Home » UNTUK GURU » Diskusi Panel – Pengertian, Ciri, & Komponen

Diskusi Panel – Pengertian, Ciri, & Komponen

Diskusi Panel

Halo Bapak/Ibu, bagaimana kabarnya? Apakah kegiatan hari ini berjalan lancar sesuai harapan? Semoga hari ini bisa lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Pada tahun 2018 lalu, Quipper Video pernah mengadakan suatu kegiatan di gedung Perpustakaan RI. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah panelis yang berasal dari tokoh penting di negeri ini, seperti pakar pendidikan, founder startup Bahaso, perwakilan pusat teknologi dan informasi RI, serta manager Quipper Indonesia. Menurut Bapak/Ibu, kegiatan apa diadakan Quipper Video di gedung semegah itu?

Kegiatan yang dimaksud adalah diskusi panel bertajuk Connecting the dots: Moving Forward with Education & Technology. Tujuannya adalah memberikan pemahaman pada masyarakat akan pentingnya teknologi di bidang pendidikan. Tak tanggung-tanggung, moderator yang dipilih oleh Quipper Video berasal dari kalangan publik figur, yaitu Maudy Ayunda.

Kegiatan tersebut merupakan contoh diskusi panel tentang pendidikan. Lantas, apa sebenarnya penjelasannya? Inilah selengkapnya.

Pengertian Diskusi Panel

diskusi panel adalah

Diskusi panel adalah diskusi oleh sekelompok orang bernama panelis yang di dalamnya membahas tema tertentu yang sedang menjadi perhatian umum. 

Metode yang dilakukan dengan saling tukar pendapat antarpanelis di hadapan peserta secara informal namun tetap terarah. Konsep ini juga bisa Bapak/Ibu terapkan pada kegiatan pembelajaran di kelas.

Tujuan Diskusi Panel

Pada prinsipnya, diskusi panel sama dengan diskusi. Hanya saja, pelaksanaannya dilakukan di depan khalayak dan diarahkan oleh seorang moderator. Lantas, apa tujuan dari diskusi ini?

Tujuannya adalah memberikan informasi pada pendengar tentang suatu permasalahan yang ditinjau dari beberapa aspek melalui kegiatan diskusi.

Fungsi Diskusi Panel

Fungsi diskusi panel adalah sebagai media atau alat untuk menyampaikan informasi tentang suatu permasalahan melalui kegiatan diskusi. 

Agar diskusi ini berjalan sesuai fungsinya, pihak-pihak yang terlibat (panelis, moderator, notulis, peserta) harus memahami dengan baik tugas dan perannya.

Ciri-Ciri Diskusi Panel

ciri diskusi panel

Adapun ciri-ciri diskusi ini adalah sebagai berikut.

  1. Dipimpin oleh seorang moderator.
  2. Pada umumnya, ditampilkan di suatu media, misal media televisi atau radio.
  3. Terdapat 3 – 6 panelis, di mana setiap panelis merupakan orang yang sudah ahli di bidangnya.
  4. Peserta tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan diskusi, namun hanya berperan sebagai peninjau panelis.
  5. Memiliki seorang notulis untuk mencatat hasil diskusi.

Komponen Diskusi Panel

komponen diskusi panel

1. Moderator

Moderator adalah orang yang bertugas untuk menyampaikan tema diskusi, mengatur jalannya acara diskusi, serta menjadi penengah antara panelis dan peserta.

2. Panelis

Panelis atau pemateri adalah orang yang diberi tugas untuk menjalankan kegiatan diskusi sesuai tema yang telah ditentukan. Selama kegiatan diskusi berlangsung, setiap panelis harus mengutarakan pandangannya tentang suatu permasalahan yang nantinya bisa ditinjau dari beberapa aspek. Banyaknya panelis yang mengisi kegiatan adalah 3 sampai 6 orang.

3. Notulis

Notulis atau bisa disebut sekretaris adalah orang yang bertugas untuk mencatat poin-poin penting dan hasil kesimpulan diskusi.

4. Peserta

Peserta adalah pihak yang menyaksikan pelaksanaan diskusi panel. Artinya, peserta tidak bisa ikut aktif terlibat dalam kegiatan diskusi, namun tetap diberi kesempatan untuk bertanya pada panelis sesuai arahan moderator.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Diskusi Panel

Agar kegiatan diskusi berjalan sesuai rencana dan tujuan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut.

1. Mengatur proporsi waktu diskusi

Menunggu itu merupakan hal yang membosankan. Agar peserta tidak terlalu bosan dengan kegiatan diskusi oleh panelis, pihak penyelenggara harus bisa membatasi atau mengatur proporsi waktu jalannya diskusi. 

Jika diskusi memakan waktu cukup lama, tentu akan muncul kebosanan dari peserta karena mereka tidak terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

2. Membatasi jumlah panelis

Semakin banyak panelis, semakin singkat waktu setiap panelis untuk menyampaikan pandangannya akan suatu permasalahan. Agar setiap panelis bisa menyampaikan pandangannya secara sistematis, maka jumlah panelis harus disesuaikan dengan alokasi waktu diskusi.

3. Memperhatikan pengaturan waktu setiap sesi acara

Tugas utama seorang moderator adalah mengatur jalannya acara sedemikian sehingga sesuai dengan rencana yang telah dirumuskan. Berkaitan dengan tugas tersebut, moderator berhak memberikan teguran pada pihak yang terlalu mendominasi waktu diskusi maupun tanya jawab.

Perbedaan antara Diskusi Panel dengan Seminar

Jika dilihat dari bentuk kegiatannya, keduanya terlihat sama. Namun, pelaksanaannya berbeda. Lantas apa perbedaannya?

  1. Tema yang dibahas pada diskusi panel adalah tema yang menarik atau sedang menjadi pembahasan di masyarakat, seperti sosial, ekonomi, maupun politik. Sementara itu, tema yang dibahas pada seminar adalah tema-tema ilmiah yang akan dicari solusinya.
  2. Pada diskusi panel, peserta tidak ikut terlibat secara aktif dalam kegiatan diskusi. Sementara itu, pada seminar peserta harus ikut aktif dalam memecahkan suatu permasalahan yang sedang dibahas bersama pemateri.

Salah satu contoh diskusi panel pernah diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Surabaya. Diskusi tersebut mengangkat tema “Terobosan Dalam Akselerasi Ekonomi Daerah”, dengan panelis dari beberapa kalangan pemerintahan seperti Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, Pimpinan BI Surabaya, dan Perwakilan BPKP Jawa Timur.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang diskusi panel. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan Bapak/Ibu. Jika Bapak/Ibu ingin mendapatkan informasi lain seputar dunia pendidikan, silakan update terus Quipper Blog, ya. Tetap semangat dan salam Quipper!

 

Penulis: Eka Viandari

Lainya untuk Anda