Cerita Fabel Singkat dengan Struktur & Pesan Moral

Cerita Fabel Singkat

Halo, Quipperian!

Kamu pasti pernah mendengar tentang fabel, kan? Cerita yang bertokohkan para bintang ini, memiliki pesan moral yang bisa kamu petik. Dan untuk jumlah ceritanya sendiri, sudah ada puluhan bahkan ratusan cerita fabel yang bisa kamu temukan.

Nah, kali ini Quipper Blog akan membahas kumpulan cerita fabel singkat, nih. Penasaran? Kuy, dibaca!

Cerita Fabel Singkat 1 Paragraf

cerita fabel singkat 1 paragraf

Kumpulan cerita fabel singkat yang pertama Quipper Blog jabarkan terdiri dari satu paragraf saja. Seperti apa? Silakan dicek, ya!

1. Anjing yang Serakah

Ada seekor anjing yang baru mencuri sepotong daging milik pemiliknya. Ia berlari karena dikejar dan memutuskan untuk melewati jembatan dan menyeberangi sungai agar lolos dari kejaran (bagian Orientasi). Saat di jembatan, anjing melihat ke bawah dan dia melihat anjing lainnya yang membawa daging. Anjing berpikir kalau ia berhasil mengalahkan anjing di sungai, ia bisa mendapatkan 2 potong daging sekaligus (bagian Komplikasi). Ia pun langsung menyerang anjing di sungai, sehingga daging pada mulut anjing tersebut terlepas dan jatuh ke dalam sungai (bagian Resolusi). Namun, ternyata anjing yang diserangnya adalah bayangannya sendiri di sungai (bagian Koda)

Pesan Moral: Jangan terlalu serakah dalam hidup dan harus pandailah bersyukur.

2. Asal Muasal Belang di Tubuh Zebra

Suatu ketika saat musim kemarau, banyak mata air yang jadi kering. Para hewan pun jadi kesulitan mendapat air (bagian Orientasi). Namun, ada satu kolam yang masih terisi penuh air yang dijaga seekor babun. Suatu hari, zebra yang masih berbulu putih polos datang untuk minum. Melihat hal itu, babun marah dan mendorong zebra (bagian Komplikasi). Hingga akhirnya zebra jatuh ke dekat api unggun yang dibuat babun. Hal ini menyebabkan bagian bulu zebra hangus terkena api dan menyisakan belang-belang hitam (bagian Resolusi). Namun, zebra justru menyukainya dan sejak saat itulah zebra jadi berbulu belang putih (bagian Koda).

Pesan Moral: Setiap kejadian tentunya memiliki pelajaran dan hikmah.

3. Asal Muasal Kambing Gunung

Suatu ketika sekelompok kambing terganggu dengan adanya seekor serigala yang ingin memangsa mereka (bagian Orientasi). Para kambing itu jadi gelisah dan takut jika si serigala tiba-tiba menerkam mereka (bagian Komplikasi). Kambing tua yang jadi pemimpin kelompok segera mencari ide dan memutuskan agar kelompok itu pindah ke sebuah tebing batu yang tinggi (bagian Resolusi). Mereka lalu memanjat dan berkali-kali tergelincir. Namun, usaha yang keras membuat para kambing berhasil hingga atas tebing. Tak lama serigala datang dan berusaha memanjat tebing, namun selalu gagal. Para kambing pun merasa aman dan menetapkan untuk tinggal di atas tebing selamanya. Sejak saat itu kambing yang tinggal di atas tebing dinamakan dengan kambing gunung (bagian Koda).

Pesan Moral: Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya asalkan kita mau berusaha.

Cerita Fabel Singkat 2 Paragraf

cerita fabel singkat 2 paragraf

Setelah membahas contoh singkat satu paragraf, sekarang kumpulan cerita fabel singkatnya akan terdiri dari dua paragraf. Mari, cek di bawah ini, guys.

1. Gagak yang Ingin Jadi Angsa

Suatu hari gagak ingin sekali menjadi angsa, memiliki bulu putih dan bisa tinggal di sekitar danau (bagian Orientasi). Maka, sejak saat itu gagak selalu meniru tingkah laku angsa. Ia ikut mandi di danau, ikut terbang mengitari danau, dan makan makanan angsa. “Aku yakin jika bisa melakukan semua perilaku angsa, aku bisa jadi seperti angsa,” ucap si gagak dengan yakin.

Namun, setelah berhari-hari gagak mencoba makan makanan angsa, ia mulai sering sakit perut (bagian Komplikasi). Begitupun saat ia berendam di dalam air terlalu lama, karena kedinginan ia jadi sering sakit (bagian Komplikasi). Barulah sejak saat itu, gagak berhenti meniru si angsa (bagian Resolusi). Ia akhirnya menyadari jika dirinya tak mungkin bisa jadi seperti yang lainnya (bagian Koda).

Pesan Moral: Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang sudah diatur Tuhan sedemikian rupa, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

2. Ayam Jantan yang Jadi Milik Rubah

Ada seekor rubah yang cerdik dan sombong (bagian Orientasi). Suatu ketika, ia bertemu dengan seekor ayam jantan yang juga dikenal paling cerdik. Rubah pun menantangnya, “Katanya kau sangat cerdik, bisakah kau memejamkan mata sambil berteriak?” Tanpa curiga, si ayam pun menuruti dan memejamkan matanya. Tiba-tiba rubah menerkam dan menggigit lehernya (bagian Komplikasi). Saat hendak lari, si pemilik ayam rupanya melihat sambil berteriak, “Lepaskan ayamku!”

Dengan suara masih tercekik, ayam pun berkata, “Katakan pada petani, kalau aku adalah milikmu.” Lalu, saat rubah berkata dan melepaskan gigitannya pada si ayam, (bagian Resolusi) tanpa berpikir panjang, ayam langsung lari dan terbang ke atas pohon. Ayam pun selamat dan rubah akhirnya mengakui kecerdikan si ayam jantan (bagian Koda).

Pesan Moral: Jangan meremehkan kemampuan orang lain yang terlihat lemah. Bisa jadi dia memiliki kelebihan yang tak disangka-sangka.

Baca Juga: Kumpulan Cerita Fabel Panjang Beserta Pesan Moralnya

3. Duri Landak yang Menakutkan 

Suatu ketika Gajah si Raja rimba Pulau Biru ingin menaklukkan Raja Rimba Pulau Merah yang dipimpin seekor beruang (bagian Orientasi). Menghadapi ini, si Raja Rimba Pulau Merah bingung, “Kerajaan Pulau Biru itu memiliki raja yang berbadan besar. Jika seperti ini, kita bisa kalah (bagian Komplikasi).” Untungnya, di tengah kebingungan itu, muncul landak yang bijaksana dan cerdik. “Jangan khawatir Raja, engkau suruh saja salah satu utusan di sini dan bekali mereka dengan duri-duri landak sebagai bekal untuk si raja gajah (bagian Resolusi).”

Lalu, datanglah perwakilan kepada Raja Gajah dan memberikan duri-duri landak tersebut. Si Gajah kaget saat menerima hadiah duri-duri yang tajam dan besar-besar itu. “Ya ampun , bulunya saja setajam dan sebesar ini. Apalagi pemiliknya! Si Raja Pulau Merah tentu saja memiliki tubuh yang besar dan sangat kuat!” Maka dengan ketakutan, Raja Gajah tidak jadi menaklukkan Raja Beruang (bagian Koda).

Pesan Moral: Bentuk fisik tidak menjamin kekuatan yang dimiliki seseorang. Makhluk yang terlihat lemah, memiliki kekuatannya sendiri.

Cerita Fabel Singkat 3 Paragraf

Seperti apa kumpulan cerita fabel singkat yang terdiri dari tiga paragraf? Langsung saja simak di bawah ini, ya.

1. Hadiah Istimewa Si Serigala

Pada suatu hari, ada seekor serigala yang berteriak untuk meminta tolong pada seekor bangau (bagian Orientasi). “Tolong cabutkan duri di tenggorokanku. Aku tadi makan ikan terlalu terburu-buru, sehingga durinya tersangkut. Dari tadi aku sudah berusaha untuk melepaskannya, namun tidak bisa,” rintih si serigala sambil memegang lehernya yang kesakitan.

Melihat hal itu, bangau masih bingung untuk menolong si serigala (bagian Komplikasi). Namun, serigala meyakinkannya, “Tenang saja, bangau. Nanti, aku akan memberikan hadiah yang paling istimewa untukmu.” Karena tak tega, akhirnya bangau menyuruh serigala untuk membuka mulut lebar-lebar (bagian Resolusi). Lalu, ia memasukkan kepala dan lehernya ke dalam mulut serigala. Setelah dicari-cari, akhirnya duri yang tersangkut di dalam tenggorokan serigala berhasil dikeluarkan.

Setelah berhasil mencabutnya, si bangau langsung buru-buru terbang. Melihat hal itu, serigala jadi kebingungan, “Kenapa engkau tidak menunggu hadiah yang aku janji akan berikan?” Lalu, sambil terbang bangau pun menjawab, “Aku sudah beruntung engkau tidak memangsaku, meski berkali-kali aku memasukkan leherku ke dalam mulutmu. Hal itu adalah imbalan yang sangat berharga bagiku (bagian Koda).”

Pesan Moral: Tidak ada salahnya untuk menolong siapapun saat mereka kesulitan. Berbuat baiklah kepada sesama.

2. Cerita Si Semut dan Belalang Sembah

Pada suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga semut yang memiliki anggota sangat banyak. Keluarga semut ini membuat sarang daun-daun yang mereka tempelkan dengan cairan seperti lem yang mereka keluarkan dari mulut (bagian Orientasi). Para semut melihat bahwa musim gugur akan segera berlalu dan musim dingin yang panjang akan segera tiba. Ketika musim dingin tiba, stok makanan akan sulit dicari. Untuk itulah, para semut segera mengumpulkan makanan sebagai bahan persediaan ketika musim dingin tiba.

Namun, berbeda halnya dengan seekor belalang sembah. Belalang sembah merupakan makhluk yang memiliki tangan yang panjang dan bola mata yang besar. Mereka sering sekali hidup di pohon-pohon seperti halnya para semut. Namun, uniknya para belalang sembah ini hanya akan berlatih menari saat musim dingin (bagian Orientasi). Hal ini membuatnya lupa untuk mencari bahan makanan yang dijadikan stok saat musim dingin tiba.

Alhasil, belalang jadi kelaparan dan akhirnya mencari makan ke rumah semut (bagian Komplikasi). Para semut awalnya tidak ingin memberi stok makan mereka karena takut habis. Namun, melihat belalang yang lemas kelaparan, semut pun akhirnya tak tega dan memberi makanan mereka kepada si belalang (bagian Resolusi). Belalang pun kembali bugar dan berjanji agar dapat mengelola waktunya dengan baik (bagian Koda).

Pesan Moral: Manajemen waktu sangatlah penting agar tak menyesal di kemudian hari.

Quipperian, itulah kumpulan cerita fabel singkat dengan struktur dan pesan moralnya. Menarik sekali, kan, cerita-cerita tadi? Jadi, mana nih cerita yang jadi favorit kamu? Semoga kumpulan cerita fabel singkat tadi bisa menginspirasi kamu ya dan membuat kamu memahami bagaimana cerita fabel itu. 

Jangan lupa untuk ikuti terus pembahasan materi pelajaran lainnya hanya di Quipper ya. Kamu bisa mempelajari fabel dan materi pembelajaran lainnya lewat Quipper Video supaya belajar menyenangkan dan seru.



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang