Home » Quipper Campus » Campus Life » 6 Tips Agar Skripsi Lancar Saat Pandemi

6 Tips Agar Skripsi Lancar Saat Pandemi

by Mawardi Janitra

tips lancar membuat skripsiPandemi Covid-19 membuat masyarakat perlu melakukan perubahan dan penyesuaian di berbagai sektor, baik itu sosial, politik, maupun pendidikan. Di sektor pendidikan sendiri sangat terasa perubahan dan penyesuaian yang terjadi. Kondisi ini juga memaksa mahasiswa di perguruan tinggi untuk menyesuaikan dan menyusun strategi khusus dalam menyelesaikan tugas akhir untuk meraih gelar sarjana. Bagaimana cara agar tetap lancar membuat skripsi di tengah pandemi?

Skripsi merupakan salah satu bentuk ujian akhir yang paling banyak digunakan di berbagai kampus di Indonesia. Sebagai karya ilmiah, menyusun skripsi memang tidak mudah dan memakan waktu yang relatif lama. Hal ini karena skripsi memerlukan penelitian mendalam dan dituangkan dalam bentuk tulisan formal.

Dalam artikel kali ini, Quipper Campus mau share ke Quipperian tentang beberapa tips mengerjakan skripsi di tengah pandemi seperti saat ini. Sebagaimana yang sudah disebutkan pada paragraf pembuka bahwasanya diperlukan penyesuaian proses dalam mengerjakan skripsi mulai dari tahap pengumpulan data, penulisan, hingga konsultasi. Oleh karena itu, Quipper Campus sudah menyiapkan beberapa tips yang diharapkan bisa bermanfaat bagi Quipperian yang sedang dalam proses atau persiapan mengerjakan skripsi di tengah kondisi pandemi.

Tips Lancar Membuat Skripsi di Tengah Pandemi

1. Pilih metode penelitian terbaik dan yang paling mungkin dilakukan

Hal utama yang perlu dipikirkan terkait cara membuat skripsi setelah mengetahui topik dan judul penelitian adalah metode penelitian. Penentuan metode penelitian tentunya disesuaikan dengan jenis penelitian yang akan dijalankan. Beberapa alternatif penelitian yang cocok dilakukan di era pandemi misalnya adalah kajian pemikiran, analisis wacana, dan studi literatur. 

Sebisa mungkin, pilih metode penelitian yang membuat peneliti bisa seminimal mungkin pergi keluar rumah atau turun ke lapangan. Bahan penelitian bisa diakses lewat internet, apalagi kalau kampus sudah memiliki e-library seperti Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, pastinya akan sangat memudahkan mahasiswa dalam mengakses berbagai literatur. Sedangkan untuk penelitian yang membutuhkan keterangan respon masyarakat, mahasiswa bisa menggunakan Google Form dan ZOHO Survey untuk menstruktur kuesioner dan menggunakan jaringan komunikasi media sosial untuk menyebarkan kuesioner, misalnya menggunakan direct message Instagram ataupun Whatsapp. Silakan diskusikan dengan pembimbingmu, metode mana yang paling cocok untuk dilakukan. 

(Baca juga: Persiapan Jadi Mahasiswa Hukum, Apa Aja Ya? Cek 5 Hal Ini!)

2. Tetap konsisten dan serius

Konsisten dan serius adalah dua kata yang sederhana tetapi cukup sulit untuk diterapkan ketika proses penyelesaian tugas akhir atau skripsi. Selalu ada saja faktor yang membuat mahasiswa menjadi tidak fokus dalam pengerjaan skripsi baik itu dari faktor eksternal seperti kesulitan berkomunikasi dengan dosen pembimbing dan kesulitan mendapatkan literatur, lalu faktor internal seperti kesadaran tentang pentingnya menyelesaikan skripsi dan keinginan untuk berhasil. 

Melakukan semua hal dari rumah juga dapat menimbulkan rasa bosan dan demotivasi dalam mengerjakan skripsi. Cobalah bangun komunikasi dengan teman-teman untuk saling memberi semangat dan ciptakan rutinitas baru. Tentukan kapan waktu mengerjakan skripsi, beristirahat, berolahraga, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti menonton film atau buku favorit.

3. Pilih topik penelitian yang disukai

Menyambung poin sebelumnya, agar bisa konsisten dan serius, salah satu strategi yang bisa kamu lakukan adalah dengan memilih topik penelitian yang paling kamu sukai. Dengan modal “rasa suka” tersebut, setidaknya bisa menjadi pemicu semangat ketika mulai merasa jenuh. Karena apabila kamu kurang tertarik dengan topik penelitian yang sedang digarap, maka akan berpotensi menghambat dalam penyelesaian skripsimu.  

4. Memilih topik yang sedang hangat

Memilih topik yang sedang hangat bukan hanya memudahkan Quipperian dalam mengumpulkan literatur tetapi juga memberikan nilai kebaruan yang lebih baik pada skripsi yang dikerjakan. Sekalipun demikian, ada saja tantangan yang mungkin akan dihadapi, misalnya dalam mengumpulkan literatur. Karena banyak orang yang membuat tulisan ilmiah terhadap suatu topik, entah itu makalah, paper, dan lain-lain sehingga menimbulkan banyak sudut pandang. Dalam kondisi ini, peneliti harus lebih teliti dalam melakukan pengutipan dan memilih yang paling sesuai dengan rencana penelitian yang akan dilaksanakan.

5. Manfaatkan fasilitas e-book dan e-journal

Dalam kondisi pandemi pastinya kunjungan ke perpustakaan sangat dibatasi bahkan bisa jadi perpustakaan tidak menerima kunjungan, sehingga opsi lain untuk mendapatkan literatur adalah e-book dan e-journal. Ya, kalau Quipperian berada di perguruan tinggi yang sudah memiliki perpustakaan digital seperti kampus hukum STH Indonesia Jentera, mungkin tidak ada masalah lagi dengan layanan e-book dan e-journal. Namun, jika Quipperian tidak berada di institusi yang menyediakan perpustakaan digital, Quipperian masih bisa memanfaatkan situs-situs penyedia e-book dan jurnal gratis seperti Open Library, Project Gutenberg, Google Scholar, Directory of Open Access Journals (DOAJ), neliti.com, atau e-resources.perpusnas.go.id.

(Baca juga: 5 Kelebihan Jurusan Hukum yang Perlu Kamu Ketahui)

6. Perhatikan kesehatan

Setelah mengikuti seluruh tips di atas yang tidak kalah penting adalah kamu juga harus tetap memperhatikan kesehatan fisik dan mental. Jangan karena alasan sibuk mengerjakan skripsi menyebabkan pola makan terbengkalai bahkan waktu istirahat pun diabaikan. Kelola stres dan kecemasan atas ketidakpastian situasi dengan membatasi konsumsi media dan memilah sumber berita yang kredibel, fokus pada upaya yang dapat dilakukan secara mandiri, hindari kebiasaan yang tidak membantu seperti merokok dan minum minuman keras, serta lakukan aktivitas yang menyenangkan.

Quipperian harus tetap bijak dengan kondisi tubuh, apalagi kondisi seperti saat ini memang mengharuskan kita semua untuk selalu menjaga kesehatan agar bisa menuntaskan semua planning dan terjaga dari serangan Covid-19.

Itulah beberapa cara membuat skripsi di tengah pandemi yang perlu Quipperian perhatikan. Kamu bisa mencoba mempraktikkannya untuk membantu kelancaran studimu. Tetap semangat Quipperian!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis : Mawardi Janitra
Editor : Tisyrin Naufalty Tsani

Lainya untuk Anda