Rincian Biaya Kuliah yang Perlu Kamu Ketahui

penjelasan biaya kuliah

Kamu sekarang sudah kelas 12 SMA? Itu berarti hal yang mesti banget kamu putuskan adalah, setelah lulus kamu mau ngapain? Pilihan melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah mungkin jadi yang paling populer.

Lantas, kalau memang kamu mau kuliah, apa aja sih yang harus kamu persiapkan? Mau kuliah di mana? Milih PTN atau PTS? Ngambil jurusan apa, ya? Dan harus nyiapin uang berapa sih? Tenang saja, Quipper Blog sudah menyiapkan berbagai detail informasi tentang ini.

Pertama, kamu pasti harus cari tahu dulu, jurusan apa yang mau kamu ambil. Kalau kamu sudah tahu jurusan apa yang kamu inginkan, tinggal pilih saja universitas yang kamu rasa paling baik. Baik perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) sama saja, kok, Quipperian. Perbedaannya mungkin hanya prestise yang melekat di keduanya yang memang berbeda. Dan mungkin biaya yang harus kamu persiapkan.

UKT dan BOP

Seperti yang kamu ketahui, PTN mungkin identik dengan biaya kuliah yang lebih murah dibandingkan PTS. Di PTN sendiri, setelah kamu dinyatakan lolos, kamu hanya akan diminta untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) atau biaya operasional pendidikan (BOP). Tergantung PTN yang kamu tuju, apakah UKT atau BOP yang mereka terapkan.

Setiap PTN memiliki besaran UKT atau BOP yang berbeda, tergantung kebijakan masing-masing kampus. Perbedaan mendasar antara UKT dan BOP adalah sistem penghitungan besaran biayanya. 

Kalau UKT, dihitung berdasarkan prinsip berkeadilan. Artinya, adil terhadap kemampuan tiap mahasiswa dalam membayar biaya kuliah. Biasanya UKT dipisahkan menjadi beberapa golongan, tinggal ditentukan saja kemampuan keluarga kamu nantinya masuk ke golongan yang mana.

Biasanya ada enam kelompok biaya UKT, kelompok 1 biasanya sekitar Rp500.000, kelompok 2 sekitar Rp1.000.000, kelompok 3 sekitar Rp2.500.000, kelompok 4 sekitar Rp4.000.000, kelompok 5 sekitar Rp5.000.000, dan kelompok 6 sekitar Rp6.000.000.

Kalau BOP, prinsip yang digunakan biasanya berdasarkan pembagian ranah ilmu setiap jurusan, dan keperluan mahasiswa di setiap jurusan. Ranah ilmu per jurusan dibagi menjadi 4 kelompok, ranah sosial-humaniora, ranah sains, ranah rekayasa, dan ranah kedokteran.

Kelompok-kelompok ini ditentukan karena setiap rumpun pasti memiliki besaran kebutuhan yang berbeda. Misalnya, ranah sosial humaniora hampir tidak membutuhkan pengeluaran terkait laboratorium atau praktikum yang artinya biaya yang dikeluarkan lebih kecil. Beda dengan ranah sains, rekayasa, dan kedokteran. Pasti ada biaya untuk laboratorium dan praktikum yang akan membuat biaya kuliah menjadi lebih besar.

Sementara keperluan untuk kegiatan mahasiswa per jurusan, dibagi menjadi 3 kelompok. Jurusan-jurusan yang fokus pada keilmuan, jurusan-jurusan yang membutuhkan keterampilan sebagai pelengkap, dan jurusan-jurusan yang membutuhkan pengalaman praktik intensif. Besarannya pun berbeda-beda tiap universitas.

Galau karena nggak Lulus SBMPTN dan pusing dengan biaya kuliah jadi lebih mahal? Tenang, ini solusi ampuhnya!

Uang pangkal dan SKS

Kalau di PTN, setelah membayar UKT atau BOP kamu nggak perlu membayar biaya pendidikan lainnya. Pasalnya, semua biaya termasuk biaya laboratorium, biaya praktikum, atau apapun itu, sudah termasuk ke dalam perhitungan UKT atau BOP kamu. Tapi, itu hanya untuk beberapa PTN tertentu ya, Quipperian!

Di PTN yang menyelenggarakan jalur masuk mandiri, biasanya akan ada biaya awal masuk semacam uang pangkal. Sesuatu yang bisa kamu temukan di hampir semua perguruan tinggi swasta (PTS).

Di PTS sendiri, nggak ada kebijakan UKT atau BOP. Tiap PTS mengharuskan calon mahasiswa untuk membayar uang pangkal atau uang gedung. Biaya ini hanya dikeluarkan sekali aja selama perkuliahan, yaitu di awal kamu masuk.

Biaya ini hampir selalu muncul di rincian biaya PTS karena di PTS, pembiayaan dalam perkuliahan dan gedung ditanggung secara mandiri oleh institusi universitas, tanpa ada subsidi dari pemerintah seperti yang berlaku di PTN. Nominalnya beragam, tapi secara rata-rata besarnya mencapai puluhan juta rupiah. 

Apakah saat ini kamu terkendala dengan biaya uang pangkal yang tinggi tersebut? Quipperian nggak usah bingung, karena sekarang ini kamu bisa mengajukan pinjaman untuk biaya pendidikan. 

Berbeda dengan beberapa negara yang memiliki pinjaman dana pendidikan (study loan) yang diselenggarakan oleh pemerintah, di Indonesia pinjaman untuk pembiayaan pendidikan dilakukan oleh pihak swasta baik perbankan maupun perusahaan lain yang memberikan pinjaman seperti KoinWorks.

Ingin mengajukan pinjaman dana pendidikan? Mudah, yuk simak caranya!

Selain uang pangkal, kalau di PTS kamu biasanya diharuskan juga membayar uang semester yang besarannya tetap, semacam UKT juga. Uang semester ini akan dibayarkan sekali di tiap awal semester. Jumlahnya bervariasi tiap universitas dan tiap jurusan. Selain biaya semester, di beberapa PTS juga diharuskan untuk membayar biaya lainnya, yaitu biaya sistem kredit semester (SKS).

SKS ini adalah bagian dari tiap mata kuliah yang kamu ambil di semester tersebut. Satu mata kuliah biasanya terdiri dari 2-3 SKS. Jadi, setelah membayar biaya semester, kamu harus membayar biaya per SKS juga yang besarannya menyesuaikan, tergantung berapa banyak SKS yang kamu ambil pada semester itu. Hal yang sama berlaku pada biaya laboratorium atau praktikum.

Biaya Tambahan Lain

Biasanya, nggak semua mata kuliah membutuhkan praktikum atau aktivitas di laboratorium. Tapi, khusus untuk jurusan teknik, kedokteran, atau yang ada di rumpun ilmu alam, hampir selalu ada aktivitas tersebut. Kamu juga harus mempersiapkan uang untuk membayar biaya tambahan ini, ya!

Biasanya di setiap universitas, biaya yang harus kamu bayarkan hanya berkisar di biaya-biaya yang tadi sudah dijelaskan di atas. Yaitu biaya semester termasuk UKT atau BOP, biaya per SKS, uang pangkal atau uang gedung, dan biaya tambahan untuk praktikum atau laboratorium.

Namun, selain biaya-biaya yang harus kamu bayarkan ke kampus tersebut, kamu juga harus mempersiapkan biaya tambahan lainnya. Di antaranya adalah untuk biaya perlengkapan kuliah semacam buku, alat tulis, tas, atau buku-buku diktat yang pastinya akan wajib banget kamu baca.

Selain perlengkapan kuliah, biaya hidup juga perlu kamu hitung, Quipperian. Ongkos dari dan ke kampus. Apalagi buat kamu yang berencana kuliah jauh dari rumah, menuntut kamu untuk tinggal di kosan, pastinya akan hadir biaya-biaya lain yang cukup besar. Makanya, harus diperhitungkan secara tepat ya, kira-kira universitas mana dan jurusan apa yang paling tepat buat kamu.

Kalau kamu ingin lebih detail lagi menghitung-hitung perkiraan biaya untuk kuliah di suatu kampus, dapat kamu lihat informasinya di Quipper Campus. Untuk mencari solusi keuangan tersebut, kamu bisa langsung memanfaatkan fasilitas KoinPintar dari KoinWorks deh.

Uji Potensi

DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang