{"id":298393,"date":"2022-10-20T14:04:56","date_gmt":"2022-10-20T07:04:56","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=298393"},"modified":"2022-10-20T14:05:42","modified_gmt":"2022-10-20T07:05:42","slug":"pengertian-morfem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/","title":{"rendered":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-298467\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1-768x512.webp 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1-585x390.webp?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1-263x175.webp?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di mata pelajaran Fisika, bagian terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi menjadi materi lain yang lebih kecil disebut sebagai atom.&nbsp;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, hal itu juga berlaku di mata pelajaran Bahasa Indonesia, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika di Fisika bernama atom, di Bahasa Indonesia bernama morfem. Ingin tahu selengkapnya tentang materi ini? Yuk, kita bahas satu per satu di bawah!<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"pengertian-morfem\"><b>Pengertian Morfem<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Morfem adalah bagian terkecil dari satuan bahasa yang masih memiliki makna. Oleh sebab itu, ciri utamanya adalah suatu satuan bahasa sudah tidak dapat dibagi lagi menjadi satuan bahasa yang lain yang lebih kecil.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah \u201clima\u201d dan \u201ckelima\u201d. Kedua kata tersebut sama-sama memuat angka lima, namun jumlah morfemnya berbeda.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lima sudah tidak bisa dibagi menjadi unit yang lebih kecil. Artinya, lima merupakan 1 morfem.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kelima berasal dari ke- dan lima. Artinya, kata kelima memuat dua morfem, yaitu ke- dan lima.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat adanya morfem ke-, makna kata lima dan kelima menjadi berbeda.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"pengertian-menurut-para-ahli\"><b>Pengertian Menurut Para Ahli<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun pengertiannya menurut para ahli adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-keraf\"><b>1. Keraf<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesatuan yang ikut serta dalam pembentukan kata dan yang dapat dibedakan artinya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-chaer\"><b>2. Chaer<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-kridalaksana\"><b>3. Kridalaksana<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa terkecil yang maknanya relatif stabil dan yang tidak dapat dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"ragam-jenis-jenisnya\"><b>Ragam Jenis-Jenisnya&nbsp;<\/b><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"a-berdasarkan-kebebasannya\"><b>A. Berdasarkan kebebasannya<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan kebebasan, morfem jenisnya dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-bebas\"><b>1. Bebas&nbsp;<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Morfem yang bisa berdiri sendiri serta dapat langsung digunakan tanpa kehadiran morfem yang lain. Contohnya, makan, minum, sekolah, lari, kerja, angin, dan masih banyak lainnya. Dengan kata lain, kata ini sama dengan kata dasar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-terikat\"><b>2. Terikat&nbsp;<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Morfem yang membutuhkan kehadiran morfem lain agar memiliki makna, contohnya ke-an, pe-an, pe-, dan sebagainya. Ke-an tidak akan memiliki makna jika tidak diberi kata dasar. Jika ke-an dihubungkan dengan kata \u201csatu\u201d, maka menjadi \u201ckesatuan\u201d. Nah, barulah kesatuan memiliki makna.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"b-berdasarkan-keutuhan-bentuknya\"><b>B. Berdasarkan keutuhan bentuknya<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan keutuhan bentuknya, morfem dibagi menjadi dua, yakni:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-utuh\"><b>1. Utuh<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa yang secara fisik utuh atau tidak terpecah. Contohnya adalah lelah, sehat, lari, jalan, tidur, cuci, dan masih banyak lainnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-terbagi\"><b>2. Terbagi<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa yang secara fisik terpecah serta harus disisipi morfem lain agar memiliki makna. Contohnya per-an, ber-an, ke-an, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"c-berdasarkan-dasar-dalam-pembentukan-katanya\"><b>C. Berdasarkan dasar dalam pembentukan katanya<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan dasar pembentukan katanya, morfem dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-dasar\"><b>1. Dasar<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa yang bisa menjadi dasar pembentukan makna. Contohnya beli, jual, mandi, gerak, dan sebagainya. Apa yang bisa Quipperian simpulkan terkait jenis ini? Jenis ini bisa berupa morfem bebas maupun terikat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-afiks\"><b>2. Afiks&nbsp;<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa yang terlibat dalam proses afiksasi. Contohnya, per-an, ke-an, me-, meng-, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"d-berdasarkan-maknanya\"><b>D. Berdasarkan maknanya<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-leksikal\"><b>1. Leksikal&nbsp;<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa terkecil yang sudah masih memiliki makna. Contohnya tulis, lari, makan, ayam, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-tak-leksikal\"><b>2. Tak leksikal&nbsp;<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan bahasa terkecil yang tidak memiliki makna sebelum digabung dengan morfem lain. Contohnya, pe-, di-, meng-, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"alomorf\"><b>Alomorf<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membaca pembahasan di atas,&nbsp; sekarang saatnya belajar tentang alomorf. Alomorf adalah variasi dari suatu morfem atau kamu mengenalnya sebagai jenis terikat. Alomorf tidak akan bermakna jika tidak tersambung dengan morfem bebas. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Alomorf me- adalah alomorf yang melekat di depan morfem yang berawalan huruf l, r, w, y, m, n, ny, ng. Misalnya melihat, memasak, memakan, merombak, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Alomorf men- adalah alomorf yang melekat di depan morfem yang berawalan huruf t dan d. Misalnya, mendaki, meniru, menari, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Alomorf meny- adalah alomorf yang melekat di depan morfem yang berawalan huruf s. Misalnya menyapu, menyimpan, menyetrika, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Alomorf mem- adalah alomorf yang melekat di depan morfem yang berawalan huruf b, p, dan f. Misalnya, membuka, memahat, memfondasi, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Alomorf meng- adalah alomorf yang melekat di depan morfem yang berawalan huruf a, i, u, e, o, k, g, h, dan kh. Misalnya mengambil, mengundang, mengingat, mengait, menggores, dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"tips-menentukan-morfem-dalam-suatu-kalimat\"><b>Tips Menentukan Morfem dalam Suatu Kalimat<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar Quipperian tidak bingung dalam menentukan suatu morfem di dalam kalimat, perhatikan tips berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-identifikasi-kata-kata-yang-sama\"><b>1. Identifikasi kata-kata yang sama<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">a. Suatu kata yang bentuk serta maknanya sama memiliki morfem yang sama pula. Contohnya pada kalimat berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Paman berada di perantauan selama 8 bulan.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bulan Desember, Budi berangkat ke Korea.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata bulan pada kedua kalimat di atas memiliki bentuk dan makna yang sama. Artinya, keduanya merupakan morfem yang sama.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">b. Suatu kata yang bentuknya sama namun maknanya berbeda, memiliki morfem yang berbeda. Contohnya pada kalimat berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu memasak hati ayam.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Anak itu selalu makan hati orangtuanya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata hati pada kalimat di atas memiliki bentuk yang sama, namun maknanya berbeda sehingga keduanya morfem yang berbeda.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-identifikasi-kata-kata-yang-memiliki-kemiripan-makna\"><b>2. Identifikasi kata-kata yang memiliki kemiripan makna<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata-kata yang memiliki makna hampir mirip, namun bentuk keduanya berbeda bisa dikatakan morfemnya sama.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-menguraikan-stem-serta-rootnya\"><b>3. Menguraikan <\/b><b><i>stem <\/i><\/b><b>serta <\/b><b><i>rootnya<\/i><\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya pada kata \u201cpelarian\u201d <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stem-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya adalah pelari dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">root-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya adalah lari. Kata tersebut memuat tiga morfem, yaitu \u201cpe-\u201d, \u201clari\u201d, dan \u201c-an\u201d.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai sini, apakah Quipperian sudah paham?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar kamu semakin paham, sering-sering mengerjakan latihan soal, ya. Kamu bisa mengerjakannya di <\/span><a href=\"https:\/\/subscribe.quipper.com\/signup\"><b>Quipper Video<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain materi bahasa Indonesia, ada juga materi pelajaran lain yang pastinya sangat lengkap dan seru untuk ditelusuri. Buruan daftar!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di mata pelajaran Fisika, bagian terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi menjadi materi lain yang lebih kecil disebut sebagai atom.&nbsp;Ternyata, hal itu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":298467,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_crdt_document":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[679384860],"tags":[],"ppma_author":[679386827],"class_list":["post-298393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk &amp; jenis serta cara menentukannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk &amp; jenis serta cara menentukannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-20T07:04:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-20T07:05:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya\",\"datePublished\":\"2022-10-20T07:04:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-20T07:05:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/\"},\"wordCount\":834,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Morfem-1.webp\",\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/\",\"name\":\"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Morfem-1.webp\",\"datePublished\":\"2022-10-20T07:04:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-20T07:05:42+00:00\",\"description\":\"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk & jenis serta cara menentukannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Morfem-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Morfem-1.webp\",\"width\":800,\"height\":533},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/pengertian-morfem\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bahasa Indonesia\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/bahasa-indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog","description":"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk & jenis serta cara menentukannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog","og_description":"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk & jenis serta cara menentukannya","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2022-10-20T07:04:56+00:00","article_modified_time":"2022-10-20T07:05:42+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sereliciouz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya","datePublished":"2022-10-20T07:04:56+00:00","dateModified":"2022-10-20T07:05:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/"},"wordCount":834,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/","name":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","datePublished":"2022-10-20T07:04:56+00:00","dateModified":"2022-10-20T07:05:42+00:00","description":"Pengertian Morfem adalah bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya, pahami juga bentuk & jenis serta cara menentukannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","width":800,"height":533},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/bahasa-indonesia\/pengertian-morfem\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bahasa Indonesia","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/bahasa-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Memahami Morfem Berdasarkan Bentuk &amp; Jenis serta Cara Menentukannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Morfem-1.webp","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1fCN","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","0":null,"1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=298393"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":306369,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298393\/revisions\/306369"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/298467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=298393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=298393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=298393"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=298393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}