Prodi Hubungan Internasional: Belajar Apa Saja dan Bagaimana Prospek Kariernya?

Program Studi Hubungan Internasional menjadi salah satu cabang ilmu yang ramai peminat, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini tidak terlepas dari materi kajiannya yang menarik dan semakin relevan dengan kehidupan kita di dunia global, serta prospek kerja yang menjanjikan bagi lulusannya.

Pada dasarnya, Prodi Hubungan Internasional mengkaji tentang interaksi dan komunikasi yang melibatkan suatu negara, instansi, atau organisasi secara internasional.

Hubungan Internasional dan Globalisasi

Hubungan Internasional ini erat kaitannya dengan globalisasi. Di era globalisasi, kehidupan dunia berubah pesat. Masyarakat di berbagai belahan dunia semakin terhubung berkat kemajuan teknologi informasi dan transportasi.

Suatu peristiwa dan tren yang terjadi di satu negara dengan cepat tersebar dan bahkan berpengaruh bagi kehidupan masyarakat di negara lainnya. Masyarakat dunia juga semakin dekat melalui hubungan politik, ekonomi, dan kebudayaan.

Kerja sama antar negara semakin intens bukan hanya untuk menciptakan kemajuan bersama, tetapi juga dalam menjawab dan mengatasi tantangan yang dapat menjadi ancaman global. Ancaman tersebut seperti isu perubahan iklim dan masalah lingkungan, kemiskinan dan kelaparan, penyakit dan ancaman kesehatan,  ketidakseimbangan perdagangan dunia, transnational organized crime, konflik dan keamanan, dan lain sebagainya. Semua fenomena ini menjadi bagian dari kajian Ilmu Hubungan Internasional. Menarik kan?

Apa yang Dipelajari di Jurusan Hubungan Internasional?

Jika Quipperian tertarik untuk belajar cabang ilmu ini, Prodi Hubungan Internasional Universitas Paramadina bisa menjadi pilihan yang tepat. Kajian Diplomasi dan Studi kawasan Asia Tenggara menjadi konsentrasi utama yang dipelajari di Prodi Hubungan Internasional Universitas Paramadina.

Banyak hal lainnya yang relevan dengan Hubungan Internasional juga dipelajari, di antaranya: Pengantar Ilmu Hubungan Internasional, Pengantar Ilmu Politik, Politik Luar Negeri, Ekonomi-Politik Internasional, Studi keamanan, Komunikasi Internasional, Organisasi Internasional, Hukum Internasional, dan Islam dalam Politik Internasional. Di samping itu juga dipelajari kajian kawasan di luar Asia Tenggara, yaitu: Asia Timur, Eropa, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Australia dan Pasifik Selatan.

Tidak ketinggalan bahasa asing juga diajarkan. Tidak hanya bahasa Inggris (yang bersifat wajib), bahasa asing lainnya dapat menjadi pilihan yakni Perancis, Mandarin, Arab, dan Jepang.

Ilmu HI yang dipelajari bersifat interdisipliner sehingga membuka lebar wawasan, baik dari aspek ekonomi, politik maupun budaya. Metode pembelajaran aktif yang digunakan juga melatih mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan analisis, kemampuan negosiasi dan komunikasi persuasif, problem solving, serta dapat membangun kerja sama.

Prospek Kerja Hubungan Internasional

Ilmu Hubungan Internasional identik dengan profesi diplomat di Kementerian Luar Negeri. Namun, sebenarnya prospek kerja lulusan Hubungan Internasional jauh lebih luas dari itu. Kemampuan komunikasi dan diplomasi yang diperoleh selama kuliah juga mengantarkan lulusan HI bekerja di berbagai bidang lainnya, di antaranya sebagai:

1. Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai kementerian dan lembaga pemerintahan

Seperti telah dibahas di atas, salah satu peluang karier utama bagi lulusan Hubungan Internasional adalah menjadi seorang diplomat. Diplomat ini punya tugas menjalin hubungan luar negeri, mulai dari melakukan diplomasi hingga negosiasi. Diplomat berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Luar Negeri. Selain bisa berkantor di kementerian, diplomat juga ditugaskan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di setiap negara.

Namun, selain Kementerian Luar Negeri, sejumlah kementerian dan lembaga pemerintahan lainnya juga kerap membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk lulusan Hubungan Internasional. Misalnya saja Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Perdagangan.

2. Pegawai organisasi internasional

Selain menjadi ASN, peluang lainnya adalah dengan menjadi pegawai organisasi internasional seperti Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan institusi-institusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kesempatan kian terbuka dengan dibukanya kantor cabang berbagai lembaga internasional di Indonesia.

Pemahaman yang mumpuni tentang dunia internasional dan kemampuan bahasa asing menjadi modal bagi lulusan Hubungan Internasional untuk bisa berkarier di lembaga internasional.

3. Pegawai perusahaan multinasional

FYI, perusahaan multinasional adalah perusahaan besar yang punya kantor atau industri di berbagai negara. Nah, bagi lulusan Hubungan Internasional, perusahaan multinasional bisa menjadi tempat yang sangat cocok untuk mengembangkan karier.

Untuk bisa bekerja di perusahaan multinasional, perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, fasih berbahasa asing, serta mampu beradaptasi. Nah, lulusan Hubungan Internasional idealnya memiliki kemampuan tersebut.

Hal lain yang perlu dimiliki jika ingin berkembang di perusahaan multinasional yakni memiliki growth mindset atau hasrat untuk berkembang dan global mindset agar mampu beradaptasi dengan berbagai budaya.

4. Dosen dan peneliti

Apabila kamu ingin berkutat di bidang akademis, menjadi dosen dan peneliti adalah pilihan yang cocok. Namun, untuk menjadi dosen, kamu perlu menempuh jenjang pendidikan S2 terlebih dahulu ya!

5. Jurnalis

Dengan kemampuan bahasa asing dan pengetahuan mumpuni tentang perkembangan dunia internasional, maka lulusan HI cocok untuk menjadi jurnalis. Lebih spesifik lagi, lulusan HI bisa menjadi jurnalis untuk media internasional.

Seorang jurnalis juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis. Lulusan HI sudah terlatih untuk memiliki kedua kemampuan selama di bangku perkuliahan.

Gimana Quipperian? Sudah memiliki gambaran tentang Prodi Hubungan Internasional dan peluang kariernya? Jadi, Quipperian tidak usah ragu memilih Ilmu Hubungan Internasional sebagai pilihan studi ya! Lebih tepatnya lagi, kamu bisa memilih studi Hubungan Internasional di Universitas Paramadina!

Penulis: Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina Very Aziz, Lc., M.Si.
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani