{"id":304233,"date":"2022-04-14T13:40:28","date_gmt":"2022-04-14T06:40:28","guid":{"rendered":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?p=304233"},"modified":"2023-02-07T15:07:22","modified_gmt":"2023-02-07T08:07:22","slug":"proses-pembentukan-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/","title":{"rendered":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-304237\" srcset=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp 800w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy-768x512.webp 768w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy-585x390.webp?crop=1 585w, https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy-263x175.webp?crop=1 263w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Quipperian, tanah yang Quipperian pijak setiap hari tidak terbentuk secara instan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Melainkan harus melalui berbagai proses dalam jangka waktu yang lama. Lalu, seperti apa proses pembentukan tanah itu? Yuk, belajar bareng Quipper Blog.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Pengertian Tanah<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah adalah lapisan paling atas kerak Bumi yang mengandung berbagai zat hara dan mineral yang dibutuhkan oleh kehidupan. Itulah mengapa tanah merupakan komponen penting bagi kelangsungan hidup setiap makhluk, baik manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme mikro.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menyediakan berbagai zat hara dan mineral, tanah juga berfungsi sebagai penopang tegaknya tumbuhan dan bangunan.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pembentukan Tanah<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran butiran tanah berbeda-beda. Hal itu berpengaruh pada sifat-sifatnya.&nbsp; Jenis dan sifat-sifat tanah yang dihasilkan selama proses pembentukannya, dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>1. Bahan induk<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan induk adalah bahan utama pembentukan tanah. Bahan induk ini akan berpengaruh pada sifat-sifat tanah yang terbentuk. Misalnya saja bahan induk yang berupa batuan granit dan pasir akan menghasilkan tanah berpasir dan bertekstur kasar.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>2. Topografi<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Topografi adalah bentuk permukaan suatu tempat. Perbedaan permukaan itu menyebabkan perbedaan ketebalan lapisan tanah. Nah, perbedaan ketebalan ini berpengaruh pada kuantitas air yang bisa diserap beserta kemampuan untuk mempertahankan air di dalamnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>3. Iklim<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Iklim merupakan unsur yang cukup berpengaruh pada proses pembentukan tanah. Hal itu karena iklim berkaitan langsung dengan penyinaran, suhu, kelembapan, dan curah hujan di suatu tempat. Misalnya, saja daerah beriklim panas memiliki struktur tanah berpasir, seperti tanah di gurun.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>4. Waktu<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lamanya waktu pelapukan batuan akan berpengaruh pada sifat-sifat tanah yang dihasilkan. Semakin lama proses terbentuknya, semakin baik sifat-sifat tanahnya. Contohnya tanah humus yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Proses Pembentukan Tanah<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan induk tanah adalah batuan. Batuan tersebut harus melalui proses sedemikian sehingga terbentuk tanah. Adapun proses pembentukan tanah oleh batuan adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>1. Proses pelapukan batuan<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum terbentuk tanah, batuan harus mengalami pelapukan terlebih dahulu. Pelapukan adalah kondisi hancurnya batuan secara fisik, biologi, maupun kimia.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapukan ini berlangsung dalam waktu yang lama dan umumnya dipengaruhi oleh faktor suhu dan cuaca. Pelapukan batuan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><b>a. Pelapukan fisik<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapukan yang terjadi secara fisik tanpa mengubah kandungan kimia di dalamnya. Contoh pelapukan fisik adalah batuan besar yang terbelah menjadi batuan-batuan kecil. Pelapukan ini dipengaruhi oleh perbedaan suhu dan adanya erosi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan suhu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan suhu akan menyebabkan perubahan volume batuan melalui proses pemuaian dan pendinginan. Saat batuan berada di suhu tinggi, batuan tersebut akan memuai sehingga terjadi peningkatan volume.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat batuan berada di suhu rendah, batuan akan mengalami pendinginan sehingga terjadi penyusutan volume. Jika kondisi itu berlangsung secara terus-menerus, batuan bisa terbelah menjadi batuan kecil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Erosi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Erosi adalah proses pengikisan batuan oleh air. Jika kandungan air di dalam batuan meningkat, volumenya akan meningkat pula. Akibatnya, batuan akan mendapatkan tekanan yang lebih besar hingga akhirnya terbelah menjadi batuan-batuan kecil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><b>b. Pelapukan kimiawi<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang menyebabkan struktur kimia batuan berubah, misalnya akibat terjadinya hujan asam, sehingga batuan bersifat korosif. Pelapukan ini dibedakan menjadi empat, yaitu sebagai berikut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrasi, yaitu pelapukan yang hanya berlangsung di bagian permukaan batuan.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Karbonasi, yaitu pelapukan yang disebabkan oleh gas karbondioksida yang terkandung di dalam uap air. salah satu batuan hasil karbonasi adalah batu kapur.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrolisa, yaitu pelapukan yang disebabkan oleh terurainya unsur-unsur air menjadi ion-ion.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Oksidasi, yaitu pelapukan akibat peristiwa korosi di dalam batuan. Umumnya, oksidasi ini berlangsung pada batuan yang mengandung besi di dalamnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><b>c. Pelapukan biologi<\/b><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapukan biologi adalah pelapukan yang ditimbulkan oleh adanya reaksi mikroorganisme di dalam batuan. Pelapukan ini akan terjadi secara kontinu, bahkan setelah terbentuknya tanah. Hal itu bertujuan untuk menyempurnakan proses pelapukan beserta sifat tanah yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>2. Proses pelunakan struktur batuan<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah terbentuk batuan kecil dari proses pelapukan, batuan tersebut akan mengalami proses pelunakan. Proses ini melibatkan peran dua unsur utama, yaitu air dan udara.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua unsur tersebut akan meresap masuk ke celah-celah batuan kecil sampai batuannya menjadi lunak. Sama halnya seperti pelapukan, proses pelunakan ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>3. Proses tumbuhnya tanaman perintis<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah yang sudah mulai lunak, mudah untuk ditumbuhi tanaman perintis. Tanaman perintis yang dimaksud adalah tanaman di atas lumut atau lebih besar dari lumut.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akar tanaman yang berhasil menembus batuan lunak, akan menjadikan batuan tersebut terpecah kembali secara sempurna.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, kandungan asam humus yang meresap ke dalam batuan akan membuatnya lapuk dengan sempurna. Hal itu mengakibatkan terjadinya pelapukan biologi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>4. Proses penyuburan<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ditumbuhi oleh tanaman perintis, batuan sudah mulai membentuk tanah. Namun, tanah yang terbentuk hanya mengandung mineral.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada proses ini, tanah yang kaya mineral itu akan mengalami pelapukan secara organik agar kandungan zat organik di dalamnya melimpah. Mengingat, zat organik merupakan zat penting bagi kelangsungan makhluk hidup di dalamnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pelapukan tersebut, tanah yang terbentuk semakin subur karena banyak mengandung zat-zat organik. Pelapukan organik yang dimaksud berasal dari makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan yang telah mati dan diuraikan oleh mikroorganisme tanah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melalui empat proses di atas, batuan-batuan purba berhasil berubah menjadi tanah subur yang bisa dimanfaatkan oleh semua makhluk hidup di Bumi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan Quipper Blog tentang proses pembentukan tanah. Semoga bisa bermanfaat buat Quipperian. Agar kamu semakin semangat belajar, yuk gabung bareng <\/span><a href=\"https:\/\/subscribe.quipper.com\/signup\"><b>Quipper Video<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Bersama Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Salam Quipper!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><b>Penulis: Eka Viandari<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Quipperian, tanah yang Quipperian pijak setiap hari tidak terbentuk secara instan, lho. Melainkan harus melalui berbagai proses dalam jangka waktu yang lama. Lalu, seperti&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":99400369,"featured_media":304237,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[679384870],"tags":[],"ppma_author":[679386827,679386837],"class_list":["post-304233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Quipper Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-14T06:40:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-07T08:07:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sereliciouz, Pratita Atinirmala, B.Sc.\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@quipper_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sereliciouz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sereliciouz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\"},\"headline\":\"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses\",\"datePublished\":\"2022-04-14T06:40:28+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-07T08:07:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/\"},\"wordCount\":860,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\",\"articleSection\":[\"Biologi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/\",\"name\":\"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\",\"datePublished\":\"2022-04-14T06:40:28+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-07T08:07:22+00:00\",\"description\":\"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp\",\"width\":800,\"height\":533},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.quipper.com\\\/id\\\/blog\\\/mapel\\\/biologi\\\/proses-pembentukan-tanah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mapel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Biologi\",\"item\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/category\\\/mapel\\\/biologi\\\/amp\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"name\":\"Quipper Blog\",\"description\":\"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#organization\",\"name\":\"Quipper Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/quipper-main-logo.png\",\"width\":146,\"height\":40,\"caption\":\"Quipper Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/QuipperVideoID\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/quipper_id\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/quipper_id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b\",\"name\":\"sereliciouz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"sereliciouz\"},\"description\":\"just another random person.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/sereliciouz.wordpress.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/quipperhome.wpcomstaging.com\\\/author\\\/sereliciouz\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog","description":"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog","og_description":"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah","og_url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/","og_site_name":"Quipper Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","article_published_time":"2022-04-14T06:40:28+00:00","article_modified_time":"2023-02-07T08:07:22+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sereliciouz, Pratita Atinirmala, B.Sc.","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@quipper_id","twitter_site":"@quipper_id","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sereliciouz","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/"},"author":{"name":"sereliciouz","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b"},"headline":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses","datePublished":"2022-04-14T06:40:28+00:00","dateModified":"2023-02-07T08:07:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/"},"wordCount":860,"publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","articleSection":["Biologi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/","url":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/","name":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses - Quipper Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","datePublished":"2022-04-14T06:40:28+00:00","dateModified":"2023-02-07T08:07:22+00:00","description":"Pembahasan materi proses pembentukan tanah mulai dari pengertian tanah, faktor dan prosesnya meliputi pelapukan, pelunakan dan penyuburan tanah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#primaryimage","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","width":800,"height":533},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/proses-pembentukan-tanah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mapel","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Biologi","item":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/category\/mapel\/biologi\/amp\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Proses Pembentukan Tanah: Pengertian, Faktor dan Proses"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#website","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","name":"Quipper Blog","description":"Blog Pendidikan - Referensi untuk Siswa &amp; Guru","publisher":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#organization","name":"Quipper Indonesia","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","contentUrl":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/quipper-main-logo.png","width":146,"height":40,"caption":"Quipper Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/QuipperVideoID\/","https:\/\/x.com\/quipper_id","https:\/\/instagram.com\/quipper_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/#\/schema\/person\/b08224c7b72a87b156db30c3b032083b","name":"sereliciouz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=gdc25c3abc1bedfa09a01ed68c15b905f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","caption":"sereliciouz"},"description":"just another random person.","sameAs":["http:\/\/sereliciouz.wordpress.com"],"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/author\/sereliciouz\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Proses-Pembentukan-Tanah-copy.webp","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paV35H-1h8Z","jetpack_sharing_enabled":true,"authors":[{"term_id":679386827,"user_id":99400369,"is_guest":0,"slug":"sereliciouz","display_name":"sereliciouz","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdcfef2aeafd7da12ba6905491ca51000871ffb5ab6f3b8dd2822116a5fe9434?s=96&d=identicon&r=g","author_category":"","user_url":"http:\/\/sereliciouz.wordpress.com","last_name":"Kedang","first_name":"Serenata","job_title":"","description":"just another random person."},{"term_id":679386837,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"pratita-atinirmala","display_name":"Pratita Atinirmala, B.Sc.","avatar_url":{"url":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pratita-Atinirmala.webp","url2x":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Pratita-Atinirmala.webp"},"author_category":"","user_url":"https:\/\/www.instagram.com\/pratita_atinirmala\/?hl=en","last_name":"Atinirmala","first_name":"Pratita","job_title":"","description":"<span><strong>Biologi<\/strong><\/span>\r\n<p>Pratita Atinirmala lulusan Fakultas Biologi di Universitas Gadjah Mada pada program studi Botani, Mulai berkarir menjadi guru bimbel sejak tahun 2000 hingga sekarang atau kurang lebih selama hampir 23 tahun dan menjadi guru pendalaman materi untuk kelas 12 di beberapa SMAN di Jakarta dari tahun 2007 - 2012<\/p>\r\n\r\n<div class=\"super-guru\">\r\n        <div class=\"guru-univ\">\r\n                <div class=\"guru-univ-icon\">\r\n                        <img src=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/super-campus.webp\" alt=\"super universitas\" \/>\r\n                <\/div>\r\n                <div>\r\n                        <span>Universitas Gadjah Mada <\/span>\r\n                <\/div>\r\n        <\/div>\r\n        <div class=\"guru-major\">\r\n                <div class=\"guru-major-icon\">\r\n                        <img src=\"https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/super-majors.webp\" alt=\"super jurusan\" \/>\r\n                <\/div>\r\n                <div>\r\n                        <span>Fak. Biologi - Jurusan Botani<\/span>\r\n                <\/div>\r\n        <\/div>\r\n<\/div>"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/99400369"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=304233"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":312193,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304233\/revisions\/312193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/304237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=304233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=304233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=304233"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/quipperhome.wpcomstaging.com\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=304233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}