{"id":277869,"date":"2019-12-12T11:29:58","date_gmt":"2019-12-12T04:29:58","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=277869"},"modified":"2019-12-12T11:29:58","modified_gmt":"2019-12-12T04:29:58","slug":"apa-itu-zat-adiktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/","title":{"rendered":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-277873\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\" alt=\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kamu sering melihat poster yang berisi tulisan \u201cSay No to Drugs\u201d. Kira-kira, apa ya makna dari tulisan pada poster itu? Tujuan pembuatan poster tersebut adalah mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi obat-obatan terlarang atau biasa disebut narkotika dan psikotropika. Tahukah kamu jika narkoba dan psikotropika merupakan jenis zat adiktif? Apa itu zat adiktif? Simak ulasan selengkapnya di Quipper Blog kali ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Zat Adiktif<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-277875\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-1.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-1.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-1-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-1-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zat adiktif adalah zat yang mampu memengaruhi kinerja fungsi biologis dan menyebabkan ketergantungan. Tingkat ketergantungan bisa bervariasi, mulai rendah sampai sangat kuat yang sulit untuk dihentikan. Bahkan saat dihentikan, pengguna zat adiktif akan merasakan sesuatu yang tidak nyaman bahkan sangat kesakitan. Itulah mengapa, Indonesia gencar sekali menggalakkan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Say No to Drugs<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Macam-macam Zat Adiktif<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-277874\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-2.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-2.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-2-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-2-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, zat adiktif itu banyak sekali jenisnya. Jika selama ini kamu mengira zat adiktif hanya narkoba tentu itu tidak benar. Zat adiktif dibagi menjadi tiga golongan, yaitu zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika, zat adiktif jenis narkotika, serta zat adiktif jenis psikotropika.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika justru datang dari keseharian masyarakat Indonesia. Apa saja itu?<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Kafein<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu penggemar kopi? Siapa sangka jika kopi yang sering kamu minum juga mengandung zat adiktif, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Zat adiktif yang dimaksud adalah kafein. Kandungan kafein juga bisa ditemukan di dalam teh. Namun, kandungan kafein dalam teh masih lebih kecil daripada kopi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan kafein di dalam kopi yang cukup besar disinyalir mampu meningkatkan respons kewaspadaan pada otak. Itulah mengapa setelah minum kopi, tubuh terasa segar dan tidak mudah mengantuk. Jika Quipperian hobi minum kopi, cobalah untuk tetap bijaksana. Kopi masih dikatakan aman untuk tubuh jika diminum maksimal hanya 2 cangkir tiap hari. Adapun efek samping yang bisa ditimbulkan akibat mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jantung berdebar kencang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran sulit untuk fokus<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gemetaran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Insomnia akut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Panik secara berlebihan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perasaan sangat sensitif<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, harus bagaimana? Tak perlu khawatir, cukup mengonsumsi satu cangkir setiap hari, kopi tidak akan berbahaya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kok<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Nikotin<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kamu mendengar istilah nikotin? Nikotin merupakan zat adiktif yang ditemukan di dalam tembakau. Quipperian tentu paham bahwa tembakau merupakan komponen penting yang ada di dalam rokok. Artinya, rokok mengandung zat adiktif yang cukup berbahaya bagi kesehatan, yaitu nikotin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan nikotin bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih rileks, tajam inderanya, tenang, dan waspada. Di balik itu semua, penggunaan rokok secara berlebih tentu berakibat negatif bagi tubuh. Adapun efek yang ditimbulkan jika seseorang sudah mengalami ketergantungan parah pada rokok adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah tersinggung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah marah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Depresi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit untuk fokus dan konsentrasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Insomnia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit untuk beristirahat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemakaian jangka lama bisa menyebabkan impotensi, penyakit paru-paru, gangguan tenggorokan, dan masih banyak lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Zat adiktif narkotika<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut UU RI No. 22 tahun 1997, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semisintesis yang bisa mengakibatkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan efek ketergantungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh narkotika adalah morfin, kokain, heroin, opium, dan amfetamine. Pada awalnya, keberadaan narkotika ditujukan untuk kepentingan medis. Seiring berkembangnya jaman, justru narkotika disalahgunakan oleh oknum tertentu di luar kepentingan medis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan narkotika skala medis tentu sudah mengikuti standar yang telah ditetapkan, misalnya untuk obat bius, penenang, dan sebagainya. Apa jadinya jika narkotika dikonsumsi secara asal-asalan dalam jangka waktu yang lama?<\/span><\/p>\n<p><strong>a. Gangguan fisik<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan sistem saraf<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pembuluh darah dan kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengecilan hati<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Insomnia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering mual dan sakit kepala<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurunnya fungsi organ reproduksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pengguna jarum suntik, semakin besar peluang tertular HIV\/AIDS<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>b. Gangguan psikis<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit untuk konsentrasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hilangnya rasa percaya diri dan apatis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cenderung menyakiti diri sendiri dan merasa tidak aman<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih ganas dan brutal<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>c. Gangguan sosial<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan mental<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anti-sosial<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dikucilkan oleh lingkungan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang tidak nyambung dalam berkomunikasi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Zat adiktif jenis psikotropika<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut UU RI No. 5 tahun 1997, zat psikotropika adalah zat atau obat selain narkotika baik secara alami maupun sintesis yang berpengaruh secara psikoaktif melalui susunan saraf pusat yang mengakibatkan perubahan mental dan perilaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, seseorang yang hobi mengonsumsi psikotropika akan mengalami penurunan fungsi otak dan susunan saraf pusatnya. Akibatnya, akan muncul kelainan perilaku dan cara berpikir, halusinasi, serta mengalami ketergantungan. Berdasarkan tujuan dan tingkatan ketergantungannya, psikotropika dibagi menjadi empat golongan, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h4><b>a. Psikotropika golongan I<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotropika golongan I adalah golongan psikotropika yang digunakan untuk ilmu pengetahuan tanpa adanya proses terapi. Psikotropika jenis ini memiliki ketergantungan sangat kuat pada pemakainya. Contohnya adalah ekstasi, mekatinona, dan brolamfetamina.<\/span><\/p>\n<h4><b>b. Psikotropika golongan II<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotropika golongan II adalah golongan psikotropika yang biasa digunakan sebagai obat, penelitian, dan terapi. Jika disalahgunakan, psikotropika jenis ini juga bisa menyebabkan ketergantungan berat, contoh amfetamin dan fleksiklidine (PCP).<\/span><\/p>\n<h4><b>c. Psikotropika golongan III<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotropika golongan III biasa digunakan untuk obat, ilmu pengetahuan, dan terapi. Jika disalahgunakan psikotropika golongan ini bisa menyebabkan ketergantungan skala sedang. Contohnya adalah rohipnol dan megadon.<\/span><\/p>\n<h4><b>d. Psikotropika golongan IV<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Psikotropika golongan ini biasa digunakan untuk obat, penelitian, dan terapi. Efek ketergantungan yang diakibatkan psikotropika golongan IV bisa dikatakan ringan. Contohnya alprazoma, esilgan, dan bromazepam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Efek Narkotika dan Psikotropika<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-277872\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-4.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-4.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-4-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-4-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan efek yang ditimbulkan, narkotika dan psikotropika dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Stimulan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stimulan adalah obat yang mampu memberikan rangsangan pada otak dan sistem saraf. Efek yang ditimbulkan adalah tidak mudah lapar, kerja jantung meningkat, tidak mudah lelah, dan tekanan darah meningkat. Contoh stimulan adalah ekstasi dan kokain.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Depresan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Depresan adalah jenis obat yang mampu memengaruhi tingkat kesadaran. Contoh depresan adalah morfin dan barbit.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Halusinogen<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halusinogen adalah obat yang mampu menciptakan halusinasi. Contoh halusinogen adalah LSD dan ganja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pencegahan Penyalahgunaan Zat Adiktif<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-277871\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-5.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-5.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-5-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-5-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencegahan zat adiktif harus terus digalakkan, baik oleh diri sendiri maupun pemerintah. Zat adiktif yang dimaksud tentu zat adiktif yang sifatnya berbahaya dan meresahkan masyarakat, contohnya narkotika dan psikotropika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, para pecandu kopi atau teh tentu diharapkan bisa mengontrol diri mereka masing-masing tanpa harus melibatkan peran orang lain atau pihak yang berwenang. Adapun langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari kebiasaan merokok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan aktivitas yang bermanfaat. Semakin sering melakukan aktivitas yang bermanfaat, semakin jauh keinginan untuk melakukan penyalahgunaan zat-zat terlarang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalin komunikasi yang baik dengan keluarga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingatlah bahaya yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan obat-obat terlarang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hadiri penyuluhan tentang bahaya narkotika dan psikotropika yang diadakan oleh instansi pemerintahan di sekitar rumahmu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebarkan informasi yang kamu dapatkan pada lingkungan sekitar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbarui informasi seputar peredaran obat-obatan terlarang melalui situs resmi BNN. Dengan begitu, kamu bisa mengantisipasi jika suatu saat berada di daerah yang rawan akan sebaran narkotika dan psikotropika.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan Quipper Blog tentang zat adiktif. Semoga Quipperian semakin paham akan bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian zat adiktif di luar kepentingan medis. Ingat, kamu berhak mendapatkan masa depan cemerlang. Masa depan cemerlang tentu harus kamu lalui dengan berbagai upaya. Salah satunya upaya menjauhi pemakaian narkotika dan psikotropika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan waktumu untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti belajar. Agar semakin semangat untuk belajar, yuk gabung bersama <\/span><a href=\"https:\/\/learn.quipper.com\/\"><b>Quipper Video<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Bersama Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">! Buruan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">subscribe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[spoiler title=SUMBER]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.academia.edu\/31526134\/ZAT_ADIKTIF_DAN_PSIKOTROPIKA\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.academia.edu\/31526134\/ZAT_ADIKTIF_DAN_PSIKOTROPIKA<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ramlawati, M.Si, Dr, Dr. H. Hamka, dkk. 2017. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber Belajar Penunjang PLPG 2017 Mata Pelajaran IPA Bab IX Zat Aditif dan Adiktif serta Sifa.t Bahan dan Pemanfaatannya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Makalah.[\/spoiler]<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Penulis: Eka Viandari<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya! Mungkin kamu sering melihat poster yang berisi tulisan \u201cSay No to Drugs\u201d. Kira-kira,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":277873,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679386253,679384869],"tags":[],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-277869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-trick","category-your-life"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-12T04:29:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!\",\"datePublished\":\"2019-12-12T04:29:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":1182,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\",\"articleSection\":[\"Tips &amp; Trick\",\"Your Life\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\",\"datePublished\":\"2019-12-12T04:29:58+00:00\",\"description\":\"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/apa-itu-zat-adiktif\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips &amp; Trick\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/tips-trick\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Your Life\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog","description":"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog","og_description":"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2019-12-12T04:29:58+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!","datePublished":"2019-12-12T04:29:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/"},"wordCount":1182,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","articleSection":["Tips &amp; Trick","Your Life"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/","name":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini! - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","datePublished":"2019-12-12T04:29:58+00:00","description":"Quipperian, kamu tentu pernah mendengar zat adiktif, kan? Zat ini sangat berbahaya karena bisa membuat kamu kecanduan. Cek di sini selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","width":800,"height":533,"caption":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/apa-itu-zat-adiktif\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips &amp; Trick","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/tips-trick\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Your Life","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/tips-trick\/your-life\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Apa Sih Zat Adiktif itu? Yuk, Cari Tahu di Sini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Apa-Sih-Zat-Adiktif-itu-Yuk-Cari-Tahu-di-Sini-3.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1ahL","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/277869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=277869"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/277869\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":277877,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/277869\/revisions\/277877"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/277873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=277869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=277869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=277869"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=277869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}