Contoh Soal HOTS Pola Interaksi Sosial dan Cara Menghadapinya

Hai, Quipperian! Bertemu kembali dengan Quipper Blog. Kamu tahu kan kalau sekarang SBMPTN ada soal HOTS-nya alias Higher Order Thinking Skills? Nah, karena itulah biar kamu bisa mengerjakan soalnya nanti dengan baik, kali ini Quipper Blog mau membahas contoh soal HOTS pola interaksi sosial dan cara menghadapinya. Wah, seru banget, kan?

Sebagaimana kita ketahui di dalam soal HOTS sosiologi, secara kasar terdapat dua jenis jawaban dengan persentase nilai dipukul rata 50:50. Ada jawaban permukaan dan jawaban pengembangan. Jawaban permukaan adalah jawaban yang hanya menjelaskan atau mendefinisikan objek pertanyaan, sementara jawaban pengembangan adalah ketika jawaban permukaan dijelaskan lebih luas atau mendalam. Penjelasan lebih lanjut dapat mengacu kepada teks umpan, contoh kasus nyata, atau teori-teori sosiologi.

Berkaca dari dua karakter jawaban yang berbeda dan jenis soal HOTS yang lazim digunakan, maka pengetahuan dan pemahaman kamu terhadap pola interaksi sosial umumnya akan digunakan selalu untuk melengkapi jawaban pengembangan. Ingat, sobat-sobat Quipperian, yang kita bahas adalah soal HOTS! Jadi, pertanyaannya tidak sesederhana seperti diminta menjelaskan definisi asimilasi, namun kamu harus menjelaskan suatu kasus atau isu yang di dalam menjawabnya perlu mendefinisikan asimilasi.

Duh, biar enggak bingung mending kita lihat langsung saja yuk contoh soalnya di bawah ini!

Contoh Soal HOTS Pola Interaksi Sosial

Foto Amish bepergian dalam kereta kuda di jalan di Pennsylvania

Amish adalah komunitas agama di Pennsylvania, AS. Keyakinan agama mereka yang ketat berarti mereka menolak gaya hidup modern dan kenyamanan seperti mobil. Individu yang tidak sesuai dengan norma-norma kelompok dapat menghadapi pengucilan oleh komunitas mereka. Suku Amish telah menjadi objek wisata karena kehidupan mereka sangat berbeda. Mungkin ada konflik antara mereka dan para wisatawan terkait pelaksanaan norma agama mereka yang berarti mereka tidak senang difoto.

  1. Apa yang dimaksud dengan “pengucilan”?
  2. Jelaskan bagaimana individu didorong untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma dan nilai-nilai sub-budaya mereka!
  3. Jelaskan mengapa individu dari sub-budaya religius dapat menemukan diri mereka bertentangan dengan budaya arus utama!
  4. Sejauh mana agama merupakan agen kontrol sosial yang paling penting?

Cara Menjawab

Perhatikan keempat pertanyaan di atas! Tidak ada satu pun pertanyaan yang secara sempit mewajibkan kamu mendefinisikan ragam pola interaksi sosial (gotong royong, akomodasi, asimilasi, pertentangan, persaingan). Namun, agar kamu mampu meraih jawaban dengan skor penuh dari setiap soal, mau tidak mau pemahaman terhadap pola interaksi sosial sangat krusial. Mari kita lihat bersama.

Untuk menjawab soal nomor 1, kamu perlu memahami interaksi pertentangan. Nah, dari pemahaman akan pertentangan, kamu dapat menjelaskan bahwa pengucilan adalah “sebuah proses sosial ketika seseorang diasingkan oleh suatu komunitas karena ia melakukan praktik hidup yang bertentangan dengan nilai kehidupan bersama”.

Sementara dalam menjawab nomor 2, kamu perlu memahami lebih dalam konsep interaksi asosiatif dalam praktik gotong royong, akomodasi, dan asimilasi. Dari pemahaman tersebut sobat-sobat Quipperian akan mampu menjawab bahwa “individu menyesuaikan diri dengan norma-norma dan nilai-nilai sub budaya melalui proses belajar, saling menenggang dan memberi ruang terhadap praktik yang berbeda, mengambil yang dirasa baik membuang yang dirasa buruk, melalui bantuan atau bimbingan komunitas atau beberapa pemimpin komunitas sub-budaya terkait.”

Perhatikan tiap kata yang Quipper Blog cetak miring! Kosa kata tersebut merupakan kata-kata yang mendefinisikan setiap pola interaksi sosial. Bertentangan tentu untuk interaksi pertentangan. Saling menenggang dan memberi ruang untuk interaksi akomodasi. Melalui bantuan atau bimbingan untuk interaksi gotong royong. Nah, sekarang coba kamu praktikkan mandiri untuk nomor 3 dan nomor 4!

Tips Latihan Soal dan Menjawab

Nah, bagaimana Quipperian? Sangat berbeda kan cara menjawab soal HOTS jika dibandingkan dengan cara menjawab soal-soal umum seperti definisi dari sebuah kata? Untuk mencapai keterampilan menjawab soal HOTS dengan pemahaman penuh diperlukan latihan kontekstual. Contoh latihan yang dapat kamu lakukan di rumah adalah mencocokkan definisi istilah dengan kasus praktis.

  1. Pilih sebuah kejadian sederhana di lingkungan sekitar yang kamu ingin kaji. Atau jika tidak ada kasus praktis, ambil sebuah artikel di koran yang melibatkan dua komunitas atau subjek.
  2. Ceritakan kembali interaksi yang terjadi dengan kata-katamu sendiri.
  3. Cocokkan detail interaksi yang terjadi dengan salah satu jenis interaksi sosial.

Quipperian, sekian dulu contoh soal HOTS pola interaksi sosial dari Quipper Blog. Jika kamu masih mau belajar lebih lanjut mengenai pola soal HOTS, yuk langsung saja gabung bersama Quipper Video!

Penulis: Jan Wiguna

Yuk, Belajar Pola Interaksi Sosial dalam Mata Pelajaran Sosiologi!



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang