Tiap daerah memiliki penamaan tersendiri terhadap duta pariwisatannya masing-masing. Di Jakarta, kita mengenalnya dengan nama Abang dan None. Di Jawa Barat, nama duta pariwisatanya ialah Jajaka dan Mojang. Nah, untuk di Kota Langsa, duta pariwisatanya disebut dengan nama Agam dan Inong.
Nah, Quipperian tahu tidak kalau ternyata banyak loh duta pariwisata yang berasal dari kampus Universitas Samudra (Unsam). Bukan hanya menjadi duta pariwisata di Kota Langsa, ada juga yang menjadi duta pariwisata di kota lainnya. Berikut nama-nama Duta Wisata dari Usam Langsa yang bisa menjadi inspirasimu dalam berkarya.
Jevrian Safriady
Mahasiswa berprestasi selanjutnya ialah Jevrian Safriady. Jee, panggilan akrabnya, merupakan mahasiswa Prodi Teknik Mesin Fakultas Mesin Unsam. Saat ini, Jee menjabat sebagai Wakil II Agam Duta Wisata Kota Langsa 2016. Ia menjabat jabatan itu setelah mendapat Juara III Duta Wisata Kota Langsa 2016.
Selain berprestasi dalam pemilihan Duta Wisata Kota Langsa, alumni SMKN 2 Langsa ini juga merupakan peserta MTQ Nasional di Jakarta. Hal itu menjadi kebanggaan bagi dirinya karena Jee datang ke Jakarta sekaligus menjadi duta mahasiswa Aceh pada MTQ Nasional. Dalam kompetisi tersebut, Jee mendapatkan Juara II Bidang Qira’at Sab’ah.
Jee juga aktif di Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI) Wilayah Aceh. Dalam menjalani kehidupan sehari-harinya, pria yang pernah menjadi Peserta olimpiade Bahasa Inggris se-Sumatera Utara itu memiliki moto “Yakin kamu bisa, maka kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan.”
Menjadi duta pariwisata Kota Langsa membuat Jee menyadari bahwa pengembangan sektor pariwisata dapat memberikan banyak manfaat bagi Indonesia. Selain itu, menjadi duta pariwisata membuat jaringan pertemanannya meluas dan pengalaman itu tidak akan didapatkannya oleh orang lain.
Nana Mardiana
Gadis cantik yang berasal dari Kota Langsa ini berkuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidkan Unsam Langsa, tepatnya di Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris. Di tahun 2015, Nana mengikuti ajang kompetisi Duta Wisata Kota Langsa dan meraih posisi ketiga.
Dengan posisi tersebut, otomatis membuat Nana menjadi Wakil II Inong Duta Wisata Kota Langsa tahun 2015. Di tahun setelahnya, peraih Juara II Teater Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ini kembali menjadi finalis Duta Wisata Kota Langsa.
Pada kompetisi Duta Wisata Kota Langsa 2016, Nana kembali mendapatkan posisi ketiga. Otomatis, Nana kembali bertugas menjadi Wakil II Inong Duta Wisata Kota Langsa.
Devi Ersa Putri
Mahasiswi Prodi Agroteknologi Fakultas Peternakan Unsam yang berasal dari Aceh Tamiang ini lebih akrab dipanggil Ersa. Ia bukan hanya cantik, tapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari aksi alumni SMKN 5 Kota Langsa tersebut kala menggalang dana di kitabisa.com untuk seorang warga tak mampu yang menderita penyakit tumor.
Tidak heran jika akhirnya di tahun 2015 Ersa menjadi finalis duta damai Aceh 2015. Lalu, pada tahun 2016, mahasiswa berprestasi Prodi Agroteknologi Unsam Langsa ini juga mendapatkan Peringkat II pada kegiatan Kapal Pemuda Nusantara Sail Karimata.
Di tahun yang sama, Ersa mengikuti pemilihan Duta Wisata Kota Langsa dan mendapatkan Juara II. Posisi tersebut membuatnya menjadi Wakil I Inong Duta Wisata Kota Langsa tahun 2016.
Ia bukan hanya dikenal memiliki banyak prestasi, tapi juga aktif berorganisasi hingga pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Agroteknologi dan Ketua BEM Fakultas Pertanian. Aktivis cantik ini memiliki jargon “Yakin Usaha Sampai” untuk setiap akitivitas dan target-targetnya. Ia selalu memilih untuk optimis karena bagi Ersa setiap doa dan usaha akan membuahkan hasil.
Hermansyah
Alumni Unsam Langsa Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini terpilih menjadi Duta Wisata Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2014 dan mewakili kotanya berkompetisi di tingkat provinsi. Berbeda dengan Kota Langsa, di Kota ini panggilan bagi Duta Wisatanya adalah Bujang dan Daro.
Meski berbeda namanya, tugas yang mereka emban tetap sama, yaitu mempromosikan wisata daerah secara personal maupun publik. Duta Wisata yang terpilih di tingkat Kota pun bersaing di tingkat Provinsi untuk meraih posisi Duta Wisata Provinsi Aceh.
Mendapatkan kesempatan menjadi Duta Wisata, Herman merasakan pengalaman yang luar biasa dan masih bisa dia rasakan sampai sekarang. Sebagai seorang Duta Wisata, ia dilibatkan pada banyak acara pemerintahan, seperti menjadi pemandu bagi pejabat atau tamu penting yang sedang berkunjung ke Aceh Tamiang.
Ia juga sering ditunjuk untuk menjadi Master Ceremony (MC) atau pembawa acara di beberapa acara besar. Setahun setelahnya, yakni tahun 2015, Herman berkesempatan menjadi juri dan fasilitator finalis selama karantina. Bukan hanya itu, ia juga dipercaya untuk menjadi coach bagi Duta Wisata Aceh Tamiang yang maju ke kompetisi tingkat provinsi.
Nah, itulah beberapa mahasiswa dan alumni Unsam yang sukses sebagai duta pariwisata. Kalau kamu ingin mengikuti jejak mereka setelah menjadi mahasiswa Unsam, sebaiknya kamu menambah wawasanmu perihal dunia pariwisata.
Tak hanya itu, kamu pun harus memiliki bekal people skill yang dibutuhkan kala menjadi duta pariwisata. Dengan begitu, kamu tidak akan merasakan tegang ataupun gugup kala tampil di depan banyak orang.
Tentunya, menjadi duta pariwisata bukan hanya satu-satunya prestasi yang bisa kamu kejar sebagai mahasiswa Unsam kelak. Masih banyak prestasi lain yang bisa kamu kejar dan untuk mencapainya kamu harus bekerja keras ya Quipperian.
Penulis: Sarah Nurul Khotimah


