Masih Angap FIsika Itu Susah? Mending Ikut Les Privat Fisika untuk SMA Deh!

Sebentar lagi masuk masa ujian nih, kamu-kamu anak IPA pasti tahu dong susahnya belajar banyak materi dengan rumus-rumus rumit yang bikin pusing terutama Fisika? Kadang juga kalau belajar sendiri di rumah, rasanya bosan dan justru malas. Kamu-kamu yang merasa seperti itu, bisa mengambil les privat untuk membantumu belajar.

Namun, sebenarnya benar-benar perlu tidak sih les privat untuk mata pelajaran Fisika? Cari tahu jawabannya di pembahasan berikut ini!

Faktanya, Fisika Adalah Salah Satu Dari Pelajaran yang Paling Susah

Fisika adalah salah satu pelajaran yang dianggap paling susah di ranah anak IPA. Fisika yang menggabungkan hampir semua aspek di jurusan IPA ini memang mengajak para muridnya untuk menggunakan nalar mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Fisika juga memiliki segudang rumus yang harus kamu pahami, dan terkadang dalam satu soal, kamu diminta untuk mengerjakannya dengan dua rumus sekaligus.

Banyak orang yang sangat pintar matematika namun gagal di ranah fisika. Dengan fakta bahwa fisika adalah pelajaran yang paling susah, rasanya memang perlu deh kamu ikut les privat agar belajar fisikamu bisa lebih lancar. Terutama di masa-masa menjelang ujian seperti ini. Gagal hanya karena satu mata pelajaran? Hii, jangan sampai!

Lebih Baik Bila Ada yang Menuntun Belajar

Guru privat bisa membantumu saat kamu kesusahan. Saat sedang les, kamu bisa bertanya kepadanya mengenai materi-materi yang tidak kamu pahami tetapi tidak sempat kamu tanyakan kepada guru di dalam kelas. Kamu juga bisa meminta bantuannya untuk menuntunmu saat mengerjakan soal-soal.

Bila ada yang menuntunmu belajar, pasti rasanya pelajaran tidak akan terlalu susah. Selain itu, kamu juga bisa tidak merasa bosan karena ada teman untuk belajar. Karena itu, kalau ingin les privat, cobalah untuk pilih guru yang menyenangkan cara mengajarnya. Lebih baik kamu pilih guru yang sudah berpengalaman di kalangan teman-temanmu.

Mentor One on One Memang Enak, Tapi…

Bila kamu les privat, maka kamu akan berhadapan one on one dengan gurumu. Hal ini memang menyenangkan di satu sisi, terutama bila gurumu adalah orang yang menyenangakan. Tetapi, guru les privat biasanya bisa membatalkan kelas sewaktu-waktu, sehingga kamu yang sudah siap belajar malah tidak jadi belajar karena tidak ada guru yang datang. Meskipun hanya terjadi sekali-dua kali, namun kamu pasti tidak mau kan kalau waktu belajarmu yang berharga untuk Ujian Nasional dan SBMPTN jadi terganggu hanya karena tidak ada guru les? Memang sih mereka akan memberikan jam pengganti, namun itu artinya kamu harus mengatur ulang jadwal belajarmu dan bisa jadi malah mengganggu jadwal yang lain.

Bimbingan Belajar, Perlu atau Tidak?

Bimbel Online untuk Belajar Fisika, Mengapa Tidak?

Alasan pertama mengapa Bimel online Fisika itu menguntungkan adalah karena bimbel seperti ini sangat hemat biaya. Selain karena course-nya lebih murah dari course fisik, bimbel berbasis online juga tidak membutuhkan kelas untuk kamu datang dan belajar. Karena itu, biaya yang dibutuhkan pun jadi semakin murah. Selainitu, Quipperian juga tidak perlu menggunakan alat transportasi untuk masuk ke tempat bimbel. Semakin murah meriah deh!

Soal kualitas, bimbel Online tidak kalah dari bimbel Fisik lho. Jadi, bagi kamu yang ingin menghemat biaya pengeluaran, coba deh untuk ikut bimbel Fisika online. Sudah bisa belajar Fisika, kamu pun sangat menghemat biaya. Guru pun pasti akan selalu datang karena bimbel tetaplah bimbel, tidak seperti guru privat yang bisa membatalakan jadwalnya sewaktu-waktu.

Salah satu bimbel Online yang paling cocok buat kamu-kamu yang mengalami kesusahan dalam belajar fisika adalah Quipper Video! Mengapa Quipper Video? Karena bimbel yang satu ini memiliki sistem kursus online dengan mentor-mentor yang  sangat berpengalaman di bidangnya. Jadi, kamu tidak perlu lagi pusing mau belajar Fisika ketika saat ujian menjelang. Cukup nyalakan hand phone atau laptop-mu dan koneksikan ke internet. Kemudia masuk deh ke kelas yang disediakan oleh Quipper Video.

Fisika itu susah? Sudah bukan zamannya lagi, deh!