Akibat Rotasi Bumi – IPA Kelas 9 – Pengertian, Penyebab & Faktornya

Akibat Rotasi Bumi - IPA Kelas 9

Rotasi bumi adalah istilah yang menunjukkan bahwa bumi berputar pada porosnya. Meski berputar, manusia tidak terlempar ke luar angkasa karena adanya gaya gravitasi yang besar. Ada beberapa hal yang menyebabkan bumi berotasi, yakni faktor internal dan eksternal. Akibat dari rotasi bumi antara lain terjadinya siang malam, gerak semu harian matahari, perbedaan zona waktu, dan lain-lain.

Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya! Siang dan malam itu ibarat pasangan yang tidak bisa tergantikan satu sama lain, Quipperian. Kehadiran siang bisa menjadi pelengkap di kala malam tiba, contohnya setelah beraktivitas di siang hari malam hari pasti tubuh akan terlelap untuk istirahat atau tidur. 

Tidak hanya itu, sebagai salah satu planet yang mendiami tata surya, Bumi memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan planet lain, misalnya saja tumbuhan hanya bisa hidup di Bumi atau gas-gas yang menyelimuti Bumi merupakan gas yang bermanfaat bagi makhluk hidup. Coba bandingkan dengan susunan gas di planet lain. 

Nah, untuk mendukung semua aspek kehidupan di dalamnya, Bumi membutuhkan pasokan cahaya Matahari secara seimbang. Semua itu bisa diperoleh dari adanya siang dan malam. Harmonisasi siang dan malam itu merupakan salah satu contoh akibat adanya rotasi Bumi. Ingin tahu selengkapnya? Simak ulasan berikut ini.

Pengertian Rotasi Bumi

Rotasi Bumi merupakan istilah yang menunjukkan perputaran Bumi pada porosnya. Jika Quipperian masih bingung memahaminya, coba ambil sebuah gasing, lalu putar gasing tersebut. Berputarnya gasing tersebut bertumpu pada suatu poros, kan? Nah, gambaran itu juga berlaku untuk Bumi.

Waktu yang dibutuhkan oleh Bumi untuk sekali berotasi adalah 23 jam lebih 56 menit, sehingga dibulatkan menjadi 24 jam. Jika diperhatikan, 1 hari yang biasa kamu kenal dengan 24 jam itu diperoleh dari lamanya Bumi berotasi, lho. Lalu, berapa kecepatan rotasi Bumi? Bumi berotasi dengan kecepatan 1.609 km/jam di bagian permukaannya.

Pertanyaan selanjutnya, mengapa makhluk hidup di dalam Bumi tidak terlempar ke luar angkasa saat Bumi berotasi dengan kecepatan tinggi? Hal itu karena gaya gravitasi Bumi cukup besar, sehingga bisa mempertahankan makhluk di dalamnya agar tidak terlempar. Lantas, bagaimana cara ilmuwan membuktikan adanya rotasi Bumi ini?

Pendulum Foucault

Mungkin Quipperian masih asing dengan istilah Pendulum Foucault. Pendulum ini ditemukan oleh ilmuwan Fisika asal Perancis, yaitu Leon Foucault. Tahukah kamu jika Pendulum Foucault ini merupakan salah satu alat penelitian yang berhasil membuktikan bahwa Bumi mengalami rotasi? Hal itu diketahui dari kondisi pendulum yang tidak pernah diam dan bergerak searah putaran jarum jam di daerah kutub utara dan berlawanan dengan arah putaran jarum jam di daerah kutub selatan.

Mengapa rotasi Bumi bisa berjalan terus tanpa hambatan? Karena di luar angkasa tidak ada gaya gesek, sehingga energi kinetik rotasinya bisa tetap konstan.

Penyebab Rotasi Bumi

Mengapa Bumi bisa mengalami rotasi? Hal itu dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.

1. Faktor Internal

Adapun faktor internal (dari dalam) yang menyebabkan adanya rotasi Bumi adalah sebagai berikut.

  • Redistribusi massa Bumi.
  • Aliran logam panas di dalam inti Bumi.

2. Faktor Eksternal

Adapun faktor eksternal (dari luar) yang menyebabkan rotasi Bumi adalah sebagai berikut.

  • Dorongan dan tumbukan yang terjadi di awal proses terbentuknya Bumi.
  • Interaksi antara Planet Bumi, Matahari, dan planet lainnya.
  • Atmosfer dan pergerakan arus laut.

Rotasi Bumi ini ternyata memberikan segudang manfaat, lho bagi makhluk di dalamnya. Ingin tahu apa saja?

Akibat Rotasi Bumi

Adapun akibat rotasi Bumi adalah sebagai berikut.

1. Terjadinya siang dan malam

Salah satu akibat rotasi Bumi yang mudah sekali dirasakan adalah kehadiran siang dan malam. Daerah yang terkena cahaya Matahari akan mengalami siang, sedangkan daerah yang membelakangi Matahari akan mengalami malam. Lamanya siang dan malam bervariasi di beberapa negara, misalnya saja daerah Norwegia mengalami siang lebih panjang daripada malam. Hal itu karena Norwegia dekat dengan kutub utara Bumi.

2. Terjadinya gerak semu harian Matahari

Sebagai makhluk di Bumi, kita tidak pernah merasa jika Bumi bergerak, melainkan seolah-olah Matahari yang bergerak. Sebenarnya, Bumi bergerak dari barat ke timur, tetapi terlihat bahwa Matahari terbit dari timur. Fenomena itulah yang disebut sebagai gerak semu harian Matahari.

3. Perbedaan zona waktu

Perbedaan waktu disebabkan oleh perbedaan garis bujur setiap negara. Setiap 1o akan menyebabkan perbedaan waktu 4 menit. Itulah mengapa saat siang hari di Indonesia, menjadi malam hari di Amerika. Ternyata, kondisi semacam ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi.

4. Perubahan arah mata angin

Pada umumnya, angin akan bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke tekanan rendah. Namun, tidak demikian dengan di daerah kutub karena di daerah kutub utara angin akan berbelok ke kanan, sedangkan di kutub selatan angin akan berbelok ke kiri. Hal itu disebabkan oleh adanya efek Coriolis. Efek Coriolis dipicu oleh adanya rotasi Bumi.

5. Perbedaan ketebalan lapisan atmosfer

Seperti Quipperian ketahui bahwa atmosfer Bumi terdiri dari beberapa lapisan di mana ketinggian setiap lapisan berbeda-beda. Hal itu dipicu oleh adanya perbedaan cuaca antara daerah kutub dan khatulistiwa.

6. Perbedaan percepatan gravitasi di beberapa daerah

Rotasi Bumi yang berlangsung secara terus menerus mengakibatkan bentuk Bumi mengembang di bagian tengah dan pepat (rata) di bagian kutub-kutubnya. Hal ini tentu berpengaruh pada percepatan gravitasi di titik tersebut, misalnya percepatan gravitasi di daerah kutub lebih kecil daripada daerah khatulistiwa.

7. Revolusi dan rotasi Bulan

Rotasi Bumi ternyata juga bisa memengaruhi revolusi dan rotasi Bulan. Bagaimana tidak, interaksi antara Bumi dan Bulan menyebabkan perubahan momentum Bulan secara perlahan. Hal ini tentu berpengaruh pada revolusi dan rotasi Bulan.

Bagaimana Quipperian, sudah paham kan jika rotasi Bumi memberikan banyak manfaat dalam kehidupan? Itulah sekilas pembahasan Quipper Blog tentang akibat rotasi Bumi. Jika Quipperian masih ingin melihat pembahasan lebih lengkapnya, silahkan daftar di Quipper Video. Dengan Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Semangat!

Penulis: Eka Viandari