Pengertian Bimbingan Konseling, Tujuan, Fungsi, dan Asasnya

Apa itu pengertian bimbingan konseling? Singkatnya, bimbingan konseling adalah proses pemberian bantuan kepada individu atau kelompok oleh ahli yang disebut konselor untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi melalui metode wawancara.

Di sekolah, mendapatkan bimbingan konseling adalah salah satu hal yang sangat penting karena berkaitan dengan pengembangan diri dan pribadi seorang siswa. Biasanya, tugas untuk memberikan bimbingan konseling di sekolah ini dilakukan oleh guru BK (Bimbingan Konseling).

Lantas, bagaimana pengertian bimbingan konseling menurut para ahli? Apa fungsi dan tujuan bimbingan konseling? Baca ulasan ini sampai habis, ya!

Pengertian Bimbingan Konseling

Bimbingan konseling berasal dari dua kata, yaitu bimbingan dan konseling. Menurut Rochman Natawidjaja, bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu kepada orang ahli kepada seseorang atau beberapa individu, baik anak-anak, remaja maupun dewasa, agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan dirinya sendiri dan mandiri, dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.

Sementara itu, Prayitno dan Erman Anti mengartikan konseling sebagai proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.

Dari penjelasan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan pengertian bimbingan konseling adalah proses pemberian bantuan kepada individu atau kelompok (klien) oleh seorang ahli (ahli) melalui wawancara konseling yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi klien ataupun membantunya mengembangkan diri sendiri.

Pengertian Bimbingan Konseling Menurut Para Ahli

Berikut adalah pengertian bimbingan konseling lainnya menurut para ahli.

1. Kemendikbud

Dalam Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 dijelaskan bahwa Bimbingan dan Konseling adalah upaya sistematis, objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan oleh konselor atau guru Bimbingan dan Konseling untuk memfasilitasi perkembangan peserta didik dalam mencapai kemandirian dalam kehidupannya.

2. Tohirin

Bimbingan dan konseling merupakan proses bantuan atau pertolongan yang diberikan oleh pembimbing kepada individu melalui pertemuan tatap muka atau hubungan timbal balik antara keduanya agar konseli memiliki kemampuan atau kecakapan melihat dan menemukan masalahnya serta mampu memecahkan masalahnya sendiri.

3. Mulyadi

Bimbingan dan konseling merupakan bantuan yang diberikan oleh seorang konselor kepada individu (klien) yang mengalami masalah baik pribadi, sosial, belajar, karir dengan harapan klien mampu membuat pilihan dalam menjalani hidupnya.

Tujuan Bimbingan Konseling

Secara umum, tujuan bimbingan konseling adalah membantu individu mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dan ketertarikan yang dimilikinya dari berbagai latar belakang yang ada, serta sesuai dengan tuntutan positif dari lingkungannya.

Bimbingan dan konseling adalah salah satu hal yang sangat penting di sekolah karena berkaitan dengan pengembangan diri dan pribadi seorang siswa. Adapun tujuan bimbingan konseling di sekolah adalah membantu siswa, baik individu maupun kelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal, baik dalam hubungan pribadi, sosial, belajar, maupun karir.

Selain itu, bimbingan dan konseling di sekolah juga memiliki tujuan lain, yaitu:

  • Membantu siswa mengembangkan seluruh potensinya seoptimal mungkin.
  • Mengatasi kesulitan dalam memahami dirinya sendiri.
  • Mengatasi kesulitan dalam memahami lingkungan di sekitar siswa, meliputi lingkungan sekolah, keluarga, pekerjaan, sosial-ekonomi, dan kebudayaan.
  • Mengatasi kesulitan dalam mengidentifikasi dan memecahkan yang dialami siswa.
  • Mengatasi kesulitan siswa dalam menyalurkan kemampuan, minat, dan bakatnya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan.
  • Memperoleh bantuan secara tepat dari pihak-pihak di luar sekolah untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang tidak dapat dipecahkan di sekolah tersebut.

Fungsi Bimbingan dan Konseling

Adapun fungsi bimbingan dan konseling di sekolah adalah sebagai berikut.

1. Fungsi pemahaman

Bimbingan konseling sebagai fungsi pemahaman, artinya melalui kegiatan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh siswa membuatnya lebih memahami diri sendiri, baik kelebihan, kekurangan, maupun potensi yang dimilikinya, serta lingkungan di sekitarnya yang meliputi pendidikan, pekerjaan, dan norma agama.

Melalui fungsi pemahaman ini, diharapkan siswa mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal dan memudahkannya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan secara dinamis dan konstruktif.

2. Fungsi pencegahan

Bimbingan konseling juga memiliki fungsi pencegahan, yaitu mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin terjadi dan melakukan berbagai upaya pencegahan agar tidak dialami oleh siswa karena dapat menghambat, mengganggu, ataupun menimbulkan kesulitan dan kerugian tertentu dalam proses perkembangannya.

3. Fungsi pengembangan

Fungsi pengembangan adalah upaya guru BK (konselor) dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga dapat memfasilitasi perkembangan siswa.

4. Fungsi pengentasan

Fungsi yang satu ini berkaitan erat dengan pemberian bantuan kepada siswa yang sudah mengalami masalah, baik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Untuk menjalankan fungsi ini, guru BK (konselor) dapat menggunakan teknik bimbingan konseling berupa konseling perorangan, konseling kelompok, atau remedial teaching

5. Fungsi penyaluran

Fungsi penyaluran adalah fungsi bimbingan dan konseling dalam membantu siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler, jurusan atau program studi, serta karir dan jabatan yang sesuai dengan minat, bakat, keahlian, dan kepribadian siswa. Dalam melaksanakan fungsi ini, guru BK perlu bekerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar lembaga pendidikan.

6. Fungsi adaptasi

Fungsi bimbingan dan konseling tidak hanya dilakukan untuk siswa saja, tapi juga guru, kepala sekolah, dan para pelaksana pendidikan lainnya. Salah satu fungsi bimbingan konseling untuk para pelaksana pendidikan adalah fungsi adaptasi.

Fungsi ini membantu para pelaksana pendidikan untuk mengadaptasi program pendidikan terhadap latar belakang pendidikan, minat, kemampuan, dan keperluan individu. Fungsi ini juga membantu guru dalam memperlakukan siswa dengan tepat.

7. Fungsi penyesuaian

Fungsi penyesuaian adalah fungsi bimbingan dan konseling dalam membantu siswa agar dapat menyesuaikan diri secara dinamis dan konstruktif terhadap program pendidikan, peraturan sekolah, atau norma agama.

Asas Bimbingan Konseling

Dalam melakukan bimbingan konseling, guru BK juga harus memperhatikan asas-asas yang berlaku, antara lain:

  • Asas kerahasiaan, yaitu guru BK merahasiakan data dan keterangan yang diberikan oleh siswa sehingga tidak boleh dan tidak layak untuk diketahui orang lain.
  • Asas kesukarelaan, yaitu adanya kesukaan dan kerelaan siswa menjalani atau mengikuti kegiatan yang diperuntuk baginya.
  • Asas kemandirian, yaitu asa yang menunjukkan tujuan umum dari layanan bimbingan dan konseling, yaitu siswa sebagai sasaran layanan bimbingan konseling diharapkan dapat menjadi individu yang mandiri dengan ciri-ciri mengenal dan menerima diri sendiri maupun lingkungannya, mampu mengambil keputusan, dan lainnya.
  • Asas kekinian, yaitu asas yang berfokus pada permasalahan yang dihadapi siswa sekarang. Sementara kondisi masa lampau dan masa depan dianggap sebagai dampak dan memiliki keterkaitan dengan apa yang ada dan diperbuat oleh siswa pada masa sekarang.

Itulah ulasan mengenai pengertian bimbingan konseling, tujuan, fungsi, dan asas-asas dalam bimbingan konseling. Sampai bertemu di Quipper Blog selanjutnya!

Sumber

Lainya Untuk Anda

Strategi Diferensiasi dalam Persiapan SNPMB: Memahami Kebutuhan Siswa secara Individu

Meningkatkan Keterampilan Literasi dan Numerasi Siswa untuk Hadapi SNBP dan SNBT

Menerapkan Pendekatan Diferensiasi dalam Mengajar Mata Pelajaran Pilihan