Home » Mapel » Matematika » Trapesium : Pengertian, Jenis, Luas Matematika Kelas 7

Trapesium : Pengertian, Jenis, Luas Matematika Kelas 7

Halo Quipperian, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga tetap semangat belajar di tengah pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan usai.

Pernahkah Quipperian melihat rumah Joglo yang merupakan rumah adat Jawa? Kamu bisa dengan mudah menjumpai rumah Joglo ini saat berkunjung ke Yogyakarta, Jawa Tengah, atau Jawa Timur. Eitss. tapi jangan di daerah perkotaannya, ya. 

Rumah adat ini masih cukup mudah dijumpai di daerah pedesaan, misalnya Desa Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Keunikan rumah ini adalah bagian atapnya berbentuk trapesium. Apa itu? Penasaran? Yuk, belajar bareng.

Pengertian Trapesium

Trapesium adalah bangun segi empat yang memiliki sepasang sisi berhadapan yang sejajar tetapi tidak sama panjang. Di kehidupan sehari-hari, bangun datar ini mudah sekali untuk kamu jumpai, misalnya bentuk meja, tas, scraper, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Trapesium

Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut.

1. Trapesium sama kaki, memiliki sifat-sifat seperti berikut.

  1. Dua kakinya memiliki panjang yang sama, dengan dua sisi lainnya sejajar.
  2. Terdiri dari dua diagonal yang panjangnya sama.
  3. Memiliki sudut alas yang sama besar.
  4. Bisa menempati bingkai melalui dua cara.

Berikut ini contoh gambarnya.

2. Trapesium siku-siku, memiliki sifat-sifat berikut.

  1. Jumlah sisi sejajarnya berjumlah sepasang, sama seperti trapesium lainnya.
  2. Memiliki sudut siku-siku sebanyak 2.
  3. Sudut yang terletak pada garis sejajarnya jika dijumlahkan hasilnya adalah 180o.

Berikut ini contoh gambarnya.

3. Trapesium sembarang, memiliki sifat-sifat berikut.

  1. Jumlah sisi sejajarnya hanya sepasang.
  2. Keempat sudutnya tidak sama besar.
  3. Dua diagonal bidangnya tidak sama besar.

Berikut ini contoh gambarnya.

Keliling Trapesium

Keliling trapesium merupakan jumlah panjang seluruh sisinya. Untuk menentukan keliling, prinsipnya sama dengan keliling bangun datar lainnya, yaitu dengan menjumlahkan seluruh panjang sisi yang menjadi pembatas pada trapesium.

Perhatikan contoh berikut.

Tentukan keliling bangunan berikut. 

Jika panjang sisi BD = 10 cm dan sisi yang sama panjangnya 12 cm, tentukan keliling trapesium ABDC!

Pembahasan:

Kamu harus tahu jika trapesium di atas merupakan jenis sama kaki. Artinya, panjang sisi AB = CD = 12 cm.

Keliling trapesium ABCD = AB + BD + DC + CA

                                                = 12 + 10 + 12 + 5

                                                = 39 cm

Jadi, keliling bangunan di atas adalah 29 cm.

Luas Trapesium

Berbeda halnya dengan keliling, luas trapesium tidak bisa dicari hanya dengan menjumlahkan panjang sisinya. Luas trapesium merupakan hasil kali setengah tinggi dan jumlah sisi sejajarnya. Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.

Perhatikan contoh soal berikut ini.

Pak Hendro memiliki sebidang tanah berbentuk trapesium dan berukuran seperti berikut.

Tentukan luas bidang tanah Pak Hendro!

Pembahasan:

Pertama, kamu harus mencari panjang sisi-sisi yang saling sejajar (garis yang dibatasi titik-titik merah).

Panjang sisi a = 17 m, sementara sisi b = a + x.

Tentukan panjangnya x menggunakan teorema Phytagoras.

Dengan demikian, b = 17 + 5 = 22 m

Langkah terakhir, tentukan luas trapesiumnya.

Jadi, luas bidang tanah Pak Hendro adalah 234 m2.

Agar pemahamanmu semakin meningkat, yuk kerjakan contoh soal berikut.

Contoh Soal 1

Kiki memiliki kebun berbentuk trapesium seperti gambar berikut.

Di bagian sisi kebun, akan ditanami pohon buah naga. Jika jarak antara pohon buah naga satu dan lainnya 2 m, tentukan banyaknya pohon yang dibutuhkan!

Pembahasan:

Pertama, kamu harus tahu bahwa besaran yang dicari pada bangunan tersebut adalah besaran keliling. Artinya, kamu harus mencari kelilingnya dahulu.

Keliling = 8 + 10 + 17 + 9 = 44 m.

Jarak antarpohon buah naga = 2

Banyaknya pohon = 44 : 2 = 22 pohon buah naga.

Jadi, banyaknya pohon buah naga yang dibutuhkan Kiki untuk mengelilingi kebunnya adalah 22.

Contoh Soal 2

Pak Joni merupakan seorang tukang bangunan. Beliau diminta untuk menentukan banyaknya keramik berukuran 30 cm × 30 cm yang harus dipasang pada lantai berbentuk seperti berikut.

Jika dalam satu kardus berisi 10 keramik, berapa kardus keramik yang dibutuhkan Pak Joni?

Pembahasan:

Untuk menyelesaikan soal tersebut, kamu harus mencari luas lantai yang akan dipasang keramik dan luas keramiknya.

Pertama, tentukan luas trapesiumnya.

Berdasarkan gambar di atas:

  • panjang AB = AC (tinggi trapesium) = 4 m (karena diberi tanda garis dua berwarna biru yang sama)
  • Panjang CD = AB + 1 = 4 + 1 = 5 m

Luas lantai:

Kedua, Quipperian harus mencari luas keramik yang berbentuk persegi.

 

Ketiga, tentukan banyaknya keramik yang dibutuhkan.

Jika dalam 1 kardus terdapat 10 buah keramik, maka yang dibutuhkan adalah 200 : 10 = 20 kardus keramik.

Jadi, Pak Joni membutuhkan 20 kardus keramik.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang trapesium. Semoga bisa bermanfaat buat Quipperian. Jika Quipperian ingin melihat materi lengkap lainnya, silakan gabung bersama Quipper Video. Selain materi, kamu juga bisa melihat penjelasan tutor kece Quipper Video, lho. Bagaimana, menarik bukan?

Tetap semangat dan raih terus prestasimu bersama Quipper Video. Salam Quipper!

[spoiler title=SUMBER]

  • academia.edu
  • repo.iain-tulungagung.ac.id
  • socratic.org
  • mathsisfun.com[/spoiler]

Lainya untuk Anda