Apa itu Cumlaude? Ketahui Pengertian dan Tips Meraihnya

Terdapat beberapa predikat kelulusan yang bakal kamu dapatkan jika sudah menjadi seorang mahasiswa, Quipperian. Predikat tersebut sangat bergantung dengan nilai akhir yang kamu raih. Penilaian yang berlaku di bangku kuliah ini disebut dengan Indeks Prestasi Kumulatif atau yang disingkat dengan IPK.

Berbeda dengan nilai yang kamu terima selama sekolah dulu dengan rentang 0-10 atau 0-100, di dunia perkuliahan nilai yang kamu dapatkan biasanya ditulis dalam huruf, yakni A, B, C, D, E, dan F. Huruf-huruf inilah yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka, sehingga menghasilkan besaran tertentu yang disebut sebagai skor IPK. Perlu kamu ketahui, skor IPK tertinggi bukan 100 ya, melainkan 4,00.

Menurut laman dari Wikipedia, cumlaude atau cum laude yang berarti pujian dari bahasa latin, Cumlaude dalam dunia akademis diartikan sebagai gelar kehormatan kepada wisudawan yang lulus di program sarjana dimana mahasiswa/mahasiswa harus memperoleh nilai IPK 3.5 hingga 3.7 untuk mendapatkan Cumlaude.

Kira-kira, mungkin nggak ya mendapatkan nilai sempurna dengan IPK 4,00 saat kuliah?

Meski bukan hal yang mudah, tapi sangat mungkin lho untuk mendapatkan IPK 4,00, karena cukup banyak mahasiswa yang sudah berhasil dan membuktikannya. Dan sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa teladan dan berprestasi ini, terdapat gelar kehormatan yang disematkan, yakni cumlaude.

Sebetulnya, apa itu cumlaude? Dan bagaimana cara meraihnya? Berikut tips mendapatkan cumlaude dari Quipper Blog untukmu.

Cumlaude Adalah?

Mengutip Wikipedia, cumlaude berasal dari bahasa Latin yang memiliki arti “dengan pujian”. Pujian ini diberikan oleh perguruan tinggi kepada mahasiswa yang berhasil menuntaskan pendidikan dengan capaian gemilang.

Secara umum, terdapat tiga predikat kelulusan berdasarkan nilai IPK:

IPK 2,00-2,75 Memuaskan

IPK 2,76-3,50 Sangat Memuaskan

IPK 3,51-4,00 Dengan Pujian (Cumlaude)

Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang IPK dan Cara Menghitungnya

Khusus untuk predikat cumlaude, beberapa perguruan tinggi yang terdapat di negara-negara tertentu juga memberikan pengkategorian khusus untuk nilai IPK di atas 3,50, yakni:

Predikat Cumlaude

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa predikat ini memiliki arti dengan pujian. Secara spesifik, pujian diberikan kepada mahasiswa yang berhasil mendapatkan IPK pada rentang 3,51-3,79.

Untuk bisa mendapatkan gelar cumlaude tersebut, syaratnya bukan hanya mendapatkan IPK dengan angka yang sangat memuaskan. Predikat tersebut diberikan dengan memperhatikan juga masa studi kamu, alias harus tepat waktu.

Selain itu, terdapat pertimbangan lain, yakni harus lulus dengan nilai memuaskan untuk seluruh mata kuliah. Artinya, jangan sampai tidak lulus atau melakukan pengulangan pada mata kuliah tertentu.

Predikat Magna Cumlaude

Predikat magna cumlaude memiliki syarat yang sama dengan cumlaude, yakni tidak boleh mengulang mata kuliah dan lulus dengan tepat waktu. Bedanya, capaian skor IPK yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan cumlaude, yakni pada rentang 3,80-3,99. Mahasiswa yang mendapatkan predikat magna cumlaude berhasil lulus dengan memperoleh banyak pujian.

Predikat Summa Cumlaude

Bagi mahasiswa yang berhasil mendapatkan nilai sempurna dengan IPK 4,00 berhak mendapatkan predikat cumlaude tertinggi yakni summa cumlaude, atau lulus dengan pujian terbanyak. Syaratnya, kamu juga tidak boleh mengulang mata kuliah dan harus lulus tepat waktu ya!

Nah, kebayang kan gimana hebatnya mahasiswa yang meraih predikat cumlaude ini?

Baca juga: Perkuliahan Masa Depan: Belajar Lebih Mudah dengan Metode Blended Learning

5 Tips Lulus dengan Predikat Cumlaude

Cara untuk mendapatkan predikat cumlaude adalah kamu harus memastikan untuk bisa mendapatkan minimum skor IPK yang sudah ditentukan, lulus tepat waktu, dan tidak mengulang mata kuliah. Lalu bagaimana caranya?

1. Jangan fokus ke mata kuliah yang kamu sukai saja 

Kamu harus memberikan perhatian yang sama bahkan ke mata kuliah yang kurang kamu sukai, atau bahkan kurang kamu kuasai.

2. Perhatikan syarat-syarat yang berlaku selama kuliah

Cek syarat kehadiran, syarat pengumpulan tugas, syarat nilai UTS dan UAS. Meski nilai UTS dan UAS kamu bagus, tapi daftar hadir kamu kurang, tak bisa menjamin nilai akhir kamu akan bagus Quipperian.

3. Kenali karakter dosen dan jalin hubungan baik 

Terdapat dosen yang sangat menghargai mahasiswa yang suka bertanya dan berdiskusi. Ada juga yang suka dengan mahasiswa tepat waktu dan tidak pernah absen. Cukup banyak juga dosen yang sangat menyukai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kampus. Intinya, menjalin hubungan yang baik dengan dosen dijamin nggak akan rugi deh.

Baca juga: Welcome to Dunia Kampus! Ini 5 Manfaat Kuliah yang Perlu Kamu Simak

4. Cari nilai-nilai ekstra 

Cukup banyak tugas tambahan yang nggak wajib-wajib banget kamu kerjakan, tapi bisa menjadi nilai plus. Misalnya, dosen meminta untuk mempelajari buku A untuk materi diskusi minggu depan. Pastikan kamu sudah membaca habis buku tersebut sebelum diskusi dimulai ya!

5. Fokus pada tujuan utama

Dan yang terpenting, menjalani semuanya dengan tujuan yang lebih besar, Quipperian. Jangan cuma karena ingin cumlaude, lalu kamu mati-matian ingin mendapatkan nilai bagus dan menghalalkan berbagai cara!

Ingat pembelajaran positif yang bisa kamu peroleh dalam proses ini, seperti kamu menjadi lebih rajin, fokus pada tujuan, menjaga komitmen, menghargai setiap hal, aktif dalam kegiatan, menjaga hubungan baik dengan siapapun, dan lain-lain.

Kalau sudah tahu pengertian dan tips meraih cumlaude, sekarang kamu harus memastikan apakah jurusan dan kampus yang kamu pilih sudah sesuai dengan minat dan bakat kamu atau belum? Jangan sampai salah jurusan ya! Cek dulu dengan mengikuti Tes Minat Bakat dari Quipper Campus yuk!

Penulis: Fatia Qanitat