8 Alasan Memilih Jurusan Hukum Ekonomi Syariah

Jurusan Hukum Ekonomi Syariah adalah jurusan yang mempelajari kegiatan ekonomi berbasis syariah dari perspektif hukum. Oleh karena itu, di jurusan ini kamu akan mempelajari tiga rumpun ilmu sekaligus, yaitu ilmu Ekonomi, ilmu Hukum, dan ilmu Agama Islam.

Ilmu Hukum Ekonomi Syariah memegang peran penting atas berbagai kegiatan ekonomi berbasis syariah, seperti pengembangan produk ataupun pendirian bisnis. Perkembangan ekonomi syariah yang melesat di Indonesia saat ini akan membutuhkan banyak orang yang memiliki kemampuan atau kepakaran di bidang hukum ekonomi syariah.

Setidaknya, setiap orang yang ingin mendirikan bisnis berbasis syariah memerlukan pendampingan dari mereka yang paham akan ilmu Hukum Ekonomi Syariah. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bisnis yang didirikan sudah sesuai dengan hukum-hukum Islam.

Wahh, menarik bukan? Itu baru sebagian kecil gambaran dari Jurusan Hukum Ekonomi Syariah. Simak yuk beberapa alasan yang patut kamu pertimbangkan untuk memilih kuliah di Jurusan Hukum Ekonomi Syariah.

Alasan Memilih Jurusan Hukum Ekonomi Syariah

Inilah 8 alasan yang dapat kamu pertimbangkan untuk kuliah di Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, yaitu:

1. Mendukung perkembangan ekonomi syariah

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, tren ekonomi syariah atau ekonomi Islam di Indonesia saat ini terus berkembang. Bahkan, beberapa ahli meramalkan Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi Islam terbesar di dunia.

Hal ini bukannya tanpa alasan Quipperian! Pasalnya, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Ditambah lagi, sudah cukup banyak juga umat Islam di Indonesia yang menyadari pentingnya menjalankan bisnis atau kegiatan ekonomi yang berlandaskan petunjuk Al Qur’an dan hadis. Untuk itu, dengan mempelajari Hukum Ekonomi Islam, artinya kamu juga menyadari kebutuhan umat Islam untuk menjalankan prinsip ekonomi syariah.

Saat ini, tren pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia juga memperlihatkan angka positif dan dinilai konsisten. Hal itu dikemukakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Annual Islamic Finance Conference tahun 2021. Sejalan dengan keterangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyatakan bahwa jumlah lembaga keuangan syariah semakin banyak dan aset keuangan syariah juga mengalami penguatan di tengah pandemi Covid-19.

2. Peluang kerja terbuka lebar di berbagai bidang

Setelah lulus dari Jurusan Hukum Ekonomi Islam, semestinya kamu tidak perlu khawatir tentang peluang kerjanya, sebab kamu bisa bekerja di beberapa bidang. Dengan berbekal penguasaan di beberapa bidang keilmuan, maka peluang kerja juga bisa semakin terbuka lebar.  Bidang pekerjaan atau industri yang bisa dipilih mulai dari bidang hukum, bidang ekonomi dan keuangan (termasuk lembaga keuangan, perbankan, dan pasar modal), hingga bidang pendidikan.

3. Pilihan karier beragam

Pilihan karier yang beragam ini juga berhubungan dengan tiga komponen keilmuan yang dipelajari di jurusan ini. Pilihan pekerjaan bidang hukum antara lain advokat, legal officer, dewan pengawas syariah, dan legal drafter. Sedangkan, pilihan pekerjaan di lingkup lembaga keuangan syariah antara lain auditor atau bisa juga menjadi pialang di pasar modal syariah. Lalu, buat kamu  yang tidak ingin berkarier di industri keuangan dan perbankan, kamu bisa memilih karier sebagai guru, dosen, atau researcher.

4. Bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari

Ilmu yang telah kamu pelajari di Jurusan Hukum Ekonomi Syariah sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari lho! Pasalnya, ada banyak potensi aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar yang dilakukan oleh umat Islam tetapi bertentangan dengan hukum-hukum Islam. So, ilmu yang kamu miliki setidaknya bisa menjadi ‘pegangan’ dalam menjalankan aktivitas di tengah kehidupan bermasyarakat nantinya. Misalnya saja, dalam melakukan aktivitas jual beli dan menghindari kecurangan dalam berbagai transaksi.

5. Melatih berpikir kritis dan logis

Kamu akan terlatih untuk berpikir kritis dan logis dalam mempelajari ilmu Hukum Ekonomi Syariah. Hal ini sangat diperlukan, mengingat kamu perlu mengkaji dan memahami keterangan hadis, ayat-ayat Al Qur’an, sekaligus keterangan dari para alim ulama dalam menetapkan hukum.

Nah, selama kuliah di jurusan ini, kamu akan selalu melakukan hal tersebut dan tugas-tugas yang diberikan juga mewajibkanmu melakukan kajian serupa. Dengan begitu, kamu akan terbiasa berpikir objektif, kritis, dan logis dalam merespon setiap persoalan.

6. Memiliki wawasan hukum

Memiliki wawasan hukum, baik itu cara berpikir dan bertindak, merupakan hal yang tidak terpisahkan dari mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah. Itu merupakan pengetahuan dasar yang wajib dimiliki dan akan sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

7. Mendapatkan pengetahuan bisnis

Bisnis merupakan aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, sehingga dalam mempelajari Hukum Ekonomi Islam, secara tidak langsung, kamu juga akan mendapat pengetahuan seputar bisnis. Sekalipun tidak sedalam pembahasan di Jurusan Bisnis, pengetahuan yang kamu dapatkan sudah cukup untuk memahami prinsip-prinsip dasar bisnis.

Berbekal pengetahuan tersebut, kamu sudah bisa menjalankan bisnis dengan baik. Namun, untuk  bisa memaksimalkan pengembangannya kamu perlu mempelajarinya secara khusus.

8. Memiliki pilihan perguruan tinggi yang cukup banyak

Saat ini, tidak sulit menemukan kampus-kampus yang menyediakan Jurusan Ekonomi Syariah. Sudah cukup banyak kampus yang menyediakan jurusan tersebut, salah satunya Institut Agama Islam Tazkia. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam Tazkia menawarkan pembelajaran tentang ilmu Hukum Bisnis dan penerapannya dalam perspektif Islam.

Di jurusan ini, mahasiswa dapat menggali hukum-hukum fiqih muamalah yang sesuai dengan perkembangan dunia bisnis Islam. Beberapa mata kuliah yang bisa kamu pelajari di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Institut Tazkia yaitu Hukum Bisnis Islam, Hukum Pasar Modal Syariah, Hukum Muamalah Kontemporer, Hukum Perbankan Islam, Bisnis Legal Kontrak, Hukum Perdata, Hukum Investasi, dan Zakat dan Wakaf.

Nah, itulah ulasan beberapa alasan yang patut kamu pertimbangkan untuk memilih kuliah di Jurusan Hukum Ekonomi Syariah. Secara keseluruhan, bidang ini sangat menarik untuk dipelajari, ditambah lagi potensi ekonomi syariah yang terus berkembang, sehingga besar kemungkinan keberadaanmu sebagai lulusan Jurusan Hukum Ekonomi Syariah akan sangat dibutuhkan.

Jadi, kamu tertarik kuliah di jurusan ini? So, kamu bisa pertimbangkan Institut Tazkia sebagai kampus pilihanmu untuk mempelajarinya.

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani