Kamu Anak SMK? Pahami Cara Membuat Laporan PKL!

Quipperian, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memang dipersiapkan untuk bisa terjun langsung ke dunia kerja. Selain didukung oleh pembelajarannya yang berfokus pada praktik, di SMK juga ada yang namanya Praktik Kerja Lapangan (PKL). Untuk selengkapnya, baca penjelasan di bawah ini ya!

Sekilas tentang PKL SMK

PKL adalah kegiatan yang mewajibkan siswa SMK untuk terjun ke dunia kerja dengan mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah diberikan di sekolah. Dengan adanya kegiatan PKL, siswa SMK dapat belajar secara langsung mengenai dunia usaha maupun industri sesuai bidangnya masing-masing. Hal tersebut tentunya bermanfaat untuk menghadapi dunia kerja.

Terkait tempat pelaksanaan PKL, biasanya pihak sekolah mengarahkan siswa untuk melakukan PKL di perusahaan-perusahaan tertentu yang telah bekerja sama dengan sekolah. Namun, mereka tetap memberikan kebebasan bagi para siswa untuk menentukan tempat PKL yang diinginkan dengan syarat mereka harus mengajukan proposal terlebih dahulu.

Kegiatan PKL atau magang umumnya dilaksanakan pada semester tiga atau empat, tergantung dengan kebijakan sekolah masing-masing. Dalam pelaksanaannya, siswa yang mengikuti PKL harus mematuhi aturan dan syarat tertentu. Oleh karena itu, sebelum kegiatan PKL dimulai, pihak sekolah akan memberikan pembekalan terlebih dahulu kepada siswa, terkait pengenalan budaya kerja, peraturan kerja di tempat PKL, penyusunan jurnal kegiatan siswa, dan pembuatan laporan PKL.

Jurnal kegiatan siswa tersebut nantinya bisa digunakan sebagai bukti atas kegiatan PKL yang telah kamu lakukan. Jadi, jangan lupa untuk mengisinya ya! Selain itu, sebagai peserta PKL kamu juga diwajibkan untuk membuat laporan PKL yang juga jadi syarat kelulusan, lho. Makanya, kamu harus bisa menyusun laporannya sebaik mungkin. Kira-kira gimana caranya ya?

Cara Membuat Laporan PKL yang Baik dan Benar

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara membuat laporan PKL, pahami dulu yuk apa itu laporan PKL. Laporan PKL merupakan uraian lengkap yang berisi kinerja kamu selama mengikuti proses magang hingga akhir. Selain jurnal kegiatan siswa, laporan PKL juga bisa menjadi bukti atas kegiatan PKL yang telah kamu laksanakan. Kemudian, biar semakin lengkap, kamu bisa melampirkan data pendukung seperti foto kegiatan.

Nah, berikut adalah cara membuat laporan PKL:

1. Pelajari Format Penulisan Laporan PKL

Dengan mempelajari format penulisan laporan PKL, kamu dapat mengetahui bagian-bagian apa saja yang harus ada di dalam laporan tersebut. Hal tersebut akan memudahkan kamu dalam proses penyusunan laporan. Berikut format laporan penulisan laporan PKL:

  • Sampul/cover. Di dalam sampul, kamu wajib menulis judul laporan, nama penyusun, dan identitas instansi pendidikan seperti logo, nama, dan alamat.
  • Halaman pengesahan. Bagian ini berisi dokumen-dokumen pengesahan terkait kegiatan PKL.
  • Kata pengantar. Bagian ini memuat ucapan syukur, ucapan terima kasih, tujuan, manfaat penulisan laporan, serta kritik dan saran terkait kegiatan PKL.
  • Daftar isi. Bagian ini berisi informasi mengenai bab, sub bab, isi, dan halaman laporan.
  • Pendahuluan. Pendahuluan berisi latar belakang yang menjadi dasar penyusunan laporan.
  • Tinjauan umum perusahaan. Bagian ini memuat informasi mengenai perusahaan yang menjadi tempat kamu PKL. Umumnya berisi profil, visi dan misi, tugas dan tanggung jawabmu sebagai siswa PKL di perusahaan tersebut, dan struktur organisasi perusahaan.
  • Hasil PKL. Di sini, kamu harus menguraikan selengkap-lengkapnya berbagai kegiatan yang kamu lakukan selama PKL.
  • Penutup. Bagian ini berisi kesimpulan yang dapat kamu ambil dari pelaksanaan kegiatan PKL.
  • Lampiran. Lampiran memuat data pendukung dan foto kegiatan.

2. Susun Pendahuluan Dengan Jelas

Dalam pembuatan laporan PKL, pendahuluan merupakan bagian yang sangat penting, lho. Sebab, bagian ini memuat tentang dasar penyusunan laporan. Oleh karena itu, kamu harus merangkai kalimat dengan sejelas mungkin serta menerapkan kaidah penulisan yang berlaku. Oh ya, jangan lupa ya, dalam pendahuluan, kamu wajib menjelaskan mengapa PKL dilaksanakan, tujuan, dan manfaat dari program tersebut.

3. Tulis Hasil PKL dengan Lengkap

Selain pendahuluan, hasil PKL juga merupakan bagian yang sangat penting. Makanya, bagian ini harus kamu tulis dengan jelas dan selengkap-lengkapnya. Hmm, kegiatan PKL kan banyak banget ya, terus gimana caranya biar nggak lupa? Nggak perlu khawatir ya, kamu bisa memanfaatkan jurnal kegiatan harian yang umumnya memuat data tentang waktu, jenis, dan uraian kegiatan. Untuk melengkapinya, kamu juga bisa membuat catatan sendiri secara rutin.

4. Lampirkan Data Pendukung

Terakhir, jangan lupa untuk melampirkan data pendukung yang kamu peroleh selama PKL ya. Beberapa contoh data pendukung di antaranya adalah catatan pekerjaan, dokumen pendukung, foto-foto selama kegiatan PKL, dan sebagainya.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu terapkan saat menyusun laporan PKL. Supaya makin kebayang, kita simak juga yuk salah satu contoh laporan PKL SMK!

Sumber: website SMK Negeri 1 Bulango Utara)

Di atas merupakan salah satu contoh laporan PKL SMK yang bisa kamu jadikan pedoman dalam menyusun laporanmu. Ikuti langkahnya satu-persatu ya dan jangan lupa untuk menerapkan cara-cara yang tadi sudah dijelaskan. Semangat menyusun laporan PKL, Quipperian!