Lagi SFH, Perhatikan Hal Sepele yang Membahayakan Instalasi Listrik di Rumah

instalasi listrik rumah
Saat ini, dunia tengah dilanda oleh pandemi covid-19 yang belum juga usai. Hingga akhirnya, kita semua terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar secara online, atau sering disebut juga dengan School From Home (SFH). 

Dengan meningkatnya kegiatan SFH ini, maka akan banyak aktivitas sehari-hari yang dilakukan membutuhkan energi listrik. Meskipun begitu, meningkatnya kebutuhan akan energi listrik ini tidak dibarengi dengan meningkatnya kehati-hatian dan kepedulian dengan keamanan instalasi listrik di rumah. Padahal, instalasi listrik yang tidak diperhatikan akan dapat menyebabkan bahaya.  

Daftar Hal yang Membahayakan Instalasi Listrik Rumah

Berikut ini hal-hal sepele yang dapat membahayakan instalasi listrik di rumah yang perlu kamu perhatikan.

1. Lupa mencabut charger dari stop kontak

Lupa mencabut charger dari stop kontak sudah seperti kebiasaan, pasti kamu pernah atau sering melakukannya. Biasanya, kamu akan beralasan bahwa kamu lupa ataupun karena merasa bahwa hal tersebut tidak akan berdampak apapun.  Namun pada kenyataannya, hal ini akan meningkatkan risiko kamu tersetrum dan juga terjadi korsleting listrik. Selain berbahaya, charger yang lupa dicabut akan menyebabkan terbuangnya energi secara sia-sia. Perlu diketahui bahwa, setiap charger yang lupa dicabut akan mengonsumsi sekitar 1 watt setiap jamnya. 

2. Menumpuk steker pada satu stop kontak

Di saat SFH seperti sekarang ini, kamu membutuhkan stop kontak yang lebih banyak karena menggunakan berbagai alat elektronik yang membutuhkan listrik. Namun, disebabkan instalasi listrik rumah yang tidak memadai, akhirnya kamu memutuskan untuk menumpuk steker pada satu stop kontak. Ternyata hal ini dapat berbahaya, karena dapat menimbulkan percikan listrik yang bisa menyebabkan korsleting. Oleh karena itu, sebaiknya kamu merapikan instalasi listrik rumah agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Membiarkan kabel yang terkelupas

Mungkin kamu pernah melihat kabel yang terkelupas dan mengabaikannya, atau hanya diperbaiki dengan diselotip saja. Namun, hal ini dapat meningkatkan risiko keamanan instalasi listrik rumah kamu menjadi lebih serius dan berbahaya. Membiarkan kabel terkelupas seperti ini hanya akan dapat mengakibatkan risiko tersengat listrik ataupun kebakaran. Oleh karena itu, apabila kamu menemukan kabel yang sudah terkelupas, sebaiknya jangan digunakan lagi, dan segera ganti dengan kabel yang baru.

4. Memegang perangkat listrik dengan tangan basah

Banyak yang tidak menyadari dan telah sering terbiasa untuk memegang perangkat listrik setelah memegang air dengan keadaan tangan yang basah. Hal ini tentunya merupakan suatu tindakan yang sangat berbahaya, karena tangan yang basah tentunya mengandung air yang dapat menjadi penghantar listrik. Dengan begitu, kamu akan meningkatkan risiko tersengat listrik. Selain itu, listrik yang terkena percikan air juga dapat menimbulkan korsleting listrik.

5. Menggunakan kabel listrik tidak sesuai dengan daya

Bagi kamu yang tidak begitu paham dengan instalasi listrik rumah, cenderung akan menggunakan kabel secara sembarangan. Ternyata hal ini dapat memicu terjadinya kebakaran. Hal ini karena tidak semua kabel bisa diaplikasikan pada instalasi listrik rumah. Apabila kabel yang digunakan tidak mampu menghantarkan daya listrik, maka kabel akan hangat atau panas dan bisa jadi meleleh. Oleh karena itu, kamu juga perlu pengetahuan mengenai ukuran kabel yang diperlukan sesuai dengan peruntukannya.

6. Mencabut kabel dengan menarik bagian kabel

Satu lagi hal sepele yang mungkin sering kamu lakukan. Jangan pernah mencabut steker dari stop kontak dengan cara menarik bagian kabelnya. Hal ini dapat membuat sambungan-sambungan kabel di dalam steker akan rusak dan menjadi berbahaya. Menarik bagian kabel dapat meningkatkan risiko terjadi korsleting listrik dan juga bahaya lainnya. Sebaiknya, saat mencabut steker, pastikan kamu memegang bagian kepalanya. 

7. Tidak memberikan ruang pada peralatan listrik

Hal sepele yang dapat membahayakan instalasi kelistrikan di rumah berikutnya adalah dengan tidak memberikan ruang untuk peralatan listrik pada instalasi listrik rumah, seperti tidak memiliki sirkulasi udara yang cukup dan terletak pada tempat yang tertutup. Ternyata hal ini bisa menimbulkan bahaya, berupa peralatan listrik akan mengalami panas yang berlebih, korsleting listrik hingga memicu terjadinya kebakaran. Selain itu, kamu juga harus menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari instalasi listrik di rumah.

8. Membiarkan kabel berserakan

Sering kali ditemukan, bahwa kabel yang telah selesai dipakai maupun yang sedang dipakai tidak dirapikan atau diletakan begitu saja. Selain dapat merusak kabel, hal tersebut juga dapat menimbulkan bahaya. Sebaiknya kamu, ketika menggunakan kabel jangan diletakkan begitu saja, pastikan kabel mendapatkan ruang udara dan tidak terapit oleh sesuatu. Hal ini karena, apabila kabel diapit oleh karpet ataupun dibawah furnitur akan membuat kabel panas berlebihan dan dapat memicu kebakaran.

Teknologi Anti Setrum

Selain hal-hal yang terkesan sepele di atas, ada pula hal lain yang dapat membahayakan instalasi listrik rumah seperti banjir. Banjir adalah kondisi tak terduga. Pastinya bagi yang sedang SFH dan tiba-tiba rumahnya kebanjiran akan sangat repot, termasuk mengurus perangkat elektronik yang terkena air banjir.

Bahaya setrum saat banjir dapat mengancam jiwa dan terhentinya aliran listrik. Nah, untuk dapat meminimalisir bahaya setrum saat banjir, kamu dapat menggunakan teknologi terbaru, yaitu teknologi anti setrum. Informasi buatmu nih, kampus yang fokus di bidang energi dan ketenagalistrikan yaitu Institut Teknologi PLN (IT PLN) juga tengah mengembangkan teknologi tersebut.

IT PLN bekerja sama dengan perusahaan Korea PT TPT dalam hal penelitian dan pengembangan pengaman stroom (setrum). Pengaman setrum dikembangkan untuk mengamankan manusia dari bahaya setrum ketika banjir dan menjamin listrik tetap menyala. Ini akan menjadi solusi yang baik untuk penanganan sengatan listrik akibat banjir maupun menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik.

Jadi, kegunaan alat yang sedang dikembangkan ini setidaknya ada tiga yakni mencegah kecelakaan listrik, menghindari sengatan listrik, dan mencegah arus listrik di dalam air. 

Baca juga: STT PLN Berubah Jadi IT PLN, Ini Keunggulannya!

Setelah membaca beberapa informasi mengenai instalasi listrik rumah dan teknologi anti setrum di atas, mungkin di antara kamu, akhirnya tertarik untuk mempelajari ilmu-ilmu mengenai kelistrikan. Oleh karena itu, kami merekomendasikan kepada kamu untuk belajar di Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan IT PLN.  

Alasan penting kenapa kamu sebaiknya memilih IT PLN yaitu karena kamu akan memperoleh ilmu melalui para dosen praktisi dari IT PLN dan BUMN lainnya. Kamu juga akan belajar di laboratorium canggih seperti Laboratorium Dasar Teknik Elektro dan Laboratorium Open Source. Dengan alasan ini, tentu tidak ada lagi alasan buat kamu untuk ragu-ragu dalam mempelajari ilmu kelistrikan bersama IT PLN, bukan? Untuk informasi lebih jauh tentang IT PLN, klik tombol Profil Lengkap Kampus di bawah ini ya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis: Quipper Campus
Editor: Tisyrin Naufalty T



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang