Jadi Pengajar di Quipper Video, Febby Rastanty Bercerita Mengejar Cita-cita Tanpa Lelah

Quipperian, kalian pasti sudah tak asing lagi dengan cewek cantik yang satu ini, kan? Cewek kelahiran Jakarta, 1 Februari 1996 ini memang sudah sering menghiasi layar kaca. Ia mengawali debutnya dengan jadi pemeran utama di sinetron Putih Abu-abu, berperan sebagai Nina. Tidak hanya lewat sinetron, kita pun sering melihat wajahnya dalam layar lebar dan FTV.

Nah, sekarang enggak hanya menghiasi layar kaca kalian di rumah, tapi Kak Febby juga akan menghiasi layar gadget kalian. Kenapa? Soalnya saat ini Kak Febby adalah salah satu super teacher di Quipper Video. Wow, keren ya!

Terus, gimana sih cerita Kak Febby yang notabene seorang artis masih bisa punya waktu untuk membantu Quipperian belajar Kimia di Quipper Video? Kita simak kisahnya di bawah ini, yuk!

Febby Rastanty Senang Belajar Sejak Usia Dini

Kamu tahu enggak Quipperian, ternyata Kak Febby ini memang orangnya sudah curious sejak masih kecil. Ia bercerita, “Aku tuh ya dari kecil senang banget belajar. Suka sok tau, sok tua. Dari umur 2 tahun lebih udah mau baca koran.”

Saat ia umur 3,5 tahun, Kak Febby bahkan sudah memaksa mau bersekolah. “Akhirnya bisa masuk Taman Kanak-kanak. Meskipun usia aku masih kurang, tapi tetap dibolehkan,” cerita Kak Febby.

Mengejar Cita-cita Masa Kecil

Ternyata, Kak Febby yang punya hobi baca buku, akting, nyanyi, dan jalan-jalan ini sudah bercita-cita jadi pengacara sejak kecil. Keinginan ini sudah ia pendam sejak dini, hingga saat lulus SMA, Kak Febby tidak ragu-ragu untuk segera ikut SBMPTN menuju kampus dan fakultas impiannya, yakni Universitas Indonesia dan Fakultas Hukum.

“Karena sudah bercita-cita jadi pengacara sejak kecil, jadi sudah pasti aku mau masuk ke fakultas hukum perguruan tinggi yang terbaik di Indonesia (UI). Beberapa kakak sepupuku juga alumni FHUI dan masing-masing sukses di bidangnya. Jadi, aku cukup terinspirasi dari mereka,” ujar Kak Febby.

Pantang Menyerah Meski Sempat Gagal

Ternyata perjalanan Kak Febby dalam menggapai mimpinya jadi salah satu mahasiswa FHUI pun sempat gagal, lho, Quipperian. Pada percobaan pertamanya di SBMPTN, Kak Febby tidak lolos seleksi.

“Tahun pertama aku enggak diterima PTN. Padahal aku merasa udah belajar mati-matian. Lumayan berat karena aku dulu SMA-nya mengambil jurusan IPA. Jadi, aku harus belajar dari awal lagi IPS-nya dengan cara ikut les ini itu. Aku merasa sedih aja, karena beberapa temenku yang belajarnya santai dan enggak seberapa malah bisa diterima,” kenang Kak Febby.

Ia bercerita sempat ada keinginan untuk masuk perguruan swasta saja, karena dirinya sudah kecewa. Namun, mimpinya jadi seorang pengacara ternyata lebih kuat daripada rasa kecewanya. Hingga akhirnya, Kak Febby kekeuh menunggu satu tahun lagi untuk ikut SBMPTN selanjutnya.

Selama menunggu satu tahun, Kak Febby terus mengikuti kegiatan les sambil syuting. Bahkan, Kak Febby sampai harus kos dekat dengan tempat lesnya. “Karena aku kalau pulang syuting bisa sampai subuh, jadi biar waktu tidurnya lebih banyak, aku harus ngekos di dekat tempat les,” kata Kak Febby. Saking seriusnya ingin mengejar impian, Kak Febby sampai merasa waktu mainnya benar-benar berkurang karena ia lebih memilih untuk belajar ketimbang bermain.

Perjuangan Kak Febby selama setahun pun ternyata tidak sia-sia. Ketika hendak menghadapi SBMPTN yang kedua kali, Kak Febby merasa dirinya sudah lebih matang dan lebih tenang. “Alhamdulilah, akhirnya keterima juga di UI dan sesuai dengan jurusan yang aku impi-impikan, yaitu hukum,” cerita Kak Febby.

Motivasi Kesuksesan Kak Febby

Don’t downgrade your dream just to fit your reality. Upgrade your conviction to match your destiny.” Itulah moto hidup yang sangat inspiratif dari cewek cantik yang pernah menang kategori Aktris Ngetop SCTV Awards 2012 ini.

Menurutnya, ia sudah banyak diberikan karunia dan rezeki oleh Tuhan dalam hidup. Ia pun hanya punya kesempatan satu kali dalam menjalani ini semua, sehingga enggak ada alasan untuk loyo-loyo. “Aku punya banyak mimpi yang harus dikejar, aku punya target dan cita-cita, jadi enggak ada waktu buat lemas dan santai-santai. Harus semangat!” jelas Kak Febby.

Selain itu, Mama pun selalu jadi sosok yang dijadikan panutan oleh Kak Febby dalam hidupnya. “Mamaku itu wanita kuat, enggak pernah ngeluh, selalu ikhlas, manusia tanpa dendam. Selalu

berusaha melakukan yang terbaik, khususnya sebagai ibu rumah tangga,” ucap Kak Febby.

Lulusan Hukum, tetapi Suka Pelajaran Kimia

Kamu pasti sudah tahu kan, Quipperian, kalau Kak Febby mengajar Kimia di Quipper Video? Ternyata, meskipun cita-citanya menjadi seorang pengacara, Kak Febby tetap tidak bisa berpaling dari yang namanya Kimia.

Kesukaannya terhadap Kimia ini dimulai sejak ia SMA. “Pas SMA, guru Kimia aku ngajarnya menyenangkan banget. Jadi aku tertarik dan suka. Kalau diajarin Kimia, apalagi kalau pas praktikum, senang banget! Belajar hal baru tentang kehidupan sehari-hari di sekitar kita!” kenang Kak Febby.

Dari situ pulalah, Kak Febby pun terinspirasi agar bisa mengajar Kimia di Quipper Video dengan cara menyenangkan dan mudah dimengerti seperti gurunya saat SMA dulu. Menurutnya, dengan mengajar di Quipper Video, ia jadi bisa berkontribusi dan ambil bagian dalam kemajuan pendidikan Indonesia. Sebab, Quipper Video merupakan media yang sangat cocok karena akses terhadap pendidikan berkualitas yang merata bisa dicapai dengan adanya Quipper Video.

Pesan Kak Febby untuk Quipperian yang Tengah Berjuang

Terakhir, Quipper Blog bertanya pada Kak Febby apa pesannya untuk Quipperian. “Semangat terus belajarnya, ya. Khususnya untuk Quipperian yang sudah kelas XII. All I can say is you guys are so lucky. Dulu aku benar-benar susah cari bimbingan belajar yang cocok dan waktunya bisa menyesuaikan jadwalku. Tapi sekarang kalian sudah punya Quipper Video yang sangat mobile dan fleksibel,” ujar Kak Febby.

Khusus buat kamu yang nanti akan menghadapi SBMPTN, Kak Febby punya pesan spesial untuk kamu. Meskipun sempat gagal di SBMPTN yang pertama, Kak Febby yang pantang menyerah berpesan agar kamu terus belajar dan berdoa. “Tahan-tahan dulu keinginan untuk main dan liburan selama persiapan. Fokuslah sama tujuan kalian mau masuk universitas mana dan jurusan apa. Atur jadwal belajar kalian, lebih baik dicicil daripada numpuk. Yang paling penting adalah jangan pantang menyerah! Ingat saja, usaha keras tak akan mengkhianati,” tutur cewek cantik yang baru-baru ini ikut mempromosikan Pasar 1.000 Batoe di Bandar Lampung sebagai objek wisata digital pertama di sana.


Quipperian, itulah cerita seorang Febby Rastanty dalam menggapai cita-cita yang ia punya sejak kecil. Kamu pun harus sama semangatnya dengan Kak Febby, ya. Terus tingkatkan usaha kamu dan jangan lupa berdoa.

Eits, selain Kak Febby, ada banyak lagi lho super teacher yang akan membantu Quipperian. Siapa saja mereka? Cek di sini, ya! Keep fighting and stay awesome, Quipperian!

Lainya Untuk Anda

Tukar Koinmu Jadi Tiket Undian Hadiah Bombastis!

Informasi Seputar Layanan Quipper Video

Perubahan Aturan SNPMB 2024: Revolusi Pemilihan Jurusan dalam Seleksi Masuk Perguruan Tinggi di Indonesia