{"id":29092,"date":"2016-08-03T18:52:35","date_gmt":"2016-08-03T11:52:35","guid":{"rendered":"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/?p=29092"},"modified":"2016-08-03T18:52:35","modified_gmt":"2016-08-03T11:52:35","slug":"suka-film-yuk-belajar-sinematografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/","title":{"rendered":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!"},"content":{"rendered":"<p><b><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-29232 aligncenter\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\" alt=\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894-768x512.jpg 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894-585x390.jpg?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894-263x175.jpg?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><br \/>\nQuipperian! <\/b>Sinematografi\u00a0sebagai ilmu terapan merupakan bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita).<br \/>\n<b><br \/>\n<\/b>Sinematografi\u00a0memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda. Karena, objeknya sama maka peralatannya pun mirip. Perbedaannya, peralatan fotografi menangkap gambar tunggal, sedangkan\u00a0sinematografi\u00a0menangkap rangkaian gambar.<\/p>\n<p>Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada\u00a0sinematografi\u00a0memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi\u00a0sinematografi\u00a0adalah gabungan antara fotografi dengan teknik perangkaian gambar atau dalam\u00a0sinematografi\u00a0disebut montase (montage).<\/p>\n<p>Sebelumnya, yuk kita pahami dulu dari konsep dasar sebuah film!<\/p>\n<h3 class=\"mh-loop-title\" style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/suka-banget-sama-film-kamu-harus-kuliah-di-perguruan-tinggi-ini\/\" rel=\"bookmark\">Suka Banget Sama Film? Kamu Harus Kuliah di Perguruan Tinggi Ini!<\/a><\/h3>\n<h2><span lang=\"SV\">Pengertian Film<br \/>\n<\/span><\/h2>\n<p><span lang=\"SV\">Film\u00a0<\/span>adalah<span lang=\"SV\">\u00a0gambar-hidup, juga sering disebut movie. Film, secara kolektif, sering disebut sinema. Sinema itu sendiri bersumber dari kata kinematik atau gerak. Film juga sebenarnya merupakan lapisan-lapisan cairan selulosa, biasa di kenal di dunia para sineas sebagai seluloid.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"SV\">Pengertian secara harafiah film (sinema) adalah Cinemathographie yang berasal dari Cinema + tho = phytos (cahaya) + graphie = gr<\/span>a<span lang=\"SV\">hp (tulisan = gambar = citra), jadi pengertiannya adalah melukis gerak dengan cahaya. Agar kita dapat melukis gerak dengan cahaya, kita harus menggunakan alat khusus, yang biasa kita sebut dengan kamera.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"SV\">Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan\/atau oleh animasi. Kamera film menggunakan pita seluloid (atau sejenisnya, sesuai perkembangan teknologi). Butiran silver halida yang menempel pada pita ini sangat sensitif terhadap cahaya.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"SV\"> Saat proses cuci film, silver halida yang telah terekspos cahaya dengan ukuran yang tepat akan menghitam, sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan tanggal dan larut bersama cairan pengembang (<i>developer<\/i>).<\/span><\/p>\n<div><span lang=\"SV\">Definisi Film Menurut UU 8\/1992, adalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang-dengar yang dibuat berdasarkan asas sinematografi dengan direkam pada pita seluloid, pita video, piringan video, dan\/atau bahan hasil penemuan teknologi lainnya. <\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Bentuk seperti itu bisa dalam segala bentuk, jenis, dan ukuran melalui proses kimiawi, proses elektronik, atau proses lainnya, dengan atau tanpa suara, yang dapat dipertunjukkan dan\/atau ditayangkan dengan sistem Proyeksi mekanik, eletronik, dan\/atau lainnya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div>Istilah film pada mulanya mengacu pada suatu media sejenis plastik yang dilapisi dengan zat peka cahaya. Media peka cahaya ini sering disebut selluloid. Dalam bidang fotografi film ini menjadi media yang dominan digunakan untuk menyimpan pantulan cahaya yang tertangkap lensa.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pada generasi berikutnya fotografi bergeser padapenggunaan media digital elektronik sebagai penyimpan gambar.<\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Dalam bidang sinematografi perihal media penyimpan ini telah mengalami perkembangan yang pesat. <\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Berturut-turut dikenal media penyimpan selluloid (film), pita analog, dan yang terakhir media digital (pita, cakram, memori chip). Bertolak dari pengertian ini maka film pada awalnya adalah karya sinematografi yang memanfaatkan media selluloid sebagai penyimpannya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Sejalan dengan perkembangan media penyimpan dalam bidang sinematografi, maka pengertian film telah bergeser. Sebuah film cerita dapat diproduksi tanpa menggunakan selluloid (media film). Bahkan saat ini sudah semakin sedikit film yang menggunakan media selluloid pada tahap pengambilan gambar. <\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"SV\">Pada tahap pasca produksi gambar yang telah diedit dari media analog maupun digital dapat disimpan pada media yang fleksibel. Hasil akhir karya sinematografi dapat disimpan Pada media selluloid, analog maupun digital.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/a2aa7-shutterstock_337195220_799x533.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9632 aligncenter\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/a2aa7-shutterstock_337195220_799x533.jpg\" alt=\"shutterstock_337195220_799x533\" width=\"799\" height=\"533\" \/><\/a><\/p>\n<\/div>\n<h2>Konsep Dasar Membuat Film<\/h2>\n<p>Sebuah karya film terdiri dari integrasi jalinan cerita. jalinan cerita terbentuk dari menyatunya peristiwa atau adegan-scene. Adegan terdiri dari beberapa sudut pengambilan gambar-shot. Dengan demikian, penggarapan sebuah karya film yang harus diupayakan sesempurna mungkin. Ada beberapa shot yang biasanya perlu diulang atau diperbaiki untuk mendapatkan hasil yang paling baik. proses itu disebut re-take.<\/p>\n<p><strong>1.\u00a0<\/strong><strong>Prinsip Penggunaan Bahasa Film<\/strong><\/p>\n<p>Komunikasi yang tercipta melalui media film hanya berjalan satu arah yakni kepada komunikan atau penonton. Untuk menyampaikan amanat film tersebut, dibituhkan suatu media. Oleh karena itu terdapat 3 faktor utama yang mendasari bahasa film, yaitu :<\/p>\n<p>a. \u00a0 \u00a0 Gambar\/visual<br \/>\nGambar dalam karya film berfungsi sebagai sarana utama. Oleh karena itu, andalkan terlebih dahulu kemampuan penyampaian melalui mediagambar tersebut untuk menanamkan informasi. Gambar menjadi daya tarik tersendiri diluar alur cerita.<\/p>\n<p>b.\u00a0 \u00a0 \u00a0Suara\/audio<\/p>\n<p>Keberadaan suara berfungsi sebagai sarana penunjang untuk memperkuat atau mempertegas informasi yang akan disampaikan melalui bahasa gambar. Sound effect dan ilustrasi musik akan sangat berguna untuk menciptakan mood atau suasana serta memperkuat informasi.<\/p>\n<p>c.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Keterbatasan waktu<\/p>\n<p>Faktor keterbatasan waktulah yag mengikat dan membatasi pengguanaan kedua sarana bahasa film diatas. Oleh karenanya, perlu diingat bahwa informasi yang penting saja yang diberikan. Penonton menganggap semua yang ditampilkan adalah penting. Jika ada informasi yang tidak penting, penonton akan menganggapnya penting, sehingga dapat membingungkan imajinasi.<\/p>\n<p><strong>2.\u00a0 \u00a0 \u00a0<\/strong><strong>Seni Memahami Karakter Penonton<\/strong><\/p>\n<p>Berkarya dalam film memiliki sisi keasyikan tersendiri karena ada semacam seni atau permainan untuk emmahami karakter penonton. Komunikasi media film hanya berjalan one way traffic\/satu arah. Oleh karena itu, pembuat karya film harus jeli melihat segmen penontonnya.<\/p>\n<h3 class=\"mh-loop-title\" style=\"text-align:center;\"><a href=\"https:\/\/video.quipper.com\/id\/blog\/9-jurusan-sbmptn-dengan-kuliah-yang-menjanjikan\/\" rel=\"bookmark\">9 Jurusan SBMPTN dengan Kuliah yang Menjanjikan!<\/a><\/h3>\n<p>a.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Kemampuan menduga<\/p>\n<p>Salah satu keasyikan penonton yang harus kita hargai adalah kemampuan emnduga adegan selanutnya. Hal tersebut muncul ketika pelaku dan alurnya bisa dipahami oleh penonton dan sanggup menggerakkan pikiran sebagai efek dari planting information (penanaman, informasi) sebelumnya.<\/p>\n<p>b.\u00a0 \u00a0 \u00a0Faktor Penurut<\/p>\n<p>Keasyikan yang lain adalah ketika penonton cenderung menuruti alur dan informasi yang diberikan meskipun secara sengaja informasi utama disembunyikan sehingga mereka salah mengerti\/salah menduga. Ketika informasi utama\/informasi yang benar tersebut diberikan, penonton akan merasa mendapatkan surprise.<\/p>\n<p>c.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Identifikasi<\/p>\n<p>Pada umumnya, setiap penonton cenderung tertarik pada tokoh yang baik atau memiliki kemampuan hebat. Mereka kemudian mengidentifikasikan dirinya\/ terbawa secara emosional kepada tokoh tersebut. Hal yang perlu diperhatikan dalam penokohan adalah tokoh yang mampu membuat simpati penonton berubah-ubah.<\/p>\n<p>d.\u00a0 \u00a0 \u00a0Kemampuan Kalkulasi<\/p>\n<p>Hampir serupa dengan kemampuan menduga diatas, tetapi lebih dititikberatkan pada keinginan penonton untuk menghitung alur pemecahan masalah. Kelkulasi tersebut akan emmungkinkan penonton untuk untuk mempersiapkan tenaga saat menghadapi adegan-adegan yang membutuhkan pemecahan masalah yang sudah diperhitungkan sebelumnya.<\/p>\n<p>e.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Kemampuan Mata dan Telinga<\/p>\n<p>Kedua kemampuan yang biasa diperhitungkan oleh pembuat film adalah kemampuan penglihatan, yang lebih diandalkan untuk menerima informasi, di dukung dengan daya pendengaran. Akan lebih meletihkan bila hanya mengandalkan suara sebagai penyampai informasi. Oleh karena penonton terlanjur terbiasa menggunakan gambar untuk membantu imajinasinya.<\/p>\n<p><strong>3.\u00a0 \u00a0 \u00a0<\/strong><strong>Mekanisme Produksi<\/strong><\/p>\n<p>Mekanisme produksi yang akan dibahas disini adalah tahap-tahap yang biasa dilalui dalam proses produksi film dan disesuaikan dengan produksi film indie yang diadaptasi dari penggarapan film layar lebarberdurasi panjang.<\/p>\n<p>a.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Mengolah Ide Cerita<\/p>\n<p>Hal yang perlu diperhatikan adalah mengolah ide cerita menjadi sebuah skenario dengan beberapa tahap yang biasa dilalui agar arahnya jelas, tidak melenceng jauh dari ide dasar dan agar kerangka ceritanya terkunci. Setiap tahapnya akan dibicarakan lebih lanjut dalam pembahasan mengenai skenario.<\/p>\n<p>b.\u00a0 \u00a0 \u00a0Skenario Draft Awal<\/p>\n<p>Mengolah kembali skenario draft awal untuk mendapatkan draft final skenario. Hal tersebut bisa dilakukan dalam beberapa kali briefing praproduksitriangle system, yaitu sutradara, produser an penulis skenario.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7.jpg\" data-rel=\"penci-gallery-image-content\" ><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-21922 aligncenter\" src=\"http:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7.jpg\" alt=\"Suka Banget Sama Film? Kamu Cocok Kuliah di Perguruan Tinggi Ini!\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7.jpg 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7-768x512.jpg 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7-585x390.jpg?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/8a535-rsz_oqt16q7sg7-263x175.jpg?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>c.\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Menyusun Kru Produksi<\/p>\n<p>Setelah konsep produksi dan perkiraan rencana kebutuhan disepakati, perlu kiranya merekrut kru produksi yang sesuai dengan bidang yang ada dilapangan.<\/p>\n<p>d. \u00a0 Melengkapi Formulir Produksi<\/p>\n<p>Setelah mendpatkan kru yang solid, diadakan rapat produksi bersama untuk melengkapi formulir dan berbagai catatan produksi secara lengkap sebagai petunjuk pelaksanaan di lapangan.<\/p>\n<p>e. \u00a0 Casting Pemeran<\/p>\n<p>Untuk memerankan tokoh yang digambarkan dalam skenario, dibutuhkan casting pemeran. Tahap casting sebenearnya tidak mudah. Jangan sampai memilih teman sebagai pemeran utama tanpa memiliki bekal seni acting, ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan, antara lain pembawaan naskah acting atapun postur tubuh yang sesuai dengan tuntutan skenario sutradara.<\/p>\n<p>f. \u00a0 Reading dan Rehearsal Talent<\/p>\n<p>Pada tahap reading, talent dituntut bisa membawakan dialog dalam skenario dnegan pas, meliputi dialek, pemahaman karakter yang dimainkan, mimik wajah, dll. Dalam rehearsal, talent harus menguasai blocking sesuai oermintaan sutradara. Jika memungkinkan, talet bisa berlatih di lokasi yang akan digunakan dalam proses pengambilan gambar. Jika perlu, talent yang telah terpilih dikarantina dalam satu tempat khusus untuk beradaptasi antara satu sama lain dan terfokus pada film yang akan mereka bintangi<\/p>\n<p>g. \u00a0 Menentukan Lokasi<\/p>\n<p>Masih pada tahap praproduksi, departemen lain, yaitu departemen penyutradaraan, dibantu oleh departemen produksi mencari loasi yang sesuai dengan location on script.<\/p>\n<p>h. \u00a0 Penyiapan Perangkat Produksi<\/p>\n<p>Jangan lupa untuk selalu mengecek segala perangkat produksi serta kelayakan pemakaian kualitas dan kapasitas kerja supaya proses produksi yang dijadwalkan tidak terhambat.<\/p>\n<p>i. \u00a0 \u00a0Briefing Produksi<br \/>\nBriefing produksi juga merupakan tahap yang penting agar produksi terlaksana sesuai mekanisme dan prosedur kerja yang diinginkan. Selain itu, briefing produksi merupakan langkah bagi setiap kru yang tergabung dalam pelaksana produksi untuk beradaptasi. Agar pemahaman cara kerja masing masing wewenang, dan batas kerjanya tidak tumpang tindih, pengaturan hendaknya disesuaikan dengan intruksi sutradara sebagai pemimpin produksi di lapangan<\/p>\n<p>j. \u00a0 \u00a0 Shooting<\/p>\n<p>Setelah semua persiapan produksi dilakukan dengan tertib, langkah berikutnya adalah tahap produksi, yaitu shooting. Bisa dikatakan bahwa 70% proses produksi dihabiskan untuk tahap praproduksi pematangan konsep produksi pada tahap praproduksi memungkinkan pelaksanaan produksi tak banyak membuang waktu untuk membicarakan dari mana kamera merekam gambar, apa saja yang dilakukan talent saat itu, atau bahkan terlupakannya properti produksi yang harusnya ada. Dengan kata lain, pelaksanaan shooting hanya tinggal melakukan apa yang telah direncanakan secara matang pada tahap praproduksi.<\/p>\n<p>k. \u00a0 \u00a0Evaluasi kerja produksi<\/p>\n<p>Setelah selesai melakukan pengambilan gambar, usahakan untuk melakukan evaluasi kerja produksi setiap hari. Hal tersebut bertujuan agar kesalahan dan kendala produksi pada hari tersebut tak terulang kembali pada hari berikutnya<\/p>\n<p>l. \u00a0 \u00a0 Editing<\/p>\n<p>Tahap berikutnya adalah tahap terakhir\/editing. Hal yang dilakukan bukanlah sekedar memilih gambar dan menggabungkannya saja, tetapi lebih dari itu. Pemberian sentuhan seni juga perlu dilakukan, seperti memberi visual effect\/sound effect yang mendukung jalannya cerita.<\/p>\n<p>m.\u00a0 \u00a0Penanyangan Film Perdana<\/p>\n<p>Proses editing memang merupakan akhir dari proses produksi. Namun prosesnya tak berhenti sampai disitu saja. Pemasaran karya film baru saja dimulai. Pertama kali diadakan premiere\/launching penayangan film perdana. Dari situlah, karya film siap untuk diputar dan dipertontonkan kepada masyarakat umum.<\/p>\n<p><strong>Penulis: Sritopia<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian! Sinematografi\u00a0sebagai ilmu terapan merupakan bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":156446345,"featured_media":29232,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_wpcom_ai_launchpad_first_post":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[679384869],"tags":[],"ppma_author":[679386822],"class_list":["post-29092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-your-life"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-03T11:52:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Quipper Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\"},\"headline\":\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\",\"datePublished\":\"2016-08-03T11:52:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/\"},\"wordCount\":1567,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\",\"articleSection\":[\"Your Life\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/\",\"name\":\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\",\"datePublished\":\"2016-08-03T11:52:35+00:00\",\"description\":\"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/08\\\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\\\/amp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips &amp; Trick\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/tips-trick\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Your Life\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/tips-trick\\\/your-life\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/quipperhome.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/marketingquipper\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!","description":"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!","og_description":"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!","og_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2016-08-03T11:52:35+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Quipper Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Quipper Indonesia","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/"},"author":{"name":"Quipper Indonesia","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d"},"headline":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!","datePublished":"2016-08-03T11:52:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/"},"wordCount":1567,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","articleSection":["Your Life"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/","name":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","datePublished":"2016-08-03T11:52:35+00:00","description":"Nggak cukup cuma suka aja! Ayo bikin film!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","width":800,"height":533,"caption":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/tips-trick\/your-life\/suka-film-yuk-belajar-sinematografi\/amp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips &amp; Trick","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/tips-trick\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Your Life","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/tips-trick\/your-life\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Suka Film? Yuk Belajar Sinematografi!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/290ccdd4e30400188d21d2ee1dafc37d","name":"Quipper Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=gf4b0cafd97e69f2f23f6a98cb5b377db","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Quipper Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/quipperhome.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/marketingquipper\/"}]}},"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-7ze","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386822,"user_id":156446345,"is_guest":0,"slug":"marketingquipper","display_name":"Quipper Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d2d2dd6c8208e793639403ab6aa6277d3386717a603e807214f06fe7846b636?s=96&d=identicon&r=g","author_category":"","user_url":"http:\/\/quipperhome.wordpress.com","last_name":"Indonesia","first_name":"Quipper","job_title":"","description":"Quipper adalah perusahaan teknologi pendidikan yang memiliki misi untuk membawa pendidikan terbaik ke seluruh pelosok dunia dan berkomitmen untuk menjadi bagian ekosistem pendidikan di Indonesia."}],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/1eca2-imageedit_5_7587230894.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156446345"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29092"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29092\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29092"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=29092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}