Lembaga Keuangan Bukan Bank – Ekonomi Kelas 10

Lembaga keuangan bukan bank atau LKBB merupakan salah satu badan usaha perbankan, yang proses penyalurannya dilakukan lewat pembiayaan investasi perusahaan yang membutuhkan pinjaman, bukan dalam bentuk tabungan, giro, atau deposito.

Peran utamanya sangat berbeda dengan peranan bank. Lantas, apa tugas utama lembaga keuangan non bank? Dan apa saja jenis lembaga keuangan non bank? Yuk, baca ulasan berikut ini, Quipperian!

Pengertian Lembaga Keuangan non Bank

Semua orang tentu tahu tentang bank. Mulai dari fungsi, tugas hingga perannya. Namun bank tidak bergerak sendiri dalam aktivitas perekonomian di Indonesia. 

Selain bank, masih ada lembaga keuangan bukan bank yang juga berperan penting dalam dunia keuangan.

LKBB merupakan lembaga keuangan yang bisa menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat, namun bukan dalam bentuk tabungan, giro, dan deposito. 

Seperti yang disebutkan di atas, proses penyalurannya dilakukan lewat pembiayaan investasi perusahaan yang memerlukan pinjaman.

Jenis Lembaga Keuangan non Bank

Ada beberapa jenis LKBB yang berada di Indonesia, yaitu:

1. Perusahaan Asuransi

Perusahaan asuransi adalah perusahaan jasa yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian. Perusahaan asuransi memiliki tugas untuk mengumpulkan dana lewat premi asuransi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian dengan peserta asuransi.

Beberapa produk asuransi yang sering ditawarkan adalah asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, asuransi pendidikan, maupun asuransi harta benda.

2. Perusahaan Dana Pensiun

Perusahaan dana pensiun bertugas untuk mengelola dana pensiun pada perusahaan pemberi kerja. Perusahaan ini akan memberikan uang yang telah dikelolanya kepada orang yang telah pensiun setiap bulannya.

Perusahaan dana pensiun menyediakan 2 jenis dana pensiun yang disalurkan, yaitu dana pensiun pemberi kerja (DPPK) dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK).

3. Pegadaian

Perusahaan ini dapat memberikan pinjaman dengan jaminan dan tanpa jaminan non bank kepada masyarakat dengan dasar hukum gadai. 

Artinya, masyarakat dapat mengajukan pinjaman dana dengan cara menjaminkan barang berharga seperti emas perhiasan hingga sertifikat kepemilikan kendaraan.

4. Koperasi Simpan Pinjam

Cara kerja koperasi hampir mirip seperti bank, namun skalanya lebih kecil. Koperasi mengumpulkan dana dari para anggotanya dan kemudian menyalurkannya kembali kepada anggota dan juga non anggota. 

Bunga koperasi umumnya lebih besar dibandingkan bunga bank dan pegadaian. Kelebihan koperasi adalah adanya layanan pinjaman hanya diberikan kepada anggota dan setiap anggota akan menerima Sisa Hasil Usaha (SHU) yang berasal keuntungan koperasi.

5. Perusahaan Pembiayaan

Perusahaan pembiayaan lebih dikenal dengan sebutan leasing atau perusahaan multifinance, yaitu perusahaan yang menawarkan pembayaran secara kredit untuk barang-barang tertentu. 

Cara kerjanya dilakukan dengan membuat kontrak sewa dengan pembelian secara angsuran kepada perorangan maupun perusahaan. 

Meskipun barang sudah bisa digunakan oleh penerima kredit, namun hak barang masih menjadi milik perusahaan pembiayaan sampai pembayaran lunas. 

Jika penerima kredit tidak melakukan pembayaran dalam jangka waktu tertentu, barang akan diambil oleh perusahaan dan dilelang untuk menutupi sisa pembayaran.

Perusahaan pembiayaan umumnya menawarkan kredit kendaraan, KPR, anjak piutang, dan permodalan dana usaha.

6. Pasar Modal

Pasar modal merupakan tempat jual beli surat berharga jangka panjang seperti surat penyertaan modal (saham) dan obligasi. 

Caranya dengan mempertemukan pencari dana (emiten) dengan pemberi modal (investor/penanam modal). Para investor dapat membeli saham melalui perusahaan sekuritas.

7. Perusahaan Modal Ventura

Perusahaan ini berfokus pada pembiayaan kredit tanpa jaminan, mirip seperti pegadaian. Namun, perusahaan modal ventura memberikan modal kepada perusahaan yang memiliki kegiatan usaha berisiko tinggi.  

Bentuk pembiayaan yang diberikan mulai dari obligasi hingga pinjaman khusus dengan syarat yang disepakati bersama.

Peran Lembaga Keuangan non Bank

LKBB memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian negara.  Peranan LKBB berupa: 

  • Membantu mempromosikan pertumbuhan keuangan inklusif negara lewat pemenuhan kebutuhan kredit.
  • Membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Membantu pengembangan ekonomi lewat penciptaan lapangan kerja, penciptaan kekayaan, kredit bank di daerah pedesaan, dan aktivitas lain yang mendukung masyarakat yang lemah secara finansial.
  • Menyalurkan sumber daya keuangan untuk pembentukan modal.
  • Membantu masyarakat dalam mengatasi atau melindungi dari risiko kerugian.

Fungsi Lembaga Keuangan non Bank

Lembaga Keuangan Bukan Bank memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Menghimpun dana masyarakat lewat surat berharga.
  • Memberi pinjaman modal ke perusahaan baik sektor swasta maupun milik negara.
  • Memberi modal kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk bisa membangun usaha.
  • Sebagai perantara antara perusahaan di indonesia dengan pemerintah dalam mendapatkan modal.
  • Sebagai perantara untuk mencari tenaga ahli dan nasihat profesional.

Tujuan Lembaga Keuangan non Bank

Pembentukan Lembaga Keuangan Bukan Bank di Indonesia memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Menggerakkan roda perekonomian negara dan meningkatkan konsumsi masyarakat.
  • Mencegah masyarakat agar tidak terjebak dalam utang dengan bunga tinggi milik rentenir.
  • Memberikan stimulan modal swasta dan memperluas sumber pembiayaan bagi kegiatan usaha.
  • Membantu masyarakat dalam menghadapai risiko kerugian yang muncul.
  • Mendorong pembangunan industri dan ekonomi melalui pasar modal.

10 Contoh Lembaga Keuangan bukan Bank

Quipperian, berikut ini 10 contoh LKBB di Indonesia yang telah Quipper Blog rangkum, yaitu:

  • PT Bursa Efek Indonesia (Pasar modal).
  • Pusat Gadai Indonesia (Pegadaian).
  • KUD/Koperasi Simpan Pinjam Unit Desa dan KSU/Koperasi Serba Usaha (Koperasi simpan pinjam).
  • Asabri, BPJS Ketenagakerjaan (Dana pensiun).
  • PT Astra Vitra Ventura, PT Bina Artha Ventura, PT Celebes Artha Ventura (Perusahaan modal ventura).
  • Mandiri Finance, FIF, Oto Finance (Perusahaan multifinance).
  • Jiwasraya, BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan, Prudential, AIA, Allianz (Perusahaan asuransi)
  • Koinworks, Kitabisa.com, Santara (Fintech)
  • MNC Finance, Maybank Finance (Perusahaan anjak piutang).
  • PT Pefindo/Pemeringkat Efek Indonesia (Pasar uang) 

Wah, ternyata seru banget belajar LKBB alias Lembaga Keuangan non Bank ini ya, Quipperian! Apakah kamu jadi lebih tertarik belajar tentang Ekonomi setelah baca artikel ini?

Yuk, segera daftarkan diri kamu untuk gabung bersama Quipper Video. Di sana, kamu bisa belajar ragam materi lewat rangkuman, video, dan latihan soal. Semangat belajar, ya!

Penulis: Ria Theresia