Cara Optimalkan Gaya Belajar Agar Prestasi Kian Melesat

Quipperian, apakah selama ini kamu merasa lebih nyaman mempelajari sesuatu dengan gaya tertentu? Ada orang yang lebih cepat menangkap pelajaran dengan cara membaca, tetapi ada pula yang lebih suka mendengarkan atau melakukan kegiatan praktik langsung.

Quipperian tahu nggak kalau perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa masing-masing orang memiliki gaya belajar tertentu yang dominan. Selain itu, setiap orang idealnya bisa belajar lebih efektif apabila sudah memahami seperti apa gaya belajarnya.

Gaya Belajar

Eits, gaya belajar itu apa sih? Menurut Sukadi (2008), gaya belajar merupakan kombinasi antara cara seseorang dalam menyerap pengetahuan dan cara mengatur serta mengolah informasi atau pengetahuan yang didapat. Sementara, menurut DePorter dan Hernacki (2013), gaya belajar merupakan suatu kombinasi dari bagaimana ia menyerap, dan kemudian mengatur serta mengolah informasi.

Nah, gaya belajar secara umum terbagi menjadi tiga jenis yakni gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik. Saat belajar, penggabungan beberapa gaya belajar memang bisa terjadi. Namun, dari ketiganya, setiap orang akan memiliki salah satu gaya belajar yang dominan.

Yuk, pahami perbedaan macam-macam gaya belajar dan tips belajar agar lebih efektif!

Macam-Macam Gaya Belajar

1. Gaya Belajar Visual

Quipperian, saat kamu bepergian ke suatu lokasi yang belum pernah dikunjungi, biasanya kamu perlu bantuan untuk mencari tempat tersebut bukan? Nah, apakah kamu lebih senang melihat peta daripada mendengarkan penjelasan orang lain tentang rute jalan?

Kemudian, saat mendengarkan penjelasan dari guru, apakah kamu suka mencoret-coret sesuatu? Jika kamu seperti itu, kamu memiliki gaya belajar visual. Yup, orang dengan gaya belajar visual cenderung lebih mudah menyerap, mengatur, dan mengolah suatu informasi lewat indera penglihatan (melihat).

Ciri-ciri:

  • Lebih suka membaca daripada dibacakan oleh orang lain
  • Lebih suka melakukan demonstrasi daripada harus pidato
  • Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar
  • Sulit mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis
  • Sering lupa menyampaikan pesan yang sifatnya verbal kepada orang lain, kecuali pesan tertulis
  • Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik
  • Teliti terhadap detail
  • Lebih suka seni lukisan atau patung daripada musik
  • Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum yakin tentang suatu masalah atau proyek
  • Memperhatikan penampilan dalam berpakaian
  • Mempelajari materi dengan membaca catatan dan membuat ringkasan

2. Gaya Belajar Auditori

Orang dengan gaya belajar auditori, cenderung lebih mudah menyerap, mengatur, dan mengolah suatu informasi melalui indra pendengaran (mendengar). Nah, apakah kamu menyukai kondisi yang tenang? Kamu merasa kesulitan menyerap suatu informasi dalam kondisi berisik?  Lalu, apakah kamu suka sekali melakukan diskusi?

Apabila kamu merasakan hal-hal di atas, kemungkinan kamu memiliki gaya belajar auditori. Kamu akan menikmati ketika mengikuti ceramah/seminar, suka berbicara sendiri, dan cenderung malas membuat catatan.

Ciri-ciri:

  • Mudah terganggu oleh keributan
  • Senang mendengarkan dan membaca dengan suara keras
  • Pembicara atau orator yang fasih
  • Sulit untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita
  • Suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar
  • Lebih suka gurauan lisan dari pada membaca komik
  • Lebih suka musik daripada seni lukis atau patung
  • Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat

3. Gaya Belajar Kinestetik

Apakah kamu suka mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari? Selain itu, kamu juga kesulitan untuk duduk diam dalam waktu lama? Kalau jawabannya iya, kamu cenderung memiliki gaya belajar kinestetik.

Orang dengan gaya belajar kinestetik lebih mudah menyerap, mengatur, dan mengolah suatu informasi lewat sentuhan dan gerakan tubuh. Misalnya nih, saat kamu sedang berpikir tentang sesuatu, kamu melakukannya sambil mondar-mandir. Kamu juga sering menggerakkan anggota tubuh ketika berbicara.

Ciri-ciri:

  • Suka menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
  • Belajar lewat praktik atau simulasi
  • Menghafal dengan cara berjalan-jalan
  • Berdiri dekat dengan orang yang diajak bicara
  • Tidak mudah terganggu dengan situasi berisik
  • Memakai jari sebagai penunjuk saat membaca
  • Banyak menggunakan isyarat tubuh saat bicara atau menjelaskan sesuatu
  • Sulit mengingat tempat kecuali jika pernah ke tempat tersebut
  • Suka permainan yang menyibukkan
  • Suka belajar memakai objek tertentu sebagai alat bantu

Mengoptimalkan Gaya Belajar

Gimana? Kamu sudah menemukan mana gaya belajarmu? Selanjutnya, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini agar bisa mendapatkan hasil belajar yang lebih efektif:

1. Gaya Belajar Visual

Orang dengan gaya belajar visual tak bisa jauh dari buku catatan, mengingat kebiasaannya membuat catatan. So, inilah tips buat kamu yang punya gaya belajar visual:

  • Jangan ragu untuk selalu membawa buku catatan
  • Catatlah semua bentuk informasi yang ingin diketahui
  • Cobalah untuk menguasai keterampilan teknik mencatat cepat dan efektif
  • Buatlah peta konsep menggunakan simbol dan warna yang mencolok
  • Bayangkan setiap materi yang dipelajari dalam pikiran kamu

2. Gaya Belajar Auditori

Quipperian, salah satu hal yang harus jadi perhatian utama bagi kamu dengan gaya belajar auditori adalah tempat belajar. Tempat belajar seperti apa yang harus disiapkan? Inilah tips bagi kamu yang punya gaya belajar auditori:

  • Buatlah kelompok diskusi
  • Tidak usah ragu membawa tape recorder. Putar ulang informasi/pelajaran yang telah kamu dapat
  • Jangan ragu untuk bertanya atau meminta penjelasan verbal lebih jauh ketika merasa belum mengerti
  • Carilah tempat belajar khusus yang bebas dari gangguan keributan

3. Gaya Belajar Kinestetik

Kalau kamu memiliki gaya belajar yang satu ini, concern utama kamu adalah simulasi atau kegiatan praktik. Jadi, inilah beberapa tips belajar buat kamu:

  • Siapkan makanan kecil ketika belajar
  • Upayakan untuk melakukan simulasi kembali segala sesuatu yang ingin dipelajari/kuasai
  • Jangan ragu untuk meminta guru melakukan simulasi atau kegiatan praktik
  • Carilah tempat belajar yang luas sehingga kamu dapat bebas bergerak
  • Libatkan tubuhmu dengan meniru apa yang sedang dipelajari

Tes Gaya Belajar

Masih bingung dengan gaya belajarmu? Agar kamu bisa memahami materi dengan cepat dan optimal, penting sekali untuk tahu seperti apa gaya belajarmu. Cari tahu gaya belajar seperti apa yang sesuai untukmu dengan mengikuti Tes Gaya Belajar di website Quipper Campus ya!

Kamu hanya butuh waktu sekitar 10 menit saja kok untuk menjawab daftar pertanyaan yang tersedia. Nggak ada jawaban yang benar atau salah ya, kamu hanya perlu memilih jawaban yang paling sesuai dengan diri kamu. Eits, jangan lupa untuk mengerjakan dalam kondisi tenang biar hasilnya optimal!

Ikuti Tes Gaya Belajar sekarang juga ya!

Penulis: Tisyrin Naufalty Tsani
Editor: Fadhil Ramadhani