Home » Quipper Campus » Campus Life » Bagi Kamu yang Ingin Bangun Usaha, Yuk Belajar Manajemen Bisnis!

Bagi Kamu yang Ingin Bangun Usaha, Yuk Belajar Manajemen Bisnis!

Bagi Kamu yang Ingin Bangun Usaha, Yuk Belajar Manajemen Bisnis!

Quipperian! Ilmu Manajemen bisa dikatakan sebagai ilmu paling tua di dunia. Kenapa? Karena sejak manusia mulai hidup berkelompok, mereka telah memulai manajemen, yaitu merencanakan, mengatur dan mengelola semua proses untuk mencapai tujuan.

Hal ini termasuk membagi peran dan tanggung jawab, misalnya wanita memasak, pria berburu, dan lain-lain. Jadi memang tidak heran banyak yang berpikir jurusan bisnis dan manajemen adalah jurusan paling aman, pasti ilmu ini akan terpakai dan lebih gampang mencari kerja.

Buat Kamu yang Mau Kuliah Jurusan Manajemen, Ini Prospek Karier yang Menanti!

Sejarah dan latar belakang Manajemen

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen, namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir.

Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.Piramida di Mesir.

Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.

Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini.

Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal; pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya.

Selain lini perakitan, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.

Pemikiran awal Manajemen

Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen.[3] Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, Ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation.

Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang.

Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan dua puluh peniti sehari.

Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.  

Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut “pabrik.”

Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

Kuliah Manajemen                                                                                                            

Mengapa harus kuliah manajemen kalau itu sudah menjadi naluri manusia? Buktinya manusia purba yang tidak kuliah saja bisa mengatur dan mengorganisir kelompoknya dengan baik. Nah, walau terdengar sederhana, manajemen dalam dunia bisnis itu sangat kompleks dan tentu saja perlu dipelajari teori dan prakteknya. Ditambah lagi, berbeda dengan jaman dulu,  kurikulum di luar negeri sangat mementingkan keahlian praktikal, kamu akan diikutkan dalam program magang (internships) atau penempatan kerja (work placement) yang diwajibkan oleh kurikulum.

Dengan demikian, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi berkesempatan untuk mempraktekkan apa yang kamu pelajari di tempat kerja. Jadi begitu lulus, sudah ada gambaran dunia kerja itu seperti apa, sudah punya pengalaman kerja, dan bahkan jika kamu cukup cemerlang dan menghasilkan ide yang inovatif, punya koneksi dan bisa memanfaatkan fasilitas universitas, kamu bahkan bisa memulai usaha kamu sendiri.                                                                                                 

Kuliah Manajemen di Luar Negeri?                                                                                             

Mengapa harus kuliah bisnis dan manajemen di luar negeri? Alasan utama adalah karena program kuliah di sana mencakup magang dalam kurikulumnya, sehingga tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berkesempatan mempraktekkannya di dunia kerja sebelum lulus.

Dengan demikian, para mahasiswa akan menjadi lulusan yang lebih siap kerja nantinya.Selain itu, universitas, terutama di Inggris, juga banyak menyediakan kegiatan ekstra kurikuler bagi mahasiswanya, untuk menunjang pembelajaran mereka. Bahkan sebagian universitas menyediakan dukungan wirausaha.Jadi universitas tidak langsung lepas tangan setelah mahasiswa lulus, tetapi juga membantu mereka dalam menemukan karir yang cocok.

Apa yang dipelajari dalam kuliah Bisnis dan Manajemen?

Banyak sekali yang dipelajari. Di tahun-tahun pertama kamu akan kenyang menghafal teori. Tetapi itu tidak susah jika kamu mulai dari memahami garis besar pelajaran:

  • Memahami tujuan yang harus dicapai
  • Mengumpulkan dan menganalisa data, informasi
  • Menyusun rencana dan/atau strategi berdasarkan prinsip: ‘Efisien dan Efektif’
  • Mengimplementasikan rencana
  • Mengevaluasi

Jurusan Bisnis dan Manajemen

Kompetensi utama lulusan Program Studi Manajemen adalah menguasai bidang manajemen pemasaran, keuangan, dan investasi berbasis TI baik dalam lingkup lokal maupun global. Lulusan mampu membuat business plan, mengelola keuangan perusahaan termasuk investasi secara profesional, baik untuk skala perusahaan besar maupun kecil, terutama pada lembaga keuangan seperti bank dan asuransi.

Lulusan juga mampu menerapkan aplikasi bisnis berbasis TI,   Kelompok mata kuliah utama yang mendukung kompetensi utama ini tercermin dari mata kuliah: pengantar manajemen, manajemen pemasaran global, manajemen keuangan, manajemen operasional, manajemen investasi, manajemen keuangan internasional, bank dan lembaga keuangan, akuntansi manajemen dengan pendukung praktikum mata kuliah berbasis TI.

Kompetensi pendukung lulusan merupakan kompetensi yang memberikan warna khas Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma, yang ditetapkan   oleh universitas sebagai upaya untuk mendukung tercapainya visi, misi, dan tujuan universitas. Dengan kompetensi pendukung tersebut lulusan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma akan mampu mengaplikasikan pengetahuan secara profesional dalam bidang pengelolaan bisnis, perencanaan kelayakan usaha dan pengambilan keputusan berbasis teknologi informasi.

Bisnis dan Manajemen adalah bidang yang sangat luas. Beberapa jurusan yang ditawarkan adalah seperti: Akuntansi, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan lain-lain.

Kamu Mau Kuliah di Eropa Jurusan Manajemen? Ini Kampus Top Bisnis Dunia!

Kuliah Bisnis dan Manajemen di mana?

Hingga saat ini, Inggris tetap menjadi destinasi favorit bagi mereka yang ingin sukses dalam bisnis. Hal ini dikarenakan sejarah pendidikannya yang panjang, kualifikasi yang diakui internasional, serta banyak lembaga keuangan internasional yang memiliki kantor pusat Eropa dan global di Inggris, jadi peluang bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman mereka tak tertandingi.

Prospek Kerja Bisnis dan Manajemen

Memiliki kualifikasi bisnis dan manajemen, peluang karir menjadi lebih luas dan fleksibel. Pada umumnya, lulusan keuangan dan akuntansi bisa melanjutkan dengan mengambil kualifikasi profesional saat bekerja di lapangan. Kualifikasi untuk akuntansi bersertifikat, misalnya, diberikan oleh asosiasi seperti ACCA dan CIMA.

Selain itu, lulusan keuangan dan akuntansi juga dapat menjadi analis investasi, penasihat keuangan, manajer pajak, penjamin asuransi, pialang saham, konsultan bisnis atau manajer risiko. Dengan gelar bisnis atau manajemen yang lebih umum, banyak lulusan melanjutkan karir di bidang-bidang seperti pengembangan bisnis, pemasaran, SDM, rekrutmen, perbankan dan hubungan industrial.

Peran-peran ini ada di berbagai industri juga – makanan, fashion, retail, manufaktur, utilitas, kesehatan, pariwisata, dan banyak lagi – dan di sektor swasta, publik dan sukarela. Perlu diingat – bagi banyak profesi yang tercantum di atas, kualifikasi bisnis tidak penting. Namun, belajar bisnis akan memberikan landasan yang baik dalam bidang-bidang seperti komunikasi, keuangan, strategi pasar, dan kebijakan bisnis –yang dapat bermanfaat dalam karir masa depan.

Apalagi bagi yang ingin memulai usaaha sendiri, mendalami bidang bisnis dan manajemen, ditambah dengan pengalaman magang yang menjadi kurikulum kuliah akan sangat membantu untuk memulai usaha sendiri.

Penulis: Sritopia

Lainya untuk Anda