekatan dirumuskan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-275493\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-31.png\" alt=\"\" width=\"153\" height=\"127\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, jarak antara perut dan simpul yang berdekatan adalah 0,125 m.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana Quipperian? Sudah semakin paham kan tentang materi gelombang berjalan dan stasioner? Ternyata, penerapan keduanya sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Quipperian ingin melihat video pembahasannya, silahkan gabung bersama Quipper Video. Bersama Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Salam Quipper!<\/span><\/p>\n<p><strong>Penulis: Eka Viandari<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat belajar ya! Di zaman milenial ini, banyak kamu muda yang menggemari musik. Bahkan, banyak&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":275532,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384877,679384888],"tags":[],"ppma_author":[679386827,679386838],"class_list":["post-275490","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-mapel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-24T15:04:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-07T08:13:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz, Cecep Saeful Mukti, S.Pd.\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Gelombang Berjalan dan Stasioner &#8211; Fisika Kelas 11\",\"datePublished\":\"2019-09-24T15:04:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-07T08:13:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/\"},\"wordCount\":1047,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\",\"articleSection\":[\"Fisika\",\"Mapel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/\",\"name\":\"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\",\"datePublished\":\"2019-09-24T15:04:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-07T08:13:26+00:00\",\"description\":\"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/fisika\\\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Fisika\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/fisika\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Gelombang Berjalan dan Stasioner &#8211; Fisika Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog","description":"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog","og_description":"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2019-09-24T15:04:17+00:00","article_modified_time":"2023-02-07T08:13:26+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz, Cecep Saeful Mukti, S.Pd.","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Gelombang Berjalan dan Stasioner &#8211; Fisika Kelas 11","datePublished":"2019-09-24T15:04:17+00:00","dateModified":"2023-02-07T08:13:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/"},"wordCount":1047,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","articleSection":["Fisika","Mapel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/","name":"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11 - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","datePublished":"2019-09-24T15:04:17+00:00","dateModified":"2023-02-07T08:13:26+00:00","description":"Quipperian, gimana ya penjelasan dan contoh soal mengenai gelombang berjalan? Daripada penasaran, langsung simak saja di sini, ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","width":800,"height":533,"caption":"Gelombang Berjalan dan Stasioner - Fisika Kelas 11"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/fisika\/gelombang-berjalan-dan-stasioner-fisika-kelas-11\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Fisika","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/fisika\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Gelombang Berjalan dan Stasioner &#8211; Fisika Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Gelombang-Berjalan-dan-Stasioner-Fisika-Kelas-11-a.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-19Fo","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""},{"term_id":679386838,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"cecep-saeful-mukti","display_name":"Cecep Saeful Mukti, S.Pd.","avatar_url":{"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Cecep-Saeful-Mukti.webp","url2x":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Cecep-Saeful-Mukti.webp"},"0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275490"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":312217,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275490\/revisions\/312217"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275490"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=275490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}