Ingin Jadi Mahasiswa STAN? Simak Informasi Tes STAN Berikut Ini

Ingin Jadi Mahasiswa STAN? Simak Informasi Tes STAN Berikut Ini

Quipperian, untuk kamu yang mempunyai keinginan untuk bekerja di bidang keuangan negara, STAN bisa menjadi pilihanmu untuk melanjutkan pendidikan lho. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau STAN adalah Perguruan Tinggi Ikatan Dinas di bawah naungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kali ini, Quipper Video akan membahas berbagai informasi mengenai ujian masuk STAN. Simak di bawah ini ya, Quipperian:

Pengertian USM STAN

Untuk menembus STAN, kamu harus melalui Ujian Saringan Masuk atau USM, Quipperian. USM STAN adalah rekrutmen atau jalur masuk untuk menjaring calon mahasiswa baru yang akan diangkat menjadi salah satu bagian keuangan negara di lingkungan Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan sendiri mempunyai tugas untuk merencanakan, mengawasi, mengawal, serta melaporkan keuangan negara.

5 Langkah Jitu untuk Lolos Tes STAN

Persyaratan Pendaftaran USM STAN

Quipperian, pendaftaran USM STAN bisa dilakukan secara online melalui www.usm.stan.ac.id. Namun, pastikan kamu memenuhi semua persyaratan, termasuk verifikasi berkas serta lulus ujian seleksi USM STAN. Persyaratan tersebut adalah:

  • Lulusan Sekolah Mengenah Atas (SMA) atau yang sederajat untuk semua bidang keahlian/jurusan.
  • Nilai rata-rata ujian tulis pada ijasah sementara/ SKL/SKHU tidak kurang dari 7,00 dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan.
  • Usia berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijasah tidak kurang dari 17 tahun pada tanggal 30 september 2016 dan tidak lebih dari 20 tahun pada tanggal 1 September 2016 (lahir antara 1 September 1995 sampai dengan 30 September 1999).
  • Berbadan sehat, tidak cacat badan, dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adaktif lainnya).
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  • Menyetor biaya pendaftaran USM sebesar Rp.250,000,00 dan biaya yang dikeluarkan akibat transaksi pembayaran tersebut ditanggung oleh pendaftar.

Khusus Program studi Kepabeanan dan Cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut :

  • Khusus Program Studi Diploma I: untuk laki-laki tinggi badan minimal 165 cm dan perempuan tinggi badan minimal 155 cm.
  • Khusus Program Studi Diploma III: berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi minimal 165 cm.
  • Tidak buta warna.
  • Untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan plus (rabun dekat) atau silinder dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.

Tahapan USM STAN

Quipperian, materi yang diujikan pada tahapan USM STAN meliputi Ujian Tertulis, Ujian Kesehatan dan Kebugaran, serta Wawacara. Berikut informasi lengkapnya:

  1. Ujian Tertulis

Quipperian, ujian tertulis adalah tahapan pertama dalam seleksi masuk STAN yang meliputi pengujian terhadap materi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). TPA adalah tes untuk mengukur sejauh mana potensi calon mahasiswa di bidang akademis. Sedangkan TBI bertujuan untuk menguji sejauh mana kemampuan calon mahasiswa pada ilmu verbal, yaitu bahasa Inggris. Dalam ujian tulis, nilai benar akan mendapat poin +4 dan poin -1 untuk jawaban yang salah, serta poin 0 untuk soal yang tidak dikerjakan.

Di ujian tulis, terdapat istilah nilai mati, Quipperian. Nilai mati adalah jumlah minimal soal yang harus kamu kerjakan dengan benar untuk lolos dalam ujian tulis USM STAN. Jadi, supaya kamu tidak mendapatkan nilai mati dalam USM STAN, maka kamu harus mengerjakan soal dengan jumlah benar minimal sepertiga dari jumlah soal TPA dan TBI.

Jumlah soal dalam Ujian Tulis USM STAN adalah 180 soal, yang terdiri dari 120 soal Tes Potensi Akademik dan 60 soal Tes Bahasa Inggris. Dengan nilai mati dari jumlah soal, maka TPA harus mendapatkan 40 soal benar (sepertiga dari 120 soal). Sedangkan TBI harus mendapatkan 20 soal benar (sepertiga dari 60 soal).

Tapi, ada yang harus kamu perhatikan, Quipperian. Walaupun nilai mati adalah syarat lolos USM STAN, bukan berarti kamu akan lulus tes tulis STAN secara otomatis saat kamu melewati nilai mati. Sebab, dengan lolos nilai mati, berarti kamu memiliki kesempatan untuk masuk dalam pe-‘ranking’an nasional untuk menentukan lolos atau tidaknya ke tahapan selanjutnya. Jadi, alangkah baiknya tidak sebatas lolos nilai mati saja, Quipperian, namun berusaha meraih nilai setinggi-tingginya dengan memperhatikan jumlah soal benar dan salah yang dikerjakan.

  1. Ujian Kesehatan dan Kebugaran

Ujian kesehatan dan kebugaran adalah tahap kedua dari serangkaian tes USM STAN, Quipperian. Awalnya, kamu akan dites kesehatan. Kalau kamu lolos, maka kamu akan lanjut pada tes kebugaran. Tes Kesehatan dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan (medical Check-Up) oleh tim dokter yang bertugas di lokasi tes kesehatan. Tahapan yang dilalui antara lain:

  • Pengukuran Berat Badan & Tinggi Badan
  • Pemeriksaan Tekanan Darah (Tensi)
  • Pemeriksaan Visus/minus mata
  • Tes buta warna dan reflex
  • Pemeriksaan oleh dokter pemeriksa meliputi Pengecekan mulut, gigi, telinga, detak jantung, perut, Hemoroid (ambeyen), tulang kaki, dan riwayat penyakit yang pernah diderita.

Sementara itu, tes bebugaran ke dalam dua kelompok, yaitu:

  • Tes Ketahanan Fisik

Tes ketahanan fisik mengharuskan kamu untuk berlari selama 12 menit tanpa berhenti. Dalam tes ini, kamu diminta mengelilingi lapangan yang dibatasi dengan bambu-bambu yang digunakan untuk mengetahui jarak lari yang sudah ditempuh. Tes ini mengukur berapa banyak putaran yang kamu dapat selama 12 menit untuk dijadikan penilaian.

  • Tes Kecepatan

Tes Kecepatan mengharuskan kamu untuk berlari membentuk angka 8 di antara dua buah tiang yang berjarak ± 5 meter (Shuttle run) sebanyak tiga kali. Aturan dalam tes ini adalah kamu dilarang menyenggol tiang-tiang yang berdiri. Kalau tersenggol, maka kamu akan didiskualifikasi. Tes ini mengukur waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan tes.

4 Jurusan Favorit STAN untukmu yang Ingin Pekerjaan Menjanjikan!

  1. Ujian Wawancara

Tahap terakhir pada tahap seleksi USM STAN adalah tes wawancara, Quipperian. Dalam tahap ini, kamu akan ditanya mengenai identitas diri, kepribadian, pengalaman, prestasi, dan lain sebagainya. Rahasia dari tes ini adalah menjawab pertanyaan yang diberikan dengan jujur dan percaya diri. Tujuan dari tes ini adalah menggali pribadi dan karakter dari calon mahasiswa, Quipperian.

Tes wawancara biasanya dilakukan di Kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan Balai-Balai Diklat Keuangan (BDK) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam tes ini, kamu akan diberikan nomor antrean dimana kamu harus menunggu namamu dipanggil untuk melakukan wawancara. Sambil menunggu, kamu diharuskan mengisi kuesioner/formulir, Quipperian. Kuesioner tersebut akan menjadi salah satu bahan yang akan ditanyakan dalam wawancara nantinya. Kuesioner tersebut berisi:

  • Identitas diri
  • Identitas Orang Tua
  • Riwayat Pendidikan
  • Bimbingan Belajar yang Pernah Diikuti
  • Pengalaman Organisasi
  • Prestasi Selama di Sekolah
  • Kelebihan dan Kekurangan yang dimiliki
  • Hobi
  • Cita–Cita
  • Jurusan yang dipilih di STAN

 

Begitulah informasi penting yang patut kamu perhatikan untuk masuk STAN, Quipperian. Susah atau tidaknya ujian masuk di STAN bergantung pada kemampuan setiap orang. Jadi, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya. Selamat berjuang!

About Quipper 1169 Articles
Quipper adalah perusahaan teknologi pendidikan yang memiliki misi untuk membawa pendidikan terbaik ke seluruh pelosok dunia dan berkomitmen untuk menjadi bagian ekosistem pendidikan di Indonesia.

176 Comments on Ingin Jadi Mahasiswa STAN? Simak Informasi Tes STAN Berikut Ini

  1. assalamualaikum, kak kalo misalkan kita di do dari stan, kita wajib bayar biaya kuliah yang udah kita nikmati apa nggak kak??
    terimakasih, wassalamualaikum

    • Halo Kevin, sebelumnya kamu harus konsultasi lebih detail ya terkait kondisi tanganmu ini ke dokter. Jika tidak berpengaruh pada aktifitasmu sehari-hari, berarti nggak pengaruh juga dengan tes STAN nanti.

    • Halo Panji, merujuk pada persyaratan pendaftaran USM PKN STAN, peserta berasal dari lulusan sekolah menengah atas atau sederajat. Itu berarti untuk kamu yang dari SMK juga bisa ikut mendaftar.

    • Halo Zidny, untuk masuk STAN salah satu tahap yang harus kamu lalui adalah Tes Kebugaran. Nah, salah satu yang diuji seperti lari lapangan, stamina kamu di sini akan dinilai dan berpengaruh pada kelulusanmu. Untuk berat badan berlebih sepertinya gpp asalkan stamina kamu oke, tp usahakan kamu banyak latihan fisik, ya.

    • Halo Bella, pemeriksaan mata nantinya akan diperiksa kesehatan dan fungsinya secara keseluruhan. Bila dirasa tidak mengganggu mungkin tetap bisa, begitupun sebaliknya. Semangat ya!

  2. Min, syarat gigi kan jumlahnya harus lengkap. Nah kalau misalnya lubang, terus ditambal kan sama aja dong jumlah giginya kurang.itu gimana solusinya?
    Mohon di balas yaa

    • Halo Nadia, untuk kesehatan gigi akan dinilai secara keseluruhan. Sepertinya untuk kasus gigi tambal tidak akan berpengaruh besar pada proses seleksi. Kalau kamu masih ragu, cobe cek dokter gigi saja ya untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulutmu 😀

    • Halo Aulia, iya benar. Persyaratan dilihat dari nilai rata-rata ujian tulis pada ijasah sementara/ SKL/SKHU tidak kurang dari 7,00 dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan. Semangat! 😀

  3. ka saya mau tanya, kan beberaopa bulan lalu saya habis kecelakaan, lalu tangan pergelangan tangan kiri dan paha saya patah, dan sampai sekarang tangan kiri saya masih sakit saat di gerakkan dan masih ada pen-nya. tapi saya bukan kidal kok. kira-kira masih bisa lolos nggak yah? (saya masih kelas 11 sih 😉 )

    • Lebih baik naik & bisa dipertahankan. Naik turunnya nilai tidak masalah asalkan tetap stabil dan jarak antar nilai di tiap semester perbedannya tidak terlalu jauh 🙂

  4. Kak.. aku pengen banget masuk STAN..Tapi aku agak takut di tes wawancaranya, aku tkut saat di tanya tentang pengalaman organisasi dan prestasi yag pernah di raih..sementara aku nggak punya pengalaman organisasi dan tdk punya pengalaman prestasi, selama ini aku ndak pernh ikut lomba” apapun kak. Gimana dong? Mohon sarannya kak..thanks

    • Hai Tarisa, jangan khawatir dan jangan minder dulu. Selain kegiatan organisasi tentunya kamu juga hobi dan passion kan? Nah, hal tersebut tentunya dapat kamu sampaikan dengan baik ya agar pihak STAN bisa menilai potensimu, jangan lupa untuk selalu percaya diri!

Leave a Reply