Memulai Bisnis Fashion Bagaimana Caranya?

Bisnis fashion terdengar keren ya Quipperian? Selain karena fashion adalah kebutuhan pokok manusia sehingga banyak peminatnya, bisnis fashion juga menjanjikan keuntungan yang  lumayan.

Nah, apakah kamu punya cita-cita memiliki fashion brand sendiri? Bagaimana cara memulai bisnis fashion bagi pemula? Eits, jangan terlalu buru-buru ya! Ada beberapa hal penting yang sebaiknya kamu pahami sebelum benar-benar terjun ke bisnis fashion.

Hal-hal yang Harus Dipahami Sebelum Memulai Bisnis Fashion

Inilah beberapa hal penting tersebut:

1. Tren fashion

Memahami tren fashion tentu akan sangat membantu kamu dalam menghadirkan produk yang tepat. Terdapat beberapa cara untuk memahami tren fashion dengan melakukan riset produk antara lain mengamati marketplace, menggunakan tools riset, atau memakai kuisioner.

2. Target pasar

Apa yang kamu pahami tentang target pasar? Jadi, dalam menciptakan suatu produk, kamu harus memikirkan kepada siapa produk tersebut akan dijual? Ya, target pasar merupakan kelompok yang akan dibidik dalam memasarkan produk yang akan dijual. Menentukan target pasar yang tepat nantinya akan berpengaruh kepada banyak aspek lainnya saat menjalankan bisnis.

3. Ilmu tentang fashion dan bisnis

Alangkah lebih baik jika kamu tak sungkan untuk memperluas wawasan dengan ilmu di bidang fashion dan bisnis. Salah satu jurusan yang sangat recommended buat kamu yang ingin terjun ke bisnis fashion adalah Program Fashion Business di LaSalle College Jakarta. Program ini membantu kamu beradaptasi dengan industri fashion yang dinamis.

Mahasiswa akan didorong mengembangkan konsep kreatif dalam konteks bisnis fashion global. Mahasiswa akan mendapatkan ilmu langsung dari para pakar mulai dari desainer, pakar bisnis, jurnalis, hingga ahli pemasaran. Maka dari itu, lulusannya bisa mendapatkan pemahaman yang menyeluruh.

4. Business plan

Business plan ini berupa dokumen tertulis yang isinya seluruh informasi tentang bisnis termasuk tujuan, bagaimana operasionalnya, strategi pemasaran, keuangan, dan sebagainya. Apa sih manfaatnya business plan ini? Business plan ini akan sangat membantu dalam mengambil berbagai keputusan dan mencapai tujuan jangka panjang.

5. Unique selling point

Unique selling point, merupakan sesuatu yang membuat  sebuah bisnis terlihat menonjol. Unique selling point ini bisa diterapkan bukan cuma pada produk, tetapi bisa juga pada konsep bisnis atau layanannya. Kenapa unique selling point penting? Karena akan sangat membantu dalam berhadapan dengan kompetitor.

6. Promosi yang tepat dan efektif

Penting sekali memahami bagaimana cara melakukan promosi yang tepat dan efektif. Karena proses promosi akan membuat produk akan lebih dikenal masyarakat, untuk kemudian dicari dan dibeli.

Bagaimana tips melakukan promosi bisnis fashion?

Tips Mempromosikan Bisnis Fashion di Media Sosial

Media sosial adalah salah satu wadah yang ampuh untuk melakukan promosi. Media sosial menyediakan ruang yang gratis dan interaktif untuk menyebarkan informasi tentang produk fashion yang kamu jual. Jika melakukannya dengan benar, media sosial dapat meningkatkan penjualan produk melebihi ekspektasi kamu lho!

Inilah beberapa tips promosi produk fashion di media sosial:

1. Rancang momen yang tepat

Tips pertama untuk menarik pembeli di media sosial adalah memilih momen yang tepat. Maksudnya adalah, lebih mudah memasarkan pakaian ketika menjualnya di momen-momen tertentu.

2. Optimalkan konten untuk tampilan mobile

Saat ini, media sosial paling sering diakses dari perangkat mobile. So, dalam membuat konten, sesuaikan agar konten menarik dilihat di layar yang kecil. Tanamkan pemikiran “utamakan mobile” dalam menciptakan konten. Selain itu, pastikan proses transaksi pembelian juga mudah dilakukan pada layar ponsel yang kecil.

3. Selenggarakan kuis Vote for a Look

Aktivitas Vote for a Look yang dapat meningkatkan engagement mungkin sempurna untuk menjadi salah satu strategi promosi di media sosial. Strategi ini mendorong calon pembeli untuk terlibat dalam proses desain. Bagaimana cara kerjanya? Buat dua atau lebih desain pakaian dan minta pengikut media sosial memilih salah satu yang mereka suka sebelum tanggal tertentu.

4. Tawarkan diskon dan kupon

Menawarkan diskon khusus kepada pengunjung media sosial adalah cara yang bagus untuk mendorong orang melakukan pembelian. Bukan cuma itu, diskon dan kupon juga cara yang bagus untuk membuat orang untuk menjadi follower media sosial.

5. Bermitra dengan lelang amal online

Salah satu cara yang sangat efektif untuk menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis Anda adalah dengan terlibat dalam lelang amal online. Lelang amal online digunakan untuk mengumpulkan uang untuk berbagai tujuan. Jika kamu menyumbangkan (atau menjual murah) hadiah ke organisasi penyelenggara lelang online, maka kamu bisa memperluas jaringan dengan menggunakan nama merek fashion yang kamu kembangkan.

Gimana? Ingin punya pemahaman menyeluruh tentang bisnis fashion? Program Fashion Business di LaSalle College Jakarta siap membantu kamu mewujudkan mimpi jadi pelaku industri fashion yang sukses! Cek informasi tentang LaSalle College Jakarta di website Quipper Campus ya!

Penulis: Tisyrin Naufalty Tsani dan tim LaSalle College Jakarta
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani