{"id":278101,"date":"2019-12-19T16:20:43","date_gmt":"2019-12-19T09:20:43","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=278101"},"modified":"2019-12-19T16:21:05","modified_gmt":"2019-12-19T09:21:05","slug":"rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/","title":{"rendered":"Rangkaian Seri dan Paralel &#8211; Fisika Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278109\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\" alt=\"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah lampu di rumahmu padam karena rusak? Apakah lampu yang padam tersebut berpengaruh pada lampu-lampu yang lain? Tentu tidak ya. Jika salah satu lampu rusak, lampu lain tidak akan ikut rusak. Hal itu karena rangkaian lampu di rumahmu dipasang secara paralel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda halnya jika lampu di rumahmu dipasang secara seri. Saat ada satu lampu yang padam, pasti lampu yang lain ikutan padam. Memangnya, apa perbedaan rangkaian seri dan paralel? Temukan jawabannya di pembahasan Quipper Blog kali ini. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Check this out<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<h2><b>Pentingnya Listrik bagi Kehidupan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278106\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-5.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-5.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-5-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-5-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok yang wajib ada di era serba digital seperti sekarang ini. Listrik dari pembangkit-pembangkit besar harus disalurkan ke masyarakat melalui beberapa cara. Mungkin Quipperian belum wajib tahu sih bagaimana proses distribusi listrik dari pembangkit sampai ke gardu-gardu listrik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang setidaknya harus tahu adalah bagaimana bisa listrik menghidupkan seluruh peralatan di rumahmu, misalnya saja lampu. Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang keseluruhannya dihubungkan ke sumber tegangan listrik berupa colokan. Kabel-kabel tersebut dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan masing-masing rangkaian.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rangkaian Seri<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278107\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-4.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-4.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-4-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-4-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang seluruh komponen atau beban listriknya disusun secara berurutan. Artinya, inputan satu komponen atau beban berasal dari output komponen yang lain. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar lampu yang dirangkai seri berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278123\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-a.png\" alt=\"\" width=\"229\" height=\"202\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gambar di atas menunjukkan bahwa lampu disusun secara berurutan. Artinya, kuat arus yang mengalir pada setiap lampu bernilai sama. Pada dasarnya, setiap lampu memiliki suatu hambatan yang nilainya sudah ditentukan oleh pabrikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, komponen listrik yang akan Quipperian hitung nantinya adalah nilai hambatan pengganti total dalam rangkaian. Rangkaian seri memiliki sifat-sifat tertentu yang membedakannya dengan rangkaian paralel. Adapun sifat-sifat rangkaian seri adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Besarnya kuat arus yang mengalir pada masing-masing komponen atau beban adalah sama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian seri disebut juga rangkaian pembagi tegangan. Hal itu karena sumber tegangan akan dibagi ke dalam banyaknya komponen yang dirangkai secara seri.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, rangkaian seri ini memiliki kelebihan dan kekurangan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kelebihan rangkaian seri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kelebihan rangkaian seri adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah kabel penghantar yang dibutuhkan pada rangkaian seri lebih sedikit atau hemat kabel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pemasangan lebih murah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun hambatan pada masing-masing beban tidak sama, beban tetap dilalui besar arus yang sama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Kekurangan rangkaian seri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kekurangan rangkaian seri adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila salah satu beban putus atau padam, maka beban yang lain akan ikut padam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lampu yang dirangkai secara seri tidak bisa menyala sama terang. Hal itu karena tegangan yang ada di setiap lampu berbeda-beda, bergantung besarnya hambatan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Rangkaian Paralel<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278108\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-3.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-3.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-3-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-3-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian paralel adalah rangkaian yang seluruh komponen atau beban listriknya dirangkai secara berderet. Dengan demikian, inputan dari masing-masing beban berasal dari sumber yang sama. Untuk lebih jelasnya, simak gambar lampu yang dirangkai paralel berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278122\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-b.png\" alt=\"\" width=\"245\" height=\"256\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika diperhatikan, input masing-masing lampu berasal dari sumber tegangan yang sama. Artinya, masing-masing beban akan mendapatkan tegangan yang sama, sehingga arus yang mengalir pada setiap beban akan berbeda-beda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah mengapa rangkaian paralel disebut sebagai rangkaian pembagi arus. Lalu, seperti apa sifat rangkaian ini? Apakah sama dengan sifat rangkaian seri? Inilah sifat rangkaian paralel.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing beban akan mendapatkan tegangan yang sama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Besarnya arus yang mengalir pada beban bergantung pada besar kecilnya hambatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hambatan total rangkaian paralel bernilai lebih kecil dari hambatan seri. Akibatnya, arus total yang mengalir akan semakin besar.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti rangkaian seri, rangkaian paralel juga memiliki kelebihan dan kekurangan.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kelebihan rangkaian paralel<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kelebihan rangkaian paralel adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh lampu yang dirangkai paralel akan menyala sama terang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika salah satu lampu padam, lampu yang lain tidak akan terpengaruh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Kelemahan rangkaian paralel<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kelemahan rangkaian paralel adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kabel yang dibutuhkan lebih banyak, sehingga biaya yang dibutuhkan lebih besar daripada instalasi rangkaian seri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Besarnya arus yang mengalir di setiap beban tidak sama, bergantung besarnya hambatan pada beban.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu dia pembahasan sekilas tentang rangkaian seri dan paralel. Lantas, bagaimana cara menghitung hambatan total pengganti dan kuat arus total yang mengalir pada suatu rangkaian seri atau paralel? Tak usah khawatir, berikut ini pemaparannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Persamaan-Persamaan yang Berlaku pada Rangkaian Seri dan Paralel<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278110\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-1.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-1.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-1-300x200.png 300w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-1-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh rangkaian seri bisa kamu lihat pada gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278121\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-c.png\" alt=\"\" width=\"296\" height=\"186\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan yang berlaku pada gambar di atas adalah:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278120\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-d.png\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"165\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh rangkaian paralel bisa kamu lihat pada gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278119\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-e.png\" alt=\"\" width=\"344\" height=\"295\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-e.png 344w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-e-300x257.png 300w\" sizes=\"(max-width: 344px) 100vw, 344px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan yang berlaku pada gambar di atas adalah:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278118\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-f.png\" alt=\"\" width=\"241\" height=\"186\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pemahamanmu semakin bertambah, simak contoh soal berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh soal 1<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga buah hambatan identik dirangkai secara paralel. Jika nilai hambatan totalnya 0,75 Ohm, tentukan besarnya masing-masing hambatan!<\/span><\/p>\n<p><b>Pembahasan:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">total = 0,75 Ohm<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya: <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = \u2026?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata identik berarti jenis dan material penyusun hambatan adalah sama, sehingga besarnya tiga hambatan juga sama. Untuk mencari besarnya hambatan masing-masing, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278117\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-g.png\" alt=\"\" width=\"188\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, besarnya masing-masing hambatan adalah 2,25 Ohm.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh soal 2<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan rangkaian berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278116\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-h.png\" alt=\"\" width=\"406\" height=\"159\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-h.png 406w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-h-300x117.png 300w\" sizes=\"(max-width: 406px) 100vw, 406px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui besarnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 2 Ohm, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 3 Ohm, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 5 Ohm. Jika tegangan totalnya 24 Volt, tentukan besarnya arus yang mengalir dalam rangkaian!<\/span><\/p>\n<p><b>Pembahasan:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 2 Ohm<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 3 Ohm<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 5 Ohm<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">V<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">total<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 24 Volt<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">I<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> =\u2026?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, Quipperian harus mencari besarnya hambatan total dalam rangkaian tersebut. Oleh karena ketiga hambatan disusun seri, gunakan persamaan berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278115\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-i.png\" alt=\"\" width=\"169\" height=\"98\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, gunakan hukum Ohm untuk mencari besarnya arus yang mengalir dalam rangkaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278114\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-j.png\" alt=\"\" width=\"120\" height=\"141\" \/>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, besarnya arus yang mengalir dalam rangkaian adalah 2,4 A.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh soal 3<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan rangkaian berikut.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278113\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-k.png\" alt=\"\" width=\"317\" height=\"227\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-k.png 317w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-k-300x215.png 300w\" sizes=\"(max-width: 317px) 100vw, 317px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui besarnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 4 Ohm, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 12 Ohm, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 6 Ohm. Jika tegangan totalnya 12 Volt, tentukan besarnya arus yang mengalir pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><b>Pembahasan:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui:<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 4 Ohm<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 12 Ohm<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/em><sub><em><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = 6 Ohm<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditanya: <\/span><em style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">I<\/em><sub style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\"><em>2<\/em><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> =\u2026?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, Quipperian harus mencari hambatan total dalam rangkaian.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278112\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-l.png\" alt=\"\" width=\"181\" height=\"191\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, tentukan besarnya <em>I<\/em><sub><em>2<\/em><\/sub><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0berdasarkan persamaan hukum Ohm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-278111\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-m.png\" alt=\"\" width=\"104\" height=\"134\" \/>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, besarnya hambatan yang mengalir pada <em>R<\/em><sub><em>2<\/em><\/sub><\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah 1 A.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, belajar rangkaian seri dan paralel itu mudah ya? Setidaknya, Quipperian paham mengapa saat\u00a0 satu lampu di rumahmu padam, lampu lain tidak ikutan padam. Belajar Fisika itu sangat bermanfaat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, jangan pernah bosan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Untuk memudahkan kamu dalam belajar, <\/span><a href=\"https:\/\/learn.quipper.com\/\"><b>Quipper Video<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> hadir dengan berbagai fitur menarik dan lengkap dengan latihan soalnya. So, tunggu apa lagi. Ayo segera gabung bersama Quipper Video. Salam Quipper!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[spoiler title=SUMBER]<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/d14fikpiqfsi71.cloudfront.net\/media\/W1siZiIsIjIwMTUvMTAvMjkvMTQvMjYvMzgvNTRhM2MwMDctMTQ2ZS00NzIwLWEzOGUtYmIwYmUwYjMxZjZjL0Zpc2lrYSUyMFNlc2klMjA2LnBkZiJdXQ.pdf?sha=59f61994ce1b6b40\" rel=\"nofollow\">https:\/\/d14fikpiqfsi71.cloudfront.net\/media\/W1siZiIsIjIwMTUvMTAvMjkvMTQvMjYvMzgvNTRhM2MwMDctMTQ2ZS00NzIwLWEzOGUtYmIwYmUwYjMxZjZjL0Zpc2lrYSUyMFNlc2klMjA2LnBkZiJdXQ.pdf?sha=59f61994ce1b6b40<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.teknik-otomotif.com\/2018\/09\/kelebihan-dan-kekurangan-rangkaian-seri.html\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.teknik-otomotif.com\/2018\/09\/kelebihan-dan-kekurangan-rangkaian-seri.html<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"http:\/\/pintar.jatengprov.go.id\/uploads\/users\/dakhori\/materi\/SD_Rangkaian_Seri_dan_Rangkaian_Paralel_2014-10-29\/Rangkaian_Seri_dan_Rangkaian_Paralel.pdf\" rel=\"nofollow\">http:\/\/pintar.jatengprov.go.id\/uploads\/users\/dakhori\/materi\/SD_Rangkaian_Seri_dan_Rangkaian_Paralel_2014-10-29\/Rangkaian_Seri_dan_Rangkaian_Paralel.pdf<\/a><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.dreamstime.com\/vector-illustration-series-parallel-circuits-image112805518%5B\/spoiler%5D\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.dreamstime.com\/vector-illustration-series-parallel-circuits-image112805518%5B\/spoiler%5D<\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Penulis: Eka Viandari<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya! Pernahkah lampu di rumahmu padam karena rusak? Apakah lampu yang padam tersebut berpengaruh&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":278109,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384877,679384888],"tags":[],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-278101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-mapel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-19T09:20:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-12-19T09:21:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Rangkaian Seri dan Paralel &#8211; Fisika Kelas 12\",\"datePublished\":\"2019-12-19T09:20:43+00:00\",\"dateModified\":\"2019-12-19T09:21:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":1053,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\",\"articleSection\":[\"Fisika\",\"Mapel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\",\"datePublished\":\"2019-12-19T09:20:43+00:00\",\"dateModified\":\"2019-12-19T09:21:05+00:00\",\"description\":\"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/fisika\\\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Fisika\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/fisika\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Rangkaian Seri dan Paralel &#8211; Fisika Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog","description":"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog","og_description":"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2019-12-19T09:20:43+00:00","article_modified_time":"2019-12-19T09:21:05+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Rangkaian Seri dan Paralel &#8211; Fisika Kelas 12","datePublished":"2019-12-19T09:20:43+00:00","dateModified":"2019-12-19T09:21:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/"},"wordCount":1053,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","articleSection":["Fisika","Mapel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/","name":"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12 - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","datePublished":"2019-12-19T09:20:43+00:00","dateModified":"2019-12-19T09:21:05+00:00","description":"Listrik harus dialirkan melalui kabel-kabel yang dirangkai secara seri, paralel, atau campuran. Inilah penjelasan tentang rangkaian seri dan paralel!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","width":800,"height":533,"caption":"Rangkaian Seri dan Paralel - Fisika Kelas 12"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/fisika\/rangkaian-seri-dan-paralel-fisika-kelas-12\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Fisika","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/fisika\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Rangkaian Seri dan Paralel &#8211; Fisika Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-Fisika-Kelas-12-2.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1alv","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=278101"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":278130,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/278101\/revisions\/278130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/278109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=278101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=278101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=278101"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=278101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}