Simak di Sini Kiat Sukses Lulus Ujian Keterampilan Film SBMPTN!

Halo Quipperian, how are you today? Melanjutkan persiapan menyongsong SBMPTN, Quipper Video Blog kali ini akan mengajak teman-teman Quipperian untuk mencari tahu langkah-langkah dalam rangka lulus SBMPTN. Hm, tapi jurusan apa ya?

Nah kali ini buat kalian yang bercita-cita sebagai produser, sutradara, atau editor, congratulations karena Quipper Video Blog mau bagi-bagi tips lulus ujian keterampilan film SBMPTN, nih. Kalau memang kamu berminat masuk jurusan film atau jadi penerus Joko Anwar, Angga Dwi Sasongko, atau Livi Zheng, buruan yuk simak tipsnya di bawah ini.

Program Kuliah Jurusan Film Pasca Lulus Ujian Keterampilan Film SBMPTN

Jurusan film akan mendorong kalian untuk menemukan pendekatan individual dalam proses pembuatan ragam aliran film; dokumenter, drama, atau eksperimental. Aktivitas belajar yang membetot norma-norma dan batas-batas nilai film dipupuk melalui latihan dan film pendek, di mana teman-teman Quipper akan menemukan identitas kreatif masing-masing dan mengasah keterampilan filmografi yang akan digunakan saat lulus nanti.

Pengalaman praktis dalam mengarahkan, produksi adegan, suara, dan penyuntingan akan diperoleh dalam rangka menjelajahi bagaimana setiap aspek film dapat menjadi sarana ekspresi kreatif. Jurusan ini ditujukan untuk mereka yang bersemangat bercerita melalui wahana bioskop atau televisi.

Gambar dan Cerita sebagai Dasar Ujian Keterampilan Film SBMPTN

Dilansir dari situs resmi SBMPTN, kalian para peminat jurusan film harus mempersiapkan diri untuk melakukan ujian praktik film sebagai bentuk tesnya. Apa saja bentuk ujian praktiknya?

Nah, Quipperian ujian keterampilan film SBMPTN film terdiri atas

1) Membuat storytelling

2) Gambar sketsa sinematik

3) Res pengetahuan/wawancara

Agar lebih jelas dan detail, berikut Quipper Video Blog jabarkan poin 1 dan 2 lebih lanjut:

1) Membuat storytelling

Dalam ujian ini, secara sederhananya mahasiswi/a jurusan film harus menyusun atau mengubah cerita. Ada beberapa teknik yang bisa Quipperian gunakan untuk melalui proses ini, berikut lima yang paling favorit:

  • In medias res

Ini adalah konvensi yang paling kuat dan banyak digunakan karena mendobrak pakem tradisional. Dalam metode ini, kamu tidak memulai cerita dari awal melainkan di tengah. Metode ini membantu kamu menangkap perhatian langsung dari para penonton karena cerita dimulai saat aksi berada pada puncaknya. Setelah itu, kamu bisa memperlambat alur dengan menceritakan latar belakangnya sehingga penonton tetap masih bisa mengikuti ceritanya.

  • Red herring

Salah satu cara terbaik untuk membuat cerita menarik adalah dengan menyesatkan penonton untuk sementara waktu, hanya untuk mengungkapkan kebenaran kemudian. Teknik ini digunakan untuk menghibur, mengejutkan, dan membebaskan perhatian penonton. Ikan hering merah (red herring) pada dasarnya adalah elemen yang membuat penonton mengembangkan ide yang salah tentang cerita. Misalnya, ketika kamu menceritakan kisahmu, kamu bisa mengarahkan orang untuk percaya bagaimana sesuatu akan gagal dan semuanya tampak begitu suram sampai plot berbalik arah 180 derajat.

  • Mcguffin

Ini adalah elemen tradisional dalam genre thriller di mana plot berputar di sekitar satu objek utama (seperti cincin di The Lord of the Rings). Kamu dapat menginovasi plot cerita dari satu benda dan membangun lapisan narasi lain di sekitar plot utama. Dengan cara ini, penonton juga dapat melihat bidang/ranah spesialisasi sutradara.

  • Foreshadowing

Ini adalah teknik yang memancing rasa penasaran penonton karena mengisyaratkan kemungkinan masa depan. Cara ini baik untuk menjaga agar opsi tetap terbuka sembari membangun alur cerita dan menjaga penonton tetap tertarik untuk menonton. Misalnya, dalam Game of Thrones mereka terus mengatakan bahwa “Musim Dingin Akan Datang” tetapi ada beberapa implikasi yang sama. Kita tidak akan pernah tahu sepenuhnya sampai itu benar-benar terjadi. Itulah kenapa ketidakjelasan ini menarik penonton untuk selalu menunggu episode berikutnya.

  • Hyperlinking

Banyak film modern yang sangat terkenal seperti Pulp Fiction, Amores Perros, Magnolia, dan Crash menggunakan teknik ini untuk menceritakan beberapa kisah terpisah namun saling berhubungan. Teknik ini berguna dalm menanamkan kebaruan kepada cerita dan menyampaikan berbagai cerita berlapis dalam satu film. Misalnya, jika ada empat pendiri perusahaan, kamu bisa memulai dengan kisah-kisah belakang mereka masing-masing, sampai takdir membawa mereka bersama untuk membangun perusahaan tersebut.

2) Menggambar sketsa sinematik

Menggambar sketsa sinematik berarti kamu harus menggambar sebuah sketsa dari adegan dalam film. Kenapa gambar?

Kita dapat menyatakan bahwa ada sesuatu yang sinematis tentang struktur gambar itu sendiri. Film seluloid tersusun atas urutan linier piringan-piringan fotografi yang terpisah tetapi mengalir melalui proyektor sehingga memberikan ilusi gerakan.

Setiap frame adalah indeks momen dalam waktu. Gambar pun terdiri dari serangkaian jejak indeks. Setiap tanda yang digambar, mengacu pada suatu bagian dari aktivitas, dan jejak-jejak ini kemudian digabungkan pada satu permukaan untuk menghasilkan gambar yang bergerak.

Kemampuan menelisik, memilah, dan menyingkap momen-momen visual dari suatu adegan dan menuangkannya ke dalam bentuk gambar adalah yang dicari dan hendak digapai dari tes ini.


Wah, bagaimana Quipperian? Apakah artikel mengenai tips lulus ujian keterampilan film SBMPTN di atas cukup menginspirasi kalian? Ada berbagai tantangan yang harus kalian lewati supaya lulus, tapi percayalah kalau usaha tidak akan mengkhianati hasil. Untuk artikel-artikel menarik lainnya, segera cek di Quipper Video Blog, ya. Semangat!

Bangun Portofoliomu sebagai Kunci Sukses Masuk Jurusan Film

Sumber:

Penulis: Jan Wiguna