Keterima di Kampus Impian tapi Biaya Kuliah Tinggi? Ini 5 Solusi yang Bisa Kamu Coba!

biaya kuliahSudah sukses diterima di jurusan dan universitas impian, eh masih ada satu rintangan besar lagi, yaitu biaya kuliah yang tinggi. Duh, jangan sampai tingginya biaya kuliah ini membuat kamu jadi putus kuliah atau terpaksa menundanya. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menjadi solusi saat kamu terbentur biaya kuliah, mulai dari mencari berbagai jenis beasiswa, hingga mencoba pinjaman pendidikan yang aman. 

Jadi jangan sampai biaya kuliah yang tinggi menghancurkan impianmu untuk berkuliah di kampus favorit. Ini 5 cara yang bisa kamu coba sebagai solusi mengatasi biaya kuliah yang tinggi. Semuanya dijamin aman!

5 Solusi Bayar Biaya Kuliah Tanpa Ribet

1. Mencari beasiswa dari pemerintah atau kampus

Perlu kamu tahu bahwa pemerintah menyediakan banyak pilihan beasiswa untuk mahasiswa dan calon S1 di Indonesia. Beasiswa ini ada yang bisa kamu dapatkan sebelum mulai masa perkuliahan, maupun setelah masa perkuliahan dimulai. 

Beasiswa yang diberikan oleh pemerintah juga banyak macamnya, ada yang bersifat penuh untuk empat tahun (8 semester) ada juga yang bersifat per semester, jadi kamu perlu mendaftar lagi setiap semester baru. Beberapa beasiswa dari pemerintah atau universitas yang bisa kamu coba adalah Bidikmisi, Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA), Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Kadang ada juga kampus yang punya program beasiswa atau bantuan dana kuliah tersendiri secara independen, umumnya merupakan program dari ikatan alumni atau komite tertentu, khususnya di kampus-kampus swasta. 

Untuk bisa selalu tahu tentang peluang beasiswa dari pemerintah atau kampus ini, kamu perlu rajin bertanya ke bagian tata usaha atau akademik, dan tentu saja banyak browsing, khususnya di website kampusmu. Kamu juga bisa mendapatkan informasi beasiswa paling update dari banyak perguruan tinggi di Quipper Campus.

2. Mencari donatur atau sponsor dari yayasan, perusahaan atau pun pribadi

Selain pemerintah dan universitas, banyak juga perusahaan yang menyediakan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia sebagai bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility. Untuk itu sebelum masa perkuliahan dimulai, kamu perlu rajin-rajin browsing tentang kemungkinan beasiswa dari swasta ini, dan mulai mendaftar. 

Beberapa beasiswa dari perusahaan atau yayasan besar yang bisa kamu coba adalah Beasiswa Bank Central Asia (BCA) Finance Peduli, beasiswa Tanoto Foundation, beasiswa Djarum, beasiswa Sampoerna Foundation dan masih banyak lagi.
Selain beasiswa dari perusahaan besar seperti ini, kamu juga bisa coba mencari donasi alias sumbangan. Biasanya ada organisasi seperti LSM yang menaungi hal ini, misalnya Donatur Hibah atau Alam Aksara. 

Di era digital seperti sekarang, kamu juga bisa mencoba mencari donasi secara mandiri melalui situs-situs penghimpunan donasi seperti Kitabisa.com. Tentunya, kamu harus menggunakannya secara jujur dan bertanggung jawab ya!

3. Mengikuti berbagai kompetisi atau perlombaan yang berhadiah beasiswa atau uang besar

Sudah mencoba daftar berbagai beasiswa tapi tetap kurang beruntung? Jangan menyerah dan lepaskan peluangmu untuk kuliah begitu saja. 
Selama kuliah nanti kamu tetap bisa mencari dana tambahan dengan mengikuti berbagai kompetisi atau lomba. Ya, perbanyak dan tingkatkan skill akademik mau pun non-akademik yang kamu miliki agar kamu bisa terpilih mengikuti berbagai lomba. Misalnya lomba debat, lomba percobaan sains, atau pun berbagai lomba yang sesuai dengan jurusanmu. 

Biasanya lomba-lomba seperti ini, terutama yang berskala besar akan memberikan hadiah berupa beasiswa atau bantuan dana pendidikan. Jadi, manfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Aktif dan berprestasilah dengan baik di kelas mau pun dalam organisasi-organisasi kemahasiswaan di kampus. 

4. Mencoba bisnis atau kerja sambilan yang fleksibel

Cara lain yang paling jelas untuk mencari dana tambahan biaya kuliah adalah dengan bekerja. Ya, kamu bisa coba bekerja sambilan tapi pastikan nggak mengganggu waktu kuliahmu. Kamu bisa coba kerja paruh waktu di minimarket, restoran, cafe, ataupun menjadi tenaga freelance di berbagai acara. 

Dengan bantuan internet, kamu lebih mudah untuk mencari pekerjaan sampingan yang sesuai dengan kondisimu. Selain itu, kamu juga bisa mencari informasi ke beberapa teman kampus hingga seniormu, siapa tahu ada yang bisa membantumu mendapatkan pekerjaan. 

Selain bekerja di luar lingkungan kampus, kamu bisa memanfaatkan beberapa pekerjaan yang biasanya tersedia di lingkungan kampus. Misalnya, bekerja paruh waktu di perpustakaan kampus, di bagian administrasi seperti tata usaha hingga di kantin kampus. 

Cara lainnya adalah bekerjasama dengan dosen yang sedang melakukan penelitian. Nah kalau kamu unggul di bidang akademik dan terlihat rajin, peluangmu untuk bisa ikut terlibat dalam penelitian mereka akan semakin besar. 

5. Mengajukan pinjaman pendidikan tanpa jaminan yang aman dan terpercaya

Jika keempat cara di atas masih belum berhasil atau mungkin dananya masih kurang, maka solusi lain yang bisa kamu coba adalah mengajukan pinjaman pendidikan atau student loan. Tapi pastikan pinjaman pendidikan yang akan kamu pilih adalah pinjaman tanpa agunan yang bunganya ramah ya! 

Untuk pinjaman dana pendidikan yang tanpa agunan dan bunganya ramah, kamu bisa coba KoinPintar dari KoinWorks. KoinPintar ini merupakan pinjaman pendidikan tanpa jaminan dengan sistem tenor dan bunga yang bersahabat. Jadi kamu nggak perlu pusing mempersiapkan barang berharga sebagai jaminan untuk mengajukan pinjaman ini. 

Sistem jaminan yang ada di KoinWorks adalah Personal Guarantee alias Jaminan Perseorangan, yang berarti kamulah yang menjadi penanggung jawab penuh atas pinjaman ini, termasuk jika terjadi gagal bayar.
Cara peminjamannya juga mudah banget! Kamu wajib tahu jumlah biaya kuliahmu secara rinci Setelah itu kamu tinggal pilih tenor (jangka waktu pembayaran) yang diajukan atau lamanya angsuran pinjaman) mulai dari 3,6,9 hingga 12 bulan. Dengan begitu, kamu akan tahu berapa besar cicilan yang harus kamu bayar per bulannya. 

Bunganya sendiri menggunakan sistem bunga flat 9% – 15% per tahun tergantung dari profil risiko kamu. Serunya lagi, kalau Quipperian ingin melunasi pinjaman sebelum waktu tenor selesai, kamu nggak perlu khawatir, karena tidak akan dikenakan biaya penalti atau denda sama sekali. Jadi, KoinPintar ini benar-benar bisa jadi solusi yang efektif dan praktis untuk kamu yang sedang butuh tambahan biaya kuliah mendesak. 

Nah, jangan sampai Quipperian gagal kuliah di kampus impianmu karena terbentur biaya kuliah yang tinggi, ya! Coba beberapa cara di atas agar impianmu tercapai. Selamat mencoba!

 

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com