Saat-saat memilih jurusan tentunya jadi momen penting buat kamu yang akan segera kuliah. Apalagi Quipperian juga perlu mendiskusikannya dengan orang tua atau orang dekat kamu. Salah satu hal yang penting untuk dipertimbangkan yaitu prospek kerja dari jurusan yang akan kamu ambil.
Untuk itu kali ini Quipper akan mengulas tentang jenjang karir yang bisa kamu pilih jika kuliah di UIN SUSKA Riau, khususnya jurusan psikologi. Kenapa psikologi? Tentu karena bidang studi ini termasuk yang jadi favorit di kampus UIN Suska Riau.
Sebelumnya banyak yang berpikir kalau mahasiswa jurusan psikologi hanya akan bekerja sebagai psikolog atau konselor. Tapi jangan salah dulu. Ternyata, saat ini lulusan psikologi sangat dibutuhkan di dunia kerja lho, Quipperian. Apa aja sih peluang kerjanya jika kamu nanti lulus dari psikologi? Yuk kita simak!
Psikolog
Peluang kerja pertama dari jurusan psikologi tentunya menjadi seorang psikolog. Bidang kerja psikolog juga terbagi-bagi lagi lho, Quipperian. Kamu bisa menjadi ahli psikolog klinis yang bergulat dengan penyakit dan gangguan jiwa klinis. Atau bekerja sama dengan psikiater alias dokter jiwa.
Pilihan lainnya, kamu dapat bekerja di bidang psikologi pendidikan yang berkaitan dengan dunia sekolah, kampus, tenaga pendidik dan pastinya mahasiswa juga. Sebagai psikolog pendidikan kamu tentu harus cakap dalam menganalisis masalah dan memberikan solusi pada sistem pendidikan. Selain itu, ada juga psikolog pernikahan, industri, dan cabang lain yang bisa kamu temukan jika masuk jurusan psikologi.
Human Resources Development (HRD)
Karyawan di bidang HRD atau pengembangan sumber daya manusia, banyak dibutuhkan di perusahaan mana pun, lho Quipperian. Keberadaan tenaga HRD sangat penting karena bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pengembangan kemampuan pegawai di perusahaan tersebut. Ketika ada karyawan baru yang akan direkrut, HRD yang menilai layak tidaknya calon karyawan diterima dalam sebuah perusahaan. Karyawan HRD juga wajib memberikan training atau bekal bagi karyawan pemula agar mereka tidak bingung ketika memulai pekerjaannya.
Selain itu, HRD juga harus menilai kinerja karyawan yang sudah dipilihnya. Tanpa adanya penilaian dari HRD, perusahaan tidak bisa meningkatkan kualitas. Tentunya karena sumber daya manusialah yang menopang kinerja serta kualitas perusahaan. Seorang yang sudah belajar mengenai psikologi manusia pasti paham caranya mengetahui prospek seseorang, mempersiapkan serta mengevaluasi kinerjanya. Oleh sebab itu, lulusan psikologi sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Terapis Anak Berkebutuhan Khusus
Anak merupakan aset bagi orang tua dan bangsa di masa depan. Ketika anak tersebut memiliki gangguan yang dapat berdampak untuk masa depannya, orang tua pasti cemas dan berpikir untuk mengobati anaknya. Di sinilah lulusan psikologi anak dapat berperan sebagai terapis. Lewat kemampuannya mereka dipercaya mendampingi anak-anak dengan retardasi mental, autis, gangguan konsentrasi atau kondisi lain yang butuh perhatian khusus.
Apalagi lewat perkembangan informasi yang pesat, ada banyak orangtua dari anak berkebutuhan khusus yang tidak membiarkan anaknya terkekang di rumah. Sebagian besar justru mencari terapis yang dapat menjadi teman sekaligus guru.
Terapis anak berkebutuhan khusus ini tentunya memiliki keahlian yang telah tersertifikasi. Terutama dalam mengkaji, mengendalikan, serta menggali minat dan bakat anak-anak yang mereka dampingi. Dengan menjadi terapis anak berkebutuhan khusus, lulusan psikologi dapat menjadi solusi bagi masyarakat.
Motivator atau Trainer
Siapa yang tidak kenal dengan Mario Teguh? Ia adalah motivator terkenal yang memiliki acara khusus di sebuah televisi swasta. Walau bukan lulusan psikologi, Mario Teguh punya kemampuan untuk mendekati dan mengenali kepribadian seseorang. Hasilnya, dia pun berhasil memikat banyak orang agar mencurahkan isi hati padanya guna mendapatkan solusi.
Nah, kalau Mario Teguh saja bisa, apalagi kamu yang nantinya lulus dari jurusan psikologi UIN SUSKA? Setelah empat tahun menimba ilmu mengenai manusia dan kejiwaan, kamu bisa jadi lebih handal dari motivator tersebut. Selain belajar secara teoritis, kamu juga dapat belajar mengaplikasikannya lewat praktik. Untuk itu, ada syarat yang harus kamu ketahui. Ketika memutuskan kuliah di jurusan psikologi, kamu diwajibkan memiliki minat untuk mendedikasikan dirimu belajar mengenai manusia dan permasalahannya.
Tidak bisa dipungkiri, kalau tuntutan hidup di zaman globalisasi ini kadang menggiring seseorang pada keadaan yang buntu. Di sinilah lulusan psikologi bisa berperan sebagai motivator hidup banyak orang. Kuncinya, kamu harus bisa juga menjadi role model bagi orang lain serta memiliki kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi yang baik. Bagaimana, apa kamu siap?
Peneliti
Fenomena perilaku yang dilakukan manusia saat ini semakin berkembang. Lewat pemberitaan media, kita bisa mengetahui berbagai kasus seperti bunuh diri, penyimpangan seksual, penipuan dengan banyak modus dan banyak perilaku manusia lainnya meresahkan masyarakat. Hal ini disebabkan karena arus informasi yang mudah dan cepat sehingga satu penyimpangan bisa menular hanya dengan melihatnya lewat internet.
Kalau nantinya kamu lulus dari jurusan psikologi, serta memiliki minat di bidang penilitian dan riset, kamu bisa menjadi peneliti psikologi manusia. Tidak hanya penelitian, hasil risetmu dapat memberi solusi atas fenomena yang disebabkan oleh perilaku manusia tersebut.
Jangan salah, sekarang ini profesi peneliti sangat dihargai, lho. Selain menambah khasanah ilmu, hasil penelitian kamu dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan kebijakan pemerintah. Dengan begitu, ilmu kamu akan berguna langsung bagi masyarakat kan?
Nah, cukup menarik kan peluang kerja yang bisa kamu dapatkan jika lulus dari psikologi UIN SUSKA Riau? Selain profesi-profesi tersebut, masih ada pekerjaan lain yang bisa digeluti oleh lulusan psikologi. Sebelumnya, tentu kamu mesti giat belajar karena peminat jurusan ini cukup banyak dibandingkan jurusan lain di UIN SUSKA Riau. Satu lagi yang tidak kalah penting, pertimbangkan juga untuk memilih bdang studi yang sesuai dengan passion kamu ya, Quipperian!
Penulis: Tantry Ika Adriati