Siap Berkarier di Bidang Rekayasa Tekstil? Yuk Pahami Dulu tentang Hal Ini!

Kamu pernah mendengar tentang Ilmu Rekayasa Tekstil? Rekayasa Tekstil adalah ilmu teknik yang diterapkan untuk meningkatkan nilai ekonomi suatu kain. Jika kamu mempelajari Ilmu Rekayasa Tekstil di perguruan tinggi, pengetahuan dan keterampilanmu di bidang industri tekstil akan meningkat. Tentunya, peluang kamu berkarier di bidang rekayasa tekstil pun kian terbuka lebar.

Sebelum masuk ke Jurusan Rekayasa Tekstil, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu seluk-beluk tekstil. Yuk, pahami apa itu tekstil hingga bagaimana fungsinya!

Apa Itu Tekstil?

Jika kita menilik Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tekstil adalah barang tenun (seperti cita, kain putih) atau bahan pakaian. Kata tekstil dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Inggris textile. Kemudian, asal kata textile ini dari bahasa Latin yaitu texere yang artinya lembaran.

Secara lebih detail, tekstil adalah material lembaran fleksibel, terbuat dari benang yang merupakan hasil pemintalan serat yang kemudian ditenun atau dirajut. Cara lainnya yakni menyatukan serat yang berbentuk lembaran dengan atau tanpa bahan perekat dengan cara dipres (non-woven fabrics).

Jadi, dalam industri tekstil terdapat beberapa proses. Proses ini mencakup pembuatan serat atau fiber making mill, pembuatan benang atau spinning mill, hingga pembuatan kain atau fabric mill.

Kamu bingung apa bedanya istilah tekstil dan kain? Sederhananya, istilah tekstil dapat dipakai untuk bahan apapun yang terbuat dari tenunan benang. Sementara istilah kain lebih spesifik digunakan untuk hasil yang sudah jadi dari olahan benang tersebut, dan telah siap dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pakaian.

Fungsi Tekstil

Tekstil memiliki fungsi sebagai bahan utama untuk industri fashion dan kerajinan mulai dari baju, tas, sepatu, hingga aksesori. Selain itu, tekstil bermanfaat untuk keperluan militer seperti membuat ransel, tenda, parasut, hingga pakaian militer. Di bidang medis, tekstil dapat dipakai untuk membuat pakaian bagi tenaga medis hingga membuat perban. Bahkan, tekstil juga bermanfaat dalam proyek teknik sipil sebagai penyangga struktur tanah (geotextile) lho!

Terkait produk kerajinan, kerajinan tekstil di Indonesia terbagi dalam dua jenis, yaitu kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional. Kerajinan tekstil modern dalam pembuatannya memakai alat modern sehingga dapat menghasilkan produk dalam jumlah banyak. Kerajinan tekstil modern ini biasanya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara kerajinan tekstil tradisional dibuat dengan alat sederhana dan hasilnya sering dipakai untuk kebutuhan upacara tradisional serta memiliki makna simbolis. Contoh kerajinan tradisional seperti kain tenun, batik tulis, dan beragam kain tradisional lainnya.

Belajar tentang Tekstil

Jika kamu ingin belajar lebih jauh mengenai serba-serbi tekstil, kamu bisa memilih Program Studi Rekayasa Tekstil. Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII) adalah program studi pionir dan satu-satunya program studi yang menyelenggarakan pendidikan tekstil untuk jenjang Sarjana (S1) pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, lho Quipperian!

Melalui Prodi Rekayasa Tekstil UII, kamu akan belajar bagaimana mentransformasikan material serat, benang, maupun kain menjadi produk yang lebih bernilai dan inovatif. Jadi, bukan hanya untuk industri fashion saja, tetapi juga di bidang tekstil modern seperti sustainable fashion, nanotechnology, dan smart textile. Dalam proses rekayasa tekstil tersebut, akan menggunakan prinsip-prinsip fisika, kimia, ekonomi dan seni. Salah satu contoh hasil dari produk rekayasa tekstil adalah kain anti air atau waterproof.

Prodi Rekayasa Tekstil UII menawarkan beberapa peminatan yaitu:

  • Desain Fesyen Syar’i dan Garmen
  • Manufaktur Tekstil dan Produk Tekstil
  • Batik dan Kerajinan Tekstil Tradisional, dan Tekstil unggul (Smart Textile)
  • Digitalisasi dan Sistem Informasi Tekstil

Nah, untuk menunjang kebutuhan mahasiswa agar memiliki skill yang mumpuni, UII menyediakan fasilitas laboratorium seperti Laboratorium Manufaktur & Pengujian Tekstil, Laboratorium Desain Produk Tekstil, Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Nanoteknologi, dan Laboratorium Tekstil Fungsional.

Prodi ini dapat menerima calon mahasiswa lulusan SMA eksak dan non eksak/SMK eksakta. Selain itu juga dapat menerima program alih jalur dari program D1/D2/D3 untuk menempuh program S1.

Informasi penting lainnya, Prodi Rekayasa Tekstil UII menyediakan beasiswa Program Dual Degree S1 dan beasiswa S2. Dalam hal ini, UII bekerja sama dengan beberapa universitas luar negeri yakni The Saxion University (Belanda), University of Boras (Swedia), dan Manchester University (Inggris).

Prospek Kerja di Bidang Rekayasa Tekstil

Alumni Prodi Rekayasa Tekstil UII memiliki lulusan yang tersebar di berbagai sektor mulai dari industri serat alam dan serat sintetis, manufaktur tekstil, pewarnaan tekstil, garmen, fashion, otomotif, perbankan, instansi pemerintahan, institusi pendidikan, dan lain-lain.

Perusahaan tempat alumni bekerja antara lain PT Indorama Synthetics, PT Pan Brothers, PT South Pacific Viscose, PT Rayon Utama Makmur, PT Ungaran Sari Garments, PT Asia Pacific Fibers,  PT Apac Inti Corpora, dan banyak lagi.

Alumni menekuni beragam profesi mulai dari production planning and inventory control (PPIC), general manager, production supervisor, fashion designer, entrepreneur, analis, konsultan, peneliti, staf ahli, dan lain-lain.

Peluang lain bagi kamu yang ingin mendalami Ilmu Rekayasa Tekstil yakni bekerja di industri pemintalan, pertenunan, industri obat-obatan tekstil, dan bidang interior design. Seru ya Quipperian?

So, buat kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang UII, jangan lupa untuk cek profil kampusnya di website Quipper Campus ya!

Penulis: Tisyrin Naufalty Tsani
Editor: Fatia Qanitat