Home » Quipper Campus » Campus Life » Sebelum Menulis Karya Ilmiah, Ketahui 5 Situs Berikut yang Bisa Menjadi Rujukanmu!

Sebelum Menulis Karya Ilmiah, Ketahui 5 Situs Berikut yang Bisa Menjadi Rujukanmu!

by ardy_quipper

situs jurnal ilmiahQuipperian tentunya sudah familiar dengan yang namanya karya tulis bukan? Secara umum karya tulis dibedakan menjadi 2 yaitu karya tulis ilmiah dan karya tulis non ilmiah. Nah, apa saja situs yang bisa jadi rujukan dalam menulis karya tulis ilmiah?

Contoh karya tulis ilmiah antara lain berupa skripsi, tesis, makalah, dan jurnal. Sedangkan karya tulis non ilmiah antara lain berupa cerpen, novel, dan sejenisnya. Disebut karya tulis ilmiah karena tulisan yang dimuat bermuatan informasi ilmiah dari para ahli atau akademisi yang telah melakukan rangkaian proses penelusuran yang memenuhi kaidah metode ilmiah terlebih dahulu.

Karya tulis ilmiah sangat bermanfaat bagi perkembangan literasi ilmiah karena pada dasarnya informasi ilmiah merupakan kebutuhan insan akademis di seluruh dunia. Sejak peradaban manusia memahami pentingnya sebuah informasi, budaya menulis juga semakin berkembang dan para ilmuwan di masa lalu sudah terbiasa menuliskan penemuan gagasan ataupun hasil penelitiannya ke dalam lembaran-lembaran naskah bahkan membuatnya menjadi kitab. Dengan begitu, peneliti-peneliti berikutnya bisa mengakses teori-teori awal dari sebuah permasalahan. 

Lalu seiring perkembangan zaman, tulisan mengenai informasi ilmiah semakin terstruktur dan mengalami penyederhanaan sehingga sampailah pada bentuk jurnal ilmiah yang kita kenal saat ini. Untuk mengakses jurnal atau referensi ilmiah pun saat ini sudah sangat mudah. Sudah cukup banyak media yang memuat konten jurnal ilmiah baik itu berupa media cetak atau media online. Namun, tidak semua media memiliki otoritas untuk mempublikasikan jurnal ilmiah karena memang ada regulasi khusus untuk menjamin unsur-unsur ilmiahnya agar tetap terjaga, dengan kata lain sangat tidak disarankan mengambil informasi dari jurnal ilmiah yang terbitkan oleh publisher yang tidak jelas reputasinya. Untuk itu, di artikel Quipper Campus kali ini akan memberimu beberapa referensi situs jurnal ilmiah yang bisa kamu gunakan.

5 Situs Rujukan Jurnal Ilmiah

1. ScienceDirect

ScienceDirect merupakan salah satu situs yang memiliki puluhan ribu koleksi jurnal akademik dari berbagai belahan dunia dan merupakan bagian dari Elsaver yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di ranah ilmiah. Topik-topik jurnal ScienceDirect dikelompokkan dalam beberapa bagian yang semuanya merupakan ranah science dan terapannya yaitu Physical Sciences and Engineering, Health Sciences, Live Sciences, dan Social Sciences and Humanities.

2. Scopus

Schopus adalah pusat data literatur ilmiah yang juga dimiliki oleh Elsaver. Topik-topik yang menjadi fokus ulasan di Scopus juga tidak jauh berbeda dengan topik-topik jurnal di ScienceDirect yaitu berhubungan dengan ilmu kesehatan, ilmu hayati, ilmu fisik dan teknik, serta ilmu sosial dan humaniora. Namun, yang membedakannya dengan ScienceDirect adalah cakupan jurnal yang dimiliki Scopus jauh lebih banyak. 

Selain menyajikan karya ilmiah, Scopus memiliki data terkait hak paten yang ada di seluruh dunia. Selain itu, Scopus juga memiliki fitur yang dapat menilai signifikansi dampak saintifik suatu karya ilmiah yang disebut Scimago Journal Rank. Prinsip dari pengukuran dampak tersebut adalah berhubungan dengan rata-rata jumlah sitasi dari artikel pada suatu jurnal dalam periode 2 tahun, jadi semakin tinggi nilai SJR menunjukkan artikel atau jurnal tersebut banyak dijadikan rujukan oleh para saintis di seluruh dunia.

3. SpringerLink

Tidak jauh berbeda dengan dua pusat jurnal sebelumnya, SpringerLink juga memiliki ribuan koleksi jurnal dari berbagai bidang yang bisa kamu akses secara gratis. Selain jurnal, SpringerLink juga memiliki lebih dari 10.000 koleksi judul buku yang juga bebas diakses. Ada juga video edukatif yang juga bisa diakses gratis lho!

4. Isjd.pdii.lipi.go.id

Bagi Quipperian yang belum tau, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga memiliki database jurnal ilmiah sendiri yang bernama Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)! Website database jurnal ini juga bisa kamu akses secara gratis tetapi kamu harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Pada awal launching di tahun 2009, ISJD sudah memiliki lebih dari 3.000 judul jurnal ilmiah dan tentunya terus berkembang hingga saat ini. 

Dalam pengembangan pangkalan data jurnal ini, diimplementasikan beberapa metode validasi yang bertujuan untuk memastikan kualitas konten yang terinput ke dalam ISJD sehingga bisa menjadi salah satu rujukan literatur ilmiah yang berbobot.

5. Doaj.org

DOAJ adalah singkatan dari Directory of Open Access Journal, dari namanya saja sudah jelas ya Quipperian bahwa jurnal-jurnal yang ada dalam direktori DOAJ tersebut dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia. Konten jurnal yang ada di DOAJ mencakup beberapa bidang, antara lain bidang teknologi, kedokteran, sains, seni, ilmu sosial, dan humaniora. Saat ini sudah lebih dari 15.000 jurnal yang dapat diakses lewat direktori DOAJ. Konten akan terus bertambah sebagaimana komitmen dari DOAJ sendiri yakni akan terus meningkatkan reputasi, kualitas, dan akses jurnal penelitian secara global. Selain itu, DOAJ juga berkomitmen untuk tetap mandiri 100% dan membebaskan semua kontennya diakses semua orang. 

Nah, dari kelima referensi database jurnal di atas, apakah ada yang sudah cukup familiar denganmu? Jika belum, akan lebih baik jika kamu kunjungi satu per satu lalu teliti baik-baik konten jurnal yang dimiliki. Dan semoga referensi situs jurnal ilmiah diatas dapat membantumu dalam mengerjakan karya tulis ilmiah ataupun tugas-tugas lainnya yang membutuhkan literatur ilmiah. Dengan mengetahui referensi tersebut kamu pun tidak akan seenaknya lagi dalam melakukan sitasi dari artikel atau jurnal yang tidak jelas sumbernya karena salah satu kriteria dari karya tulis ilmiah rujukan yang digunakan memiliki sumber yang jelas. Semangat ya!

Lainya untuk Anda