Ingin Jadi Dokter Spesialis, Sudah Tahu Kisaran Gajinya?

Gaji dokter – Profesi dokter sejak dulu sudah menjadi primadona, karena citra dokter sebagai penolong dan dinilai sebagai individu dengan kepintaran di atas rata-rata. Selain itu gaji dan pendapatan dokter yang lumayan juga menjadi salah satu alasan orang tua mengarahkan anaknya menjadi seorang dokter.

Namun, dibalik kewibawaan dan prestige yang dimiliki seorang dokter, ternyata tanggung jawab mereka sangat besar lho, Quipperian!

Dokter umum misalnya yang merupakan pelayan kesehatan tingkat pertama, memiliki peran untuk memberikan diagnosis, pencegahan, dan penanganan awal. Dokter umum juga memberikan rujukan ke dokter spesialis jika kondisi pasien memerlukan penanganan khusus.

Sementara dokter spesialis memiliki tanggung jawab pada penanganan penyakit khusus sesuai dengan spesialisasi yang dimiliki. Aktivitas yang dilakukan kurang lebih sama dengan dokter umum, yakni melakukan diagnosis, meresepkan obat, dan merekomendasikan tindakan atau perawatan kepada pasien.

Sekalipun faktor gaji yang didapatkan dokter bukanlah menjadi parameter terpenting dalam menjalani tugas yang mulia, tetapi tak ada salahnya untuk mengetahui informasi tersebut. So, berapa sih gaji dokter di Indonesia?

Daftar Gaji Dokter di Indonesia

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, dokter muda di daerah yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan III A dengan masa tugas dibawah 10 tahun memiliki gaji kisaran Rp3 juta setiap bulannya. Jumlah yang diterima bisa saja lebih dari angka tersebut jika ada insentif dari pemerintah.

Sedangkan gaji dokter non PNS (Pegawai Tidak Tetap) diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/412/2015 Tentang Penyesuaian Besaran Penghasilan Tenaga kesehatan Pegawai Tidak Tetap.

Struktur dan besaran gaji yang diterima oleh dokter non PNS (Pegawai Tidak Tetap) adalah sebagai berikut:

Struktur Gaji Dokter Non PNS (PTT)

Unsur Penghasilan Dokter/Dokter Gigi Spesialis
(Kriteria Wilayah)
Dokter/Dokter Gigi
(Kriteria Wilayah)
Biasa Terpencil Sangat Terpencil Biasa Terpencil Sangat Terpencil
a. Penghasilan Kotor
Gaji pokok 2,636,000 2,636,000 2,636,000 2,636,000 2,636,000 2,636,000
Tunj. Isteri/Tunj.PTT 263,600 263,600 263,600 263,600 263,600 263,600
Tunjangan PPh
Pembulatan dari pemerintah 400 400 400 400 400 400
Jumlah Penghasilan Kotor 2,900,000 2,900,000 2,900,000 2,900,000 2,900,000 2,900,000
b. Potongan-potongan
Iuran Kes. PTT (2%) 52,720 52,720 52,720 52,720 52,720 52,720
PPh
Jumlah Potongan 52,720 52,720 52,720 52,720 52,720 52,720
Take Home Pay 2,847,280 2,847,280 2,847,280 2,847,280 2,847,280 2,847,280

Struktur Insentif Dokter Non PNS (PTT)

Besaran Insentif dan Potongan Dokter/Dokter Gigi Spesialis
(Kriteria Wilayah)
Dokter/Dokter Gigi
(Kriteria Wilayah)
Biasa Terpencil Sangat Terpencil Biasa Terpencil Sangat Terpencil
Insentif 11,208,000 14,110,000 5,695,000 8,281,000
Potongan PPh (7.5%) 840,000 1,058,250 427,125 621,075
Pembulatan 25 25
Insentif Bersih 10,367,400 13,051,750 5,267,900 2,245,000

Lumayan juga ya, Quipperia! Lalu, gimana dengan gaji dokter PNS yang golongannya lebih tinggi dan juga dokter spesialis? Ulasan selengkapnya adalah sebagai berikut.

Gaji Dokter PNS

Gaji dokter yang berstatus PNS sudah ditentukan berdasarkan peraturan Aparatur Sipil Negara. Besaran gaji yang didapatkan ditentukan oleh pangkat atau golongan serta masa tugas. Lebih lengkapnya bisa dicek pada tabel berikut:

Daftar Gaji Pokok Dokter PNS Jenjang Dokter Muda

Masa Kerja Nominal Gaji
Golongan III c Golongan III d
1 tahun 2,802,300 2,920,800
2-3 tahun 2,890,500 3,012,800
4-5 tahun 2,981,500 3,107,700
6-7 tahun 3,075,500 3,075,500
8-9 tahun 3,172,300 3,306,500
10-11 tahun 3,272,200 3,410,600
12-13 tahun 3,375,300 3,518,100
14-15 tahun 3,481,600 3,628,900
16-17 tahun 3,591,200 3,743,000
18-19 tahun 3,704,300 3,861,000
20-21 tahun 3,821,000 3,982,600
22-23 tahun 3,941,400 4,108,100
24-25 tahun 4,065,500 4,237,500

Daftar Gaji Pokok Dokter PNS Jenjang Dokter Madya

Masa Kerja Nominal Gaji
Gol IV a Gol IV b Gol IV c
1 tahun 3,044,300 3,173,100 3,307,300
2-3 tahun 3,140,200 3,273,100 3,411,500
4-5 tahun 3,239,100 3,376,100 3,518,900
6-7 tahun 3,341,100 3,482,500 3,629,800
8-9 tahun 3,446,400 3,592,100 3,744,100
10-11 tahun 3,554,900 3,705,300 3,862,000
12-13 tahun 3,666,900 3,822,000 3,983,600
14-15 tahun 3,782,400 3,942,400 4,109,100
16-17 tahun 3,901,500 4,066,500 4,238,500
18-19 tahun 4,024,400 4,194,600 4,372,000
20-21 tahun 4,151,100 4,326,700 4,509,700
22-23 tahun 4,281,800 4,463,000 4,651,800
24-25 tahun 4,416,700 4,603,500 4,798,300

Daftar Gaji Pokok Dokter PNS Jenjang Dokter Utama

Masa Kerja Nominal Gaji
Gol IV d Gol IV e
1 tahun 3,447,200 3,593,100
2-3 tahun 3,555,800 3,706,200
4-5tahun 3,667,800 3,822,900
6-7 tahun 3,783,300 3,943,300
8-9 tahun 3,902,500 4,067,500
10-11 tahun 4,025,400 4,195,700
12-13 tahun 4,152,200 4,327,800
14-15 tahun 4,282,900 4,464,100
16-17 tahun 4,417,800 4,604,700
18-19 tahun 4,557,000 4,749,700
20-21 tahun 4,700,500 4,749,700
22-23 tahun 4,848,500 5,053,600
24-25 tahun 5,001,200 5,212,800

Sekali lagi, nominal gaji dokter PNS yang tertera pada tabel di atas masih merupakan gaji pokok ya, belum termasuk tunjangan dan insentif. Untuk bisa sampai pada golongan tertinggi, seorang dokter harus menjalankan semua tanggung jawab sesuai beban pada tiap-tiap golongan serta didukung peningkatan level pendidikan.

Dokter yang telah menempuh pendidikan spesialis akan mulai masa kerjanya pada golongan III c sebagai dokter muda dan berpeluang untuk meniti jabatan hingga golongan IV e, sedangkan dokter yang belum menempuh pendidikan spesialis akan memulai masa kerjanya sebagai dokter pertama pada golongan III b dan tidak ada kesempatan untuk meniti karier profesional ke jenjang yang lebih tinggi.

Struktur gaji dokter spesialis dengan dokter umum tidak jauh berbeda, hanya saja dokter spesialis mendapatkan insentif dari beberapa sumber, yakni dari kementerian kesehatan, pemerintah daerah, dan pelayanan kesehatan yang dilakukan. Jika ditotal angkanya bisa mencapai puluhan juta rupiah, tergantung jumlah pasien yang ditangani, jam kerja, dan beberapa indikator lainnya yang ditentukan dalam aturan pemerintah. Gimana? Semakin semangat mengejar cita-cita jadi dokter?

Penulis : Mawardi Janitra
Editor : Tisyrin Naufalty T