Manajemen Sumber Daya Manusia dan Peranannya dalam Dunia Bisnis

Quipperian, meskipun teknologi zaman sekarang sudah semakin canggih, bukan berarti semua pekerjaan dapat dilakukan dengan bantuan mesin ya. Perusahaan tetap membutuhkan para pekerja untuk mencapai tujuan utamanya. Bahkan, karyawan sering disebut sebagai aset penting, lho!

Hal itu disebabkan karena para pekerjalah yang menjalankan setiap proses manajemen di dalam perusahaan, mulai dari manajemen keuangan, marketing, produksi, hingga distribusi. Di samping itu, pekerja juga dapat memberikan ide-ide inovasi terbaru yang mempengaruhi perkembangan perusahaan.

Oleh karena itu, sebagai sumber daya manusia, pekerja wajib dikelola sebaik mungkin. Maka, perusahaan perlu menerapkan manajemen sumber daya manusia. Apa itu manajemen sumber daya manusia? Simak penjelasan berikut ini ya!

Apa Itu Manajemen Sumber Daya Manusia?

Sebelum mengupas lebih jauh tentang manajemen sumber daya manusia, kita pahami dulu yuk apa yang dimaksud dengan sumber daya manusia atau SDM. SDM merupakan satu individu atau sumber utama yang bekerja sebagai penggerak utama dari sebuah perusahaan atau organisasi.

Sebagai penggerak utama, SDM wajib dilatih agar dapat mengembangkan kemampuannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Nah, hal itu merupakan salah satu alasan mengapa perusahaan wajib menerapkan manajemen sumber daya manusia.

Manajemen sumber daya manusia merupakan bidang manajemen yang berfokus pada kegiatan staffing. Kegiatan staffing sendiri meliputi menentukan kualifikasi calon pekerja, melaksanakan rekrutmen, hingga seleksi kandidat. Staffing  juga mencakup penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan pekerja, pengevaluasian performa, serta pemberian kompensasi untuk pekerja.

Umumnya, penerapan manajemen sumber daya manusia dimaksudkan agar seluruh pekerja bergotong-royong dalam mencapai tujuan perusahaan seperti keuntungan, kepuasan konsumen, keberlanjutan bisnis, dan sebagainya. Selain itu, penerapan sumber daya manajemen manusia juga diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara tujuan, sasaran, dan kegiatan-kegiatan dari berbagai pihak. Tujuan lainnya adalah untuk mencapai efisiensi dan produktivitas kerja.

Hmmm, lantas siapa sih yang memegang tanggung jawab atas pelaksanaan manajemen sumber daya manusia? Yup, jawabannya adalah manajer sumber daya manusia atau sering disebut juga Human Resource Department (HRD). Untuk membantu perkembangan perusahaan, HRD akan menjalankan fungsi-fungsi yang terdapat pada manajemen sumber daya manusia. Apa aja ya fungsinya?

Peran dan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Bisnis

Quipperian, sebelum bekerja di sebuah perusahaan, pastinya seseorang harus melewati beberapa tahapan rekrutmen terlebih dahulu, mulai dari tahap seleksi Curriculum Vitae (CV), penugasan, wawancara, dan lain-lain. Melalui implementasi manajemen sumber daya manusia, tim HRD akan terbantu dalam melaksanakan proses rekrutmen dengan lancar, sehingga perusahaan mampu mendapatkan sumber daya manusia yang mumpuni.

Selain itu, implementasi manajemen sumber daya manusia pun memiliki fungsi lainnya yang terdiri dari:

1. Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM)

Fungsi pertama dari manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan sumber daya manusia. Artinya, perusahaan dapat menganalisis tugas, tujuan, keahlian, pengetahuan, dan kemampuan yang dibutuhkan oleh tenaga kerja.

Selain itu, perusahaan juga dapat memperkirakan kebutuhan tenaga kerja baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jika penerapan fungsi perencanaan SDM ini dapat dilaksanakan dengan baik, efektivitas perusahaan pun akan meningkat.

2. Pelatihan dan pengembangan

Fungsi selanjutnya adalah pelatihan dan pengembangan. Dengan fungsi ini, tim HRD akan menyelenggarakan program pendidikan bagi para pekerja dengan sistematis sesuai standar yang berlaku. Pastinya, program tersebut bertujuan untuk mengembangkan keahlian, keterampilan, dan skill yang berguna bagi pekerja dan perusahaan.

Sebelum menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pengembangan, tim HRD akan menganalisis terlebih dahulu apa yang sebenarnya perlu ditingkatkan pada kinerja sumber daya manusia perusahaan.

Umumnya, pengembangan SDM diperuntukkan bagi pekerja tingkat atas dan menengah untuk meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan dan memperluas relasi. Sementara, pelatihan SDM lebih difokuskan bagi pekerja tingkat bawah untuk meningkatkan keahlian kerja mereka.

3. Kepuasan pekerja

Fungsi kepuasan pekerja di sini berkaitan dengan psikologi seorang pekerja, sebab pekerja yang puas dengan pekerjaanya akan selalu termotivasi untuk memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan. Sebaliknya, jika dalam melakukan pekerjaannya mereka nggak merasa puas, maka pekerja pun menjadi lesu dan dikhawatirkan akan melakukan kesalahan yang merugikan perusahaan.

Makanya, HRD harus memperhatikan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan para pekerja, seperti kompensasi, work life balance, pengakuan, keamanan kerja, tantangan, serta pertumbuhan karier. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pekerja, biasanya HRD akan melakukan survei dan meminta masukan kepada para pekerja.

4. Keselamatan dan kesehatan kerja

Untuk meningkatkan produktivitas, perusahaan harus menjamin keselamatan dan kesehatan bagi para pekerja. Di dalam fungsi ini, terdapat beberapa hal yang wajib dilakukan tim HRD, seperti:

  • Perancangan dan penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja,
  • Penyusunan strategi untuk mengatasi konflik perusahaan,
  • Penerapan program-program yang dapat memotivasi para pekerja, dan
  • Perhitungan tingkat produktivitas perusahaan.

5. Pengangkatan dan pemberhentian pekerja

Pada fungsi ini, HRD berperan dalam perekrutan pekerja, mulai dari screening, tahapan seleksi, dan penentuan formasi. Dalam hal ini, penerapan manajemen sumber daya manusia akan mempermudah HRD dalam menempatkan pegawai baru di berbagai posisi yang tersedia.

Selain melakukan rekrutmen, HRD juga bertanggung jawab terhadap pekerja yang akan melakukan resignation. Sebelum resign, HRD berkewajiban untuk mengingatkan para pekerja untuk berkomunikasi langsung mengenai keputusan resignation mereka, menyiapkan clearance form yang terdiri dari formulir pengembalian barang dan dokumen perusahaan seperti ID card, laptop, alat komunikasi, kendaraan perusahaan, dan sebagainya.

Profesi yang Berhubungan dengan Manajemen Sumber Daya Manusia

Gimana, Quipperian? Setelah mengetahui seluk-beluk tentang manajemen sumber daya manusia, kamu tertarik nggak nih untuk berkarier di bidang ini? Kira-kira, ada profesi apa aja ya yang berhubungan dengan manajemen sumber daya manusia?

1. Human Resources Development (HRD)

Di dalam sebuah perusahaan, HRD merupakan salah satu posisi penting dengan tanggung jawab yang cukup besar. Beberapa tanggung jawab HRD di antaranya adalah menerapkan kebijakan, peraturan, dan strategi perusahaan untuk para pekerja, hingga menjaga hubungan antara pekerja dan perusahaan.

Sebagai HRD, kamu  juga berperan dalam menyeleksi para pelamar sebagai upaya untuk menemukan pekerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kemudian, tugas HRD lainnya adalah menghimpun administrasi data yang mencakup data pekerja, payroll, dan kontrak kerja.

Dengan tanggung jawab yang begitu banyak, tentu saja di dalam HRD terdapat para staf yang memiliki tugas masing-masing. Mulai dari recruitment staff yang melakukan tugas-tugas perekrutan, payroll staff dengan tugas menghitung gaji karyawan, hingga industrial relation manager yang bertugas menjadi jembatan antara perusahaan dan para pekerja. Pastinya, juga terdapat HR manager yang akan mengarahkan semua staf, membantu untuk memecahkan masalah, serta melakukan koordinasi antar manajer hingga direktur.

2. Training manager

Training manager merupakan profesi di bidang sumber daya manusia perusahaan yang bertujuan menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan diri. Biasanya, program-program tersebut dipimpin oleh HR manager, tetapi untuk perusahaan berskala besar, program tersebut dipegang oleh training manager.

Beberapa tugas yang menjadi tanggung jawab training manager adalah  merencanakan anggaran pelatihan untuk tiap divisi, membuat strategi dan rencana untuk memenuhi kebutuhan pelatihan dan pengembangan, serta menyusun dan menentukan semua perlengkapan dan materi pelaksanaan pelatihan.

3. Konsultan karier

Profesi selanjutnya yang bisa kamu geluti adalah konsultan karier. Pada posisi ini, biasanya kamu akan memberikan saran dan nasihat kepada para pekerja.

Hal tersebut berkaitan dengan berbagai masalah pekerjaan yang mempengaruhi kemampuan mereka, seperti penurunan produktivitas, budaya kerja yang tidak sesuai, maupun hubungan dengan pekerja lainnya. Dengan demikian, keberadaan konsultan karier diharapkan dapat mencegah maupun mengatasi masalah yang dapat menghambat tujuan perusahaan.

Quipperian, itulah beberapa pilihan karier di bidang manajemen sumber daya manusia yang bisa kamu geluti. Untuk berkecimpung di dunia ini, kamu bisa mengambil Jurusan Psikolog, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Administrasi, dan masih banyak lagi. Tertarik?

Penulis: Amelia Istighfarah
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani