{"id":286168,"date":"2020-12-15T16:25:26","date_gmt":"2020-12-15T09:25:26","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=286168"},"modified":"2022-03-01T16:28:01","modified_gmt":"2022-03-01T09:28:01","slug":"tanda-baca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/","title":{"rendered":"Tanda Baca &#8211; Bahasa Indonesia Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-286170\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png\" alt=\"Tanda Baca\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca-768x512.png 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca-585x390.png?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca-263x175.png?crop=1 263w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hai, Quipperian!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pasti sering menemukan simbol tanda titik, koma, tanda petik, dsb ketika membaca buku atau artikel yang ada di internet, bukan? Bahkan, tanda-tanda tersebut sering kamu jumpai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">keyboard<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Nah, inilah yang disebut sebagai tanda baca.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau menurut KBBI, tanda baca merupakan tanda yang digunakan dalam sistem ejaan. Biasanya tanda baca ini dilambangkan dengan simbol yang berbeda-beda. Selain untuk menunjukan tata kata dan struktur pada suatu tulisan, tanda baca juga berfungsi sebagai tanda jeda dan mengatur intonasi saat kita membaca.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ada berbagai macam tanda baca dengan simbol yang berbeda, mereka juga memiliki tata penggunaan yang berbeda. Untuk itu, pada artikel kali ini Quipper Blog akan membahas materi tentang tanda baca. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kuy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, langsung saja kita kenalan dengan 17 tanda baca di bawah ini, ya!<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Tanda Titik (.)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda baca pertama yang akan Quipper Blog bahas adalah tanda titik atau yang disimbolkan dengan (.). Kamu tentu sudah paham kalau fungsi tanda baca ini adalah sebagai penutup dari sebuah kalimat, apalagi untuk kalimat pernyataan (deklaratif) dan kalimat <a href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/un\/bahasa-indonesia-un-sma\/belajar-teks-berita-lengkap-dengan-pengertian-struktur-sifat-dan-contohnya\/\">berita<\/a>. Tapi ternyata, fungsi dari tanda titik enggak hanya itu saja, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada beberapa fungsi lainnya dari tanda titik, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan untuk menulis singkatan, misalnya hlm. yang merupakan singkatan dari kata halaman, lalu ada singkatan a.n. yang merupakan singkatan dari atas nama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pembatas singkatan pada gelar sarjana seseorang dengan bidang yang diambilnya. Misalnya S.E. yang merupakan sarjana ekonomi, dan S.Hum. yang merupakan sarjana humaniora.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai tanda baca untuk mengakhiri huruf atau angka dalam bentuk tabel ataupun <a href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/teks-laporan-percobaan\/\">laporan<\/a>.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembatas antara keterangan yang satu dengan yang lain pada daftar pustaka. Misalnya: Ridwan, Maulana. 2002. Perisai dari Bandung. Bandung: Indonesia Pustaka.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>2. Tanda Kurung (())<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, tanda kurung biasa digunakan untuk mengapit tambahan keterangan atau penjelasan. Misalnya kamu bisa menggunakan tanda ini untuk memberi penjelasan kependekan dari Surat Izin Mengemudi (SIM).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, tanda kurung juga digunakan untuk mengapit penjelasan atau keterangan yang bukan bagian utama dari kalimat. Contohnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKeterangan tersebut (lihat di gambar 1.1.) menunjukkan kalau pola makan sangat berpengaruh terhadap kesehatan.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Tanda Seru (!)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tanda baca yang satu ini, biasa digunakan sebagai bentuk dari penegasan pada akhir kalimat. Nah, kamu bisa menggunakan tanda seru untuk menunjukkan perintah atau seruan pada kalimat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, tanda seru juga bisa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menggambarkan ketidakpercayaan, kesungguhan, atau emosi kuat yang coba disampaikan oleh si penulis. Contohnya seperti \u201cTaati rambu-rambu lalu lintas!\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Tanda Tanya (?)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda baca berikutnya yang akan Quipper Blog bahas adalah tanda tanya. Tentu, kamu sudah tak asing lagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tanda baca yang satu ini. Fungsi tanda tanya memang biasa digunakan untuk menunjukkan kalimat tanya atau kalimat interogatif. Untuk itu, posisi tanda ini bisa menggantikan sebuah tanda titik (.) di akhir kalimat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi lainnya dari tanda tanya ialah menyatakan kalimat yang kurang bisa dibuktikan kebenarannya alias masih ambigu. Contohnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cDi Indonesia ada 5.700 (?) pulau.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Tanda Koma (,)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda baca yang satu ini pada umumnya digunakan untuk memisahkan beberapa bagian dari suatu kalimat atau memisahkan anak kalimat dari induknya. Misalnya ada kalimat:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKarena baik hati, ia disukai banyak orang.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda koma di kalimat itu memisahkan induk kalimat dengan anak kalimatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, tanda koma juga bisa kamu gunakan sebelum kata penghubung. Adapun kata penghubung itu adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melainkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, dsb.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, tanda koma juga ternyata punya banyak fungsi lainnya<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan dalam suatu pemerincian atau pembilangan misalnya: satu, dua, tiga, dst.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penghubung antarkalimat misalnya kata: jadi, meskipun demikian, oleh karena itu, dst.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan sesudah ataupun sebelum kata seruan, misalnya hai, Bu, Nak, dst.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda koma digunakan sebagai pemisah petikan langsung dari bagian lain kalimat. Misalnya kata ayah, \u201cKita tidak boleh pantang menyerah.\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diletakkan di antara bagian-bagian alamat, tempat, dan tanggal. Juga pada nama tempat, wilayah, dan alamat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pemisah pada bagian-bagian catatan kaki atau akhir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>6. Tanda Petik Tunggal (\u2018 \u2018)\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan selanjutnya terkait dengan tanda baca adalah tanda petik tunggal. Tanda baca yang satu ini biasa kita gunakan ketika kamu ingin mengapit petikan lain dengan petikan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hmm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maksudnya gimana sih? Misalnya ada contoh kalimat:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKudengar, ada lagu \u2018Ibu Kita Kartini\u2019 tadi?\u201d tanya Erika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, tanda petik tunggal di kalimat tersebut untuk menegaskan adanya lagu Ibu Kita Kartini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kamu juga bisa menggunakan tanda petik tunggal ini untuk mengapit terjemahan, makna, atau penjelasan kata.<\/span><\/p>\n<h2><b>7. Tilde (~)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda gelombang atau tilde merupakan tanda yang sering ditemui dalam kamus. Menurut KBBI, tilde ini merupakan tanda yang menggantikan sublema yang terdapat dalam deskripsi kamus atau dalam contoh penggunaannya. Sublema sendiri adalah turunan dari kata yang ada di dalam kamus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya kamu enggak bingung dengan penggunaan tanda baca yang satu ini, Quipper Blog berikan contoh, ya. Misalnya, kamu ingin mencari kata \u2018perajin\u2019 di dalam kamus, maka yang akan kamu temukan adalah:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perajin: orang yang bersifat rajin: para ~ itu bekerja keras\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian \u2018para ~ itu bekerja keras\u2019 merupakan contoh dari penggunaan kata perajin yang sesuai dengan arti yang diberikan. Tanda tilde hadir sebagai pengganti dari kata perajin. Jadi, bisa disimpulkan makna dari kalimat itu adalah \u2018para perajin itu bekerja keras\u2019.<\/span><\/p>\n<h2><b>8. Tanda Hubung (-)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya tanda hubung digunakan untuk menandai bagian kata karena terpenggal oleh pergantian baris. Selain itu, ia juga digunakan dalam menyambung kata-kata yang berulang, misalnya kemerah-merahan, kata-kata, layang-layang, dsb.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pengisian biodata, kamu juga pasti sering menggunakan tanda satu ini. Sebab, tanda hubung memang bisa digunakan untuk menyambung tanggal, bulan, dan tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, masih ada juga kok fungsi-fungsi lainnya dari tanda hubung, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk merangkai kata bahasa Indonesia dengan bahasa asing atau daerah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa menggunakan tanda hubung untuk merangkai : se-, ke-, angka dengan -an, huruf dan angka, serta imbuhan -mu,-nya, dan -ku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda ini juga bisa kamu gunakan untuk menjelaskan hubungan ungkapan atau kata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>9. Tanda Titik Dua (:)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu sedang membuat teks percakapan, kamu pasti sudah enggak asing lagi dengan tanda yang satu ini. Tanda titik dua, memang menjadi tanda baca yang sering kita temui di bacaan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain digunakan untuk menuliskan dialog, ternyata mereka bisa\u00a0 digunakan untuk menyatakan pernyataan yang diikuti perinciannya. Bahkan, penggunaan tanda titik dua ini bisa kamu temukan dalam daftar pustaka. Adapun contoh penggunaan tanda titik dua yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anisa. 1999. Kancil Yang Cerdik. Jakarta: Intermedia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Presiden: Joko Widodo<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Liburan kali ini kita akan memilih antara: Australia atau Malaysia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kompas, X, No: 20\/2018: 20<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>10. Tanda Titik Koma (;)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti tanda baca titik dua, bedanya titik koma digunakan pada akhir perincian yang bentuknya berupa klausa atau kalimat. Misalnya seperti berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat penerimaan anggota:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkewarganegaraan Indonesia;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbadan sehat dan tidak merokok;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, tanda titik koma juga bisa kamu gunakan sebagai kata penghubung bagi kalimat yang setara. Maksud dari setara di sini adalah kalimat tersebut saling berkaitan dan memiliki maksud yang sama, dengan\u00a0 kata lain titik koma bisa digunakan sebagai kata ganti \u2018dan\u2019. Supaya kamu lebih memahami tentang tanda titik koma, berikut adalah contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita enggak membutuhkan mobil sekarang; kita ingin menjualnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah membelikan kita pensil, tas, dan sepatu; jeruk, semangka, dan anggur.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>11. Tanda Elipsis (&#8230;)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, Quipper Blog akan membahas tanda elipsis sebagai salah satu tanda baca. Ini merupakan tanda baca yang biasanya difungsikan sebagai penanda adanya bagian kalimat yang dihilangkan atau dipotong. Kamu bisa menggunakan tanda elipsis ini pada naskah dialog pada bagian yang enggak selesai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar kamu lebih mudah memahaminya, berikut adalah beberapa contoh dari tanda elipsis:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab penurunan prestasinya \u2026 akan diselidiki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahlah \u2026 Hentikan perdebatan ini!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata dasar yang tepat bagi kalimat di atas adalah \u2026.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh iya, ketika kamu ingin menggunakan tanda elipsis ini, sebaiknya diikuti dan didahului dengan spasi. Apabila tanda elipsis digunakan di akhir kalimat, pastikan titiknya berjumlah empat ya agar sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).<\/span><\/p>\n<h2><b>12. Garis Miring (\/)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda baca yang bisa menjadi pengganti kata ini, sering digunakan dalam penomoran surat, penanda periode tertentu, dan alamat. Kata yang bisa digantikan oleh garis miring seperti kata atau, dan, serta setiap. Oh iya, unsur matematika juga menggunakan tanda baca ini <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecepatan mobil adalah 10 m\/s (dibaca: kecepatan mobil adalah 10 meter per detik).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lain dari penggunaan garis miring yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">No. 1\/FK\/2013<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jl. merdeka IV\/12<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tua\/wali murid harap melapor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun ajaran 2020\/2021.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>13. Tanda Petik (\u201c\u201d)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda petik memiliki bentuk seperti daun telinga yang ganda, ternyata memiliki 3 fungsi. Fungsi pertama, tanda baca ini digunakan untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari naskah, pembicaraan, atau bahan tulisan lainnya. Konteksnya ini terkait dengan perkataan yang biasanya dilontarkan para tokoh. Contohnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAku akan belajar yang rajin, supaya bisa membahagiakan ibu,\u201d kata Dea ketika dia melihat ibunya sedang menjahit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi lainnya dari tanda petik adalah bisa digunakan untuk mengapit judul lagu, sajak, film, artikel, naskah, atau bab buku yang digunakan dalam kalimat. Misalnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita diwajibkan untuk menyanyikan lagu \u201cIndonesia Raya\u201d pada saat upacara bendera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Puisi \u201cAku\u201d adalah puisi favorit dia.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, fungsi terakhir dari tanda petik ialah untuk mengapit istilah ilmiah yang kita kurang kenal atau kata-kata yang mempunyai arti yang khusus atau penekanan tertentu. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kucing ternyata memiliki nama ilmiah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Felis catus.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Performanya akhir-akhir ini sangat \u201cfluktuatif.\u201d<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>14. Tanda Kurung Siku ([])<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata, tanda kurung siku berfungsi untuk mengoreksi atau tambahan atas kekurangan di dalam naskah yang ditulis oleh orang lain. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan tanda harus sesuai [dengan] EYD.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia sangat pintar memasa[k].<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelakuannya sangat [sopan].<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan lainnya dari tanda baca ini ialah untuk mengapit keterangan di dalam kalimat penjelas yang sudah diberi tanda kurung lengkung. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat berbagai macam sistem operasi (pembahasan lebih lanjut bisa dibaca di Bab II [halaman 20]).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>15. Tanda Pisah (\u2014)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda baca selanjutnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah tanda pisah.Tanda pisah bisa digunakan untuk membatasi kalimat atau kata yang memberi penjelasan di luar maksud kalimat itu. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia\u2014<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">aku yakin dia memang pintar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014memiliki kecerdasan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesehatan memang\u2014<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kita sepakat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014hal utama yang perlu kita perhatikan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, tanda pisah juga sering kita temui sebagai tanda yang memaknai \u2018sampai ke\u2019 atau \u2018sampai dengan\u2019. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2017\u20142019<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surabaya\u2014Jakarta<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>16. Tanda Penyingkat (\u2018)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah tanda yang kita kenal juga dengan sebutan apostrof. Tanda penyingkat sering kita gunakan dalam penghilangan bagian dari kata atau angka tahun di dalam konteks tertentu. Contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu \u2018kan kusurati ketika aku tiba. (\u2018kan disini mengartikan kata akan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">6-2-\u201916 (angka 16 disitu merupakan penyingkatan untuk tahun 2016)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pagi \u2018lah lewat. (\u2018lah = telah)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>17. Ampersand (&amp;)<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tentunya sering melihat tanda baca yang satu ini, kan? Ampersand adalah tanda baca yang merupakan simbol dari kata sambung, atau biasa kita kenal dengan \u2018dan\u2019. Selain digunakan dalam kalimat, tanda ini juga sering kita gunakan dalam sebuah nama perusahaan. Contoh penggunaannya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aku &amp; dia sudah sering bertemu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Johnson &amp; Johnson<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>18. Tanda Kurung Sudut (&lt;&gt;)<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Angle brackets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau yang sering kita sebut dengan kurung sudut, merupakan tanda baca yang biasanya kita gunakan dalam penulisan format URL web ataupun alamat email. Misalnya:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&lt;admin@monolog.com&gt;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&lt;www.monolog.com&gt;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, itu tadi penjelasan mengenai materi tanda baca bahasa Indonesia. Ternyata banyak juga ya tanda baca yang sering kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan tadi bisa menambah pengetahuan kamu untuk menggunakan berbagai tanda baca lebih tepat ya. Buat pengetahuan dan pembelajaran menarik lainnya, kamu bisa nih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">subscribe<\/span><\/i> <a href=\"https:\/\/subscribe.quipper.com\/signup\/id\"><b>Quipper Video<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.Tenang, kamu bisa mendaftarnya secara gratis, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai, Quipperian! Kamu pasti sering menemukan simbol tanda titik, koma, tanda petik, dsb ketika membaca buku atau artikel yang ada di internet, bukan? Bahkan,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":286170,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384860,679384888],"tags":[],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-286168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-mapel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-15T09:25:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-01T09:28:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Tanda Baca &#8211; Bahasa Indonesia Kelas 9\",\"datePublished\":\"2020-12-15T09:25:26+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:28:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/\"},\"wordCount\":1806,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Tanda-Baca.png\",\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Mapel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/\",\"name\":\"Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Tanda-Baca.png\",\"datePublished\":\"2020-12-15T09:25:26+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:28:01+00:00\",\"description\":\"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Tanda-Baca.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Tanda-Baca.png\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Tanda Baca\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/tanda-baca\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bahasa Indonesia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Tanda Baca &#8211; Bahasa Indonesia Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog","description":"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog","og_description":"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2020-12-15T09:25:26+00:00","article_modified_time":"2022-03-01T09:28:01+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","type":"image\/png"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Tanda Baca &#8211; Bahasa Indonesia Kelas 9","datePublished":"2020-12-15T09:25:26+00:00","dateModified":"2022-03-01T09:28:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/"},"wordCount":1806,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","articleSection":["Bahasa Indonesia","Mapel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/","name":"Tanda Baca - Bahasa Indonesia Kelas 9 - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","datePublished":"2020-12-15T09:25:26+00:00","dateModified":"2022-03-01T09:28:01+00:00","description":"Quipperian, dalam artikel ini kamu akan mempelajari 18 tanda baca yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Apa saja?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","width":800,"height":533,"caption":"Tanda Baca"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/tanda-baca\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bahasa Indonesia","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/bahasa-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Tanda Baca &#8211; Bahasa Indonesia Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Tanda-Baca.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1crC","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=286168"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":299248,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286168\/revisions\/299248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/286170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=286168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=286168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=286168"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=286168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}