Home » Quipper Campus » Campus Life » Ingin Punya Bisnis? Ini 5 Anggapan Umum yang Salah tentang Kewirausahaan

Ingin Punya Bisnis? Ini 5 Anggapan Umum yang Salah tentang Kewirausahaan

kewirausahaanQuipperian, apakah kamu bercita-cita menjadi wirausaha? Kamu pasti sudah paham dong bahwa wirausaha adalah sebutan untuk orang yang menciptakan usahanya sendiri. Kegiatannya dalam menciptakan perusahaan/usaha disebut wiraswasta. Sementara ilmu yang mempelajari seputar wirausaha disebut kewirausahaan. 

Untuk memulai jadi wirausaha, kebanyakan orang mendengar mitos dan kesalahpahaman seputar kewirausahaan. Padahal, calon wirausaha idealnya mengetahui apa yang benar-benar diperlukan untuk mencapai kesuksesan. 

Anggapan Umum yang Salah tentang Kewirausahaan

Beberapa asumsi umum tentang wirausahawan yang sebenarnya salah adalah:

1. Hanya orang yang memiliki bakat alami yang dapat menjadi wirausaha

Asumsi bahwa hanya orang yang memiliki bakat alami yang dapat menjadi wirausaha sebenarnya salah. Kenyataannya, hampir semua orang bisa menjadi pengusaha jika bisa mempelajari keterampilan yang diperlukan. Memang benar, beberapa orang mungkin lebih cepat menyesuaikan diri, tetapi tidak ada aturan yang mengatakan bahwa hanya tipe orang tertentu yang dapat membuat perusahaan. 

Baik mereka ekstrovert dan suka berteman atau mereka yang introvert dan pendiam, semua punya potensi. So, kewirausahaan adalah keterampilan yang dipelajari, bukan kemampuan bawaan.

2. Memulai bisnis baru menjamin kebebasan

Daya tarik untuk keluar dari jam kerja pada umumnya (40 jam seminggu) membuat banyak orang tertarik untuk memulai bisnis sendiri. Apakah benar? Realitanya, terdapat tuntutan-tuntutan baru saat membangun bisnis sendiri. 

Pasti akan ada lebih banyak kebebasan dalam beberapa hal, tetapi membangun usaha seringkali membutuhkan pengorbanan besar. Proses ini dapat menghabiskan banyak waktu, yang jelas pekerjaan wirausaha tidak selalu berakhir ketika jam menunjukkan pukul 5 sore ya Quipperian!

3. Menginisiasi perusahaan dapat cepat menghasilkan kekayaan

Beberapa pengusaha memiliki keyakinan yang keliru bahwa memulai bisnis akan menempatkannya di jalur cepat untuk menghasilkan uang dalam jumlah besar. Meskipun beberapa perusahaan bisa langsung sukses, tetapi yang lain membutuhkan lebih banyak waktu untuk sampai ke sana. Waktu yang tepat untuk ekspansi perusahaan dan mempertahankan pertumbuhan adalah dua tugas terbesar pengusaha.

4. Semua tanggung jawab ada pada pengusaha

Kesalahpahaman lain tentang menjalankan bisnis mula-mula adalah semuanya hanya bergantung pada pengusaha. Ini bisa jadi benar pada tahap awal, tetapi menganggap ide ini terlalu serius juga merupakan jaminan kejenuhan. Sejatinya, dalam membangun bisnis diperlukan kolaborasi dan delegasi tugas kepada orang lain. Tidak ada yang bisa melakukan semuanya sendirian.

5. Ada satu rahasia sebagai kunci kesuksesan

Dalam bisnis, banyak pengusaha sukses mempromosikan kesan telah menemukan suatu kunci rahasia untuk sukses. Namun, ini tidak memperhitungkan ide pengusaha sebelumnya yang gagal, kerja keras, dan kesabaran yang dilakukan, atau faktor lain yang diperlukan untuk membangun perusahaan yang kuat. 

Kenyataannya, kesuksesan wirausaha merupakan rantai kunci dari berbagai ide, orang, dan sumber daya yang harus bersatu pada waktu dan tempat yang tepat. Kesuksesan tidak timbul hanya karena satu kunci rahasia.

Pentingnya Literasi dan Edukasi Kewirausahaan di Pendidikan Tinggi

Nah, strategi terbaik saat ini yang mengarah pada kemandirian masyarakat yang dapat menolak mitos dan kesalahpahaman tersebut adalah melalui pendidikan kewirausahaan. Fakultas Kewirausahaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menyediakan solusi atas itu dengan menyiapkan lulusan yang bertanggung jawab, giat menjadi wirausahawan, maupun pemikir wirausaha (literate entrepreneur). Caranya adalah dengan memasukkan literasi melalui pengalaman belajar kehidupan nyata (mentoring, coaching, praktik social work, dan community development), di mana mahasiswa mengambil risiko, menghargai proses, dan mengelola hasil (process based bukan result based). 

Calon mahasiswa dari berbagai latar belakang sekolah menengah dapat mempelajari keterampilan organisasi, manajemen waktu, pengembangan kepemimpinan, dan keterampilan interpersonal. Hasil positifnya dapat berupa peningkatan kinerja (sosial maupun akademik), peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan, peningkatan hubungan interpersonal, kerja tim, hingga pengelolaan keuangan. Kemampuan lain yang terbentuk yakni keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan peningkatan perkembangan psikologis sosial (harga diri, pengembangan ego, dan self-efficacy).

Bimbingan langsung dari mentor bagi mahasiswa saat perkuliahan adalah trampolin yang baik dalam menanamkan literasi, pengalaman dan kepercayaan diri untuk mencari posisi di masyarakat kelak. Tentunya, lulusan Fakultas Kewirausahaan saat menghadapi dunia nyata di masyarakat akan lebih kompetitif untuk berwirausaha daripada mahasiswa yang mengambil program studi lain. Hal tersebut dikarenakan mereka mendapatkan pendidikan terpadu di bidang wirausaha secara mendalam.

Fakultas Kewirausahaan UKWMS mendesain proses belajar mengajar dengan metode sisipan wajib (program trimester) sehingga mahasiswa dapat lebih cepat lulus. Kurikulum  terbagi atas tiga tahapan praktik langsung berwirausaha. Diawali dengan pengembangan karakter wirausaha dan penanaman literasi kewirausahaan di tahapan awal. Tahap kedua, pengembangan perilaku kewirausahaan sekaligus menajamkan kemampuan calon mahasiswa untuk berpikir kreatif dan inovatif (memberikan nilai tambah dan mampu mengkomersialisasi ide kreatifnya, tidak hanya memiliki ide tanpa kemampuan eksekusi dan memiliki nilai jual).

Kemudian diakhiri dengan praktik berwirausaha tahap akhir untuk menginisiasi usaha, entah start-up, usaha jasa maupun barang dan diakhiri dengan pengembangan bisnis dibantu para mentor praktisi. Mantap ya!

Perlu Quipperian ketahui, setelah calon mahasiswa mengenyam pendidikan kewirausahaan di Fakultas Kewirausahaan UKWMS, akan mendapat gelar S.Bns., kamu siap menerima gelar itu? Yuk daftar ke Fakultas Kewirausahaan UKWMS!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis: Tim Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)
Editor: Tisyrin Naufalty T

Lainya untuk Anda